Mengapa kedatangan Tuhan kembali meliputi inkarnasi—turun secara diam-diam—dan juga turun dari awan-awan di muka umum?

24 Februari 2019

Ayat Alkitab untuk Referensi:

"Lihatlah, Aku datang bagaikan pencuri" (Wahyu 16:15).

"Dan pada tengah malam terdengar teriakan, 'Lihat, mempelai laki-laki datang; keluarlah menyambutnya'" (Matius 25:6).

"Lihatlah, Aku berdiri di pintu dan mengetuk: kalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membuka pintu itu, Aku akan datang masuk kepadanya, dan bersantap dengannya, dia bersama-Ku" (Wahyu 3:20).

"Tetapi mengenai hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, tidak juga malaikat di surga, maupun Anak, hanya Bapa-Ku yang di surga yang tahu. Tetapi sama seperti pada zaman Nuh, begitu juga saat kedatangan Anak Manusia" (Matius 24:36).

"Dan saat itulah akan muncul tanda Anak Manusia di langit: dan kemudian semua suku bangsa di bumi akan meratap, lalu mereka akan melihat Anak Manusia datang di awan-awan di langit dengan kuasa dan kemuliaan besar" (Matius 24:30).

"Lihatlah, Dia datang dengan awan-awan; dan setiap mata akan melihat-Nya, juga mereka yang menikam Dia: dan semua orang di bumi akan meratap karena Dia" (Wahyu 1:7).

Firman Tuhan yang Relevan:

Pekerjaan pada akhir zaman bertujuan untuk memisahkan segala sesuatu menurut jenisnya, dan untuk mengakhiri rencana pengelolaan Tuhan, karena waktunya sudah dekat dan hari Tuhan telah tiba. Tuhan membawa semua orang yang memasuki kerajaan-Nya—semua orang yang setia kepada-Nya sampai akhir—ke dalam zaman Tuhan itu sendiri. Namun, sebelum kedatangan zaman Tuhan itu sendiri, pekerjaan Tuhan bukanlah untuk mengamati perbuatan manusia, atau menyelidiki kehidupan manusia, tetapi untuk menghakimi ketidaktaatannya, karena Tuhan akan menyucikan semua orang yang datang ke hadapan takhta-Nya. Semua orang yang telah mengikuti jejak langkah Tuhan sampai hari ini adalah mereka yang telah datang ke hadapan takhta Tuhan, dan dengan demikian, setiap orang yang menerima pekerjaan Tuhan pada tahap terakhir adalah objek penyucian Tuhan. Dengan kata lain, semua orang yang menerima pekerjaan Tuhan pada tahap terakhir adalah objek penghakiman Tuhan.

............

Pekerjaan penghakiman adalah pekerjaan Tuhan sendiri, jadi sudah sewajarnya itu harus dilakukan oleh Tuhan itu sendiri; pekerjaan itu tidak bisa dilakukan oleh manusia atas nama-Nya. Karena penghakiman adalah penggunaan kebenaran untuk menaklukkan umat manusia, tidak diragukan lagi bahwa Tuhan akan tetap menampakkan diri dalam gambar inkarnasi untuk melakukan pekerjaan ini di antara manusia. Dengan kata lain, pada akhir zaman, Kristus akan menggunakan kebenaran untuk mengajar manusia di seluruh bumi dan membuat semua kebenaran diketahui mereka. Inilah pekerjaan penghakiman Tuhan.

Dikutip dari "Kristus Melakukan Pekerjaan Penghakiman dengan Kebenaran" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Pada akhir zaman, Tuhan terutama menggunakan firman untuk menyempurnakan manusia. Dia tidak menggunakan tanda dan mukjizat untuk menekan atau meyakinkan manusia; ini tidak dapat membuat kuasa Tuhan menjadi jelas. Jika Tuhan hanya menunjukkan tanda dan mukjizat, akan tidak mungkin untuk memperjelas kenyataan Tuhan, dan dengan demikian mustahil untuk menyempurnakan manusia. Tuhan tidak menyempurnakan manusia dengan tanda dan mukjizat, tetapi menggunakan firman untuk menyirami dan menggembalakan manusia, di mana setelah itu ketaatan penuh manusia dan pengenalan manusia akan Tuhan tercapai. Inilah tujuan pekerjaan yang Dia lakukan dan firman yang disampaikan-Nya. Tuhan tidak menggunakan metode dengan menunjukkan tanda dan mukjizat untuk menyempurnakan manusia—Dia menggunakan firman, dan menggunakan berbagai metode kerja lainnya untuk menyempurnakan manusia. Apakah itu dengan pemurnian, penanganan, pemangkasan, atau pembekalan firman, Tuhan berbicara dari berbagai sudut pandang untuk menyempurnakan manusia, dan memberi manusia pengetahuan lebih besar tentang pekerjaan, hikmat, dan keajaiban Tuhan.

Dikutip dari "Segala Sesuatu Terlaksana oleh Firman Tuhan" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Daging Yesus-lah yang dipakukan di kayu salib, daging-Nyalah yang Dia korbankan sebagai korban penghapus dosa; melalui daging dengan kemanusiaan yang normallah Dia mengalahkan Iblis dan sepenuhnya menyelamatkan manusia dari salib. Dan sebagai daging sepenuhnya, Tuhan dalam inkarnasi-Nya yang kedua melakukan pekerjaan penaklukan dan mengalahkan Iblis. Hanya daging yang sepenuhnya normal dan nyata yang dapat melakukan pekerjaan penaklukan secara menyeluruh serta menjadi kesaksian yang kuat. Artinya, penaklukan manusia berhasil dilakukan melalui realitas dan kenormalan Tuhan dalam daging, bukan melalui mukjizat supranatural dan pewahyuan. Pelayanan Tuhan yang berinkarnasi ini adalah berfirman, dan melaluinya, Dia menaklukkan dan menyempurnakan manusia; dengan kata lain, pekerjaan Roh yang diwujudkan dalam daging, yaitu tugas daging, adalah berfirman, dan dengan demikian, Dia menaklukkan, menyingkapkan, menyempurnakan, dan menyingkirkan manusia sepenuhnya.

Dikutip dari "Esensi Daging yang Didiami oleh Tuhan" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Kedatangan Tuhan dalam daging terutama dimaksudkan untuk memampukan manusia melihat perbuatan sejati Tuhan, untuk memberikan wujud daging bagi Roh yang tak berwujud, dan untuk memungkinkan manusia melihat dan menyentuh-Nya. Dengan demikian, mereka yang dilengkapi oleh-Nya akan hidup dalam-Nya, didapatkan oleh-Nya, dan juga berkenan di hati-Nya. Jika Tuhan hanya berbicara di surga, dan tidak benar-benar turun ke bumi, orang-orang tetap tidak akan mampu mengenal Tuhan; mereka hanya akan dapat memberitakan perbuatan Tuhan dengan teori kosong, dan tidak memiliki firman Tuhan sebagai kenyataan. Tuhan telah turun ke bumi terutama untuk bertindak sebagai teladan dan contoh bagi mereka yang akan didapatkan oleh-Nya; hanya dengan beginilah manusia dapat benar-benar mengenal Tuhan, menyentuh Tuhan, dan melihat-Nya, dan barulah setelah itu mereka bisa sungguh-sungguh didapatkan oleh Tuhan.

Dikutip dari "Engkau Harus Tahu Bahwa Tuhan yang Praktis adalah Tuhan itu Sendiri" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Tuhan telah berinkarnasi di daratan Tiongkok, atau yang oleh orang-orang sebangsanya dari Hong Kong dan Taiwan menyebutnya sebagai "daerah pedalaman". Ketika Tuhan datang dari surga ke bumi, tak seorang pun yang di surga atau di bumi menyadari hal ini, karena inilah arti sesungguhnya dari Tuhan yang datang kembali secara tersembunyi. Dia telah bekerja dan hidup dalam daging untuk waktu yang lama, tetapi tak seorang pun yang menyadarinya. Bahkan sampai sekarang, tak seorang pun mengenali-Nya. Mungkin ini akan tetap menjadi teka-teki yang abadi. Kedatangan Tuhan dalam daging kali ini adalah sesuatu yang tidak mungkin disadari oleh manusia. Betapapun besar dan kuatnya dampak pekerjaan Roh, Tuhan selalu tetap tenang, tidak pernah menunjukkan perasaan-Nya. Dapat dikatakan bahwa tahap pekerjaan-Nya ini sama dengan jika itu sedang berlangsung di alam surgawi. Meskipun itu terlihat jelas bagi semua orang yang memiliki mata untuk melihat, tak seorang pun yang mengenalinya. Ketika Tuhan menyelesaikan tahap pekerjaan-Nya ini, seluruh umat manusia akan mengubah sikap mereka di masa lalu.[1] dan terbangun dari mimpi panjang mereka. Aku ingat Tuhan pernah berkata: "Menjadi manusia kali ini seperti jatuh ke dalam sarang harimau." Artinya, karena dalam tahap pekerjaan Tuhan ini Tuhan menjadi manusia dan bahkan dilahirkan di tempat kediaman si naga merah yang sangat besar, maka lebih dari sebelumnya, Dia menghadapi bahaya yang ekstrem dengan datang ke bumi kali ini. Yang dihadapi-Nya adalah pisau dan senapan, serta gada dan pentungan; yang dihadapi-Nya adalah pencobaan; yang dihadapi-Nya adalah orang banyak dengan wajah bertampang ingin membunuh. Dia berisiko terbunuh setiap saat. Tuhan datang dengan membawa murka bersama-Nya. Namun, Dia datang untuk melakukan pekerjaan penyempurnaan, yang berarti Dia datang untuk melakukan bagian kedua dari pekerjaan-Nya, yang berlanjut setelah pekerjaan penebusan. Demi tahap pekerjaan-Nya ini, Tuhan telah mencurahkan pikiran dan perhatian sepenuhnya dan menggunakan segala cara yang mungkin untuk menghindari serangan pencobaan, dengan kerendahhatian menyembunyikan diri-Nya sendiri dan tidak pernah memamerkan jati diri-Nya. ... Saat fajar menyingsing, tanpa sepengetahuan banyak orang, Tuhan datang ke bumi dan memulai kehidupan-Nya dalam daging. Manusia tidak menyadari datangnya momen ini. Mungkin mereka semua tertidur pulas; mungkin banyak yang terjaga dengan waspada sambil menunggu, dan mungkin banyak yang sedang berdoa dalam hati kepada Tuhan di surga. Namun di antara sekian banyak orang ini, tak seorang pun mengetahui bahwa Tuhan telah tiba di bumi. Tuhan bekerja dengan cara ini untuk melakukan pekerjaan-Nya dengan lebih lancar dan untuk mencapai hasil yang lebih baik, dan juga untuk mencegah lebih banyak pencobaan. Ketika aktivitas tidur manusia di musim semi berakhir, pekerjaan Tuhan akan telah lama selesai dan Dia akan pergi, mengakhiri kehidupan pengembaraan dan masa tinggal-Nya yang singkat di bumi.

