Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Kesaksian bagi Kristus di Akhir Zaman

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

6. Apa yang dimaksud dengan orang yang jujur? Mengapa Tuhan menyukai orang yang jujur?

Firman Tuhan yang Relevan:

Engkau semua harus tahu bahwa Tuhan menyukai orang yang jujur. Hakikat Tuhan adalah setia, jadi firman-Nya selalu bisa dipercaya. Selain itu, tindakan-Nya tidak mengandung kesalahan dan tidak untuk dipertanyakan. Inilah sebabnya Tuhan suka orang yang benar-benar jujur kepada-Nya. Kejujuran berarti memberikan hatimu kepada Tuhan; tidak pernah menipu-Nya dalam hal apa pun; terbuka kepada-Nya dalam segala sesuatu, tidak pernah menyembunyikan kebenaran; tidak pernah melakukan hal yang menipu mereka yang di atas dan memperdaya mereka yang di bawah; dan tidak pernah melakukan hal yang semata-mata demi mengambil hati Tuhan. Singkatnya, jujur adalah menjauhkan diri dari ketidaksucian dalam tindakan dan kata-katamu dan tidak menipu Tuhan maupun manusia. ... Sebagian orang berperilaku sangat sopan dan pantas dan tampak "penuh sopan santun" di hadirat Tuhan, tapi mereka berbalik menentang dan kehilangan seluruh kendali diri di hadirat Roh. Apakah engkau semua menganggap manusia semacam itu orang yang jujur? Jika engkau seorang munafik dan orang yang mahir bergaul, maka Aku katakan bahwa engkau benar-benar orang yang terlalu meremehkan Tuhan. Jika kata-katamu dipoles dengan alasan dan pembenaran diri yang tidak ada nilainya, maka Aku katakan engkau adalah orang yang benar-benar benci untuk melakukan kebenaran. Jika engkau memiliki banyak rahasia yang enggan engkau bagikan, dan jika engkau tidak mau membuka rahasiamu—yaitu kesulitanmu—di hadapan orang-orang untuk mencari jalan terang, maka Aku katakan engkau adalah orang yang tidak akan menerima keselamatan dengan mudah dan orang yang tidak akan mudah keluar dari kegelapan. Jika mencari jalan kebenaran menyenangkan hatimu, maka engkau adalah orang yang selalu diam di dalam terang. Jika engkau sangat senang menjadi pelaku pelayanan di rumah Tuhan, bekerja dengan rajin dan bersungguh-sungguh tanpa ingin dikenal, selalu memberi, dan tidak pernah mengambil, maka Aku katakan engkau adalah orang suci yang setia, karena engkau tidak mencari upah dan hanya menjadi orang yang jujur. Jika engkau mau berterus terang, jika engkau mau mengorbankan seluruh milikmu, jika engkau mampu mengorbankan hidupmu bagi Tuhan dan menjadi saksi, jika engkau jujur sampai ke taraf engkau hanya tahu untuk memuaskan Tuhan dan tidak memikirkan dirimu sendiri atau mengambil untuk dirimu sendiri, maka Aku katakan orang-orang seperti ini adalah orang-orang yang terpelihara dalam terang dan yang akan hidup untuk selamanya di dalam kerajaan.

Dikutip dari "Tiga Peringatan"

dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Dalam watak orang normal tidak terdapat kebohongan atau tipu daya, orang memiliki hubungan yang normal satu dengan lain, mereka tidak sendirian, dan hidup mereka tidaklah sederhana atau pun mundur. Maka, Tuhan dimuliakan di antara semuanya, firman-Nya merasuk di antara manusia, orang hidup dalam damai satu sama lain dan dalam pemeliharaan dan penjagaan Tuhan, bumi dipenuhi keharmonisan, tanpa campur tangan Iblis, dan kemuliaan Tuhan menjadi yang paling utama di antara manusia. Orang-orang seperti itu bagaikan malaikat: murni, bersemangat, tak pernah mengeluh tentang Tuhan, dan mengabdikan seluruh daya upaya hanya untuk kemuliaan Tuhan di bumi.

Dikutip dari "Bab 16, Penafsiran Rahasia Firman Tuhan

kepada Seluruh Alam Semesta"

dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Aku sangat menghargai orang-orang yang tidak menaruh curiga terhadap orang lain dan Aku juga sangat menyukai mereka yang siap menerima kebenaran. Kepada kedua jenis manusia ini, Aku menunjukkan perhatian yang besar, karena di mata-Ku mereka adalah orang-orang yang jujur.

Dikutip dari "Cara Mengenal Tuhan yang di Bumi"

dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Kerajaan-Ku memerlukan orang-orang yang jujur, tidak munafik, dan tidak curang. Bukankah orang-orang tulus dan jujur tidak disenangi di dunia? Sebaliknya bagi-Ku. Aku menerima orang-orang jujur untuk datang kepada-Ku; Aku menyenangi orang-orang seperti ini, Aku juga membutuhkan orang-orang seperti ini. Ini justru adalah kebenaran-Ku.

