Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Kesaksian bagi Kristus di Akhir Zaman

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

26. Bagaimana orang dapat memperoleh pekerjaan Roh Kudus?

Firman Tuhan yang Relevan:

Pekerjaan Roh Kudus berubah dari hari ke hari, naik ke tingkat yang lebih tinggi di setiap tahap. Penyingkapan esok hari akan lebih tinggi daripada penyingkapan hari ini, tahap demi tahap menanjak ke tingkat yang lebih tinggi. Begitulah pekerjaan yang Tuhan lakukan untuk menyempurnakan manusia. Jika manusia tidak bisa mengikuti, kapan saja dia bisa tertinggal. Jika manusia tidak memiliki hati yang taat, dia tidak bisa mengikuti sampai akhir. Zaman sebelumnya telah berlalu; zaman ini zaman yang baru. Di zaman baru, pekerjaan yang baru harus dilakukan. Terutama di zaman terakhir ini, saat manusia akan disempurnakan, Tuhan akan melakukan pekerjaan baru dengan lebih cepat. Oleh karena itu, tanpa ketaatan dalam hatinya, manusia akan merasa sulit untuk mengikuti gerak langkah Tuhan. Tuhan tidak perlu mematuhi peraturan apa pun, Ia juga tidak menganggap suatu tahap dalam pekerjaan-Nya sebagai sesuatu yang tak berubah. Sebaliknya, pekerjaan yang Ia lakukan selalu lebih baru dan semakin tinggi. Pekerjaan-Nya menjadi semakin praktis di setiap tahap, semakin sejalan dengan kebutuhan manusia yang sebenarnya. Baru setelah manusia mengalami pekerjaan seperti ini, dia bisa mencapai perubahan terakhir dari watakmya. Pengetahuan manusia tentang kehidupan mencapai tingkat yang semakin tinggi, begitu pula pekerjaan Tuhan mencapai tingkat yang semakin tinggi. Hanya dengan cara inilah manusia dapat disempurnakan dan cocok untuk dipakai Tuhan. Tuhan bekerja dengan cara ini, di satu sisi, untuk menentang dan membalikkan gagasan-gagasan manusia, dan di sisi lain, untuk membawa manusia ke dalam kondisi yang lebih tinggi dan lebih realistis, ke dalam alam kepercayaan tertinggi kepada Tuhan, supaya pada akhirnya, kehendak Tuhan dapat dilaksanakan. Semua orang yang memiliki sifat tidak taat dan sengaja menentang akan ditinggalkan dalam tahap pekerjaan Tuhan yang melesat maju sangat cepat ini. Hanya orang yang bersedia taat dan rela merendahkan diri yang bisa maju terus sampai ke ujung jalan. Dalam pekerjaan seperti ini, engkau semua harus mempelajari cara menundukkan diri dan cara mengesampingkan gagasan-gagasanmu. Engkau harus berhati-hati dalam setiap langkah yang kau ambil. Jika engkau tidak berhati-hati, engkau pasti akan menjadi orang yang ditolak Roh Kudus, orang yang mengganggu Tuhan dalam pekerjaan-Nya. ... Pekerjaan yang dilakukan Tuhan berbeda-beda dari masa ke masa. Jika engkau sangat taat di satu tahap, tetapi di tahap berikutnya engkau hanya sedikit taat atau bahkan tidak taat sama sekali, Tuhan akan meninggalkanmu. Jika engkau mengikuti laju Tuhan ketika Ia menanjak menapaki tahap ini, engkau harus terus mengikuti saat Tuhan menapaki tahap berikutnya. Hanya dengan demikian, engkau menjadi orang yang taat kepada Roh Kudus. Karena engkau percaya kepada Tuhan, engkau harus terus berada dalam ketaatanmu. Janganlah engkau hanya taat bila engkau suka dan tidak taat bila engkau tidak suka. Ketaatan semacam ini tidak bisa mendapat perkenanan Tuhan. Jika engkau tidak dapat mengikuti pekerjaan baru yang Aku persekutukan dan terus berpegang pada perkataaan-perkataan sebelumnya, bagaimana bisa ada kemajuan dalam hidupmu? Pekerjaan Tuhan bertujuan untuk menyokongmu melalui fiman-Nya. Jika engkau taat dan menerima perkataan-Nya, Roh Kudus pasti akan bekerja di dalam dirimu. Roh Kudus bekerja dengan cara persis seperti yang Aku katakan. Lakukanlah seperti yang Aku katakan, dan Roh Kudus akan segera bekerja di dalam dirimu. Aku melepaskan terang yang baru supaya engkau dapat melihatnya dan membawamu ke dalam terang yang sekarang ini. Jika engkau berjalan ke dalam terang ini, Roh Kudus akan segera bekerja di dalam dirimu.

