Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Domba Tuhan Mendengar Suara-Nya (Seri Wajib bagi Orang Percaya Baru)

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

Bab 6 Beberapa Pembedaan yang Harus Engkau Miliki dalam Kepercayaanmu kepada Tuhan

2. Pembedaan Antara Pekerjaan Roh Kudus dan Pekerjaan Roh-Roh Jahat

Firman Tuhan yang Relevan:

Tuhan tidak mengulangi pekerjaan-Nya, Dia tidak melakukan pekerjaan yang tidak realistis, Dia tidak menuntut manusia secara berlebihan, dan Dia tidak melakukan pekerjaan yang berada di luar pengertian manusia. Semua pekerjaan yang Dia lakukan berada dalam lingkup pengertian normal manusia, dan tidak berada di luar rasa kemanusiaan yang normal, dan pekerjaan-Nya sesuai dengan kebutuhan normal manusia. Jika itu adalah pekerjaan Roh Kudus, manusia akan menjadi semakin normal, dan kemanusiaannya menjadi semakin normal. Manusia memiliki pengetahuan yang semakin bertambah mengenai watak rusaknya yang serupa Iblis, dan mengenai esensi manusia, dan ia memiliki kerinduan yang bahkan semakin besar akan kebenaran. Lebih tepatnya, kehidupan manusia tumbuh dan berkembang, dan watak manusia yang jahat menjadi semakin mampu mengalami perubahan—kesemuanya ini adalah arti dari Tuhan menjadi kehidupan manusia. Jika sebuah jalan tidak mampu mengungkapkan hal-hal yang menjadi esensi manusia, tidak mampu mengubah watak manusia, dan, terlebih lagi, tidak mampu membawanya ke hadapan Tuhan atau memberinya pemahaman yang benar tentang Tuhan, dan bahkan menyebabkan kemanusiaannya menjadi semakin rendah dan pengertiannya semakin tidak normal, maka jalan ini pastilah bukan jalan yang benar, dan mungkin ini adalah pekerjaan roh jahat, atau jalan yang lama. Singkatnya, ini tidak mungkin merupakan pekerjaan Roh Kudus saat ini.

Dikutip dari "Hanya Orang-Orang yang Mengenal Tuhan dan Pekerjaan-Nya Dapat Memuaskan Tuhan" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Engkau harus memahami apa yang berasal dari Tuhan dan apa yang berasal dari Iblis. Hal-hal yang berasal dari Tuhan menyebabkan engkau menjadi lebih jelas tentang penglihatan, dan hal itu membuatmu menjadi semakin dekat kepada Tuhan, dengan sungguh-sungguh berbagi kasih dengan saudara-saudari; engkau mampu menunjukkan pertimbangan terhadap beban Tuhan, dan hatimu yang mengasihi Tuhan tidak melemah; ada jalan yang dapat engkau tempuh di depanmu. Hal-hal yang berasal dari Iblis menyebabkan engkau kehilangan penglihatan dan semua yang engkau miliki sebelumnya hilang; engkau menjadi terasing dari Tuhan, engkau tidak memiliki kasih kepada saudara dan saudari dan engkau memiliki hati yang penuh kebencian. Engkau menjadi putus asa, engkau tidak lagi ingin menjalani kehidupan gereja, dan hatimu yang mengasihi Tuhan sudah hilang. Ini adalah pekerjaan Iblis dan juga akibat yang ditimbulkan oleh pekerjaan roh jahat.

Dikutip dari "Bab 22, Perkataan Kristus pada Awal Mulanya" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Pekerjaan Roh Kudus merupakan suatu bentuk bimbingan yang proaktif dan pencerahan yang positif. Pekerjaan-Nya tidak membiarkan manusia menjadi pasif. Pekerjaan-Nya menghibur hati mereka, memberikan iman dan tekad, dan menjadikan mereka siap untuk terus mengejar untuk disempurnakan oleh Tuhan. Bila Roh Kudus bekerja, manusia dibuat mampu untuk masuk secara aktif; alih-alih pasif atau terpaksa, mereka menjadi proaktif. Bila Roh Kudus bekerja, manusia menjadi bahagia dan bersedia, dan mereka bersedia menuruti, rela merendahkan diri, meskipun mereka tersakiti dan rapuh di dalam, mereka memiliki tekad untuk bekerja sama, mereka rela menderita, mampu taat, dan mereka tidak ternoda oleh kehendak manusia, tidak ternoda oleh cara pikir manusia, dan sudah pasti tidak ternoda oleh hasrat dan motivasi manusia. Bila manusia mengalami pekerjaan Roh Kudus, mereka terutama menjadi kudus di dalam. Mereka yang memiliki pekerjaan Roh Kudus hidup dalam kasih Tuhan, kasih saudara-saudari mereka, dan menyenangi hal-hal yang Tuhan senangi, dan membenci hal-hal yang Tuhan benci. Manusia yang dijamah oleh pekerjaan Roh Kudus memiliki kemanusiaan yang normal, dan mereka senantiasa mengejar kebenaran dan memiliki kemanusiaan. Bila Roh Kudus bekerja dalam diri manusia, keadaan mereka semakin lama menjadi semakin baik, dan kemanusiaan mereka semakin lama menjadi semakin normal, dan meskipun sebagian kerja sama mereka mungkin bodoh, motivasi mereka benar, jalan masuk mereka positif, mereka tidak berusaha menyela, dan dalam diri mereka tidak ada kedengkian. Pekerjaan Roh Kudus itu normal dan nyata, Roh Kudus bekerja dalam diri manusia menurut aturan hidup manusia normal, dan Dia mencerahkan dan membimbing manusia sesuai dengan pengejaran nyata manusia normal. