Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Apa natur dari masalah manusia yang tidak mengakui kebenaran yang diungkapkan oleh Kristus? Apa akibatnya jika manusia tidak memperlakukan Kristus sebagai Tuhan?

1

3. Apa natur dari masalah manusia yang tidak mengakui kebenaran yang diungkapkan oleh Kristus? Apa akibatnya jika manusia tidak memperlakukan Kristus sebagai Tuhan?

Ayat Alkitab untuk Referensi:

Engkau adalah anak bapamu yang jahat dan keinginan bapamu itu yang engkau lakukan. Ia adalah pembunuh sejak awal, dan tidak hidup dalam kebenaran, karena tidak ada kebenaran di dalamnya. Ketika ia berbohong, ia berbicara dari dirinya sendiri: karena ia adalah pendusta, dan bapa dari segala dusta. Dan karena aku mengatakan kebenaran kepadamu, engkau tidak percaya kepada-Ku. … Dia yang berasal dari Tuhan mendengar perkataan Tuhan: engkau tidak mendengarnya, karena engkau bukan milik Tuhan” (Yohanes 8:44-47).

“Karena itu kenalilah Roh Tuhan: Setiap roh yang mengaku bahwa Yesus Kristus datang dalam daging, berasal dari Tuhan; dan setiap roh yang tidak mengaku Yesus Kristus datang dalam daging bukan berasal dari Tuhan; ini adalah roh antikristus” (1 Yohanes 4:2-3).

“Karena banyak penyesat masuk ke dalam dunia, yang tidak mengaku bahwa Yesus Kristus datang dalam daging. Ini adalah penipu dan antikristus” (2 Yohanes 1:7).

Firman Tuhan yang Relevan:

Karena engkau percaya kepada Tuhan, engkau harus beriman dalam semua firman Tuhan dan dalam semua pekerjaan-Nya. Dengan kata lain, karena engkau percaya kepada Tuhan, engkau harus menaati-Nya. Jika engkau tidak dapat melakukan hal ini, dapat dipertanyakan apakah engkau percaya kepada Tuhan. Jika engkau sudah bertahun-tahun percaya kepada Tuhan, tetapi belum pernah menaati-Nya atau menerima semua perkataan-Nya, tetapi engkau malah meminta Tuhan untuk tunduk kepadamu dan bertindak sesuai dengan gagasan-gagasanmu, maka engkau adalah orang yang paling pemberontak, dan engkau bukan orang percaya. Bagaimana orang seperti ini dapat menaati pekerjaan dan perkataan Tuhan yang tidak selaras dengan gagasan-gagasan manusia? Orang yang paling pemberontak adalah orang yang secara sengaja menentang dan menolak Tuhan. Dialah musuh Tuhan dan sang antikristus. Orang seperti itu selalu menunjukkan sikap bermusuhan terhadap pekerjaan Tuhan yang baru, tidak pernah memperlihatkan sedikit niat pun untuk tunduk, dan tidak pernah senang menunjukkan sikap tunduk atau merendahkan dirinya. Dia meninggikan dirinya di hadapan orang lain dan tidak pernah memperlihatkan sikap tunduk terhadap siapa pun. Di hadapan Tuhan, dia menganggap dirinya yang paling fasih dalam mengkhotbahkan firman dan yang paling terampil dalam membentuk orang lain. Dia tak pernah melepaskan “kekayaan” yang dimilikinya, tetapi memperlakukannya sebagai pusaka keluarga untuk dipuja, sebagai bahan khotbah kepada orang lain, dan menggunakannya untuk menguliahi orang-orang bodoh yang mengidolakannya. Memang ada beberapa orang seperti ini di gereja. Dapat dikatakan mereka ini “pahlawan-pahlawan degil”, dari generasi ke generasi berkelana di rumah Tuhan. Mereka menganggap mengkhotbahkan firman (doktrin) sebagai tugas tertinggi mereka. Tahun demi tahun dan dari generasi ke generasi, mereka terus menekankan tugas mereka yang “sakral dan tak bisa diganggu gugat”. Tidak ada orang yang berani menyentuh mereka dan tak seorang pun berani menegur mereka secara terbuka. Mereka menjadi “raja-raja” di rumah Tuhan, begitu merajalela mereka menindas orang lain dari masa ke masa. Gerombolan setan ini bekerja sama untuk menghancurkan pekerjaan-Ku. Mana mungkin Kubiarkan setan-setan hidup ini ada di depan mata-Ku?

