Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Saksi Kristus di Akhir Zaman

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

III. Kita Harus Menjadi Saksi Aspek Kebenaran Mengenai Pekerjaan Penghakiman Tuhan pada Akhir Zaman

5. Apa akibat dan hasil dari penolakan dunia keagamaan terhadap pekerjaan penghakiman Tuhan pada akhir zaman?

Firman Tuhan yang Relevan:

Di setiap kurun waktu, Tuhan akan memulai pekerjaan yang baru, dan di masing-masing kurun waktu itu akan ada permulaan yang baru di tengah-tengah manusia. Jika manusia hanya berdiam di dalam kebenaran bahwa "Yehovah adalah Tuhan" dan "Yesus adalah Kristus", yang merupakan kebenaran yang berlaku hanya di salah satu zaman, manusia tidak akan pernah bisa mengikuti pekerjaan Roh Kudus dan selamanya tidak akan mampu mendapatkan pekerjaan Roh Kudus itu. Bagaimana pun cara Tuhan bekerja, manusia harus mengikuti tanpa keraguan sedikit pun dan dengan benar-benar tepat. Dengan cara ini, manusia tidak mungkin dibuang oleh Roh Kudus. Apa pun yang Tuhan lakukan, selama manusia tetap yakin bahwa itu adalah pekerjaan Roh Kudus tanpa keraguan sama sekali dan selama manusia tetap berusaha memenuhi persyaratan Tuhan, dia tidak mungkin dihukum. Pekerjaan Tuhan tidak pernah berhenti, langkah-langkah kaki-Nya tidak pernah berhenti. Sebelum pekerjaan pengelolaan-Nya tuntas, Dia selalu sibuk dan tidak pernah berhenti. Namun, manusia berbeda. Setelah menangkap secuil saja pekerjaan Roh Kudus, dia menganggapnya tidak akan pernah berubah; setelah mendapatkan sedikit pengetahuan, dia tidak melanjutkan mengikut jejak langkah pekerjaan Tuhan yang baru; setelah menyaksikan sebagian kecil saja pekerjaan Tuhan, dia langsung menempatkan Tuhan dalam wujud patung kayu tertentu, lalu meyakini bahwa Tuhan akan senantiasa berdiam dalam wujud yang dia saksikan sebelumnya itu. Manusia yakin bahwa jika di masa lampau wujud itu demikian, di masa depan pun akan selalu demikian. Setelah mendapatkan pengetahuan yang dangkal, manusia menjadi begitu sombong dan lupa diri, lalu mulai menyatakan dengan liar bahwa disposisi dan sosok Tuhan itu tidak ada. Setelah aman mengikuti salah satu tahap pekerjaan Roh Kudus, manusia tetap tidak mau menerima pekerjaan Tuhan yang baru, siapa pun orang yang menyatakannya. Inilah orang-orang yang tidak mampu menerima pekerjaan Roh Kudus yang baru; mereka terlalu konservatif dan tidak mampu menerima hal-hal baru. Orang-orang ini percaya kepada Tuhan tetapi sekaligus menolak Tuhan. Manusia percaya bahwa bangsa Israel bersalah karena "hanya percaya kepada Yehovah dan tidak percaya kepada Yesus", tetapi mayoritas orang hidup dalam peran "hanya percaya kepada Yehovah dan menolak Yesus" serta "menantikan kedatangan kembali Sang Mesias tetapi melawan Mesias yang bernama Yesus itu". Tidak heran, orang-orang masih hidup di bawah kekuasaan Iblis meskipun telah menerima salah satu tahap pekerjaan Roh Kudus, dan tidak menerima berkat Tuhan. Bukankah ini adalah akibat dari pemberontakan manusia? Orang-orang Kristen di seluruh dunia uang tidak mengikuti pekerjaan yang baru hari ini semuanya bertahan dengan keyakinan bahwa mereka adalah orang-orang yang beruntung dan bahwa Tuhan akan memberikan apa yang mereka inginkan. Namun, mereka tidak bisa berkata dengan pasti mengapa Tuhan akan mengangkat mereka ke langit ketiga, atau bagaimana kelak Yesus akan datang menjemput mereka dengan mengendarai awan, dan mereka lebih-lebih tidak yakin lagi apakah Yesus akan benar-benar datang di atas awan putih pada hari yang mereka bayangkan. Mereka semua cemas dan merugi; mereka sendiri bahkan tidak tahu apakah Tuhan akan mengangkat mereka masing-masing, sekumpulan kecil macam-macam jenis orang yang datang dari berbagai denominasi. Pekerjaan yang Tuhan lakukan saat ini, di zaman ini, kehandak Tuhan—mereka tidak memahami hal-hal ini sama sekali dan tidak mampu berbuat apa-apa kecuali menghitung hari dengan jari-jari tangan mereka. Hanya mereka yang mengikuti jejak langkah Sang Anak Domba sampai titik terakhirlah yang akan mendapatkan berkat terakhir, sementara "orang-orang yang pintar" yang tidak mampu mengikuti sampai titik akhir itu percaya bahwa mereka akan mendapatkan segalanya justru tidak bisa menyaksikan penampakan Tuhan. Mereka semua yakin merekalah orang-orang yang paling pintar di bumi, dan mereka begitu saja menghentikan perkembangan pekerjaan Tuhan tanpa alasan sama sekali, dan sepertinya percaya dengan keyakinan penuh bahwa Tuhan akan mengangkat mereka ke surga, sebagai orang yang "memiliki kesetiaan tertinggi kepada Tuhan, mengikut Tuhan, dan tinggal di dalam firman Tuhan". Meskipun mereka memang memiliki "kesetiaan yang tertinggi" terhadap firman yang diucapkan oleh Tuhan, perkataan dan tindakan mereka masih terasa sangat menjijikkan karena mereka melawan pekerjaan Roh Kudus serta melakukan penyesatan dan kejahatan. Mereka yang tidak mengikut sampai titik akhir, yang tidak mengikuti pekerjaan Roh Kudus, dan yang hanya bertahan dengan pekerjaan yang lama, bukan hanya gagal mencapai kesetiaan kepada Tuhan, tetapi sebaliknya, juga telah menjadi orang-orang yang melawan Tuhan, yang ditolak oleh zaman yang baru, dan yang akan dihukum. Mereka ini orang-orang yang paling patut dikasihani!

