Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Saksi Kristus di Akhir Zaman

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

IX. Kita Harus Secara Jelas Membicarakan Bahwa Kristus Adalah Perwujudan Tuhan Itu Sendiri

1. Bagaimana seseorang dapat mengetahui esensi ilahi Kristus?

Ayat Alkitab untuk Referensi:

"Yesus berkata kepadanya, Akulah jalan, kebenaran, dan hidup" "Firman yang Aku sampaikan kepadamu bukan dari diri-Ku sendiri; melainkanBapa yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya. Percayalah bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku: atau percayalah karena segala pekerjaan itu sendiri" (Yohanes 14:9-11).

Firman Tuhan yang Relevan:

Mempelajari hal seperti ini tidaklah sulit, tetapi setiap kita perlu mengetahui kebenaran ini: Ia yang merupakan inkarnasi Tuhan akan memiliki hakikat Tuhan, dan Ia yang merupakan inkarnasi Tuhan akan memiliki pengungkapan Tuhan. Karena Tuhan menjadi daging, Ia akan melaksanakan pekerjaan yang harus Ia lakukan, dan karena Tuhan menjadi daging, Ia akan mengungkapkan siapa Dia, dan akan dapat membawa kebenaran kepada manusia, menganugerahkan hidup kepada manusia, dan menunjukkan jalan kepada manusia. Daging yang tidak membawa hakikat Tuhan tentu bukan Tuhan yang berinkarnasi. Hal ini tidak diragukan lagi. Untuk menyelidiki apakah daging itu adalah daging inkarnasi Tuhan, manusia harus menentukannya dari watak yang Ia ungkapkan dan perkataan yang Ia ucapkan. Artinya, apakah itu daging inkarnasi Tuhan atau bukan, dan apakah itu jalan kebenaran atau bukan, harus dinilai dari hakikat-Nya. Jadi, untuk menentukan[a] apakah itu daging Tuhan yang berinkarnasi, kuncinya dengan memperhatikan hakikat-Nya (pekerjaan-Nya, perkataan-Nya, watak-Nya, dan banyak lagi), bukan penampilan luarnya. Maka manusia menunjukkan ketidaktahuan, kebodohan dan kenaifannya jika hanya melihat penampilan luar-Nya dan mengabaikan hakikat-Nya.

dari "Prakata, Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Di akhir zaman, ketika Tuhan menjadi daging, Dia pada dasarnya menggunakan firman-Nya untuk menyelesaikan pekerjaan-Nya dan membuat segalanya menjadi jelas. Hanya dalam firman-Nya engkau bisa melihat siapa Dia; hanya dalam firman-Nya engkau bisa melihat bahwa Dia adalah Tuhan sendiri. Ketika Tuhan berinkarnasi datang ke bumi, Dia tidak melakukan pekerjaan lain selain menyampaikan firman—karena itulah tidak diperlukan fakta; firman saja sudah cukup. Ini karena Dia pada dasarnya datang untuk melakukan pekerjaan-Nya, untuk membiarkan manusia memandang kuasa dan kebesaran-Nya dalam firman-Nya, membiarkan manusia melihat dalam firman-Nya bagaimana Dia dengan rendah hati menyembunyikan diri-Nya dan membuat manusia tahu seluruh keberadaan-Nya dalam firman-Nya. Semua yang Dia miliki dan siapa Dia ada dalam firman-Nya, hikmat dan keajaiban-Nya ada dalam firman-Nya. Dengan demikian engkau dapat melihat banyak metode yang digunakan Tuhan untuk menyampaikan firman-Nya.

dari "Segala Sesuatu Terlaksana oleh Firman Tuhan" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Manusia mengenal Tuhan dengan mengalami pekerjaan-Nya, dan tak ada cara lain yang tepat untuk mengenal Tuhan.