Dikutip dari “Orang-Orang yang Menaati Tuhan dengan Hati yang Benar

Pasti Akan Didapatkan oleh Tuhan”

dalam “Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia”

Barang siapa tidak percaya kepada Tuhan yang berinkarnasi—artinya, siapa pun yang tidak memercayai pekerjaan dan firman yang diucapkan oleh Tuhan yang kasatmata dan tidak percaya kepada Tuhan yang kasatmata, tetapi malah menyembah Tuhan yang di surga yang tidak kasatmata—tidak memiliki Tuhan dalam hatinya. Mereka adalah orang-orang yang tidak taat dan menolak Tuhan. Orang-orang ini tidak memiliki kemanusiaan dan akal sehat, apalagi kebenaran. Bagi orang-orang ini, Tuhan yang kasatmata dan nyata tidak dapat dipercayai, namun Tuhan yang tidak kasatmata dan tidak nyata adalah yang paling dapat dipercaya dan juga paling menggembirakan hati mereka. Apa yang mereka cari bukanlah kebenaran atas kenyataan, juga bukan esensi sejati kehidupan, apalagi maksud-maksud Tuhan; sebaliknya, mereka mengejar kenikmatan. Hal apa pun yang paling memampukan mereka untuk mendapatkan keinginan mereka sendiri, tidak diragukan lagi, merupakan iman dan pengejaran mereka. Mereka hanya percaya kepada Tuhan untuk memuaskan keinginan mereka sendiri dan bukan untuk mencari kebenaran. Bukankah orang-orang seperti ini adalah para pelaku kejahatan? Mereka sangat percaya diri, dan mereka tidak percaya bahwa Tuhan yang di surga akan menghancurkan mereka, “orang-orang yang baik” ini. Mereka, sebaliknya, percaya bahwa Tuhan akan mengizinkan mereka untuk tetap tinggal dan bahkan memberi mereka upah yang melimpah, karena mereka telah melakukan banyak hal bagi Tuhan dan menunjukkan “kesetiaan” yang luar biasa terhadap-Nya. Seandainya mereka mengejar Tuhan yang kasatmata, mereka akan segera menyerang balik Tuhan atau meledak dalam kemarahan begitu keinginan mereka tidak tercapai. Mereka ini adalah orang-orang jahat yang berusaha memuaskan keinginan sendiri. Mereka bukan orang yang berintegritas dalam pencarian mereka akan kebenaran. Orang-orang seperti ini biasanya disebut orang-orang jahat yang mengikuti Kristus. Mereka yang tidak mencari kebenaran tidak dapat memercayai kebenaran. Mereka bahkan tidak mampu memahami tentang kesudahan umat manusia di masa depan, karena mereka tidak memercayai baik pekerjaan maupun ucapan yang disampaikan oleh Tuhan yang kasatmata, dan mereka tidak dapat memercayai tempat tujuan akhir umat manusia di masa depan. Oleh karena itu, bahkan jika mereka mengikuti Tuhan yang kasatmata, mereka tetap melakukan kejahatan dan tidak mencari kebenaran ataupun melakukan kebenaran yang Aku inginkan.

