Kesaksian Rohani, Ep. 150: Dapatkah Penyenang Orang Mendapatkan Keselamatan Tuhan?
06 Desember 2021
Dididik oleh orang tuanya dan di sekolah, tokoh utama mengambil ungkapan seperti "Keselarasan adalah harta karun, kesabaran adalah kebajikan" dan "Lindungi pertemananmu dengan tak pernah menunjukkan kesalahan orang lain" sebagai semboyan untuk menjalani hidupnya. Dia tidak pernah menyinggung siapa pun dalam perkataan atau perbuatan, dengan demikian dilihat oleh semua orang di sekitarnya sebagai "orang baik." Dia juga terus melanjutkan ini setelah percaya kepada Tuhan Yang Mahakuasa. Dia mendapati bahwa saudara yang bekerja bersamanya congkak dan lalai dalam tugasnya, tetapi dia tidak pernah berani menyebutkannya, yang pada akhirnya merugikan pekerjaan gereja. Di lain waktu, meskipun dia tahu seorang saudari tidak menjunjung kepentingan gereja, dia tidak mengatakan apa-apa tentang itu, dan akhirnya dipukuli oleh sekelompok preman. Dihadapkan pada kenyataan dan dihakimi oleh firman Tuhan, dia menyadari betapa menipu dan hinanya berperilaku berdasarkan filosofi ini untuk hidup, dan dia menyadari menjadi penyenang orang pada dasarnya berarti dia adalah orang yang licik, dibenci oleh Tuhan. Dia kemudian mulai membenci dirinya sendiri dan mengejar kebenaran untuk menjadi orang yang jujur, dan akhirnya, dia bisa hidup dalam keserupaan dengan manusia.
Penderitaan akan berakhir dan air mata akan berhenti. Percayalah kepada Tuhan bahwa Dia mendengar permohonan kita dalam penderitaan kita, dan Dia ingin menyelamatkan kita dari penderitaan. Hubungi kami untuk memahami kabar baik tentang keselamatan Tuhan.
Jenis Video Lainnya