Fakta Penindasan Kejam PKT terhadap Umat Kristen, Ep. 28: Umat Kristen Ditangkap Dua Kali dan Mengalami Interogasi dengan Penyiksaan oleh PKT
29 September 2026
Yang Ling, seorang Kristen dari Kota Hefei di Provinsi Anhui, telah ditangkap dua kali oleh polisi PKT karena imannya kepada Tuhan dan dalam melaksanakan tugasnya. Pada tanggal 23 Januari 2004, Yang Ling ditangkap saat dalam perjalanan untuk melaksanakan tugasnya, dan dia kemudian dikurung di rumah tahanan kriminal selama hampir dua tahun. Selama itu, polisi menginterogasinya puluhan kali. Mereka bergantian memukulinya dengan kejam, menghantam punggung tangannya, menginjak dan menggilas jari-jari kakinya, menusuk-nusuk putingnya dengan kejam, dan memborgol tangannya di belakang punggung. Mereka juga menyuruh para tahanan lainnya menyiksa dan menganiaya dia setiap hari .... Yang Ling disiksa hingga nyaris tewas. Pada tanggal 6 Desember 2005, para penjaga di rumah tahanan membawanya ke stasiun kereta dan membuangnya di sana. Yang Ling baru berusia 34 tahun, tetapi sudah mengalami berbagai luka dan masalah kesehatan. Dia menderita tinitus dan kehilangan pendengaran; dua gigi depannya goyah akibat pukulan dan kemudian tanggal, dan dia tidak bisa menggigit keras dengan gigi gerahamnya; dia juga sering merasa mual dan tidak bisa makan; lengannya terasa sakit dan lemah, dia menjadi sangat peka terhadap dingin, dan dia menderita radang sendi di kedua kakinya; dia harus bergantung pada obat-obatan untuk buang air besar dalam waktu yang lama. Ketika uretritisnya parah, dia membutuhkan beberapa hari perawatan infus hanya untuk mendapatkan kelegaan. Pada tanggal 6 September 2012, Yang Ling ditangkap lagi oleh polisi setelah mereka melacaknya menggunakan GPS ponselnya. Untuk memaksanya menyerahkan persembahan gereja, polisi bergantian memukulinya dengan brutal, menghantam dahi dan kuku kakinya dengan keras menggunakan mulut botol, dan menjejalkan rokok yang menyala ke dalam lubang hidungnya. Mereka juga menyiksanya dengan tidak membiarkannya tidur, dan pada akhirnya, Yang Ling dijatuhi hukuman pendidikan ulang melalui kerja paksa selama satu tahun tiga bulan. Penganiayaan ini meninggalkan berbagai dampak jangka panjang pada tubuhnya: Dia menderita insomnia jangka panjang, tulang belakang servikalnya berubah bentuk, dan dia mengalami masalah pada tulang belakang lumbal serta tulang ekornya, yang sangat memengaruhi kehidupan sehari-harinya. Dalam laporan ini, Yang Ling akan menceritakan penganiayaan brutal yang dialaminya setelah ditangkap dua kali.
00:19 Sorotan
04:43 Yang Ling Ditangkap dan Disiksa, Dikurung di Rumah Tahanan selama Hampir Dua Tahun
32:05 Yang Ling Ditangkap untuk Kedua Kalinya dan Diinterogasi sambil Disiksa, Dihukum di Kamp Pendidikan Ulang Melalui Kerja Paksa selama Satu Tahun Tiga Bulan
51:14 Kata Penutup & Informasi tentang Para Pelaku
Jenis Video Lainnya