Tanggung Jawab para Pemimpin dan Pekerja (19) Pasal Dua
B. Prinsip untuk Menangani Orang Jahat yang Memanipulasi Pemilihan di Gereja
Ketika terjadi kasus di mana ada orang jahat yang memanipulasi pemilihan, perlu diadakan pemilihan ulang. Bagaimana cara melakukannya? (Hasil pemilihan harus dibatalkan dan pemilihan ulang harus diadakan.) Ini adalah salah satu caranya. Informasi yang sebenarnya tentang bagaimana pemilihan ini telah dimanipulasi oleh orang jahat haruslah diberitahukan dan dipublikasikan agar semua orang tahu seperti apa proses pemilihan tersebut dan bagaimana hasil tersebut diperoleh. Setelah informasi yang sebenarnya ini diketahui, hasil pemilihan harus dibatalkan, dan pemilihan ulang harus diadakan. Pemilihan seperti itu tidak boleh disetujui oleh mayoritas umat pilihan Tuhan; dan siapa pun yang terpilih, hasilnya tidak dapat diterima. Dalam keadaan normal, dengan mempersekutukan kebenaran dan menyingkapkan fakta yang sebenarnya, hasil pemilihan dapat ditolak, dan pemilihan ulang dapat diadakan. Namun terkadang, dalam keadaan khusus tertentu, sekalipun sebagian kecil orang tahu bahwa hasil pemilihan tersebut telah dimanipulasi oleh hamba-hamba Iblis dan bahwa orang yang terpilih itu hanya boneka dan sama sekali tidak mampu melakukan pekerjaan, karena mayoritas orang di gereja telah disesatkan oleh orang jahat dan masih berpihak pada hamba-hamba Iblis itu sementara hanya ada segelintir orang yang memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi serta mengetahui informasi yang sebenarnya—dan tak seorang pun memercayai segelintir orang ini atau mendengarkan mereka saat mereka buka suara—mereka menjadi terisolasi dan tidak berdaya, dan pada dasarnya tidak memiliki kekuatan untuk membalikkan keadaan. Dalam keadaan seperti itu, engkau mungkin ingin mengungkapkan fakta yang sebenarnya tentang manipulasi terhadap pemilihan tersebut, tetapi tidak mudah untuk memahami situasinya dengan jelas. Dalam hal itu, selain melaporkannya kepada para pekerja dan pemimpin tingkat atas, apa lagi yang dapat engkau semua lakukan? Jika engkau terus menjalani kehidupan bergereja, engkau akan dikucilkan. Menghadiri pertemuan di gereja lain tampaknya tidak tepat, karena orang-orang di sana tidak bisa menerima sembarang orang begitu saja di rumah mereka. Ini benar-benar menempatkanmu dalam dilema! Engkau melihat bahwa pemimpin gereja yang terpilih itu memiliki kemanusiaan yang buruk, adalah setan, dan dia seharusnya tidak dipilih, sehingga hanya melihat orangnya saja sudah membuatmu marah. Pergi ke pertemuan membuatmu merasa tidak nyaman, tetapi tidak pergi juga bukanlah suatu pilihan. Jika engkau tidak pergi, dan memutuskan hubunganmu dengan gereja, engkau akan kehilangan kehidupan bergerejamu, dan ini adalah sesuatu yang tidak boleh kaulakukan. Jadi, adakah solusi yang baik untuk masalah ini? Ini membutuhkan hikmat. Apa akibatnya jika engkau menyingkapkan mereka dengan gegabah? Orang-orang itu mungkin akan bersatu untuk menekanmu, mengusirmu, atau jika segala sesuatunya benar-benar tidak berjalan dengan baik, mereka bahkan mungkin akan mengeluarkanmu, membuatmu menjadi korban ketidakadilan. Kemungkinan besar inilah akibatnya. Jadi, apa solusi terbaiknya? (Bergabunglah dengan beberapa saudara-saudari yang memiliki kemampuan mengidentifikasi dan kumpulkan semua bukti perbuatan jahat orang-orang ini yang secara diam-diam memanipulasi pemilihan. Laporkan hal ini kepada para pekerja dan pemimpin tingkat atas, dan juga segera persekutukanlah kebenaran kepada saudara-saudari yang telah disesatkan untuk menyadarkan mereka.) Apakah ini dianggap sebagai solusi yang baik? Apakah tidak apa-apa jika melakukan hal seperti ini dengan tergesa-gesa? Apa akibatnya jika tergesa-gesa? (Itu dengan mudah dan tanpa sengaja akan membuat musuh waspada.) Ketika engkau menghadapi masalah seperti ini, apakah engkau semua takut atau gugup? Haruskah engkau takut atau gugup? (Tidak.) Secara teori, engkau tidak seharusnya takut; inilah yang rasionalitasmu katakan kepadamu. Namun, apa yang orang-orang rasakan pada kenyataannya? Yang terpenting adalah apakah orang-orang memahami kebenaran atau tidak. Jika orang-orang tidak memahami kebenaran dan hanya memiliki tekad, mereka akan tetap merasa takut di dalam hatinya. Ketika engkau takut, mudahkah untuk memperoleh hasil, apa pun yang kaulakukan atau seperti apa pun caramu melakukannya? (Tidak.) Ketika engkau takut, berada dalam keadaan apakah dirimu? Engkau takut akan kekuatan orang ini, takut mereka akan tahu bahwa engkau telah mengenali mereka serta bersikap waspada terhadap mereka, dan takut mereka akan menindas serta mengucilkanmu ketika melihat bahwa engkau tidak berpihak pada mereka, dan akhirnya mengeluarkanmu dari gereja. Engkau akan memiliki kekhawatiran ini di dalam hatimu. Ketika engkau memiliki kekhawatiran ini, dapatkah engkau memiliki hikmat, keberanian, dan cara untuk berinteraksi dengan orang-orang ini, menyelesaikan masalah yang telah mereka timbulkan, atau membuka kedok perbuatan jahat mereka sehingga saudara-saudari dapat mengenali mereka dan tidak disesatkan? Bagaimana cara bertindak yang paling tepat? Ketika engkau takut, bukankah engkau berada dalam keadaan yang lemah? Pertama-tama, engkau lemah dan pasif. Di satu sisi, engkau tidak memiliki iman yang kuat kepada Tuhan, dan di sisi lain, engkau berpikir, "Jadi, orang-orang jahat ini sudah berhasil. Bagaimana mungkin hanya aku yang mampu mengidentifikasi hal ini sekarang? Apakah orang lain memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi? Jika kuberitahukan keadaan yang sebenarnya kepada orang lain, apakah mereka akan memercayaiku? Jika mereka tidak memercayaiku, apakah mereka akan menyingkapkanku? Jika mereka semua bersatu untuk menanganiku, lalu aku hanya seorang diri dan tidak berdaya, apakah orang-orang jahat itu akan mencari segala macam alasan untuk mengeluarkanku?" Bukankah engkau akan memiliki kekhawatiran semacam itu? Ketika engkau memiliki kekhawatiran ini, bagaimana engkau dapat menangani orang-orang tersebut? Bagaimana engkau dapat berinteraksi dengan mereka dengan cara yang paling tepat dan bijaksana? Pada saat ini, bukankah engkau tidak memiliki arah atau jalan untuk kauikuti? Tepatnya, ketika engkau merasa paling takut dan paling lemah, engkau sama sekali tak mampu menghadapi mereka, tak mampu berinteraksi dengan mereka, dan tak mampu menangani masalah yang telah mereka timbulkan. Jadi, cara terbaik apa yang dapat kaulakukan pada saat ini? Apakah dengan berinisiatif dan menyerang terlebih dahulu, menghadapi mereka secara langsung dan menyingkapkan perbuatan jahat mereka untuk melindungi dirimu sendiri? Apakah metode ini tepat? (Tidak.) Mengapa tidak tepat? Karena engkau belum memikirkan secara saksama bagaimana engkau harus bertindak, engkau tidak dapat mengetahui yang sebenarnya tentang esensi mereka, dan engkau tidak tahu cara menyingkapkan mereka, dan terlebih dari itu, engkau tidak tahu apakah mereka yang disesatkan mampu menerima kebenaran dan berbalik atau tidak. Engkau tidak tahu semua hal ini, dan engkau tidak mengerti dengan jelas tentang solusi apa yang paling bermanfaat serta efektif bagimu. Meskipun engkau belum mencapai tingkat kenegatifan tertentu, keadaanmu saat ini setidaknya adalah keadaan yang lemah serta takut, dan engkau memiliki banyak kekhawatiran di dalam hatimu. Entah kekhawatiran ini dapat dibenarkan atau disebabkan oleh kelemahan dan ketakutanmu, singkatnya, ini adalah fakta. Ketika fakta ini muncul, solusi terbaiknya adalah belajar untuk menunggu dan tidak melakukan apa pun. Apa artinya tidak melakukan apa pun? Itu berarti tidak terburu-buru untuk menyingkapkan situasi yang sebenarnya tentang pemilihan itu kepada mereka yang telah tertipu, dan tidak tergesa-gesa untuk melawan pemimpin gereja yang baru terpilih atau kelompok orang yang memanipulasi dan mengacaukan pemilihan. Jangan menyingkapkan mereka; pada saat ini, engkau harus belajar menunggu. Ada orang-orang yang berkata, "Menunggu itu sangat pasif; berapa lama aku harus menunggu?" Tidak perlu menunggu terlalu lama. Sementara engkau menunggu, datanglah ke hadapan Tuhan untuk berdoa, membaca firman Tuhan, dan mencari kebenaran. Dalam keadaan seperti itu, ketika engkau merasa paling takut dan paling lemah, doa-doamu adalah yang paling sungguh-sungguh dan tulus. Engkau membutuhkan Tuhan untuk membimbing dan melindungimu; engkau perlu mengandalkan Tuhan. Saat engkau berdoa, ketakutanmu akan berkurang sedikit demi sedikit sampai akhirnya lenyap. Setelah ketakutanmu lenyap, bukankah kelemahanmu juga berkurang? (Ya.) Kekhawatiranmu juga akan makin berkurang. Ketakutan, kelemahan, dan kekhawatiran ini tidak hilang begitu saja; sebaliknya, selama proses perubahan ini, engkau akan secara berangsur-angsur mulai memahami hal-hal tertentu. Hal-hal apa yang akan mulai kaupahami? Di satu sisi, engkau akan tahu cara menangani orang-orang ini, siapa yang harus disingkapkan terlebih dahulu, dan bagaimana berbicara serta bertindak dengan cara yang bermanfaat bagi pekerjaan rumah Tuhan. Selain itu, engkau akan mengetahui natur dari perilaku orang-orang ini. Bagaimana engkau dapat mulai memahami hal-hal ini? Dengan mencari kebenaran selama proses menunggu, engkau akan berangsur-angsur mulai memahami hal-hal ini. Setelah engkau memahaminya dengan jelas, secara alami engkau akan merenungkan bagaimana engkau harus menerapkan hikmat, siapa tepatnya yang akan kauajak bicara, dan bagaimana berbicara dengan cara yang membuat mereka tergerak, yang membuat mereka mengetahui fakta tentang orang-orang jahat yang memanipulasi pemilihan, dan yang memungkinkan mereka untuk berbalik, mengenali wajah sebenarnya dari orang-orang yang telah memanipulasi dan mengacaukan pemilihan, serta mengenali orang macam apa sebenarnya yang disebut sebagai pemimpin terpilih tersebut. Engkau akan memiliki hikmat seperti ini, dan engkau juga akan bertindak secara sistematis. Jadi, bagaimana hasil yang positif ini diperoleh? Semua ini dianugerahkan kepadamu oleh Tuhan selama proses menunggu. Beberapa darinya diperoleh karena pekerjaan dan pencerahan Roh Kudus, dan beberapa darinya adalah apa yang Tuhan biarkan untuk kaulihat serta pahami di dalam firman-Nya. Firman Tuhan berkata untuk tidak berperang tanpa persiapan. Apa artinya? Artinya, entah engkau sedang berperang melawan Iblis atau menyingkapkan perbuatan jahat hamba-hamba Iblis, dengan cara apa pun engkau berperang melawan Iblis, engkau sendiri harus kuat, memahami prinsip-prinsip kebenaran, dan mampu mengetahui yang sebenarnya tentang esensi serta perbuatan jahat Iblis dan orang-orang jahat, kemudian menyingkapkan mereka. Hanya dengan melakukannya, barulah engkau akan memperoleh hasil yang baik pada akhirnya. Setelah engkau memahami hal-hal ini, bukankah ketakutan, kelemahan, serta kekhawatiranmu akan makin berkurang dan makin tidak terlihat? Engkau tidak akan lagi merasa begitu takut. Hal-hal yang kaurasakan ini akan berangsur-angsur berubah; engkau akan mendapati bahwa engkau tidak selemah sebelumnya ketika situasi itu pertama kali muncul. Sebaliknya, engkau akan merasa agak lebih kuat serta lebih percaya diri dibandingkan sebelumnya, dan engkau akan tahu apa yang harus kaulakukan. Pada saat ini, berdoalah lagi kepada Tuhan dan mintalah agar Dia mempersiapkan kesempatan yang tepat, kemudian bertindaklah. Laporkan situasi ini kepada pekerja dan pemimpin tingkat atas sembari juga sampaikan persekutuan kepada mereka yang memiliki kemanusiaan yang baik dan sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan tetapi telah ditipu dan disesatkan karena mereka tidak memahami kebenaran, menyingkapkan informasi yang sebenarnya tentang orang-orang jahat yang memanipulasi pemilihan kepada mereka. Setelah engkau memenangkan satu atau dua dari orang-orang ini, ketakutanmu pada dasarnya akan lenyap. Engkau akan menyadari bahwa semua ini tidak dapat kaulakukan dengan mengandalkan kekuatan manusia, apalagi dengan mengandalkan sikap yang terburu nafsu; engkau tidak dapat mengandalkan dorongan hati atau kemarahan sesaat, atau apa yang disebut rasa keadilan sesaat; semua ini tidak ada gunanya. Tuhan akan mempersiapkan waktu yang tepat bagimu dan akan mencerahkanmu tentang apa yang harus kaukatakan, dan berdasarkan apa yang kaupahami, Dia akan membimbingmu selangkah demi selangkah, memberimu jalan untuk kauikuti. Dari yang awalnya lemah dan takut hingga mencari serta memahami prinsip dan jalan, selama masa ini, engkau masih dapat berinteraksi dengan orang-orang jahat ini secara normal. Selama berinteraksi secara normal, pikiran orang-orang tidaklah kosong; mereka memiliki pemikiran masing-masing. Sembari engkau sendiri mencari dan berdoa, engkau mengamati orang-orang ini. Apa yang kauamati? Engkau melihat jalan seperti apa sebenarnya yang sedang mereka tempuh dan seperti apa sebenarnya esensi mereka. Jika apa yang mereka katakan itu benar dan sesuai dengan prinsip-prinsip pekerjaan Tuhan, engkau dapat mendengarkan mereka; jika apa yang mereka katakan mengacaukan dan mengganggu pekerjaan gereja, engkau bisa mencari alasan untuk tidak mendengarkan atau mengulur waktu, menggunakan cara yang bijak untuk berinteraksi dengan mereka "dengan sikap bersahabat" tanpa membuat mereka merasa waspada. Sementara berinteraksi "dengan sikap bersahabat" dengan mereka, engkau mengumpulkan bukti perbuatan jahat mereka, mengidentifikasi mereka berdasarkan berbagai tindakan dan kekeliruan mereka yang melanggar prinsip-prinsip kebenaran dan memastikan lebih jauh lagi bahwa orang-orang ini adalah hamba-hamba Iblis. Menerapkan dengan cara ini memungkinkanmu untuk tidak dikekang oleh mereka sembari juga memenuhi tanggung jawab dan tugasmu; inilah yang dilakukan orang bijak. Hanya mereka yang memiliki kemanusiaan, hikmat, dan cinta akan kebenaranlah yang mampu menempuh jalan yang benar. Adapun orang-orang tidak berhikmat yang bertindak gegabah dan kasar, yang selalu mengandalkan sikap mereka yang terburu nafsu dan dorongan hati, tidak peduli apa yang sedang mereka lakukan atau keadaan apa yang mereka hadapi, tindakan mereka sering kali membuahkan hasil yang buruk. Orang-orang seperti itu bukan hanya mengacaukan dan mengganggu pekerjaan gereja, melainkan juga membuat dirinya sendiri menghadapi banyak masalah dan merasakan kekesalan yang tidak perlu, sedangkan orang bijak itu berbeda. Dalam apa pun yang mereka lakukan, mereka menunggu, mengamati, dan mencari, menunggu waktu yang tepat, menunggu pengaturan serta penataan Tuhan. Selama masa menunggu, mereka mampu mencari maksud Tuhan, makan dan minum firman Tuhan dengan memiliki tujuan, memahami prinsip-prinsip kebenaran dengan lebih akurat, dan bertindak berdasarkan maksud Tuhan. Mereka menggunakan firman Tuhan dan kebenaran untuk bertempur dengan baik serta bersaksi bagi Tuhan, bukannya bertempur melawan orang-orang atau mencaci maki karena sikap yang terburu nafsu.
Ketika menghadapi orang-orang jahat yang memanipulasi dan mengacaukan pemilihan, yang terpenting bukan apakah engkau mampu mengetahui yang sebenarnya tentang orang-orang ini atau bagaimana engkau berencana untuk menyingkapkan mereka; yang terpenting adalah melaporkan situasi ini kepada pemimpin atas tepat pada waktunya. Engkau harus menggunakan hikmat untuk menghadapi mereka, menunggu waktu Tuhan, mencari maksud Tuhan, dan mencari prinsip-prinsip kebenaran, sembari tidak menunda tugasmu. Apa hasil akhir yang diperoleh setelah melakukan hal ini? Engkau melaksanakan tanggung jawab dan tugasmu. Dengan melaporkan situasi ini kepada pemimpin atas dan mencari solusinya, engkau bukan hanya dapat menyelesaikan masalahnya, melainkan engkau juga memperoleh wawasan, meningkatkan kemampuanmu untuk mengidentifikasi dan meningkatkan hikmatmu, bertumbuh dalam tingkat pertumbuhanmu, serta memperkuat imanmu kepada Tuhan. Orang-orang memperoleh begitu banyak hal dari pengalaman berperang melawan Iblis, dan itu sangat bermanfaat bagi mereka. Sebaliknya, jika engkau bertindak dengan sikap yang terburu nafsu dan impulsif, bertengkar hebat dengan orang-orang ini, berdebat dengan mereka secara langsung, dan berkata, "Kalian memanipulasi dan mengacaukan pemilihan. Meskipun kalian sangat berkuasa, aku tidak akan menyerah kepada kalian, dan aku tidak takut pada kalian!" Akibatnya, engkau diusir dari gereja, hanya bisa menangis dan menderita di rumah selama berbulan-bulan; tetapi engkau tetap tidak memahami maksud Tuhan: "Mengapa aku berakhir dalam situasi yang kacau seperti ini? Apakah Engkau tidak menginginkanku, Tuhan? Apakah Engkau tidak memedulikanku?" Selama berbulan-bulan, engkau tidak mendengarkan khotbah-khotbah dan lagu pujian yang baru, tidak tahu pekerjaan apa yang sedang gereja lakukan, tidak mampu melaksanakan tugasmu, dan menjadi terisolasi sepenuhnya, benar-benar terjerumus ke dalam kegelapan. Setiap hari, selain menangis, yang kaulakukan hanyalah khawatir. Engkau tidak belajar berdoa kepada Tuhan, atau makan dan minum firman-Nya yang relevan di lingkungan ini, apalagi belajar mencari prinsip-prinsip kebenaran dalam situasi yang rumit; engkau sama sekali tidak bertumbuh dalam hikmat. Setelah menangis selama beberapa bulan, suatu hari, akhirnya seseorang membawamu kembali ke gereja dan memintamu untuk membagikan pengalamanmu selama masa ini, tetapi engkau hanya mengeluh dengan berurai air mata: "Aku telah diperlakukan sangat tidak adil! Aku tidak mengganggu gereja. Aku bukan orang jahat; aku dijebak oleh orang-orang jahat." Ketika ditanya, "Pelajaran apa yang kaupetik selama waktu ini? Apakah engkau memperoleh sesuatu?" Engkau menjawab, "Apa yang bisa kuperoleh? Mereka mengisolasi diriku, mengambil buku-buku firman Tuhan serta buku lagu pujian, dan aku tidak dapat mendengarkan khotbah apa pun. Yang bisa kulakukan hanyalah berbicara tentang iman dan sesekali menyanyikan lagu pujian yang kuingat. Aku tidak memperoleh apa pun. Syukurlah, Tuhan menyiapkan waktu untuk membawaku kembali; jika tidak, aku berencana untuk pergi dan berbisnis untuk menghasilkan uang, karena bagaimanapun juga, tidak ada harapan bagiku untuk diselamatkan. Tuhan tidak menginginkanku lagi, dan aku tidak bisa terus percaya. Hatiku telah menjadi gelap sepenuhnya." Pada akhirnya, engkau menambahkan, "Domba-domba Tuhan tidak akan pernah Tuhan tinggalkan," sebagai kesimpulannya. Mengalami peristiwa yang begitu penting dan istimewa tetapi memperoleh begitu sedikit; bukankah ini agak menyedihkan? Bukankah ini tidak pantas? Setelah diperhadapkan dengan situasi sebesar itu, engkau tidak memetik pelajaran apa pun dan tidak meningkatkan hikmat atau imanmu; meskipun engkau masih percaya kepada Tuhan di dalam hatimu, engkau telah tersiksa oleh Iblis, para setan, dan antikristus sampai-sampai engkau hampir saja berhenti percaya. Masih dapatkah engkau bersaksi bagi Tuhan? Bukankah engkau pengecut yang tidak berguna? Apa gunanya menangis di rumah? Sekalipun engkau menangis sampai matamu buta, akankah itu membantu? Dapatkah itu menyelesaikan masalah dengan antikristus? Orang-orang jahat telah berhasil, dan pada akhirnya, yang kaumiliki hanyalah perkataan, "Domba-domba Tuhan tidak akan pernah Tuhan tinggalkan," tanpa memperoleh hal lain. Engkau tidak memiliki hikmat, engkau tidak memiliki cara untuk bertindak, dan tidak tahu bagaimana mencari Tuhan berdasarkan jalan yang telah Tuhan berikan, bagaimana datang ke hadapan Tuhan untuk menggunakan firman Tuhan dan kebenaran guna melawan Iblis. Sedikit doktrin yang biasanya kaulontarkan tidak ada gunanya bagimu; ketika menghadapi masalah seperti ini, selain menangis, yang bisa kaulakukan hanyalah merasa diperlakukan tidak adil dan mengeluh; seperti inilah pengecut yang tidak berguna itu. Pengecut yang tidak berguna sering kali memperlihatkan beberapa perwujudan, yang juga merupakan ciri utama mereka. Pertama, menangis. Kedua, merasa diperlakukan tidak adil. Ketiga, mengeluh di dalam hatinya. Di dalam hatinya, mereka juga berkata, "Di manakah Engkau, Tuhan? Mengapa Engkau tidak memedulikanku? Aku telah sangat dirugikan oleh Iblis, aku tidak dapat terus hidup. Tolong segera selamatkan aku!" Tuhan berkata, "Kau adalah pengecut yang tidak berguna, sampah yang dibungkus kulit manusia. Jika kau percaya kepada Tuhan, apa yang