dari "Mengenal Pekerjaan Tuhan Saat Ini" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Proses yang dilalui manusia dalam mengalami firman Tuhan sama dengan proses yang mereka lalui dalam mengenal penampakan firman Tuhan dalam daging. Semakin orang mengalami firman Tuhan, semakin dalam pula mereka mengenal Roh Tuhan. Dengan mengalami firman Tuhan, manusia memahami prinsip-prinsip pekerjaan Roh dan mulai mengenal Tuhan yang praktis itu sendiri. Sebenarnya, ketika Tuhan menyempurnakan manusia dan memenangkan mereka, Ia membuat mereka mengetahui perbuatan Tuhan yang praktis. Ia memakai pekerjaan Tuhan yang praktis itu untuk menunjukkan kepada manusia makna inkarnasi yang sebenarnya, dan memperlihatkan kepada mereka bahwa Roh Tuhan sebenarnya sudah menampakkan diri di hadapan manusia.

dari "Engkau Harus Tahu Bahwa Tuhan yang Praktis adalah Tuhan Sendiri" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Dengan tidak diketahui oleh kita, manusia yang tidak berarti ini telah memimpin kita langkah demi langkah ke dalam rencana Tuhan. Kita melewati banyak ujian, menerima banyak hajaran, dan diuji oleh kematian. Kita belajar tentang watak Tuhan yang benar dan megah, menikmati juga kasih dan belas kasih-Nya, menghargai kuasa Tuhan yang besar dan hikmat-Nya, menyaksikan keindahan Tuhan, dan memandang kerinduan besar Tuhan untuk menyelamatkan manusia. Dalam perkataan-perkataan orang biasa ini, kita mengenal watak dan substansi Tuhan, mengerti kehendak Tuhan, mengenal sifat dan substansi manusia, dan melihat jalan keselamatan dan kesempurnaan. Firman-Nya membuat kita mati dan lahir kembali; firman-Nya membawa penghiburan bagi kita, tetapi juga membuat kita merasa bersalah dan berutang, firman-Nya membawa damai dan sukacita bagi kita, tetapi juga rasa sakit yang besar. Terkadang, kita sama seperti domba di pembantaian di tangan-Nya; terkadang, kita seperti biji mata-Nya dan menikmati kasih dan sayang-Nya; terkadang, kita seperti musuh-Nya, diubah menjadi abu karena murka di hadapan-Nya. Kita adalah umat manusia yang diselamatkan oleh-Nya, kita hanyalah cacing di mata-Nya dan kita adalah domba yang hilang yang Dia pikirkan siang dan malam. Dia berbelas kasih pada kita, Dia memandang rendah kita, Dia membangkitkan kita, Dia menghibur dan mendukung kita, Dia membimbing, dan menerangi kita, Dia menghajar dan mendisiplinkan kita dan bahkan mengutuki kita. Dia mengkhawatirkan kita siang dan malam, Dia melindungi dan mempedulikan kita siang dan malam, Dia tidak pernah meninggalkan kita dan Dia mencurahkan seluruh perhatian-Nya kepada kita serta membayar harga untuk kita. Di antara firman-firman dari daging yang kecil dan biasa ini, kita menikmati keseluruhan Tuhan dan melihat tempat tujuan yang Tuhan karuniakan pada kita. Namun, meskipun demikian, kesia-siaan tetap menyelinap di dalam hati kita dan kita tidak mau secara aktif menerima orang seperti ini sebagai Tuhan kita. Walau Dia sudah memberi kita banyak manna, begitu banyak untuk kita nikmati, tidak ada satu pun yang bisa menggantikan tempat Tuhan di hati kita. Kita menghargai identitas spesial orang ini dan statusnya dengan setengah hati. Jika Dia tidak berbicara sehingga kita mengenali-Nya sebagai Tuhan, kita tidak akan pernah mau mengakui-Nya sebagai Tuhan yang segera akan tiba tetapi sudah bekerja di antara kita dari dulu.

Firman Tuhan terus berlanjut, dan Dia menggunakan berbagai metode dan perspektif untuk mengarahkan kita apa yang harus dilakukan dan mengungkapkan isi hati-Nya. Firman-firman-Nya mengandung kuasa kehidupan dan menunjukkan kepada kita bagaimana caranya hidup dan memungkinkan kita mengerti apa kebenaran itu. Kita mulai tertarik kepada firman-Nya, kita mulai fokus pada nada dan cara bicara-Nya dan tanpa sadar mulai tertarik dengan suara hati dari orang yang luar biasa ini. Dia berusaha keras bagi kita, kurang tidur dan makan demi kita, menangisi kita, mengeluh karena kita, merintih dalam sakit bagi kita, dihina bagi tempat tujuan dan keselamatan kita, dan hati-Nya berdarah dan menangis karena pemberontakan dan kekerasan hati kita. Wujud dan kepemilikan-Nya melampaui orang biasa dan tidak bisa diperoleh atau didapat oleh orang yang rusak. Dia memiliki kesabaran dan toleransi yang tidak dimiliki orang biasa dan kasih-Nya tidak dimiliki oleh makhluk ciptaan lainnya. Tidak ada orang selain Dia yang bisa tahu seluruh pikiran kita atau mengerti sifat dan substansi kita, atau menghakimi pemberontakan dan kerusakan manusia atau berbicara kepada kita dan bekerja di antara kita seperti ini mewakili Tuhan di surga. Tidak ada orang selain Dia yang bisa memiliki otoritas, hikmat, dan kewibawaan Tuhan; watak Tuhan dan apa yang dimiliki-Nya dan siapa Dia dinyatakan dalam seluruh keberadaannya, dari Dia. Tidak ada orang selain Dia yang bisa menunjukkan jalan dan membawa terang kepada kita. Tidak ada orang selain Dia yang bisa menyatakan misteri yang belum Tuhan bukakan sejak penciptaan sampai sekarang. Tidak ada orang selain Dia yang bisa menyelamatkan kita dari ikatan Iblis dan watak kita sudah rusak. Dia mewakili Tuhan dan mengungkapkan isi hati Tuhan, dorongan Tuhan, dan firman-firman penghakiman Tuhan terhadap seluruh umat manusia. Dia telah memulai zaman baru, era baru, dan membawa langit dan bumi baru, pekerjaan baru, dan membawa kita harapan, dan mengakhiri hidup yang kita jalani dalam kesamaran dan memungkinkan kita memandang jalan kesalamatan dengan utuh. Dia sudah menaklukkan seluruh keberadaan kita dan mendapatkan hati kita. Sejak saat itu, pikiran kita menjadi sadar dan roh kita dibangkitkan. Orang biasa yang tidak penting ini, yang hidup di antara kita dan sudah lama ditolak oleh kita—bukankah Dia Tuhan Yesus yang selalu ada dalam pikiran kita dan kita rindukan siang dan malam? Itu Dia! Itu benar-benar Dia! Dia Tuhan kita! Dia jalan, kebenaran dan kehidupan! Dia memungkinkan kita hidup lagi, melihat terang, dan menghentikan hati kita dari pengembaraan. Kita sudah kembali ke rumah Tuhan, kita sudah kembali ke hadapan takhta-Nya, kita berhadapan dengan-Nya, kita sudah menyaksikan wajah-Nya dan melihat jalan di depan. Saat itu, hati kita sepenuhnya ditaklukkan oleh-Nya, kita tidak lagi meragukan siapa Dia, dan tidak lagi menentang pekerjaan dan firman-Nya dan kita sepenuhnya bersujud di hadapan-Nya. Kita tidak mengharapkan apa pun selain mengikuti jejak langkah Tuhan sepanjang sisa umur kita dan disempurnakan oleh-Nya, dan membalas kasih karunia-Nya, dan membalas kasih-Nya bagi kita dan menaati pengaturan dan pengelolaan-Nya dan bekerja sama dengan pekerjaan-Nya dan melakukan yang kita bisa untuk melengkapi apa pun yang dipercayakan kepada kita.

Ditaklukkan oleh Tuhan adalah seperti pertandingan bela diri.