dari "Pekerjaan Tuhan dan Penerapan Manusia" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Mereka yang tidak berhati-hati ketika bertemu dengan pekerjaan baru dari Roh Kudus, yang terlalu cepat bicara, yang terlalu cepat menghakimi, yang memuji naluri alaminya sendiri dan mengingkari kebenaran pekerjaan Roh Kudus, dan juga menghina dan mengutuknya―bukankah orang-orang yang tidak hormat ini mengacuhkan pekerjaan Roh Kudus? Terlebih lagi, bukankah mereka orang-orang yang sombong, angkuh dan liar? Bahkan jka tiba hari ketika orang-orang seperti ini menerima pekerjaan baru dari Roh Kudus, Tuhan tetap tidak akan menerima mereka. Mereka bukan saja menganggap rendah orang-orang yang bekerja untuk Tuhan, tetapi juga menghujat melawan Tuhan sendiri. Orang-orang dungu seperti ini tidak akan diampuni, apakah di zaman ini atau di zaman mendatang dan mereka akan selamanya musnah di neraka!

dari "Mengenal Tiga Tahap Pekerjaan Tuhan adalah Jalan untuk Mengenal Tuhan" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Kristus akhir zaman membawa kehidupan, dan membawa jalan kebenaran yang abadi dan tidak berkesudahan. Kebenaran ini adalah jalan yang memungkinkan manusia memperoleh kehidupan, dan satu-satunya jalan untuk manusia mengenal Tuhan dan menjadi berkenan di hadapan Tuhan. Apabila engkau tidak mencari jalan kehidupan yang disediakan Kristus akhir zaman, engkau tidak akan pernah berkenan di hadapan Yesus, dan tidak akan pernah memenuhi syarat untuk memasuki gerbang kerajaan surga, karena engkau sekalian adalah boneka dan tawanan sejarah. Mereka yang dikendalikan oleh peraturan-peraturan, oleh pesan tertulis, dan terbelenggu oleh sejarah tidak akan bisa memperoleh kehidupan, dan tidak akan pernah mendapatkan jalan hidup yang kekal. Itu terjadi karena mereka hanya memiliki air keruh yang tidak mengalir selama ribuan tahun, dan bukan air kehidupan yang mengalir dari takhta. Mereka yang tidak menerima air kehidupan selamanya akan tetap menjadi jasad, boneka Iblis, dan anak-anak neraka. Lalu, bagaimana mereka bisa melihat Tuhan? Jika engkau hanya mencoba memegang teguh masa lalu, hanya berusaha mempertahankan keadaan apa adanya dengan diam di tempat, dan tidak berupaya mengubah status quo dan menyingkirkan sejarah, bukankah engkau justru menentang Tuhan? Langkah-langkah pekerjaan Tuhan sangat luas dan dahsyat, seperti ombak yang bergulung dan bunyi guruh yang menderu—tetapi engkau hanya duduk dan menunggu kehancuran dengan pasif, mempertahankan kebodohanmu dan tidak melakukan apa pun. Dengan cara seperti ini, bagaimana engkau bisa dianggap sebagai seseorang yang mengikuti jejak langkah sang Anak Domba? Bagaimana engkau bisa menyatakan bahwa Tuhan yang engkau yakini dengan teguh adalah Tuhan yang selalu baru dan tidak pernah usang? Bagaimana tulisan dalam buku-bukumu yang mulai menguning termakan usia bisa membimbingmu menuju zaman baru? Bagaimana buku-buku itu bisa menuntunmu mencari jejak langkah pekerjaan Tuhan? Bagaimana buku-buku itu bisa membawamu ke surga? Yang engkau pegang di tanganmu adalah pesan tertulis yang hanya bisa memberikan hiburan sementara, bukan kebenaran yang bisa memberikan kehidupan. Firman yang engkau baca hanya dapat memperkaya lidahmu, bukan kata-kata hikmat yang bisa membantumu memahami kehidupan manusia, apalagi jalan yang bisa menuntunmu menuju kesempurnaan. Apakah perbedaan ini tidak memberimu alasan untuk merenung? Bukankah ini membantumu memahami misteri yang terdapat di dalamnya? Mampukah engkau membawa dirimu ke surga untuk bertemu Tuhan dengan caramu sendiri? Tanpa kedatangan Tuhan, bisakah engkau sekalian membawa dirimu ke surga untuk menikmati kebahagiaan keluarga bersama Tuhan? Apakah sekarang engkau sekalian masih bermimpi? Jika demikian, Aku menyarankan agar engkau sekalian berhenti bermimpi, dan menyaksikan siapa yang sedang bekerja, melihat siapa yang sedang melakukan pekerjaan menyelamatkan manusia pada akhir zaman. Kalau engkau sekalian tidak melakukan itu, engkau tidak akan bisa menemukan kebenaran, dan tidak akan memperoleh kehidupan.