Dikutip dari "Orang-Orang yang Menaati Tuhan dengan Hati yang Benar

Pasti Akan Didapatkan oleh Tuhan"

dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Saat ini, jalan yang ditempuh oleh Roh Kudus adalah firman Tuhan saat ini. Jadi, jika orang ingin menjejakkan kakinya di jalan Roh Kudus, mereka harus taat, dan makan serta minum firman yang sekarang ini yang diucapkan oleh Tuhan yang berinkarnasi. Pekerjaan yang Ia lakukan adalah pekerjaan firman; segala sesuatu dimulai dari firman-Nya, dan semuanya dibangun di atas firman-Nya, di atas firman-Nya saat ini. Baik orang berkeyakinan tentang Tuhan yang berinkarnasi maupun mengenal Tuhan yang berinkarnasi, masing-masing menuntut orang untuk menghabiskan lebih banyak waktu merenungkan firman-Nya. Jika tidak, ia tidak bisa mencapai apa pun, dan tidak akan mendapatkan apa pun. Hanya dengan membangun di atas landasan makan dan minum firman Tuhan, yang melaluinya orang mengenal Tuhan dan memuaskan-Nya, orang dapat secara bertahap membangun hubungan yang normal dengan Tuhan. Bagi manusia, tidak ada kerja sama yang lebih dengan Tuhan selain dari makan dan minum firman-Nya serta menerapkan firman-Nya. Melalui penerapan seperti itu mereka mampu berdiri teguh dalam kesaksian mereka sebagai umat Tuhan. Ketika orang memahami dan mampu menaati esensi firman Tuhan saat ini, mereka hidup di jalan yang dipimpin oleh Roh Kudus dan dia telah menjejakkan kakinya di jalur penyempurnaan Tuhan atas manusia yang benar.

Dikutip dari "Orang-Orang Yang Wataknya Telah Berubah

Adalah Mereka yang Telah Memasuki Kenyataan Firman Tuhan"

dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Standar terendah yang Tuhan tuntut dari manusia adalah mereka dapat membuka hati mereka kepada-Nya. Jika manusia memberikan isi hatinya yang sesungguhnya kepada Tuhan dan mengatakan yang sebenarnya ada dalam hatinya kepada Tuhan, Tuhan bersedia bekerja di dalam diri manusia; Tuhan tidak menginginkan hati manusia yang bengkok, melainkan hati yang murni dan tulus. Jika manusia tidak sungguh-sungguh menyampaikan isi hatinya kepada Tuhan, Tuhan tidak menjamah hati manusia, atau bekerja di dalam dirinya.

Dikutip dari "Tentang Penerapan Doa"

dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Orang percaya kepada Tuhan, mengasihi Dia, dan memuaskan Dia dengan cara menyentuh Roh Tuhan dengan hati mereka, sehingga memperoleh kepuasan-Nya; saat merenungkan firman Tuhan dengan hati mereka, mereka pun digerakkan oleh Roh Tuhan oleh karenanya. Jika ingin mencapai kehidupan rohani yang benar dan membangun hubungan yang benar dengan Tuhan, engkau harus terlebih dahulu memberikan hatimu kepada-Nya dan menenangkan hatimu di hadapan-Nya. Hanya setelah engkau menyerahkan segenap hatimu kepada Tuhan, engkau dapat secara bertahap mengembangkan kehidupan rohani yang benar. Jika orang tidak memberikan hatinya kepada Tuhan dalam kepercayaan mereka kepada-Nya, jika hati mereka tidak berada di dalam Dia, dan tidak memperlakukan beban-Nya sebagai beban mereka sendiri, segala sesuatu yang mereka lakukan adalah mendustai Tuhan, dan itu semua adalah perilaku orang agamawi—ini tidak layak untuk menerima pujian dari Tuhan. Tuhan tidak dapat memperoleh apa pun dari orang semacam itu; mereka hanya dapat berfungsi sebagai kontras bagi pekerjaan Tuhan, seperti dekorasi dalam rumah Tuhan, menghabiskan ruang dan tiada gunanya—Tuhan tidak memakai orang seperti itu. Dalam diri orang seperti ini, tidak ada sedikit pun kesempatan untuk pekerjaan Roh Kudus, apalagi memiliki nilai kesempurnaan. Tipe orang ini adalah "mayat hidup" yang sebenarnya. Mereka tidak memiliki komponen yang dapat dipakai oleh Roh Kudus, mereka semua telah dikuasai dan sangat dirusak oleh Iblis, dan mereka adalah sasaran penyingkiran Tuhan. Saat ini Roh Kudus tidak hanya memakai orang dengan membuat kebajikan mereka mulai bekerja, tetapi juga menyempurnakan dan mengubah kelemahan mereka. Jika hatimu dapat dicurahkan kepada Tuhan dan tetap tenang di hadapan-Nya, engkau akan memiliki kesempatan dan kualifikasi yang dapat dipakai oleh Roh Kudus, untuk menerima pencerahan dan penerangan Roh Kudus, dan bahkan terlebih lagi, engkau akan memberi kesempatan kepada Roh Kudus untuk memperbaiki kelemahanmu. Ketika engkau memberi hatimu kepada Tuhan, engkau dapat memasuki aspek positif lebih dalam dan berada di tataran wawasan yang lebih tinggi; dalam aspek negatif, engkau akan memiliki lebih banyak pemahaman atas kesalahan dan kelemahanmu sendiri, akan lebih bersemangat dalam upayamu memenuhi kehendak Tuhan; engkau tidak akan pasif, dan akan masuk secara aktif. Ini berarti engkau adalah orang yang tepat.

Dikutip dari "Membangun Hubungan yang Benar

Dengan Tuhan Sangatlah Penting"

dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Roh Kudus bekerja berdasarkan prinsip ini: melalui kerja sama orang, dengan cara mereka secara aktif berdoa, mencari, dan mendekati Tuhan, hasil-hasil pun dapat dicapai dan mereka dapat dicerahkan dan diterangi oleh Roh Kudus. Bukan berarti Roh Kudus bertindak secara sepihak, atau manusia bertindak secara sepihak. Keduanya sangat dibutuhkan, dan semakin orang bekerja sama, dan semakin mereka mengejar pencapaian standar persyaratan Tuhan, semakin dahsyat pula pekerjaan Roh Kudus. Hanya kerja sama yang nyata dari orang-orang, yang ditambahkan pada pekerjaan Roh Kudus, yang dapat menghasilkan pengalaman nyata dan pengetahuan penting tentang firman Tuhan. Secara bertahap, melalui pengalaman dengan cara ini, akhirnya tercipta pribadi yang sempurna. Tuhan tidak melakukan hal-hal supernatural. Dalam gagasan orang, Tuhan itu mahakuasa, dan semua hal dilakukan oleh Tuhan—akibatnya, orang menunggu secara pasif, tidak membaca firman Tuhan atau berdoa, dan hanya menunggu jamahan Roh Kudus. Namun, mereka yang memiliki pemahaman yang benar, memercayai hal ini: tindakan Tuhan hanya dapat berjalan sejauh kerja samaku, dan dampak pekerjaan Tuhan di dalam diriku tergantung pada caraku bekerja sama. Saat Tuhan berbicara, aku harus berusaha semampuku untuk mencari dan berusaha mendekati firman Tuhan. Inilah yang harus kucapai.

Dikutip dari "Cara Mengenal Kenyataan"

dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Dapat dilihat dari pengalaman bahwa salah satu masalah paling penting ialah menenangkan hati di hadapan Tuhan. Masalah ini menyangkut kehidupan rohani dan pertumbuhan kehidupan orang. Hanya jika hatimu damai di hadapan Tuhan, upayamu mengejar kebenaran dan perubahan watak akan membuahkan hasil. Karena engkau datang dengan beban berat di hadapan Tuhan dan selalu merasa banyak sekali kekuranganmu, ada banyak kebenaran yang perlu diketahui, banyak realitas yang perlu dialami, dan engkau harus memusatkan perhatianmu seluruhnya kepada kehendak Tuhan—semua ini selalu ada dalam benakmu dan seolah-olah menekanmu begitu kuat sehingga engkau tidak dapat bernapas, dan engkau merasakan beban berat di hatimu (tetapi tidak dalam keadaan negatif). Hanya orang seperti ini yang memenuhi syarat untuk menerima pencerahan dari firman Tuhan dan digerakkan oleh Roh Tuhan. Karena beban mereka, karena beban berat di hati mereka, dan dapat dikatakan karena harga yang telah mereka bayar serta siksaan yang telah mereka derita di hadapan Tuhan sehingga mereka menerima penerangan dan pencerahan-Nya; karena Tuhan tidak memberi kepada siapa pun perlakuan khusus. Tuhan selalu adil dalam memperlakukan orang, tetapi Dia juga tidak asal-asalan dalam pembekalan-Nya kepada orang, dan Dia tidak memberi tanpa syarat. Ini merupakan salah satu aspek dari watak-Nya yang benar. Dalam kehidupan nyata, kebanyakan orang belum mencapai ranah tersebut. Paling tidak, hati mereka belum sepenuhnya berbalik kepada Tuhan, dan dengan demikian belum terjadi perubahan besar dalam watak hidup mereka. Ini terjadi karena mereka sekadar hidup di tengah-tengah kasih karunia Tuhan, tetapi belum memperoleh pekerjaan Roh Kudus. Kriteria Tuhan untuk memakai manusia, antara lain sebagai berikut: hati mereka berpaling kepada Tuhan, mereka terbeban oleh firman Tuhan, mereka memiliki hati yang rindu, dan mereka berikhtiar mencari kebenaran. Hanya orang seperti inilah yang bisa mendapatkan pekerjaan Roh Kudus dan sering memperoleh pencerahan serta penerangan.

Dikutip dari "Membangun Hubungan yang Benar

Dengan Tuhan Sangatlah Penting"

dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Ada satu syarat untuk pekerjaan Roh Kudus dalam diri manusia. Selama mereka haus serta mencari dan tidak setengah hati ataupun meragukan tindakan Tuhan, dan mereka mampu untuk senantiasa menjunjung tugas mereka, hanya dengan cara ini mereka bisa memperoleh pekerjaan Roh Kudus. Dalam setiap langkah pekerjaan Tuhan, apa yang diminta dari umat manusia adalah keyakinan yang sungguh besar dan pencarian di hadapan Tuhan—hanya melalui pengalaman manusia mampu menemukan betapa menyenangkan Tuhan dan bagaimana Roh Kudus bekerja dalam diri manusia. Jika engkau tidak mengalami, jika engkau tidak meraba jalanmu, jika engkau tidak mencari, engkau tidak akan memperoleh apa pun. Engkau harus meraba jalanmu melalui pengalamanmu, dan hanya melalui pengalaman tersebut engkau bisa melihat tindakan Tuhan, dan mengenali keajaiban dan kedalaman-Nya.

Dikutip dari "Engkau Harus Mempertahankan

Pengabdianmu kepada Tuhan"

dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Ada sebuah aturan untuk penyempurnaan Tuhan bagi orang-orang, yaitu Dia menerangimu menggunakan bagian dirimu yang diinginkan sehingga engkau memiliki jalan pengamalan dan mampu memisahkan diri dari semua keadaan negatif, menolong jiwamu untuk mencapai pembebasan, dan membuatmu mampu untuk lebih mengasihi Tuhan. Dengan cara ini, engkau mampu menyingkirkan watak buruk Iblis. Engkau naif dan terbuka, bersedia untuk mengenal dirimu sendiri, dan bersedia untuk melaksanakan kebenaran. Tuhan melihat jika engkau bersedia untuk mengenal dirimu sendiri dan mengamalkan kebenaran, sehingga saat engkau merasa lemah dan negatif, Dia menerangimu dua kali lipat, menolongmu untuk lebih mengenal dirimu sendiri, dan membuatmu lebih rela bertobat untuk dirimu sendiri, lebih mampu menjalankan hal-hal yang harus kau lakukan. Hanya dengan cara demikian hatimu merasa damai dan tenteram. Seseorang yang biasa memiliki kepedulian untuk mengenal Tuhan, yang peduli untuk mengenal dirinya sendiri, peduli dengan pengamalannya sendiri, akan mampu untuk sering menerima pekerjaan Tuhan, sering menerima bimbingan dan pencerahan dari Tuhan. Meskipun dalam keadaan negatif, dia akan mampu untuk segera berbalik, baik karena tindakan yang didasari hati nurani atau karena pencerahan dari firman Tuhan.

