Lagu Rohani | Segala Sesuatu Ada di Bawah Kedaulatan Tuhan

06 Mei 2026

I

Di bawah kedaulatan Tuhan, segala sesuatu lahir, hidup, dan binasa oleh karena otoritas-Nya, dan demi pengelolaan-Nya. Beberapa hal diam-diam datang dan pergi, dan manusia tidak dapat melihat dari mana asalnya atau memahami pola yang diikutinya, apalagi memahami alasan mengapa hal-hal itu datang dan pergi. Meskipun semua yang terjadi di antara segala sesuatu dapat dilihat manusia dengan matanya sendiri, didengar manusia dengan telinganya sendiri, atau dialami sendiri oleh manusia, dia tetap tak mengetahui apa pun tentang maksud dan pikiran Sang Pencipta yang ada di balik segala yang terjadi.

II

Karena manusia telah menjauh dari Sang Pencipta dan karena dia tak menerima fakta bahwa otoritas Sang Pencipta berdaulat atas segala sesuatu, dia tak pernah dapat mengerti dan memahami segala sesuatu yang terjadi di bawah kedaulatan otoritas Sang Pencipta. Kendali dan kedaulatan Tuhan melampaui batas imajinasi manusia, pengetahuan manusia, dan apa yang dapat dicapai ilmu pengetahuan manusia; itu melampaui kemampuan manusia ciptaan. Ada orang yang berkata, "engkau belum melihat kedaulatan Tuhan—bagaimana engkau bisa percaya bahwa semua ini adalah hasil dari otoritas-Nya?" Melihat belum tentu berarti percaya, atau mengakui dan memahami.

III

Jadi, dari mana asal kepercayaan itu? Dapat dikatakan dengan pasti bahwa kepercayaan berasal dari sejauh dan sedalam mana pemahaman orang serta pengalamannya tentang akar penyebab dan kenyataan segala sesuatu. Jika kau percaya bahwa Tuhan ada, tapi kau tak bisa mengakui, apalagi melihat, fakta tentang kedaulatan dan pengendalian-Nya atas segala sesuatu, maka di dalam hatimu, engkau tak 'kan pernah mengakui bahwa Tuhan miliki otoritas semacam ini, bahwa otoritas-Nya itu unik, dan tak 'kan pernah benar-benar menerima Sang Pencipta sebagai Tuanmu dan Tuhanmu.

Dikutip dari Firman, Jilid 2, Tentang Mengenal Tuhan, "Tuhan itu Sendiri, Tuhan yang Unik III"

Lihat lebih banyak

Penderitaan akan berakhir dan air mata akan berhenti. Percayalah kepada Tuhan bahwa Dia mendengar permohonan kita dalam penderitaan kita, dan Dia ingin menyelamatkan kita dari penderitaan. Hubungi kami untuk memahami kabar baik tentang keselamatan Tuhan.

Bagikan

Batalkan

Hubungi kami via WhatsApp