Dikutip dari “Tuhan dan Manusia akan Masuk

ke Tempat Perhentian Bersama-sama”

dalam “Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia”

Masalah terbesar dengan manusia adalah bahwa ia hanya mencintai hal-hal yang tidak dapat dilihat atau disentuhnya, hal-hal yang sangat misterius dan menakjubkan, hal-hal yang tidak terbayangkan oleh manusia dan tidak terjangkau oleh manusia biasa. Semakin tidak realistis sesuatu itu, semakin manusia menganalisisnya, bahkan mengejarnya tanpa memedulikan segala hal, dan berusaha memperolehnya. Semakin tidak realistis hal-hal ini, semakin cermat manusia meneliti dan menganalisisnya, bahkan menyusun gagasannya sendiri yang sangat lengkap tentang mereka. Sebaliknya, semakin realistis sesuatu, semakin manusia meremehkannya; dia hanya memandang rendah hal itu, dan bahkan menghinanya. Bukankah demikian sikap engkau semua terhadap pekerjaan nyata yang Aku lakukan saat ini? Semakin realistis pekerjaan itu, semakin engkau semua berprasangka terhadapnya. Engkau semua tidak meluangkan waktu untuk memeriksanya, tetapi mengabaikannya begitu saja; engkau semua memandang rendah hal yang diperlukan dan realistis ini, dan bahkan menyimpan banyak konsep negatif tentang Tuhan yang sangat nyata ini, dan sama sekali tidak mampu menerima kenyataan dan kenormalan-Nya. Dalam keadaan demikian, tidakkah engkau semua beriman di tengah ketidakjelasan? Engkau semua memiliki iman yang tak tergoyahkan terhadap Tuhan yang samar di zaman dahulu, dan tidak berminat pada Tuhan yang nyata di zaman ini. Tidakkah ini karena Tuhan zaman dahulu dan Tuhan zaman ini berasal dari dua era yang berbeda? Tidakkah ini juga karena Tuhan zaman dahulu adalah Tuhan yang agung dari surga, sedangkan Tuhan zaman sekarang adalah manusia yang tidak berarti di bumi? Terlebih lagi, tidakkah ini karena Tuhan yang disembah oleh manusia di zaman dahulu adalah Tuhan yang dihasilkan oleh konsepsinya sendiri, sedangkan Tuhan zaman sekarang berwujud daging yang nyata di atas bumi? Hal terpenting yang harus diingat, tidakkah karena Tuhan zaman sekarang terlalu nyata sehingga manusia tidak mencari Dia? Karena apa yang dikehendaki Tuhan zaman sekarang dari manusia justru adalah yang manusia paling enggan melakukannya, dan membuatnya merasa malu. Tidakkah situasi ini membuat segalanya menjadi sulit bagi manusia? Tidakkah hal ini menyingkapkan aibnya? Dengan demikian, banyak dari mereka yang tidak mencari kenyataan menjadi musuh dari Tuhan yang berinkarnasi, menjadi antikristus. Tidakkah ini sebuah fakta yang jelas? Dahulu, ketika Tuhan belum menjadi manusia, engkau mungkin adalah seorang tokoh religius, atau seorang percaya yang taat. Setelah Tuhan menjadi manusia, banyak orang percaya yang taat seperti itu tanpa disadari menjadi antikristus. Apakah engkau tahu apa yang terjadi di sini? Dalam kepercayaanmu kepada Tuhan, engkau tidak berkonsentrasi pada kenyataan atau mengejar kebenaran, tetapi malah terobsesi dengan dusta—tidakkah ini merupakan sumber yang paling jelas dari permusuhanmu terhadap Tuhan yang berinkarnasi? Tuhan yang berinkarnasi disebut Kristus, jika demikian bukankah semua orang yang tidak percaya kepada Tuhan yang berinkarnasi adalah antikristus? Jadi apakah pribadi yang benar-benar engkau percayai dan kasihi itu adalah Tuhan dalam rupa manusia? Apakah pribadi itu adalah Tuhan yang hidup, bernapas, yang sangat nyata dan sangat normal? Apa tepatnya tujuan pengejaranmu? Apakah pengejaranmu itu untuk yang di surga atau yang di bumi? Apakah pengejaranmu untuk memperoleh konsepsi ataukah kebenaran? Apakah pengejaranmu adalah untuk Tuhan ataukah makhluk supranatural?