Dikutip dari "Hanya Mereka yang Bertumpu pada Pengamalan

yang Dapat Disempurnakan"

dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Tuhan bekerja di dalam diri mereka yang berusaha mencari dan menghargai firman-Nya. Semakin engkau menghargai firman Tuhan, semakin Roh-Nya akan bekerja di dalam dirimu. Semakin seseorang menghargai firman Tuhan, semakin besar kesempatannya untuk disempurnakan oleh Tuhan. Tuhan menyempurnakan mereka yang sungguh-sungguh mengasihi-Nya. Dia menyempurnakan mereka yang hatinya damai di hadapan-Nya. Jika engkau menghargai semua pekerjaan Tuhan, jika engkau menghargai pencerahan Tuhan, jika engkau menghargai hadirat Tuhan, jika engkau menghargai pemeliharaan dan perlindungan Tuhan, jika engkau menghargai bagaimana firman Tuhan menjadi realitas dan pemeliharaan dalam hidupmu, berarti engkau sangat menyenangkan hati Tuhan. Jika engkau menghargai pekerjaan Tuhan, jika engkau menghargai semua pekerjaan yang telah Tuhan lakukan untukmu, Dia akan memberkatimu dan menjadikan semua milikmu berlipat ganda.

Dikutip dari "Tuhan Menyempurnakan Mereka

yang Berkenan di Hati-Nya"

dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Kutipan Khotbah dan Persekutuan untuk Referensi:

Roh Kudus bekerja sesuai dengan firman yang Kristus ucapkan, dan juga bekerja sesuai dengan penerimaan dan ketundukan manusia kepada Kristus. Hanya jika orang menerima Kristus dan tunduk kepada Kristuslah mereka bisa menerima pekerjaan Roh Kudus. Jika orang melawan Kristus atau memberontak melawan Kristus, mereka tidak akan memiliki pekerjaan Roh Kudus. Bisa tidaknya kepercayaan orang kepada Tuhan membawa keselamatan bagi mereka tergantung pada apakah mereka dapat benar-benar menerima dan tunduk kepada Kristus. Pekerjaan Roh Kudus sepenuhnya didasarkan pada penerimaan dan ketundukan seseorang kepada Kristus. Pada Zaman Kasih Karunia, pekerjaan Roh Kudus dilakukan sesuai dengan penerimaan orang terhadap Tuhan Yesus, ketundukan mereka kepada-Nya, dan penyembahan mereka kepada Dia. Pada Zaman Kerajaan, pekerjaan Roh Kudus dilaksanakan sesuai dengan penerimaan orang terhadap Tuhan Yang Mahakuasa, ketundukan mereka kepada Tuhan Yang Mahakuasa, dan penyembahan mereka kepada Tuhan Yang Mahakuasa. Pada akhir zaman, Roh Kudus bekerja sesuai dengan firman yang diucapkan Tuhan Yang Mahakuasa untuk membawa orang-orang percaya pada kenyataan firman Tuhan dan membuat mereka memperoleh keselamatan dan kesempurnaan. Ini adalah dasar dan prinsip pekerjaan Roh Kudus. Banyak pemimpin keagamaan telah mati sebagai hukuman atas perlawanan dan kutukan mereka terhadap Kristus. Banyak umat beragama telah kehilangan pekerjaan Roh Kudus dan jatuh ke dalam kegelapan karena menolak untuk menerima Kristus di akhir zaman. Di rumah Tuhan, banyak kehidupan orang menjadi lesu dan mereka telah berhenti karena gagasan mereka tentang Kristus yang terus dipertahankan, dan masih banyak orang lainnya yang telah dikesampingkan oleh pekerjaan Roh Kudus karena hanya memercayai Roh Tuhan, tetapi tidak memercayai Kristus. Hal-hal ini semuanya terjadi karena orang-orang tidak menerima dan tidak tunduk kepada Kristus. Apakah seorang yang percaya memiliki pekerjaan Roh Kudus sepenuhnya tergantung pada sikap mereka terhadap Kristus. Jika seseorang hanya percaya kepada Tuhan yang di surga, dan tidak tunduk kepada Kristus, mereka tidak akan pernah menerima pekerjaan Roh Kudus. Sekarang, masih ada banyak orang di berbagai gereja yang berbeda yang hanya percaya kepada Roh Tuhan tetapi tidak percaya kepada Kristus, dan oleh karena itu mereka kehilangan pekerjaan Roh Kudus. Ada banyak orang yang hanya percaya kepada firman yang Kristus ucapkan tetapi tidak tunduk kepada Kristus, dan oleh karenanya mereka dibenci oleh Tuhan. Oleh karena itu, menerima Kristus dan tunduk kepada Kristus sangat penting untuk menerima pekerjaan Roh Kudus. Hanya jika seseorang menerima Kristus dan tunduk kepada Kristuslah mereka akan memperoleh keselamatan dan disempurnakan. Oleh karena itu, dapat dilihat bahwa pekerjaan Roh Kudus di setiap zaman memiliki dasar dan prinsipnya sendiri. Begitu banyak orang masih belum memahami pentingnya tunduk kepada Kristus. Roh Kudus bekerja sepenuhnya berdasarkan firman yang Kristus ucapkan. Jika orang tidak dapat menerima firman yang Kristus ucapkan dan terus memegang gagasan mengenai firman Tuhan dan melawan firman Tuhan, mereka sama sekali tidak dapat menerima pekerjaan Roh Kudus. Banyak orang hanya berdoa dalam nama Tuhan Yang Mahakuasa tetapi tidak tunduk kepada pekerjaan Kristus, dan tidak sepenuhnya menerima firman yang Kristus ucapkan. Orang-orang seperti ini adalah antikristus, dan sama sekali tidak dapat menerima pekerjaan Roh Kudus.