kautakutkan? Apa yang perlu ditakutkan dari Iblis?" Apa pun rencana jahat dan tipu muslihat yang Iblis gunakan ketika dia bertindak, kita tidak takut. Kita memiliki Tuhan, kita memiliki kebenaran. Tuhan akan memberi kita hikmat. Tuhan berdaulat atas segala sesuatu; segala sesuatu berada di bawah pengaturan Tuhan. Apa yang kautakutkan? Menangis hanya menunjukkan bahwa engkau pengecut dan tidak kompeten; engkau hanyalah sampah, tidak ada gunanya! Menangis berarti engkau sedang berkompromi dengan Iblis dan memohon belas kasihan dari Iblis. Apakah Tuhan menyukai pengecut yang tidak berguna seperti ini? (Tidak.) Tuhan memandangmu sebagai pengecut yang tidak berguna, orang bodoh, sampah, yang tidak memiliki kesaksian dan hikmat sama sekali. Apa yang terjadi dengan kebenaran yang telah kaupahami? Bukankah engkau sudah cukup banyak mendengar tentang perwujudan antikristus dan Iblis yang Tuhan ungkapkan? Tidakkah engkau memahami atau mengetahui yang sebenarnya tentang hal-hal ini? Tidakkah engkau tahu bahwa mereka adalah Iblis? Jika engkau tahu bahwa mereka adalah Iblis, apa yang kautakutkan? Mengapa engkau tidak gentar dan takut kepada Tuhan? Apakah engkau tidak takut menyinggung Tuhan dengan takut kepada Iblis? Bukankah itu adalah tindak kejahatan? Ketika situasi seperti ini terjadi, engkau takut dan tidak punya solusinya, tidak memiliki hikmat atau langkah penanggulangan apa pun. Apa yang telah kauperoleh dari mendengarkan khotbah selama bertahun-tahun ini? Apakah semuanya telah menjadi sia-sia? Dapatkah pengecut yang tidak berguna seperti ini tetap teguh dalam kesaksiannya? (Tidak.) Ketika menghadapi situasi di mana Iblis dan orang-orang jahat memanipulasi dan mengacaukan pemilihan, entah engkau itu seorang diri dan tidak berdaya atau engkau benar-benar memiliki beberapa saudara-saudari yang sepikir denganmu, jangan terburu-buru bertindak. Pertama, belajarlah untuk menunggu. Kedua, belajarlah untuk mencari. Selama masa menunggu dan mencari, jangan tinggalkan tugasmu. Apa artinya menunggu? Itu berarti menunggu Tuhan untuk menyiapkan waktu dan kesempatan yang tepat. Dan apa yang harus kaucari? Carilah prinsip dan jalan yang harus kauterapkan dalam percaya serta mengikuti Tuhan; carilah cara bertindak yang sesuai dengan maksud Tuhan, dan cara bertindak agar dapat melawan Iblis serta kekuatan antikristus, dan pada akhirnya mengalahkan kekuatan Iblis untuk menjadi pemenang. Jika engkau seorang diri, engkau harus lebih banyak berdoa kepada Tuhan, menunggu, dan mencari. Jika ada dua atau tiga orang lainnya yang sepikir denganmu, engkau dapat bersekutu, berdoa, menunggu, dan mencari bersama-sama. Setelah Tuhan menyiapkan waktu yang tepat, mintalah Tuhan untuk memberimu kekuatan dan hikmat agar semua hal yang kaulakukan dan setiap perkataan yang kauucapkan itu tepat. Dengan melakukan hal ini, di satu sisi, engkau melaksanakan tugasmu sebagai makhluk ciptaan, dan di sisi lain, engkau juga bisa dengan kuat dan efektif menyingkapkan Iblis, sepenuhnya menyingkapkan dan menggagalkan konspirasi hamba-hamba Iblis dan antikristus. Apakah ini tepat? Metode, cara, jalan, dan prinsip ini telah diberitahukan kepada engkau semua, jadi bagaimana engkau semua menerapkannya, itu tergantung padamu. Apakah jalan ini cukup jelas? (Ya.) Jadi, ketika engkau semua menghadapi masalah seperti ini, terapkanlah berdasarkan prinsip ini. Ini mudah untuk dilakukan.
Selama setiap pemilihan di gereja, baik pemimpin maupun pekerja, serta umat pilihan Tuhan, memiliki tanggung jawab dan kewajiban untuk melindungi pekerjaan pemilihan. Para pemimpin dan pekerja harus melakukan pekerjaan mempersekutukan kebenaran dan prinsip-prinsip pemilihan; umat pilihan Tuhan harus mengemukakan masalah apa pun yang mereka hadapi, dan kemudian kebenaran harus dipersekutukan untuk menyelesaikan masalah-masalah ini. Hanya dengan cara ini, dapat dipastikan bahwa pemilihan akan berjalan dengan lancar. Di satu sisi, para pemimpin dan pekerja harus benar-benar mematuhi prinsip-prinsip pemilihan yang rumah Tuhan miliki dan melaksanakan pekerjaan setiap pemilihan di rumah Tuhan berdasarkan prinsip-prinsip ini. Di sisi lain, mereka juga harus waspada terhadap orang-orang jahat dan antikristus yang memanipulasi dan mengacaukan pemilihan. Orang-orang ini adalah hamba-hamba Iblis, mereka adalah komplotan Iblis. Para pemimpin dan pekerja harus benar-benar waspada dan berhati-hati terhadap mereka, tetap waspada terhadap upaya mereka selama pemilihan untuk memanipulasi sesuatu di balik layar serta melakukan tindakan yang curang dan sembunyi-sembunyi untuk secara diam-diam mengatur prosesnya. Jika ternyata pemilihan tersebut benar-benar dimanipulasi oleh orang-orang jahat, yang mengakibatkan tersingkirnya orang yang seharusnya terpilih dan menyebabkan mayoritas orang disesatkan sehingga orang yang salah—orang yang tidak layak untuk kedudukan tersebut—terpilih menjadi pemimpin, jika situasi seperti ini terjadi, masih ada solusinya. Situasi yang sebenarnya dari orang yang terpilih itu harus disingkapkan. Jika mayoritas orang setuju, dapat diadakan pemilihan ulang. Pemilihan yang telah dimanipulasi oleh Iblis dan orang-orang jahat bukanlah hasil pemilihan yang dilakukan secara normal oleh gereja berdasarkan prinsip-prinsip kebenaran. Ini bukanlah hal yang positif, dan cepat atau lambat, ini