Setiap firman Tuhan menyerang titik lemah kita dan membuat kita takut dan berduka. Dia menyingkapkan gagasan, imajinasi, dan watak kita yang rusak. Lewat semua yang kita katakan dan lakukan dan setiap pikiran dan gagasan kita, sifat dan substansi kita disingkapkan oleh firman-Nya, membuat kita malu dan gemetar karena takut. Dia memberitahukan semua tindakan, tujuan, dan niat kita dan bahkan watak kita yang rusak yang tidak pernah kita temukan, membuat kita merasa ditelanjangi, dan bahkan membuat kita merasa benar-benar diyakinkan. Dia menghakimi kita karena melawan Dia, menghajar kita karena menista dan menuduh Dia, dan membuat kita merasa bahwa di mata-Nya kita tidak berharga, dan kita adalah Iblis dalam rupa manusia. Harapan kita kandas, kita tidak lagi berani membuat permintaan yang tidak masuk akal dan mencobai Dia, dan bahkan mimpi kita hilang dalam semalam. Ini adalah fakta yang tidak bisa dibayangkan oleh seorang pun dari kita dan tidak bisa diterima oleh seorang pun dari kita. Untuk sesaat, pikiran kita menjadi tidak seimbang dan kita tidak tahu bagaimana caranya melanjutkan perjalanan ke depan, tidak tahu bagaimana caranya terus melangkah dalam kepercayaan kita. Sepertinya iman kita kembali ke awal dan kita merasa belum pernah bertemu dan berkenalan dengan Tuhan Yesus. Semua hal di hadapan kita membuat kita terkejut dan membuat kita merasa tersesat. Kita kecewa, sedih, dan dalam hati kita ada kemarahan dan rasa malu yang tidak dapat ditekan. Kita berusaha mencari jalan keluar, celah, dan terlebih, kita berusaha terus menunggu Juru Selamat kita Yesus dan mencurahkan hati kita kepada-Nya. Walau ada masa di mana kita tidak rendah hati atau sombong di luar, dalam hati kita terluka dengan perasaan kehilangan yang belum pernah dirasakan sebelumnya. Meskipun kadang kita merasa tenang di luar, di dalam kita mengalami goncangan siksaan tanpa henti. Penghakiman dan hajaran-Nya membuat kita kehilangan semua harapan dan mimpi kita, membuat kita tanpa hasrat yang tinggi, dan tidak mau percaya bahwa Dia adalah Juru Selamat kita dan sanggup menyelamatkan kita. Penghakiman dan hajaran-Nya membukakan jurang yang dalam di antara kita dan Dia dan tidak ada yang mau menyeberanginya. Penghakiman dan hajaran-Nya adalah pertama kalinya kita menderita kemunduran dan penghinaan yang besar. Penghakiman dan hajaran-Nya membuat kita benar-benar menghargai kehormatan dan intoleransi Tuhan terhadap pelanggaran manusia. Dibandingkan dengan Dia, kita begitu rendah dan najis. Penghakiman dan hajaran-Nya membuat kita menyadari untuk pertama kalinya bagaimana sombongnya kita dan betapa manusia tidak akan pernah menyamai Tuhan dan sebanding dengan Tuhan. Penghakiman dan hajaran-Nya membuat kita rindu untuk tidak lagi hidup dalam watak yang begitu rusak dan membuat kita rindu menyingkirkan sifat dan substansi itu secepat mungkin dan tidak lagi dibenci dan dipandang menjijikkan oleh-Nya. Penghakiman dan hajaran-Nya membuat kita dengan senang hati menaati firman-Nya dan tidak lagi ingin menentang pengaturan-Nya. Penghakiman dan hajaran-Nya sekali lagi memberi kita keinginan untuk mencari kehidupan dan membuat kita dengan senang hati menerima-Nya sebagai Juru Selamat kita. Kita sudah melangkah dari pekerjaan penaklukan, melangkah keluar dari neraka, melangkah keluar dari lembah maut. Tuhan Yang Mahakuasa telah memenangkan kita, sekelompok orang ini! Dia sudah menang atas Iblis dan mengalahkan semua musuh-Nya!

