Lagu Rohani | Kasih Sayang Tuhan kepada Umat Manusia
29 April 2026
Perikop berikut ini tercatat di Kitab Yunus 4:10-11: "Lalu Yahweh berfirman, Engkau menyayangi pohon jarak itu, padahal engkau tidak berjerih lelah menanam atau membuatnya tumbuh, yang tumbuh dalam semalam dan mati dalam semalam: Bagaimana Aku tidak menyayangi Niniwe, kota yang besar itu, yang berpenduduk lebih dari 120.000 orang, yang tidak bisa membedakan tangan kanan dari tangan kiri; dan juga banyak sekali ternaknya?'"
I
Secara harfiah, orang bisa menafsirkan kata "menyayangi" dalam berbagai cara: pertama, itu berarti "mengasihi dan melindungi, merasakan kasih sayang terhadap sesuatu"; kedua, itu berarti "menyayangi dengan sangat"; dan terlebih lagi, itu berarti "tidak rela menyakiti, tidak sampai hati melukai." Singkatnya, kata ini mengungkapkan kasih sayang dan kasih yang lembut, serta keengganan 'tuk melepaskan seseorang atau sesuatu; itu berarti belas kasih dan toleransi Tuhan terhadap manusia. Meskipun Tuhan menggunakan kata ini, yang umum diucapkan oleh manusia, ketika Dia mengucapkannya, suara hati-Nya dan sikap-Nya terhadap umat manusia terungkap sepenuhnya.
II
Meskipun penduduk yang memenuhi kota Niniwe sama rusaknya, jahatnya, dan penuh kekerasan seperti orang-orang Sodom, pertobatan mereka menyebabkan Tuhan berubah pikiran dan memutuskan 'tuk tidak menghancurkan mereka. Karena cara mereka memperlakukan firman dan instruksi Tuhan menunjukkan sikap yang sangat berbeda dengan sikap penduduk Sodom, dan karena ketundukan mereka yang tulus kepada Tuhan dan pertobatan mereka yang sungguh-sungguh, serta karena perilaku mereka yang nyata dan tulus dalam segala aspek, kasih sayang Tuhan pada mereka sekali lagi terpancar dari lubuk hati-Nya dan Dia menganugerahkannya kepada mereka.
III
Apa yang Tuhan anugerahkan kepada umat manusia dan kasih sayang-Nya kepada umat manusia tak mungkin ditiru oleh siapa pun, dan tak seorang pun memiliki belas kasih Tuhan, toleransi-Nya, atau perasaan-Nya yang tulus terhadap umat manusia. Hanya Sang Pencipta yang menyayangi umat manusia ini. Hanya Sang Pencipta yang menunjukkan kasih sayang kepada umat manusia ini. Hanya Sang Pencipta yang miliki kasih sayang sejati bagi umat manusia ini yang sulit untuk dilepaskan. Demikian pula, hanya Sang Pencipta yang mampu mencurahkan belas kasihan kepada umat manusia ini, dan hanya Dia yang menyayangi semua makhluk ciptaan-Nya.
Dikutip dari Firman, Jilid 2, Tentang Mengenal Tuhan, "Tuhan itu Sendiri, Tuhan yang Unik II"
Penderitaan akan berakhir dan air mata akan berhenti. Percayalah kepada Tuhan bahwa Dia mendengar permohonan kita dalam penderitaan kita, dan Dia ingin menyelamatkan kita dari penderitaan. Hubungi kami untuk memahami kabar baik tentang keselamatan Tuhan.
Jenis Video Lainnya