Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Kesaksian bagi Kristus di Akhir Zaman

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

XI. Kebenaran Mengenai Hubungan Antara Tuhan dan Alkitab

6. Bagaimana orang harus melakukan pendekatan dan menggunakan Alkitab dengan cara yang sesuai dengan kehendak Tuhan? Apa nilai inheren Alkitab?

Ayat Alkitab untuk Referensi:

"Selidikilah kitab-kitab suci; karena engkau berpikir di dalamnya ada kehidupan kekal itu: padahal kitab-kitab suci itu memberikan kesaksian tentang Aku. Dan engkau tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh kehidupan" (Yohanes 5:39-40).

Firman Tuhan yang Relevan:

Pada saat ini, Aku membedah Alkitab dengan cara ini dan hal itu tidak berarti Aku membenci Alkitab, atau menolak nilai Alkitab sebagai rujukan. Aku sedang menjelaskan dan menerangkan tentang nilai yang melekat pada Alkitab dan asal-usul Alkitab kepadamu agar engkau tidak tetap berada dalam gelap. Orang memiliki begitu banyak pandangan tentang Alkitab, dan kebanyakan pandangan itu salah; membaca Alkitab dengan cara ini bukan saja mencegah mereka memperoleh apa yang seharusnya, tetapi, yang lebih penting, itu menghambat pekerjaan yang ingin Aku lakukan. Ini adalah gangguan yang sangat besar untuk pekerjaan di masa yang akan datang, dan hanya menawarkan kelemahan, bukan kelebihan. Jadi, yang Aku ajarkan kepada engkau hanyalah pokok dan kisah yang ada di dalam Alkitab. Aku tidak meminta agar engkau tidak membaca Alkitab, atau agar engkau pergi berkeliling sambil menyatakan Alkitab benar-benar tak bernilai, tetapi agar engkau memiliki pengetahuan dan pandangan yang benar tentang Alkitab. Jangan berat sebelah! Meskipun Alkitab adalah buku sejarah yang ditulis manusia, Alkitab juga secara rinci mencatat banyak prinsip yang digunakan orang-orang suci dan nabi-nabi zaman dahulu untuk melayani Tuhan, serta pengalaman para rasul belakangan ini dalam melayani Tuhan—semua itu benar-benar dilihat dan dialami oleh orang-orang ini, dan dapat berfungsi sebagai rujukan bagi orang-orang zaman ini dalam mencari jalan yang benar. Dengan demikian, dengan membaca Alkitab, orang juga dapat memperoleh banyak jalan hidup yang tidak dapat ditemukan dalam kitab-kitab lain. Jalan ini adalah jalan hidup tentang pekerjaan Roh Kudus yang dialami para nabi dan rasul zaman dahulu, dan banyak kata-kata itu berharga, dan dapat memberikan apa yang dibutuhkan orang. Jadi, semua orang suka membaca Alkitab. Karena ada begitu banyak perkara yang tersembunyi dalam Alkitab, pandangan orang terhadapnya tidaklah seperti pandangan mereka terhadap tulisan-tulisan tokoh rohani yang besar. Alkitab adalah catatan dan kumpulan pengalaman dan pengetahuan orang-orang yang melayani Yahweh dan Yesus di zaman dahulu dan zaman baru, dan dengan demikian generasi selanjutnya dapat memperoleh banyak pencerahan, penerangan, dan jalan pengamalan darinya. Alasan mengapa Alkitab lebih tinggi dari tulisan-tulisan tokoh rohani yang besar adalah karena semua tulisan mereka diambil dari Alkitab, pengalaman mereka semuanya berasal dari Alkitab, dan mereka semua menjelaskan Alkitab. Maka, meskipun orang dapat memperoleh bekal dari buku-buku tokoh-tokoh rohani yang besar, mereka masih menyembah Alkitab, karena Alkitab tampak sangat tinggi dan dalam bagi mereka! Meskipun Alkitab menyatukan beberapa kitab yang memuat kata-kata kehidupan, seperti surat-surat Paulus dan surat-surat Petrus, dan meskipun orang dapat diperlengkapi dan ditolong oleh kitab-kitab ini, kitab-kitab ini tetaplah ketinggalan zaman, masih tergolong kitab zaman dahulu, dan tidak peduli betapa pun bagusnya kitab-kitab ini, semuanya hanya sesuai untuk satu masa, dan tidak kekal. Pekerjaan Tuhan selalu berkembang, dan tidak dapat berhenti pada zaman Paulus dan Petrus, atau selalu tetap tinggal pada Zaman Kasih Karunia di mana Yesus disalibkan. Jadi, kitab-kitab ini hanya sesuai untuk Zaman Kasih Karunia, bukan untuk Zaman Kerajaan pada akhir zaman. Kitab-kitab ini hanya dapat memperlengkapi orang-orang percaya pada Zaman Kasih Karunia, bukan orang-orang suci pada Zaman Kerajaan, dan tidak peduli betapa pun bagusnya kitab-kitab ini, semuanya tetaplah usang. Sama halnya dengan pekerjaan penciptaan Yahweh atau pekerjaan-Nya di Israel: betapa pun hebatnya pekerjaan ini, ia tetap ketinggalan zaman, dan akan tiba saatnya pekerjaan itu berlalu. Pekerjaan Tuhan pun sama: pekerjaan ini hebat, tetapi akan tiba saatnya pekerjaan itu berakhir; pekerjaan itu tidak bisa selalu tinggal di tengah-tengah pekerjaan penciptaan, atau di antara pekerjaan penyaliban. Tidak peduli betapa pun meyakinkannya pekerjaan penyaliban, tidak peduli betapa pun efektifnya pekerjaan itu dalam mengalahkan Iblis, pekerjaan tetaplah pekerjaan, dan zaman tetaplah zaman; pekerjaan tidak dapat selalu tinggal di landasan yang sama, dan zaman tidak mungkin tidak berubah, karena ada penciptaan dan pasti ada akhir zaman. Ini tidak terhindarkan!

Dikutip dari "Tentang Alkitab (4)"

dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Ini karena Alkitab mengikuti beberapa ribu tahun sejarah manusia dan seluruh manusia memperlakukannya seperti Tuhan sampai di titik di mana manusia di akhir zaman menggantikan Tuhan dengan Alkitab. Ini adalah sesuatu yang Tuhan sangat benci. Jadi, dalam waktu luang-Nya, Dia harus menjelaskan yang sebenarnya mengenai Alkitab dan asal usul Alkitab. Jika tidak, Alkitab akan terus menggantikan tempat Tuhan dalam hati manusia dan mereka akan mengukur dan mengutuk tindakan Tuhan berdasarkan kata-kata di dalam Alkitab. Penjelasan Tuhan tentang esensi, pembuatan, dan kelemahan Alkitab sama sekali bukan untuk menyangkal keberadaan Alkitab ataupun mengutuk Alkitab. Sebaliknya, ini memberikan penjelasan yang perlu dan masuk akal, memulihkan gambaran asli Alkitab dan mengoreksi kesalahpahaman manusia terhadap Alkitab sehingga semua orang memiliki cara pandang yang benar terhadap Alkitab, tidak lagi menyembahnya dan tidak lagi tersesat—mereka dengan keliru beriman buta kepada Alkitab seakan memercayai dan menyembah Tuhan, dan bahkan mereka tidak berani untuk melihat latar belakang asli dan kelemahan Alkitab. Setelah semua orang memiliki pemahaman yang murni tentang Alkitab, barulah mereka bisa menyingkirkannya tanpa ragu dan dengan berani menerima firman Tuhan yang baru. Ini adalah tujuan Tuhan dalam beberapa bab ini. Kebenaran yang ingin Tuhan sampaikan kepada manusia adalah bahwa tidak ada teori ataupun fakta yang dapat menggantikan pekerjaan ataupun firman Tuhan di masa sekarang dan tidak ada yang bisa menggantikan posisi Tuhan. Jika manusia tidak mampu lepas dari jerat Alkitab, mereka tidak akan pernah mampu datang ke hadapan Tuhan. Jika mereka ingin datang ke hadapan Tuhan, mereka pertama-tama harus membersihkan hati mereka dari apa pun yang bisa menggantikan tempat-Nya—sehingga dengan demikian Tuhan akan dipuaskan.

Dikutip dari Pengantar

"Firman Kristus saat Ia Berjalan di tengah Jemaat"

dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Jika engkau ingin melihat pekerjaan pada Zaman Hukum Taurat, dan melihat bagaimana bangsa Israel mengikuti jalan Yahweh, engkau harus membaca Perjanjian Lama; jika engkau ingin memahami pekerjaan pada Zaman Kasih Karunia, engkau harus membaca Perjanjian Baru. Tetapi bagaimana jika engkau ingin melihat pekerjaan pada akhir zaman? Engkau harus menerima kepemimpinan Tuhan pada zaman sekarang, dan memasuki pekerjaan pada zaman ini, karena inilah pekerjaan yang baru itu, yang belum pernah tercatat dalam Alkitab. Pada zaman ini, Tuhan telah menjadi daging dan memilih orang-orang pilihan lainnya di Tiongkok. Tuhan bekerja di dalam diri orang-orang ini. Dia melanjutkan pekerjaan-Nya di bumi, melanjutkan pekerjaan yang dilakukan-Nya dari Zaman Kasih Karunia. Pekerjaan pada zaman sekarang adalah jalan yang belum pernah ditempuh oleh manusia dan belum pernah dilihat oleh siapa pun. Ini adalah pekerjaan yang belum pernah dilakukan sebelumnya—inilah pekerjaan terbaru Tuhan di muka bumi. Jadi, pekerjaan yang belum pernah dilakukan sebelumnya bukanlah sejarah, karena kini adalah kini, dan belum menjadi masa lalu. Orang-orang tidak tahu bahwa Tuhan telah melakukan pekerjaan yang lebih besar, yang lebih baru di bumi, dan di luar Israel. Pekerjaan ini telah terjadi di luar cakupan Israel, dan di luar nubuatan para nabi. Ini adalah pekerjaan yang baru dan menakjubkan di luar nubuatan, dan pekerjaan yang lebih baru di luar Israel, dan ini adalah pekerjaan yang tidak bisa dipahami atau dibayangkan orang. Mungkinkah Alkitab memuat catatan-catatan yang jelas mengenai pekerjaan seperti ini? Siapakah yang bisa terlebih dahulu mencatat setiap bagian pekerjaan Tuhan zaman ini, tanpa kelalaian? Siapa yang bisa mencatat pekerjaan yang lebih besar dan lebih bijaksana, yang menentang tradisi ini, dalam buku tua yang berjamur? Pekerjaan pada zaman ini bukanlah sejarah, dan karenanya, jika engkau ingin menapaki jalan baru pada hari ini, engkau harus beranjak dari Alkitab, engkau harus melangkah melampaui kitab-kitab nubuatan atau sejarah yang ada dalam Alkitab. Hanya dengan begitu engkau akan dapat menapaki jalan yang baru ini dengan benar, hanya dengan begitu engkau akan bisa memasuki dunia baru dan pekerjaan yang baru tersebut. Engkau harus mengerti mengapa pada hari ini engkau diminta untuk tidak membaca Alkitab, mengapa ada pekerjaan lain yang terpisah dari Alkitab, mengapa Tuhan tidak mencari penerapan yang lebih baru, lebih rinci, di dalam Alkitab, mengapa ada pekerjaan yang lebih besar di luar Alkitab. Inilah semua yang harus engkau sekalian pahami. Engkau harus mengetahui perbedaan antara pekerjaan lama dan pekerjaan yang baru, dan meskipun engkau tidak membaca Alkitab, engkau harus bisa membedahnya; jika tidak, engkau masih tetap akan menyembah Alkitab, dan akan sulit bagimu untuk memasuki pekerjaan yang baru dan mengalami perubahan-perubahan yang baru. Jika ada jalan yang lebih tinggi, mengapa mempelajari jalan yang rendah dan sudah kedaluwarsa? Jika ada perkataan yang lebih baru, dan pekerjaan yang lebih baru, mengapa hidup di antara catatan-catatan sejarah tua? Perkataan-perkataan baru ini dapat memberimu perbekalan, yang membuktikan bahwa ini adalah pekerjaan yang baru; catatan-catatan lama tidak dapat memuaskanmu, atau memuaskan kebutuhanmu di saat ini, yang membuktikan bahwa semua itu adalah sejarah, dan bukan pekerjaan di saat ini dan di sini. Jalan yang tertinggi adalah pekerjaan yang terbaru, terlepas dari seberapa tingginya jalan di masa lalu, jalan itu tetap merupakan sejarah berisi perenungan orang-orang, dan terlepas dari nilainya sebagai rujukan, semuanya tetap merupakan jalan yang lama. Meskipun tercatat dalam "Kitab Suci", jalan yang lama tetap merupakan sejarah. Meskipun tidak tercatat dalam "Kitab Suci", jalan yang baru adalah jalan yang terjadi di sini dan sekarang. Jalan ini bisa menyelamatkanmu, dan jalan ini bisa mengubahmu, karena ini adalah pekerjaan Roh Kudus.

Dikutip dari "Tentang Alkitab (1)"

dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Apa yang dimaksud dengan kepercayaan yang sejati kepada Tuhan? Bagaimana seharusnya orang percaya kepada Tuhan untuk memperoleh pujian dari-Nya?

Selanjutnya:Bagaimana orang harus mengenali suara Tuhan? Bagaimana orang dapat mengkonfirmasi bahwa Tuhan Yang Mahakuasa memang Tuhan Yesus yang telah datang kembali?

media terkait