Dikutip dari "Bab 33, Perkataan Kristus pada Awal Mulanya"

dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Bahwa Tuhan meminta manusia untuk jujur membuktikan bahwa Dia benar-benar membenci mereka yang curang, bahwa Dia tidak suka orang-orang yang curang. Fakta bahwa Dia tidak suka orang-orang yang curang berarti bahwa Dia tidak menyukai tindakan, watak, dan motivasi mereka, artinya, Tuhan tidak suka dengan cara mereka melakukan sesuatu. Jadi, jika kita mau menyenangkan Tuhan, pertama-tama kita harus mengubah tindakan dan cara hidup kita. Sebelumnya, kita mengandalkan kebohongan dan kepura-puraan untuk hidup di tengah masyarakat. Inilah modal kita, dan dasar keberadaan, hidup, dan fondasi yang dengannya kita berperilaku, dan semua itu dibenci oleh Tuhan. Di antara orang-orang tidak percaya di dunia, jika engkau tidak tahu bagaimana bersikap manipulatif atau penuh tipu daya, mungkin akan sulit bagimu untuk berdiri teguh. Engkau hanya akan bisa berbohong, terlibat dalam tipu daya, dan menggunakan metode yang licik dan berbahaya untuk melindungi dan menyamarkan dirimu sendiri demi memperoleh kehidupan yang lebih baik. Di rumah Tuhan, justru kebalikannya: semakin engkau penuh tipu daya, semakin engkau menggunakan manipulasi canggih untuk bersandiwara dan mengemas dirimu sendiri, semakin engkau tidak mampu berdiri teguh, dan semakin Tuhan membenci dan menolak orang-orang seperti itu. Tuhan telah menentukan dari semula bahwa hanya orang-orang jujur yang akan berperan dalam kerajaan surga. Jika engkau tidak jujur, dan jika dalam hidupmu, penerapanmu tidak diarahkan untuk jujur dan engkau tidak mengungkapkan wajahmu sendiri yang sebenarnya, engkau tidak akan pernah punya kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan Tuhan atau memperoleh pujian Tuhan.

Dikutip dari "Pengamalan Paling Mendasar untuk Menjadi Orang Jujur"

dalam "Rekaman Pembicaraan Kristus"

Kutipan Khotbah dan Persekutuan untuk Referensi:

Apa sebenarnya arti dari menjadi orang yang jujur? Pertama, kita dapat berkata dengan pasti bahwa orang yang jujur memiliki hati nurani dan akal sehat, bahwa mereka meninggikan Tuhan dalam hati mereka, dan bahwa mereka mampu membalas kasih Tuhan. Kedua, orang yang jujur berbicara dengan cara yang praktis dan realistis. Mereka tidak memutarbalikkan fakta, mereka berbicara dengan adil dan mereka memperlakukan sesamanya dengan adil. Ketiga, orang yang jujur menghormati Tuhan, mereka melakukan kebenaran, dan mematuhi Tuhan. Keempat, orang yang jujur melaksanakan tugas-tugas mereka dengan penuh kesetiaan; mereka setia kepada Tuhan dalam segala hal yang mereka lakukan. Kelima, orang yang jujur mengasihi Tuhan di dalam hati mereka. Mereka mampu mempertimbangkan kehendak Tuhan dalam segala hal. Keenam, orang yang jujur hidup berdasarkan firman Tuhan dan mereka mampu menyembah Tuhan dengan sungguh-sungguh. Seseorang yang memiliki karakteristik di atas adalah orang yang jujur. Ketika orang-orang ini hidup di hadirat-Nya, Tuhan merasa senang. Orang semacam inilah tepatnya yang ingin Tuhan sempurnakan dan orang semacam inilah tepatnya yang ingin Tuhan dapatkan. Orang semacam ini adalah orang yang jujur.

Dikutip dari "Menjadi Orang yang Jujur: Rangkuman"

dalam "Khotbah dan Persekutuan tentang Jalan Masuk

ke Dalam Kehidupan V"

Mengapa Tuhan menyukai orang-orang jujur? Yang pertama, orang-orang jujur dapat hidup rukun dengan sesama; mereka dapat berteman dekat dengan orang lain. Mereka tidak menipumu, melainkan mengatakan kebenaran; saat berurusan dengan orang-orang seperti ini, pikiranmu menjadi jernih, lepas dan damai. Yang kedua, hal yang terpenting adalah bahwa orang-orang jujur itu layak dipercaya dan dapat diandalkan; engkau dapat mengandalkan mereka saat memercayakan sesuatu kepada mereka atau saat mereka menolongmu. Inilah mengapa engkau merasa rileks, santai, bebas dari rasa khawatir dan merasa damai saat berurusan dengan orang-orang jujur; engkau merasa nyaman dan gembira. Hanya orang-orang jujur yang dapat menjadi teman dekat bagi orang lain dan memperoleh rasa percaya orang lain, oleh karena itu hanya orang jujur yang benar-benar serupa dengan manusia.

Dikutip dari "Hanya Memahami Kebenaran

dan Melenyapkan Pengaruh Iblis Adalah Keselamatan"

dalam "Khotbah dan Persekutuan tentang Jalan Masuk

ke Dalam Kehidupan VII"

Sebelumnya:Bagaimana kita dapat membangun hubungan yang normal dengan Tuhan?

Selanjutnya:Apa yang dimaksud dengan orang yang penuh tipu daya? Mengapa orang yang penuh tipu daya tidak dapat diselamatkan?

media terkait