akan terbongkar, tersingkap, dan dibatalkan. Dengan meyakini hal ini, jika engkau menghadapi situasi seperti ini, bagaimana seharusnya tindakanmu? Engkau harus siap kapan pun dan di mana pun untuk melawan Iblis, tidak hanya berdiam diri. Jika engkau pengecut, orang yang bingung, atau pengecut yang tidak berguna, engkau mungkin akan berkompromi dan bersekongkol dengan mereka, atau benar-benar dijatuhkan oleh mereka sehingga engkau menjadi negatif dan tak mampu bangkit lagi. Ada orang-orang yang hanya berdiam diri, berkata, "Bagaimanapun juga, aku sendiri tidak mampu menjadi pemimpin gereja. Siapa pun yang melayani, itu sama saja. Siapa pun yang punya kemampuan silakan saja melayani! Jika antikristus mau melayani, itu tidak ada hubungannya denganku, dan asalkan mereka tidak mengeluarkan aku, itu tidak masalah." Mereka yang mengucapkan perkataan seperti ini bukanlah orang yang baik. Mereka tidak dapat membayangkan apa akibatnya jika antikristus melayani sebagai pemimpin, juga apa dampaknya terhadap kepercayaan orang-orang itu kepada Tuhan dan keselamatan mereka. Hanya orang-orang yang memahami kebenaran yang mampu melihat hakikat dari hal ini. Mereka akan berkata: "Jika antikristus menjadi pemimpin gereja, umat pilihan Tuhan-lah yang akan menderita. Terutama, orang-orang yang mengejar kebenaran, yang memiliki rasa keadilan, dan yang siap sedia melaksanakan tugasnya, mereka semua akan ditindas dan dikucilkan. Hanya orang-orang bingung dan para penyenang orang yang akan didukung, dan mereka akan dikurung dan dikendalikan di bawah kuasa antikristus." Namun, orang-orang yang tidak mengejar kebenaran itu tidak pernah mempertimbangkan hal-hal ini. Menurut mereka: "Orang percaya kepada Tuhan agar diselamatkan. Setiap orang menempuh jalannya masing-masing. Sekalipun antikristus menjadi pemimpin, itu tidak akan ada pengaruhnya pada diriku. Asalkan aku tidak melakukan hal-hal buruk, mereka tidak bisa menindasku atau mengucilkanku, ataupun mengeluarkanku dari gereja." Apakah sudut pandang ini benar? (Tidak.) Jika tak seorang pun dari antara umat pilihan Tuhan peduli mengenai pemilihan gereja, begitu mereka membiarkan antikristus berkuasa, akan seperti apa akibatnya? Akankah akibatnya sesederhana yang orang bayangkan? Perubahan macam apa yang akan terjadi dalam kehidupan bergereja? Ini berkaitan langsung dengan jalan masuk kehidupan dari umat pilihan Tuhan. Jika antikristus berkuasa di gereja, apa yang akan terjadi? Kebenaran tidak akan lagi berkuasa, dan firman Tuhan tidak akan lagi berkuasa di sana, sebaliknya, pengikut yang bukan orang percaya dan Iblislah yang akan berkuasa di sana. Walaupun firman Tuhan mungkin masih dibacakan di pertemuan, antikristus mengendalikan siapa yang berhak bicara. Mampukah antikristus mempersekutukan kebenaran dengan jelas? Mungkinkah antikristus akan mengizinkan umat pilihan Tuhan untuk mempersekutukan kebenaran dengan bebas dan tanpa kekangan? Tidak mungkin. Begitu antikristus berkuasa, akan ada makin banyak kekacauan dan gangguan, hasil kehidupan bergereja akan makin berkurang, dan umat pilihan Tuhan tidak akan menuai banyak saat mereka berkumpul, dan ini akan menimbulkan kesulitan bagi umat pilihan Tuhan dalam jalan masuk kehidupan mereka. Masalah umat pilihan Tuhan juga akan makin banyak dan tidak dapat dibereskan, dan orang-orang yang mampu menerapkan kebenaran juga akan terganggu; suasana kehidupan bergereja akan sepenuhnya berubah, seolah-olah awan gelap telah menghalangi sinar matahari. Dengan demikian, apakah masih akan ada kenikmatan dalam kehidupan bergereja? Kehidupan bergereja pasti akan sangat terganggu secara signifikan. Di gereja, orang-orang yang mengejar kebenaran adalah minoritas. Jika minoritas ini ditindas dan dikucilkan, dapat dikatakan bahwa tidak akan ada lagi kehidupan bergereja. Jika orang-orang tidak dapat mengetahui yang sebenarnya tentang akibat ini, mereka tidak akan memperhatikan atau memedulikan pemilihan. Jika mayoritas orang tidak menganggap pemilihan itu serius, tidak mematuhi prinsip, memperlakukan pemilihan dengan sangat negatif, dan bertindak berdasarkan perkataan para pemimpin palsu dan antikristus, begitu orang-orang jahat atau mereka yang tidak mencintai kebenaran menjadi pemimpin gereja, kebanyakan umat pilihan Tuhan akan dirugikan dalam jalan masuk kehidupan mereka. Oleh karena itu, hasil pemilihan di gereja secara langsung memengaruhi pertumbuhan hidup umat pilihan Tuhan dan masa depan gereja. Umat pilihan Tuhan harus memahami hal ini dengan jelas dan sama sekali tidak boleh bersikap negatif. Beberapa orang bingung tidak dapat mengetahui yang sebenarnya tentang masalah ini; mereka selalu mengandalkan imajinasi mereka sendiri, berpikir, "Semua orang di gereja adalah orang percaya yang sungguh-sungguh, jadi siapa pun boleh dipilih; asalkan mereka adalah saudara atau saudari, siapa pun dapat menjadi pemimpin." Mereka terlalu sederhana dalam memandang pemilihan gereja, yang mengakibatkan munculnya banyak pemikiran serta sudut pandang yang negatif dan keliru. Jika pemimpin palsu dan antikristus benar-benar terpilih sebagai pemimpin dan pekerja, pekerjaan gereja akan dirusak, dan jalan masuk kehidupan umat pilihan Tuhan pasti akan dirugikan. Pada saat itu, orang-orang akan menyadari betapa pentingnya mengadakan pemilihan yang sesuai dengan prinsip.
