Drama panggung "Pria Tua dan Anak itu" Kisah nyata penganiayaan yang dialami oleh orang Kristen

22962 |31 Januari 2021

Pada 2008, Partai Komunis Tiongkok mulai gila-gilaan menindas keyakinan agama dengan kedok "stabilisasi". Banyak orang Kristen dipenjara dan disiksa, dan banyak yang terpaksa meninggalkan rumah mereka untuk bersembunyi, tidak dapat kembali. Zhang Zhizhong, seorang saudara lanjut usia, ditetapkan sebagai target prioritas penangkapan oleh Partai Komunis Tiongkok karena membagikan Injil dan menampung anggota gereja di rumahnya. Seluruh keluarganya terpaksa melarikan diri untuk menghindari penangkapan PKT. Ketika mereka tidak bisa mendapatkan Zhang Zhizhong, pejabat PKT menggeledah rumahnya dan menahan saudara laki-laki dan anak-anaknya untuk diinterogasi. Mereka juga membekukan dana pensiunnya, memutus mata pencahariannya. Situasinya menjadi makin berbahaya dan sulit karena dia terus-menerus dalam pelarian bersama cucunya yang masih kecil, tanpa tempat tinggal yang tetap. Kemudian pada tahun 2010, PKT sekali lagi menggunakan alasan, kali ini sensus, untuk melakukan pembersihan nasional untuk mencari dan menangkap orang Kristen. Karena tidak ada tempat lagi untuk pergi, Zhang Zhizhong dan cucunya terpaksa bersembunyi di sebuah gua pegunungan, menantang dinginnya musim dingin. Bagaimana mereka melewati pengejaran dan penganiayaan PKT yang tidak manusiawi? Silakan saksikan drama panggung Pak Tua dan Bocah Laki-laki.

Lihat lebih banyak

Wabah akan terus berlanjut pada tahun 2021, dan segala macam bencana akan menjadi semakin parah. Bagaimana agar bisa menyambut Tuhan untuk memiliki kesempatan untuk dilindungi dan diselamatkan oleh Tuhan? Hubungi kami segera untuk menemukan caranya.

Bagikan

Batalkan