dari "Hanya Kristus Akhir Zaman yang Bisa Memberi Manusia Jalan Hidup yang Kekal" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Mereka yang berharap memperoleh kehidupan tanpa mengandalkan kebenaran yang diucapkan oleh Kristus adalah orang-orang paling konyol di bumi, dan mereka yang tidak menerima jalan kehidupan yang diberikan oleh Kristus hanyut dalam fantasi. Maka Aku mengatakan bahwa orang-orang yang tidak menerima Kristus akhir zaman selamanya akan dibenci Tuhan. Kristus adalah pintu gerbang manusia menuju kerajaan pada akhir zaman, yang tidak bisa dilewati siapa pun. Tidak seorang pun akan disempurnakan oleh Tuhan kecuali melalui Kristus. Engkau sekalian percaya kepada Tuhan, karena itu, engkau harus menerima firman-Nya dan mematuhi jalan-Nya. Engkau sekalian berpikir memperoleh berkat tanpa menerima kebenaran, atau menerima bekal kehidupan. Kristus datang pada akhir zaman agar semua yang sungguh-sungguh percaya kepada-Nya akan menerima kehidupan. Pekerjaan-Nya adalah untuk mengakhiri zaman lama dan memasuki zaman yang baru, dan inilah jalan yang harus ditempuh oleh semua orang yang ingin memasuki zaman baru. Kalau engkau sekalian tidak bisa mengakui-Nya, malah mengutuk, menghujat, atau bahkan menganiaya Dia, maka engkau sekalian akan dibakar dalam keabadian, dan tidak akan pernah memasuki kerajaan Tuhan. Karena Kristus sesungguhnya merupakan pengungkapan Roh Kudus, pengungkapan Tuhan, Pribadi yang Tuhan utus untuk melakukan pekerjaan-Nya di bumi. Oleh karena itu, Aku mengatakan bahwa jika engkau sekalian tidak bisa menerima semua pekerjaan yang dilakukan oleh Kristus akhir zaman, maka engkau sekalian menghujat Roh Kudus. Pembalasan yang akan diderita oleh mereka yang menghujat Roh Kudus tampak jelas bagi semua orang. Aku juga mengatakan kepada engkau sekalian bahwa jika engkau menentang Kristus akhir zaman, dan menyangkal-Nya, tidak ada seorang pun yang bisa memikul konsekuensinya bagimu. Selain itu, mulai hari ini engkau tidak akan memiliki kesempatan lain untuk berkenan kepada Tuhan; meskipun engkau sekalian berupaya menebus kesalahanmu, engkau tidak akan pernah melihat wajah Tuhan. Yang engkau lawan bukanlah manusia, yang engkau sangkal bukan makhluk yang lemah, melainkan Kristus. Apakah engkau menyadari konsekuensi ini? Engkau tidak melakukan kesalahan kecil, melainkan kejahatan yang mengerikan. Karena itu, Aku menasihati semua orang agar tidak menentang kebenaran, atau melontarkan kritik dengan gegabah, karena hanya kebenaran yang bisa membawa kehidupan bagimu, dan tidak ada satu hal pun selain kebenaran yang bisa membantumu lahir kembali dan melihat wajah Tuhan.