Dikutip dari "Pekerjaan dan Jalan Masuk (4)" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Pada waktu itu saat Yesus bekerja di Yudea, Dia melakukannya secara terbuka, tetapi sekarang, Aku bekerja dan berfirman di antara engkau semua secara rahasia. Orang-orang tidak percaya tidak menyadarinya sama sekali. Pekerjaan-Ku di antara engkau semua tertutup bagi mereka yang di luar. Firman ini, hajaran, dan penghakiman ini, hanya diketahui olehmu dan tidak oleh yang lain. Seluruh pekerjaan ini dilakukan di tengah-tengahmu dan disingkapkan hanya kepadamu; tidak seorang pun di antara orang tidak percaya yang mengetahui hal ini, karena saatnya belum tiba. Orang-orang ini di sini akan segera disempurnakan setelah mengalami hajaran, tetapi mereka yang di luar tidak tahu mengenai hal ini. Pekerjaan ini terlalu tersembunyi! Bagi mereka, Tuhan menjadi daging adalah sesuatu yang tersembunyi, tetapi bagi mereka yang berada di aliran ini, orang bisa mengatakan bahwa Dia terbuka. Walaupun di dalam Tuhan semuanya terbuka, semuanya disingkapkan, dan semuanya dibebaskan, ini hanya berlaku bagi mereka yang percaya kepada-Nya; sedangkan bagi yang lain, bagi orang-orang tidak percaya, tidak ada yang diberitahukan kepada mereka. Pekerjaan yang sekarang ini sedang dilakukan di antaramu dan di Tiongkok sangat tertutup, agar mereka tidak mengetahuinya. Seandainya mereka menyadari akan pekerjaan ini, mereka semua hanya akan mengutuk dan menjadikannya sasaran penganiayaan. Mereka tidak akan memercayainya. Bekerja di negeri si naga merah yang sangat besar, tempat yang paling terbelakang ini, bukanlah tugas yang mudah. Jika pekerjaan ini dilaksanakan di tempat terbuka, tidak mungkin bisa dilanjutkan. Tahap pekerjaan ini sama sekali tidak dapat dilakukan di tempat ini. Jika pekerjaan ini dilakukan di tempat terbuka, bagaimana mungkin mereka membiarkannya terus berlanjut? Bukankah hanya akan membuat pekerjaan ini menghadapi risiko yang bahkan lebih besar lagi? Jika pekerjaan ini tidak disembunyikan, tetapi dilakukan seperti pada zaman Yesus, ketika Dia secara spektakuler menyembuhkan orang sakit dan mengusir setan, bukankah pekerjaan ini sudah sejak lama "ditawan" oleh Iblis? Apakah mereka dapat menoleransi keberadaan Tuhan? Jika sekarang Aku masuk ke dalam rumah ibadat untuk berkhotbah dan mengajar manusia, bukankah sudah sejak lama Aku dihancurkan sampai berkeping-keping? Dan jika ini terjadi, bagaimana mungkin pekerjaan-Ku dapat terus dilakukan? Alasan tidak adanya sama sekali tanda-tanda dan mukjizat yang diwujudkan secara terbuka adalah demi penyembunyian ini. Jadi, bagi orang tidak percaya, pekerjaan-Ku tidak dapat dilihat, diketahui, atau ditemukan. Jika tahap pekerjaan ini harus dilakukan dengan cara yang sama seperti yang Yesus lakukan pada Zaman Kasih Karunia, maka pekerjaan ini tidak akan bisa semantap sekarang ini. Jadi, bekerja secara rahasia seperti ini bermanfaat bagi engkau semua dan bagi pekerjaan secara keseluruhan. Saat pekerjaan Tuhan di bumi berakhir, yaitu saat pekerjaan rahasia ini selesai, maka tahap pekerjaan ini akan terbuka lebar. Semua orang akan tahu bahwa ada sekelompok pemenang di Tiongkok; semua orang akan tahu bahwa Tuhan yang menjadi daging ada di Tiongkok dan bahwa pekerjaan-Nya telah berakhir. Baru pada saat itulah, manusia akan mulai menyadari: mengapa Tiongkok belum menunjukkan kemunduran atau keruntuhan? Ternyata karena Tuhan sedang melakukan pekerjaan-Nya secara pribadi di Tiongkok dan telah menyempurnakan sekelompok orang untuk menjadi para pemenang.

Tuhan yang menjadi daging hanya mewujudkan diri-Nya sendiri kepada sejumlah orang yang mengikuti-Nya selama periode ini, saat Dia secara pribadi melakukan pekerjaan-Nya, dan bukan kepada semua makhluk ciptaan. Dia menjadi daging hanya untuk menyelesaikan satu tahap pekerjaan-Nya, dan bukan untuk menunjukkan gambar diri-Nya kepada manusia. Namun, pekerjaan-Nya harus dilakukan oleh diri-Nya sendiri, oleh karena itu, perlu bagi Dia untuk melakukannya di dalam daging. Ketika pekerjaan ini selesai, Dia akan meninggalkan dunia manusia; Dia tidak bisa tinggal selama jangka waktu yang panjang di antara umat manusia karena takut menghalangi pekerjaan yang akan datang. Yang Dia wujudkan kepada orang banyak hanyalah watak-Nya yang benar dan seluruh perbuatan-Nya, dan bukan gambar ketika Dia dua kali menjadi daging, karena gambar Tuhan hanya dapat diperlihatkan melalui watak-Nya dan tidak dapat digantikan oleh gambar daging inkarnasi-Nya. Gambar daging-Nya hanya diperlihatkan kepada sejumlah orang yang terbatas, hanya kepada mereka yang mengikuti-Nya tatkala Dia bekerja dalam daging. Inilah sebabnya pekerjaan yang dilakukan sekarang, dilakukan secara rahasia.

