Lagu Rohani | Bernilaikah Menghargai Status Itu?

13 Mei 2026

I

Orang tidak tahu cara memperhatikan maksud-Ku, mereka tak mampu melihat tindakan-Ku, dan mereka tidak mampu berjalan di dalam terang dan disinari oleh terang tersebut. Meskipun manusia pernah menghargai firman-Ku, dia tidak mampu mengetahui yang sebenarnya tentang siasat licik Iblis; karena tingkat pertumbuhan manusia terlalu kecil, dia tak mampu melakukan apa yang dikehendaki hatinya. Manusia tidak pernah mengasihi-Ku dengan tulus. Ketika Aku meninggikannya, dia merasa dirinya tak layak, tetapi ini tidak membuatnya berusaha untuk memuaskan-Ku. Dia hanya memegang "status" yang telah Kuberikan di tangannya dan memeriksanya dengan teliti; tidak sadar akan keindahan-Ku, sebaliknya dia terus menikmati manfaat dari statusnya. Bukankah ini adalah kekurangan manusia?

II

Ketika gunung-gunung bergerak, mungkinkah itu 'kan mengambil jalan memutar demi statusmu? Ketika air mengalir, mungkinkah itu 'kan berhenti demi status manusia? Mungkinkah langit dan bumi dibalikkan oleh status manusia? Aku telah berulang kali berbelas kasihan kepada manusia—tetapi tak seorang pun menghargai atau menganggapnya penting. Mereka hanya mendengarkannya sebagai dongeng, atau membacanya sebagai novel. Apakah firman-Ku benar-benar tak menyentuh hati manusia? Apakah perkataan-Ku benar-benar tak memiliki efek? Mungkinkah tak seorang pun percaya akan keberadaan-Ku?

III

Manusia tidak mengasihi dirinya sendiri; sebaliknya, dia bergabung dengan Iblis 'tuk menyerang-Ku dan menggunakan Iblis sebagai "aset" 'tuk melayani-Ku. Aku 'kan menembus semua siasat licik Iblis, agar sejak saat ini orang-orang di bumi tidak lagi disesatkan olehnya, dan agar mereka tak melawan-Ku karena keberadaan Iblis.

Dikutip dari Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta, Bab 22"

Lihat lebih banyak

Penderitaan akan berakhir dan air mata akan berhenti. Percayalah kepada Tuhan bahwa Dia mendengar permohonan kita dalam penderitaan kita, dan Dia ingin menyelamatkan kita dari penderitaan. Hubungi kami untuk memahami kabar baik tentang keselamatan Tuhan.

Bagikan

Batalkan

Hubungi kami via WhatsApp