dari "Hanya Kristus Akhir Zaman yang Bisa Memberi Manusia Jalan Hidup yang Kekal" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Banyak orang memiliki perasaan tidak enak tentang inkarnasi Tuhan yang kedua, karena manusia sulit percaya bahwa Tuhan akan menjadi daging untuk melakukan pekerjaan penghakiman. Namun demikian, Aku harus mengatakan kepadamu bahwa seringkali pekerjaan Tuhan sangat melampaui perkiraan manusia dan sulit bagi pikiran manusia untuk menerimanya. Karena manusia hanyalah belatung di atas bumi, sedangkan Tuhan adalah Yang Mahatinggi yang memenuhi alam semesta. Pikiran manusia mirip dengan lubang air kotor yang hanya menghasilkan belatung, sedangkan setiap tahap pekerjaan yang diarahkan oleh pikiran Tuhan adalah hasil penyulingan hikmat Tuhan. Manusia terus-menerus ingin berbantah dengan Tuhan, yang tentang itu Aku berkata bahwa sudah jelas siapa yang akan menderita kekalahan pada akhirnya. Aku menasihati engkau semua agar tidak menganggap dirimu lebih penting dari emas. Jika orang lain bisa menerima penghakiman Tuhan, mengapa engkau tidak? Apakah engkau jauh lebih tinggi di atas orang lain? Jika orang lain bisa menghormati kebenaran, mengapa engkau tidak bisa melakukan hal itu juga? Pekerjaan Tuhan memiliki momentum yang tak terhentikan. Dia tidak akan mengulangi lagi pekerjaan penghakiman hanya demi "kebaikan" engkau, dan engkau akan dipenuhi dengan penyesalan yang tak berujung karena membiarkan kesempatan seperti ini berlalu. Jika engkau tidak percaya perkataan-Ku, tunggu saja takhta putih yang besar di angkasa itu memberi engkau penghakiman! Engkau harus tahu bahwa semua orang Israel menolak dan menyangkal Yesus, namun fakta penebusan Yesus bagi umat manusia masih tersebar sampai ke ujung semesta. Bukankah ini kenyataan yang Tuhan buat sejak dahulu kala? Jika engkau masih menantikan Yesus untuk membawa engkau ke surga, Aku berkata bahwa engkau sama keras kepalanya seperti sepotong kayu mati.[a] Yesus tidak akan mengakui orang percaya palsu sepertimu yang tidak setia pada kebenaran dan hanya mencari berkat. Sebaliknya, Dia tidak akan menunjukkan kemurahan saat melemparkan engkau ke dalam lautan api untuk dibakar selama puluhan ribu tahun lamanya.

dari "Kristus Melakukan Pekerjaan Penghakiman dengan Kebenaran" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Apakah kini engkau paham apa itu penghakiman dan apa itu kebenaran? Jika engkau sudah paham, Aku menasihatkanmu tunduk dengan patuh untuk dihakimi. Jika tidak, engkau tidak akan pernah punya kesempatan untuk dipuji oleh Tuhan atau dibawa oleh-Nya ke dalam kerajaan-Nya. Orang-orang yang hanya menerima penghakiman, tetapi tidak pernah bisa disucikan, yaitu, mereka yang melarikan diri di tengah-tengah pekerjaan penghakiman, akan selamanya dibenci dan ditolak oleh Tuhan. Dosa-dosa mereka lebih banyak, dan lebih mendukakan, daripada dosa-dosa orang Farisi, karena mereka telah mengkhianati Tuhan dan adalah pemberontak-pemberontak terhadap Tuhan. Orang-orang seperti itu, yang bahkan tidak layak untuk melayani, akan menerima hukuman yang lebih besar, hukuman yang lebih kekal. Tuhan tidak akan mengampuni pengkhianat mana pun yang pernah mengemukakan kesetiaan dengan kata-kata, tetapi kemudian mengkhianati-Nya. Orang-orang seperti ini akan menerima pembalasan melalui hukuman dalam roh, jiwa, dan tubuh. Bukankah ini tepatnya penyingkapan watak Tuhan yang benar? Bukankah ini tujuan Tuhan dalam menghakimi manusia, dan menyingkapkannya? Tuhan menyerahkan semua orang yang melakukan berbagai perbuatan jahat selama masa penghakiman ke suatu tempat yang dipenuhi oleh roh-roh jahat, membiarkan roh-roh jahat ini menghancurkan tubuh kedagingan mereka sesukanya. Tubuh mereka mengeluarkan bau busuk mayat, hal itu pantas sebagai pembalasan bagi mereka. Tuhan menuliskan dalam buku catatan mereka setiap dosa orang-orang percaya palsu yang tidak setia, rasul-rasul palsu, dan pekerja-pekerja palsu. Lalu, ketika waktunya tiba, Dia melemparkan mereka ke tengah-tengah roh-roh jahat, membiarkan roh-roh jahat ini mencemari seluruh tubuh mereka semaunya, supaya mereka tidak akan bisa mengalami inkarnasi kembali, dan tidak pernah melihat terang lagi. Orang-orang munafik itu, yang dahulu pernah melayani tetapi tidak mampu tetap setia sampai akhir, diperhitungkan Tuhan di antara orang fasik, supaya mereka berjalan menurut nasihat orang fasik dan menjadi bagian dari kerumunan mereka yang kacau. Pada akhirnya, Tuhan akan membinasakan mereka. Tuhan menyingkirkan dan tidak memperhatikan orang-orang yang tidak pernah setia kepada Kristus atau mendedikasikan upaya apa pun, dan akan membinasakan mereka semua pada saat perubahan zaman. Mereka tidak akan ada lagi di bumi, apalagi memperoleh jalan masuk ke kerajaan Tuhan. Orang-orang yang tidak pernah tulus kepada Tuhan, tetapi memperlakukan Dia secara acuh tidak acuh karena dipaksa keadaan, mereka diperhitungkan di antara orang-orang yang melakukan pelayanan bagi umat-Nya. Hanya sejumlah kecil dari orang-orang seperti itu yang akan bertahan, sedangkan sebagian besar akan binasa bersama orang-orang yang bahkan tidak memenuhi syarat untuk melayani. Akhirnya, Tuhan akan membawa ke dalam kerajaan-Nya semua orang yang sepikiran dengan Tuhan, orang-orang dan anak-anak Tuhan serta mereka yang telah ditentukan sebelumnya oleh Tuhan untuk menjadi imam-imam. Seperti itulah buah yang dihasilkan Tuhan melalui pekerjaan-Nya. Adapun orang-orang yang tidak bisa masuk ke kategori apa pun yang ditentukan Tuhan, mereka akan diperhitungkan sebagai orang tidak percaya. Engkau sekalian pun pasti dapat membayangkan seperti apa kesudahan mereka.