Ada beberapa penyenang orang di setiap gereja. Para penyenang orang ini tidak mengetahui yang sebenarnya mengenai orang-orang jahat yang memanipulasi dan mengacaukan pemilihan. Sekalipun mereka memiliki sedikit kemampuan untuk mengenali, mereka mengabaikannya. Sikap mereka terhadap masalah apa pun yang muncul dalam pemilihan gereja adalah "Biarkan hal-hal berlalu jika tidak memengaruhi seseorang secara pribadi". Mereka menganggap bahwa tidak menjadi masalah siapa yang menjadi pemimpin, itu tidak ada hubungannya dengan mereka. Asalkan mereka dapat menjalani kehidupan sehari-hari dengan bahagia, mereka baik-baik saja. Apa pendapatmu tentang orang-orang semacam ini? Apakah mereka adalah orang-orang yang mencintai kebenaran? (Tidak.) Orang macam apa mereka? Mereka adalah para penyenang orang, dan mereka juga bisa disebut pengikut yang bukan orang percaya. Orang-orang ini tidak mengejar kebenaran; mereka hanya berusaha menjalani kehidupan yang mudah, mendambakan kenyamanan daging. Mereka terlalu egois dan terlalu licik. Apakah ada banyak orang-orang semacam itu di tengah masyarakat? Partai politik mana pun yang berkuasa, siapa pun yang menjabat, mereka disukai, mereka dapat menangani hubungan sosial mereka dengan sangat baik, dan mereka hidup dengan nyaman; gerakan politik apa pun yang muncul, mereka tidak akan terjebak di dalamnya. Orang-orang macam apa mereka ini? Mereka adalah orang-orang yang paling licik, paling lihai, yang dikenal sebagai "belut yang licin" dan "ular". Mereka hidup berdasarkan falsafah Iblis, tidak memiliki prinsip sedikit pun. Siapa pun yang berkuasa, para penyenang orang akan menuruti mereka, menyanjung mereka, dan memuji mereka. Para penyenang orang tidak melakukan apa pun selain membela atasannya, dan tidak pernah menyinggung mereka. Betapapun banyaknya kejahatan yang dilakukan atasannya, mereka tidak melawan maupun mendukungnya, tetapi menyimpan pemikiran mereka di dalam hati. Mereka sangat disukai, tidak soal siapa yang berkuasa. Iblis dan raja-raja setan menyukai orang-orang semacam ini. Mengapa raja-raja setan menyukai orang-orang semacam ini? Karena orang-orang semacam ini tidak menghancurkan pekerjaan raja-raja setan dan tidak menjadi ancaman bagi mereka. Orang-orang semacam ini tidak berprinsip dan tidak memiliki acuan dalam berperilaku, serta tidak memiliki integritas dan martabat; mereka hanya mengikuti tren-tren masyarakat dan tunduk di hadapan raja-raja setan, menyesuaikan diri dengan selera raja-raja setan. Bukankah ada juga orang-orang semacam itu di gereja? Dapatkah orang-orang semacam itu menjadi pemenang? Apakah mereka prajurit Kristus yang baik? Apakah mereka adalah saksi bagi Tuhan? Ketika orang-orang jahat dan antikristus memunculkan diri mereka dan mengganggu pekerjaan gereja, mampukah orang-orang semacam itu bangkit dan berperang melawan mereka, menyingkapkan, mengenali, dan meninggalkan mereka, mengakhiri perbuatan jahat mereka serta menjadi kesaksian bagi Tuhan? Mereka tentu saja tidak mampu. Belut-belut yang licin ini bukanlah mereka yang akan Tuhan sempurnakan atau bukan mereka yang akan Dia selamatkan. Mereka tidak pernah menjadi kesaksian bagi Tuhan atau menjunjung tinggi kepentingan rumah-Nya. Di mata Tuhan, orang-orang ini bukanlah mereka yang mengikuti atau tunduk kepada-Nya, melainkan mereka yang secara membabi buta membuat masalah, anggota gerombolan Iblis. Merekalah yang akan Dia singkirkan ketika pekerjaan-Nya selesai. Tuhan tidak menghargai orang-orang yang hina semacam itu. Mereka tidak memiliki kebenaran maupun hidup; mereka adalah binatang buas dan setan-setan; mereka tidak layak menerima keselamatan Tuhan dan menikmati kasih-Nya. Jadi, Tuhan membuang dan menyingkirkan orang-orang semacam itu dengan mudah, dan gereja harus segera mengeluarkan mereka sebagai pengikut yang bukan orang percaya. Mereka tidak sungguh-sungguh terhadap Tuhan, jadi akankah Tuhan memberi mereka pemeliharaan yang sejati? Akankah Dia mencerahkan dan membantu mereka? Tidak. Ketika campur tangan dan gangguan terjadi selama pemilihan gereja, dan hasil pemilihan dikendalikan serta dipengaruhi oleh orang-orang jahat, orang-orang ini sama sekali tidak akan berdiri di pihak Tuhan untuk melindungi kepentingan rumah Tuhan. Mereka sama sekali tidak akan mematuhi prinsip-prinsip kebenaran untuk melawan orang-orang jahat dan antikristus, serta melawan kekuatan Iblis sampai akhir. Mereka sama sekali tidak akan melakukannya, mereka tidak memiliki keberanian. Oleh karena itu, mereka yang dapat menjadi saksi bagi Tuhan harus mengetahui yang sebenarnya tentang orang-orang ini dan tidak boleh mempersekutukan kebenaran yang mereka pahami atau kearifan mereka tentang Iblis dengan orang-orang ini. Sekalipun engkau mempersekutukan hal-hal ini dengan mereka, itu akan sia-sia; mereka tidak akan berdiri di pihak kebenaran. Ketika memilih rekan pekerja dan rekan kerja, engkau harus mengecualikan orang-orang semacam itu dan jangan memilih mereka. Mengapa engkau tidak boleh memilih mereka? Karena mereka adalah belut yang licin; mereka tidak akan berdiri di pihak Tuhan, tidak akan berdiri di pihak kebenaran, dan tidak akan sehati sepikir denganmu untuk melawan Iblis. Jika engkau mencurahkan isi hatimu kepada mereka, engkau bodoh dan akan menjadi bahan tertawaan bagi Iblis. Jangan mempersekutukan kebenaran atau memberikan nasihat kepada orang-orang semacam itu, dan jangan menaruh harapan apa pun kepada mereka, karena Tuhan sama sekali tidak menyelamatkan orang-orang ini. Mereka bukanlah orang-orang yang sehati sepikir dengan Tuhan; mereka adalah penonton yang menyaksikan pertempuran yang berkecamuk dari kejauhan; mereka adalah belut-belut yang licin. Orang-orang semacam ini menyusup ke dalam rumah Tuhan hanya untuk menyaksikan kehebohan dan membuat masalah secara membabi buta. Mereka tidak memiliki rasa keadilan dan tidak memiliki rasa tanggung jawab; mereka bahkan tidak memiliki simpati terhadap orang-orang baik yang dirugikan oleh orang-orang jahat. Menyebut orang-orang semacam itu sebagai setan-setan dan Iblis adalah hal yang paling tepat. Jika seseorang yang memiliki rasa keadilan menyingkapkan orang-orang jahat, mereka bahkan tidak akan menyemangati atau