dari "Memandang Penampakan Tuhan dalam Penghakiman dan Hajaran-Nya" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Dia, juga tinggal di negeri yang kotor, tidak tercemar dengan kekotoran sedikit pun. Dia hidup di dunia kotor yang sama dengan Anda, tetapi Dia memiliki alasan dan wawasan; Dia membenci kekotoran. Anda sendiri tidak dapat melihat hal-hal kotor dalam kata-kata dan tindakan Anda sendiri, tetapi Dia dapat—Dia dapat menunjukkannya kepada Anda. Hal-hal lama milik Anda itu—kurangnya pembelajaran, wawasan, dan perasaan Anda, gaya hidup Anda yang terbelakang—semuanya telah terungkap melalui pembongkaran-Nya akan hal-hal itu sekarang. Allah telah datang ke bumi untuk bekerja dengan cara ini, sehingga orang-orang telah melihat kekudusan-Nya dan watak-Nya yang benar. Dia menghakimi dan menghukum Anda dan membuat Anda mengerti diri sendiri. Terkadang sifat iblis Anda muncul dan Dia dapat menunjukkannya kepada Anda. Dia mengenal esensi manusia seperti telapak tangan-Nya. Dia hidup seperti Anda, makan makanan yang sama dengan Anda, tinggal di rumah yang sama dengan Anda, tetapi Dia mengenal lebih banyak dari Anda. Tetapi yang paling Dia dibenci adalah filosofi kehidupan manusia dan tipu muslihat dan penyimpangan mereka. Dia membenci hal-hal ini dan Dia tidak mau membenarkannya. Dia sangat membenci interaksi kedagingan manusia. Meskipun Dia tidak sepenuhnya memahami beberapa pengetahuan umum tentang interaksi manusia, Dia sepenuhnya sadar ketika orang-orang membongkar beberapa watak rusak mereka. Dalam pekerjaan-Nya, Dia berbicara dan mengajar orang-orang melalui hal-hal ini di dalamnya, dan melalui ini Dia menghakimi orang dan mengungkapkan watak-Nya yang benar dan kudus. Beginilah cara orang menjadi kontras untuk pekerjaan-Nya. Hanya Allah yang berinkarnasi yang dapat mengungkapkan semua jenis kecenderungan jahat manusia dan semua wajah-wajah jahat Setan. Dia tidak menghukum Anda, Dia hanya akan membuat Anda menjadi kontras bagi kekudusan Allah, dan kemudian Anda tidak dapat berdiri teguh sendiri karena Anda terlalu kotor. Dia berbicara melalui hal-hal yang orang-orang ungkapkan dan Dia menyingkapkannya supaya orang-orang dapat mengetahui betapa kudusnya Allah. Dia bahkan tidak akan melepaskan kotoran sekecil apa pun pada manusia, bahkan tidak ada gagasan kotor terkecil di dalam hati mereka atau kata-kata dan tindakan yang tidak sejalan dengan kehendak-Nya. Melalui firman-Nya, kekotoran dalam diri manusia dan tidak ada yang tersisa—semuanya akan terbuka. Hanya pada saat itulah Anda melihat bahwa Dia benar-benar berbeda dari manusia. Dia sungguh amat jijik bahkan oleh sedikit kekotoran pun pada manusia. Terkadang orang-orang bahkan tidak mengerti, dan berkata: "Mengapa Engkau selalu marah? Allah, mengapa Engkau tidak mempertimbangkan kelemahan umat manusia? Mengapa Engkau tidak memiliki sedikit pengampunan bagi umat manusia? Mengapa Engkau sangat tidak pengertian kepada manusia? Engkau tahu betapa bobroknya manusia, jadi mengapa Engkau masih memperlakukan orang seperti ini?" Dia jijik oleh dosa; Dia membenci dosa. Dia sangat jijik dengan pemberontakan yang mungkin ada dalam diri Anda. Ketika Anda menampakkan watak memberontak Dia merasa jijik luar biasa. Melalui hal-hal inilah watak dan keberadaan-Nya dapat dinyatakan. Saat Anda membandingkannya dengan diri Anda sendiri, Anda akan melihat bahwa meskipun Dia menyantap makanan yang sama, mengenakan pakaian yang sama, dan memiliki kesenangan yang sama seperti manusia, meskipun Dia hidup berdampingan dan dengan umat manusia, Dia tidak sama. Bukankah ini arti dasar dari menjadi kontras? Melalui hal-hal ini dalam orang-orang bahwa kekuatan Allah yang besar dibuat menjadi sesuatu yang sangat terlihat; kegelapanlah yang memicu keberadaan cahaya yang berharga.