Dikutip dari “Hanya Orang-Orang yang Mengenal Tuhan

dan Pekerjaan-Nya Dapat Memuaskan Tuhan”

dalam “Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia”

Kedatangan Yesus kembali adalah keselamatan besar bagi orang-orang yang mampu menerima kebenaran, tetapi bagi mereka yang tidak dapat menerima kebenaran, itu adalah tanda penghukuman. Engkau sekalian harus memilih jalanmu sendiri dan jangan menghujat Roh Kudus dan menolak kebenaran. Jangan menjadi orang yang bebal dan sombong, tetapi patuhilah tuntunan Roh Kudus dan rindukanlah mencari kebenaran; hanya dengan cara inilah engkau sekalian akan mendapatkan manfaatnya. Aku sarankan agar engkau melangkah di jalan iman kepada Tuhan dengan berhati-hati. Jangan langsung membuat kesimpulan; terlebih lagi, jangan bersikap santai dan acuh tak acuh dalam beriman kepada Tuhan. Engkau sekalian harus tahu bahwa orang-orang yang percaya kepada Tuhan setidaknya harus rendah hati dan menunjukkan rasa hormat. Mereka yang telah mendengar tentang kebenaran tetapi mengabaikannya adalah orang yang bodoh dan bebal. Mereka yang telah mendengar tentang kebenaran dan membuat kesimpulan dengan sembarangan atau mengutukinya diliputi kesombongan. Tidak seorang pun yang percaya kepada Yesus boleh menyumpahi atau mengutuki orang lain. Engkau sekalian harus menjadi orang yang rasional dan menerima kebenaran. Mungkin, setelah mendengar tentang jalan kebenaran dan membaca perkataan tentang kehidupan, engkau percaya bahwa hanya satu dari 10.000 perkataan ini yang sesuai dengan kepercayaanmu dan Alkitab, maka engkau harus terus mencari dalam 1/10.000 dari perkataan ini. Aku tetap menyarankan agar engkau bersikap rendah hati, jangan terlalu percaya diri, dan jangan terlalu sombong. Dengan hati yang sedikit takut kepada Tuhan, engkau akan mendapatkan terang yang lebih besar. Jika engkau teliti mengkaji dan berulang-ulang merenungkan perkataan ini, engkau akan mengerti apakah ini perkataan kebenaran atau bukan, dan apakah ini perkataan tentang kehidupan atau bukan. Barangkali, baru membaca beberapa kalimat saja, beberapa orang tanpa berpikir akan mengutuk perkataan ini, dengan berkata: “Ini hanya sekadar pencerahan Roh Kudus,” atau, “Ini Kristus palsu yang datang untuk menipu orang.” Mereka yang mengatakan hal-hal seperti itu dibutakan oleh ketidaktahuan mereka sendiri! Engkau terlalu sedikit memahami pekerjaan dan hikmat Tuhan, dan Aku sarankan agar engkau memulai lagi dari nol! Janganlah engkau sekalian tanpa berpikir langsung mengutuk perkataan yang dinyatakan oleh Tuhan karena Kristus-Kristus palsu yang muncul pada akhir zaman. Janganlah seorang pun menghujat Roh Kudus karena engkau sekalian takut terhadap tipu muslihat. Bukankah hal itu sangat disayangkan? Jika setelah banyak mengkaji, engkau tetap percaya bahwa perkataan ini bukan kebenaran, bukan jalan, dan bukan pengungkapan Tuhan, pada akhirnya engkau akan dihukum, dan tidak mendapatkan berkat. Jika engkau tidak dapat menerima kebenaran yang disampaikan dengan begitu sederhana dan jelas ini, bukankah engkau tidak layak menerima keselamatan Tuhan? Bukankah engkau orang yang tidak cukup beruntung untuk kembali ke hadapan takhta Tuhan?