Dikutip dari "Misteri Inkarnasi (2)" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Saat ini, Tuhan tidak terlibat dengan orang Farisi, dan tidak juga diizinkan-Nya dunia untuk mengetahuinya, dan hanya engkau semua yang mengikuti-Nya yang mengenal-Nya karena Dia tidak akan disalibkan lagi. Selama Zaman Kasih Karunia, Yesus berkhotbah secara terbuka di seluruh negeri demi pekerjaan Injil-Nya. Dia terlibat dengan kaum Farisi demi pekerjaan penyaliban; kalau Dia tidak terlibat dengan kaum Farisi sementara mereka yang berkuasa tidak pernah tahu tentang Dia, bagaimana mungkin Dia dikutuk, kemudian dikhianati dan dipaku pada kayu salib? Maka, Dia terlibat dengan kaum Farisi demi penyaliban. Sekarang ini, Dia melakukan pekerjaan-Nya secara rahasia untuk menghindari pencobaan. Dalam kedua inkarnasi Tuhan itu, pekerjaan dan makna pentingnya berbeda, demikian pula pengaturannya, jadi bagaimana bisa pekerjaan yang dilakukan-Nya sepenuhnya sama?

Dikutip dari "Visi Pekerjaan Tuhan (3)" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Kuberitahukan kepadamu, mereka yang percaya kepada Tuhan karena mengikuti tanda-tanda pastilah golongan orang yang akan dimusnahkan. Mereka yang tidak mampu menerima perkataan Yesus yang telah kembali menjadi daging pastilah anak-anak neraka, keturunan penghulu malaikat, golongan yang akan mengalami pemusnahan kekal. Banyak orang mungkin tidak peduli dengan apa yang Aku katakan, tetapi Aku tetap ingin memberi tahu setiap orang yang disebut orang kudus yang mengikuti Yesus bahwa, ketika engkau melihat Yesus turun dari surga di atas awan putih dengan matamu sendiri, itu akan menjadi penampakan terbuka dari Sang Matahari Kebenaran. Barangkali itu akan menjadi saat yang sangat menyenangkan bagimu, tetapi ketahuilah bahwa saat engkau menyaksikan Yesus turun dari surga, saat itu jugalah engkau turun ke neraka untuk dihukum. Itu akan menjadi saat berakhirnya rencana pengelolaan Tuhan dan menjadi saat ketika Tuhan memberi upah kepada yang baik dan menghukum yang jahat. Karena penghakiman Tuhan sudah akan berakhir sebelum manusia melihat tanda-tanda, pada saat hanya ada pengungkapan kebenaran. Mereka yang menerima kebenaran dan tidak mencari tanda-tanda, sehingga mereka disucikan, akan kembali ke hadapan takhta Tuhan dan masuk ke dalam pelukan Sang Pencipta. Hanya mereka yang bersikeras percaya bahwa "Yesus yang tidak datang kembali di atas awan putih adalah Kristus palsu" akan menerima hukuman abadi, karena mereka hanya percaya kepada Yesus yang menunjukkan tanda-tanda, tetapi tidak mengakui Yesus yang menyatakan penghakiman yang berat dan menunjukkan jalan kehidupan sejati. Jadi, hanya dengan cara itulah Yesus membereskan mereka pada saat Dia secara terbuka datang kembali di atas awan putih.

Dikutip dari "Pada Saat Engkau Melihat Tubuh Rohani Yesus, Tuhan Sudah Menciptakan Langit dan Bumi yang Baru" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Catatan kaki:

1. "Mengubah sikap mereka di masa lalu" mengacu pada bagaimana gagasan dan pandangan manusia tentang Tuhan berubah, begitu mereka telah mengenal Tuhan.

Pada tahun 2021 bencana semakin parah, apakah Anda ingin menemukan cara untuk dilindungi oleh Tuhan dan memasuki bahtera akhir zaman? Silakan hubungi kami sekarang.

Konten Terkait

Hubungi kami via WhatsApp