dari "Bagaimana Langkah Kedua Dari Pekerjaan Menaklukan Menghasilkan Buah" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Dia sangat menyadari hakikat manusia. Dia dapat mengungkapkan semua jenis penerapan yang berkaitan dengan semua jenis orang. Dia bahkan lebih baik dalam mengungkapkan watak rusak dan perilaku suka memberontak manusia. Dia tidak hidup di antara manusia duniawi, tetapi Dia menyadari sifat manusia fana dan semua kerusakan manusia duniawi. Inilah siapa Dia. Meskipun Dia tidak berurusan dengan dunia, Dia tahu aturan berurusan dengan dunia karena Dia sepenuhnya memahami sifat manusia. Dia tahu tentang pekerjaan Roh yang tidak dapat dilihat oleh mata manusia dan tidak dapat didengar telinga manusia, baik di zaman sekarang maupun di masa lalu. Ini mencakup kebijaksanaan yang bukan filsafat hidup dan keajaiban yang sulit dipahami manusia. Inilah siapa Dia, yang terbuka bagi manusia dan juga tersembunyi dari manusia. Apa yang Dia ungkapkan bukan seperti apa orang yang luar biasa itu, melainkan sifat yang melekat dan keberadaan Roh. Dia tidak melakukan perjalanan keliling dunia tetapi mengetahui segalanya. Dia menghubungi "antropoid" yang tidak memiliki pengetahuan atau wawasan, tetapi Dia mengungkapkan firman yang lebih tinggi daripada pengetahuan dan di atas manusia hebat. Dia hidup di antara sekelompok orang jahil dan bodoh yang tidak memiliki kemanusiaan dan yang tidak memahami kebiasaan dan kehidupan manusia, tetapi Dia dapat meminta umat manusia untuk menjalani kehidupan sebagai manusia normal, yang pada saat yang sama mengungkapkan kemanusiaan manusia yang dangkal dan rendah. Semua ini adalah siapa Dia, yang lebih tinggi daripada manusia mana pun yang terdiri atas daging-dan-darah. Bagi-Nya, tidak perlu mengalami kehidupan sosial yang rumit, merepotkan, dan kotor untuk melakukan pekerjaan yang perlu Dia lakukan dan secara menyeluruh mengungkapkan hakikat manusia yang rusak. Kehidupan sosial yang kotor tidak memperbaiki akhlak tubuh-Nya. Pekerjaan dan firman-Nya hanya mengungkapkan ketidaktaatan manusia dan tidak membekali manusia dengan pengalaman dan pelajaran untuk menangani dunia. Dia tidak perlu menyelidiki masyarakat atau keluarga manusia ketika Dia memberikan kehidupan kepada manusia. Mengungkap dan menghakimi manusia bukanlah pengungkapan pengalaman jasmani-Nya; itu adalah mengungkapkan ketidakbenaran manusia setelah lama mengetahui ketidaktaatan manusia dan membenci kerusakan manusia. Semua pekerjaan yang Dia lakukan adalah untuk mengungkapkan watak-Nya kepada manusia dan mengungkapkan keberadaan-Nya. Hanya Dia yang dapat melakukan pekerjaan ini, ini bukanlah sesuatu yang dapat dicapai oleh manusia yang terdiri atas daging-dan-darah. Berkenaan dengan pekerjaan-Nya, manusia tidak dapat mengatakan pribadi seperti apa Dia. Manusia juga tidak dapat mengklasifikasikan-Nya sebagai pribadi yang diciptakan berdasarkan pekerjaan-Nya. Siapa Dia juga membuat-Nya tidak dapat diklasifikasikan sebagai pribadi yang diciptakan. Manusia hanya dapat menganggap-Nya sebagai bukan-manusia tetapi tidak tahu ke dalam kategori mana Dia harus dimasukkan, sehingga manusia terpaksa memasukkan-Nya dalam kategori Tuhan. Manusia wajar melakukan ini karena Dia telah melakukan banyak pekerjaan di antara manusia yang tidak dapat dilakukan oleh manusia.

dari "Pekerjaan Tuhan dan Pekerjaan Manusia" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Catatan kaki:

[a]. Teks aslinya tertulis "dalam hal."

Sebelumnya:Apa perbedaan yang paling esensial antara diselamatkan dan keselamatan?

Selanjutnya:Apa sifat dasar masalah manusia yang tidak mengakui kebenaran yang diungkapkan oleh Kristus? Apa akibatnya jika manusia tidak memperlakukan Kristus sebagai Tuhan?

Anda Mungkin Juga Menyukai