Dikutip dari “Saat Engkau Melihat Tubuh Rohani Yesus adalah

Saat Tuhan Menciptakan Langit dan Bumi yang Baru”

dalam “Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia”

Engkau semua percaya akan keberadaan Tuhan yang di surga, tetapi menyangkal keberadaan Tuhan yang di bumi. Akan tetapi, Aku tidak menyetujui pandanganmu. Aku hanya menghargai orang-orang yang selalu realistis dan melayani Tuhan di bumi, tetapi tidak pernah menghargai mereka yang tidak pernah mengakui Kristus yang ada di bumi. Sebesar apa pun kesetiaan orang-orang seperti itu kepada Tuhan yang di surga, pada akhirnya mereka tidak akan luput dari tangan-Ku yang menghukum orang jahat. Orang-orang ini jahat. Mereka adalah orang-orang jahat yang menentang Tuhan dan tidak pernah dengan senang hati menaati Kristus. Tentu saja, termasuk di antara mereka adalah semua orang yang tidak mengenal dan, lebih jauh lagi, tidak mengakui Kristus. Apakah engkau menganggap bahwa engkau dapat bertindak sesuka hatimu terhadap Kristus selama engkau setia kepada Tuhan yang di surga? Salah! Ketidakpedulianmu terhadap Kristus adalah ketidakpedulian terhadap Tuhan yang di surga. Sebesar apa pun kesetiaanmu kepada Tuhan yang di surga, itu hanya omong kosong dan kepura-puraan, karena Tuhan yang di bumi tidak hanya penting bagi manusia untuk menerima kebenaran dan pengetahuan yang lebih mendalam, tetapi lebih berperan penting dalam penghukuman terhadap manusia dan sesudahnya dalam menangkap fakta untuk menghukum orang jahat. Sudahkah engkau memahami hasil-hasil yang bermanfaat dan merugikan di sini? Sudahkah engkau mengalaminya? Aku berharap suatu hari nanti engkau semua akan memahami kebenaran ini: Untuk mengenal Tuhan, engkau bukan saja harus mengenal Tuhan yang di surga tetapi, lebih penting lagi, Tuhan yang di bumi. Jangan bingung menentukan prioritasmu atau membiarkan yang sekunder menggantikan yang utama. Hanya dengan cara ini engkau dapat benar-benar membangun hubungan baik dengan Tuhan, menjadi lebih dekat kepada Tuhan, dan membawa hatimu lebih dekat kepada-Nya. Jika engkau telah beriman selama bertahun-tahun dan telah lama bergaul dengan-Ku, tetapi tetap jauh dari Aku, Aku katakan bahwa engkau pasti sering menyinggung watak Tuhan, dan sangat sulit menentukan kesudahanmu. Jika bertahun-tahun bergaul dengan Aku tidak hanya gagal mengubahmu menjadi orang yang memiliki kemanusiaan dan kebenaran, malah membuat kejahatanmu berakar ke dalam sifatmu, dan engkau tidak hanya memiliki dua kali lipat khayalan kemegahan dibandingkan sebelumnya, tetapi kesalahpahamanmu tentang Aku juga berlipat ganda, sehingga engkau menganggap-Ku sebagai kaki tanganmu, maka, Aku mengatakan bahwa penderitaanmu tidak hanya di permukaan kulit, tetapi telah menembus tulang belulangmu. Yang perlu engkau lakukan hanyalah menunggu dibuatnya pengaturan untuk pemakamanmu. Engkau tidak perlu memohon kepada-Ku untuk menjadi Tuhanmu, karena engkau telah melakukan dosa yang layak mendapatkan kematian, dosa yang tak terampuni. Walaupun Aku dapat berbelas kasihan kepadamu, Tuhan yang di surga akan bersikeras untuk mengambil nyawamu, karena pelanggaranmu terhadap watak Tuhan bukanlah masalah sepele, tetapi sudah sangat serius. Apabila waktunya tiba, jangan salahkan Aku karena tidak memberitahukannya kepadamu terlebih dahulu. Semuanya kembali ke hal ini: Jika engkau bergaul dengan Kristus—Tuhan yang di bumi—sebagai manusia biasa, yaitu ketika engkau percaya bahwa Tuhan ini hanyalah manusia, pada saat itulah engkau akan binasa. Inilah satu-satunya peringatan-Ku bagi engkau semua.