Dikutip dari "Persekutuan dari Atas"

Pekerjaan Roh Kudus terutama adalah membimbing orang memasuki firman Tuhan dan memahami kebenaran. Aspek-aspek apakah yang harus ada untuk memasuki firman Tuhan? Memasuki firman Tuhan tidak berarti bahwa seseorang membaca satu kalimat tertentu yang diucapkan oleh Tuhan, merenungkannya sejenak kemudian memiliki sedikit pemahaman. Ini tidak sama dengan memasuki firman Tuhan. Ini bukanlah cara melakukannya. Hal yang terpenting adalah memasuki firman Tuhan melalui pengalaman. "Pengalaman" ini mencakup serangkaian luas pengalaman. Pengalaman manusia bukan hanya satu aspek, melainkan terdiri dari berbagai aspek. Menunaikan tugas berarti mengalami firman Tuhan. Melakukan kebenaran juga berarti mengalami firman Tuhan. Secara khusus, mengalami berbagai jenis ujian dan pemurnian berarti mengalami firman Tuhan lebih lagi. Sejauh engkau mengalami firman Tuhan, bagaimana pun konteks atau keadaannya, engkau akan dapat memperoleh pekerjaan Roh Kudus. Sebagai contoh, saat kita menghadapi ujian, kita berdoa kepada Tuhan dan berupaya memahami kehendak Tuhan. Sebagai akibatnya, Roh Kudus mencerahkan kita dan memungkinkan kita untuk memahami kehendak Tuhan. Ini karena hal tersebut memiliki kaitan dengan memasuki firman Tuhan. ... Selain itu, dalam proses menunaikan tugas-tugas kita, dan dalam pengalaman hidup sehari-hari, bagaimana pun situasinya, selama kita berdoa kepada Tuhan, mencari kebenaran dan berupaya memahami kehendak Tuhan, kita akan dapat memperoleh pekerjaan Roh Kudus. Ini karena Roh Kudus membimbing kita memasuki firman Tuhan dan kebenaran. Ada beberapa orang yang memiliki banyak pengalaman terkait dengan aspek ini. Bagaimana pun situasi yang mereka hadapi, dan orang seperti apa pun yang mereka temui, mereka berdoa kepada Tuhan dan memohon agar Tuhan mencerahkan dan membimbing mereka, dan memberi mereka hikmat dan kepintaran. Saat orang terus mengalami pekerjaan Tuhan dengan cara ini, mereka akan memahami banyak firman Tuhan. Mereka akan tahu bagaimana harus bertindak dan memanfaatkannya dengan baik dalam penerapan-penerapan tertentu. Inilah cara memasuki firman Tuhan.

Dikutip dari "Mengenal Pekerjaan Roh Kudus adalah Hal Terpenting

bagi Keselamatan Manusia" dalam

"Khotbah dan Persekutuan tentang Jalan Masuk

ke Dalam Kehidupan II"

Sebelumnya:Apa yang dimaksud dengan pekerjaan Roh Kudus? Bagaimana pekerjaan Roh Kudus diwujudkan?

Selanjutnya:Apa yang dimaksud dengan pekerjaan roh jahat? Bagaimana pekerjaan roh jahat diwujudkan?

media terkait