mendukungnya. Jadi, jangan pernah memercayai orang-orang ini; mereka adalah belut yang licin, bunglon, ular tua. Mereka bukanlah orang-orang yang sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan, melainkan hamba-hamba Iblis. Orang-orang ini tidak akan pernah dapat diselamatkan, dan Tuhan tidak menginginkan mereka; inilah keinginan Tuhan yang jelas. Di kebanyakan gereja mungkin terdapat orang-orang semacam itu. Lihatlah ke sekeliling gerejamu untuk melihat siapa saja mereka. Ketika terjadi sesuatu, jangan pernah mempersekutukan kebenaran kepada mereka, dan jangan biarkan mereka tahu apa yang sebenarnya terjadi denganmu. Waspadalah terhadap orang-orang semacam itu dan jangan bergaul dengan mereka. Carilah mereka yang benar-benar percaya kepada Tuhan dan memiliki rasa keadilan; ketika orang-orang ini melihat kepentingan rumah Tuhan dirugikan, pekerjaan gereja dan tatanan kehidupan bergereja diganggu atau dimanipulasi, mereka menjadi cemas dan marah; mereka sangat membenci orang-orang jahat yang mengganggu gereja; mereka ingin bangkit serta menyingkapkan orang-orang jahat itu dan sangat ingin menemukan orang-orang yang memahami kebenaran untuk bersatu dan melawan setan-setan jahat itu. Bersekutulah dengan orang-orang semacam itu dan bergandengan tangan dengan mereka untuk melawan Iblis. Orang-orang ini adalah para pemenang, prajurit Kristus yang baik; hanya orang-orang inilah yang akan memiliki bagian dalam Kerajaan Kristus. Para penyenang orang, para ular tua, para bunglon, serta mereka yang mati rasa dan bodoh, semuanya telah tersingkap; mereka adalah objek yang akan disingkirkan. Mereka bukanlah saudara-saudari, bukan orang-orang rumah Tuhan, melainkan pengikut yang bukan orang percaya dan para oportunis yang tidak layak untuk dipercayai. Beginilah cara menangani orang-orang ini: Jika mereka mampu berbuat jahat, keluarkan mereka; jika mereka bukan orang jahat dan tidak mengikuti orang-orang jahat untuk mengganggu gereja, mereka boleh tinggal di gereja untuk sementara waktu sembari engkau menunggu pertobatan mereka. Di satu sisi, amati dan pahami watak dan kemanusiaan orang-orang ini, serta pandangan dan sikap mereka terhadap berbagai hal, lalu terapkan kemampuanmu untuk mengidentifikasi, cari tahu seperti apa esensi orang-orang tersebut. Pada saat yang sama, ketika orang-orang jahat itu memanipulasi dan mengacaukan pemilihan, waspadalah terhadap para penyenang orang ini yang berpihak pada orang-orang jahat, bertindak sebagai antek dan kaki tangan mereka. Singkatnya, mengenai semua perilaku tidak pantas dari orang-orang jahat yang memanipulasi dan mengacaukan pemilihan, engkau harus menerapkan kemampuan mengidentifikasi berdasarkan firman Tuhan; setelah engkau memahami esensi mereka dengan jelas, engkau akan tahu cara untuk menangani mereka dengan tepat berdasarkan prinsip.
Baru saja, kita bersekutu tentang beberapa fenomena memanipulasi dan mengacaukan pemilihan dan tentang tindakan beberapa orang. Meskipun tidak semua aspek tercakup, prinsip tentang cara menyelesaikan masalah-masalah ini pada dasarnya telah dipersekutukan. Begitu engkau semua menemukan ada orang-orang yang memanipulasi dan mengacaukan pemilihan di dalam gereja, engkau harus bangkit dan membatasi mereka. Jangan mematuhi atau bertindak seperti para penyenang orang. Jika seseorang selalu berusaha untuk memanipulasi dan mengacaukan pemilihan, begitu kecenderungan ini muncul, saudara-saudari harus bersama-sama bangkit dan menghentikan serta menyingkapkan mereka. Jika mereka melakukannya dalam kebingungan, tidak tahu bahwa ini termasuk memanipulasi dan mengacaukan pemilihan, engkau semua bisa menjelaskan kepada mereka: "Yang sedang kaulakukan ini adalah memanipulasi dan mengacaukan pemilihan. Jangan berperan sebagai hamba Iblis. Ini adalah pemilihan pemimpin gereja, bukan pemilihan wali kota atau kepala daerah. Rumah Tuhan memiliki peraturan dan prinsipnya sendiri untuk melakukan pekerjaan ini. Niat manusia tidak boleh mencemarinya; kita harus betul-betul mengikuti prinsip-prinsip kebenaran untuk pekerjaan ini. Jika kualitasmu buruk dan engkau tidak mampu memahami prinsip-prinsip kebenaran, atau jika engkau sudah lanjut usia dan bingung, tidak memiliki kecerdasan yang dibutuhkan untuk berpartisipasi dalam pemilihan, engkau boleh tidak memberikan suara dan hanya menunggu hasilnya, tetapi engkau sama sekali tidak boleh memanipulasi atau mengacaukan pemilihan, atau menghalangi dan menyebabkan gangguan; ini adalah perbuatan jahat dan Tuhan membencinya. Perbuatan jahat semacam itu akan selamanya dikutuk; jangan pernah menjadi orang semacam itu atau mengikuti jalan ini. Jika engkau memang manusia, jangan memanipulasi dan mengacaukan pemilihan, karena begitu ini menjadi kenyataan, engkau akan digolongkan sebagai hamba Iblis dan akan dikeluarkan dari gereja." Jika orang-orang yang memanipulasi dan mengacaukan pemilihan ditemukan, orang-orang berkualitas buruk di antara mereka yang tidak memahami apa yang sebenarnya telah terjadi, boleh diberi persekutuan dengan penuh kasih, didukung, dibekali, dan ditolong. Namun, bagaimana dengan orang-orang yang sekalipun sepenuhnya mengetahui prinsip-prinsip kebenaran, tetap secara sadar memanipulasi dan mengacaukan pemilihan, bahkan mengabaikan peringatan tentang hal ini? Ada solusi juga untuk mereka: Mereka tidak boleh lagi berpartisipasi dalam pemilihan; cabut hak pilih mereka. Singkatnya, semua tindakan memanipulasi dan mengacaukan pemilihan harus secara seragam diidentifikasi, dihentikan, dan dibatasi untuk membalikkan situasi. Perilaku dan tindakan seperti itu tidak boleh dibiarkan ada di gereja, agar tidak memperoleh hasil pemilihan yang salah dan agar pekerjaan gereja tidak diganggu dan dirusak.
Penderitaan akan berakhir dan air mata akan berhenti. Percayalah kepada Tuhan bahwa Dia mendengar permohonan kita dalam penderitaan kita, dan Dia ingin menyelamatkan kita dari penderitaan. Hubungi kami untuk memahami kabar baik tentang keselamatan Tuhan.
Konten Terkait
Firman Tuhan | "Hanya Mereka yang Mengenal Tuhan Yang Bisa Menjadi Kesaksian bagi Tuhan"
Beberapa materi dalam video ini berasal dari: 【All Bible quotations in this video are translated freely from English...