dari "Kristus Melakukan Pekerjaan Penghakiman dengan Kebenaran" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Pekerjaan Tuhan itu bagaikan gelombang yang membubung dengan dahsyatnya. Tak ada seorang pun yang dapat menahan-Nya, dan tak ada seorang pun yang dapat menghentikan gerak langkah-Nya. Hanya orang yang baik-baik mendengarkan firman-Nya, mencari dan haus akan Ia, yang dapat mengikuti gerak langkah-Nya dan menerima janji-Nya. Orang-orang yang tidak melakukannya akan dihadapkan pada bencana yang dahsyat dan hukuman yang pantas.

dari "Tuhan Mengendalikan Nasib Seluruh Umat Manusia" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Seluruh dunia agamawi akan segera menjadi muram, dan ditinggalkan oleh semuanya; tiada kenyataan; dan akan menyadari bahwa keyakinan mereka pada Tuhan samar dan abstrak. Orang dari setiap lapisan masyarakat juga akan bubar, dan setiap bangsa serta denominasi akan mulai jatuh ke dalam kekacauan.

dari "Penafsiran Perkataan Kedua puluh empat dan Kedua puluh lima" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Dunia sedang runtuh! Babel sedang kebingungan! Dunia agamawi—bagaimana itu tidak dihancurkan oleh otoritas-Ku di bumi?

Diambil dari "Ucapan Ke Dua Puluh Dua, Perkataan Tuhan Kepada Seluruh Alam Semesta" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Catatan kaki:

[a]. Sepotong kayu mati: suatu pepatah Tionghoa, yang artinya "tidak bisa ditolong lagi."

Sebelumnya:Pentingnya penghakiman Tuhan pada akhir zaman dapat dilihat melalui hasil-hasil yang dicapai oleh pekerjaan penghakiman Tuhan pada akhir zaman.

Selanjutnya:Mengapa Tuhan dipanggil dengan nama-nama yang berbeda pada zaman yang berbeda? Apa pentingnya nama-nama Tuhan?

Anda Mungkin Juga Menyukai