Dikutip dari “Cara Mengenal Tuhan yang di Bumi”

dalam “Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia”

Mereka yang berharap memperoleh kehidupan tanpa mengandalkan kebenaran yang diucapkan oleh Kristus adalah orang-orang paling konyol di bumi, dan mereka yang tidak menerima jalan kehidupan yang diberikan oleh Kristus hanyut dalam fantasi. Maka Aku mengatakan bahwa orang-orang yang tidak menerima Kristus akhir zaman selamanya akan dibenci Tuhan. Kristus adalah pintu gerbang manusia menuju kerajaan pada akhir zaman, yang tidak bisa dilewati siapa pun. Tidak seorang pun akan disempurnakan oleh Tuhan kecuali melalui Kristus. Engkau percaya kepada Tuhan, karena itu, engkau harus menerima firman-Nya dan mematuhi jalan-Nya. Engkau berpikir memperoleh berkat tanpa menerima kebenaran, atau menerima bekal kehidupan. Kristus datang pada akhir zaman agar semua yang sungguh-sungguh percaya kepada-Nya akan menerima kehidupan. Pekerjaan-Nya adalah untuk mengakhiri zaman lama dan memasuki zaman yang baru, dan inilah jalan yang harus ditempuh oleh semua orang yang ingin memasuki zaman baru. Kalau engkau tidak bisa mengakui-Nya, malah mengutuk, menghujat, atau bahkan menganiaya Dia, maka engkau akan dibakar dalam keabadian, dan tidak akan pernah memasuki kerajaan Tuhan. Karena Kristus sesungguhnya merupakan pengungkapan Roh Kudus, pengungkapan Tuhan, Pribadi yang Tuhan utus untuk melakukan pekerjaan-Nya di bumi. Oleh karena itu, Aku mengatakan bahwa jika engkau tidak bisa menerima semua pekerjaan yang dilakukan oleh Kristus akhir zaman, engkau menghujat Roh Kudus. Pembalasan yang akan diderita oleh mereka yang menghujat Roh Kudus tampak jelas bagi semua orang. Aku juga mengatakan kepadamu bahwa jika engkau menentang Kristus akhir zaman, dan menyangkal-Nya, tidak ada seorang pun yang bisa memikul konsekuensinya bagimu. Selain itu, mulai hari ini engkau tidak akan memiliki kesempatan lain untuk berkenan kepada Tuhan; meskipun engkau berupaya menebus kesalahanmu, engkau tidak akan pernah melihat wajah Tuhan. Yang engkau lawan bukanlah manusia, yang engkau sangkal bukan makhluk yang lemah, melainkan Kristus. Apakah engkau menyadari konsekuensi ini? Engkau tidak melakukan kesalahan kecil, melainkan kejahatan yang mengerikan. Karena itu, Aku menasihati semua orang agar tidak menentang kebenaran, atau melontarkan kritik dengan gegabah, karena hanya kebenaran yang bisa membawa kehidupan bagimu, dan tidak ada satu hal pun selain kebenaran yang bisa membantumu lahir kembali dan melihat wajah Tuhan.

Dikutip dari “Hanya Kristus Akhir Zaman yang Bisa

Memberi Manusia Jalan Hidup yang Kekal”

dalam “Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia”

media terkait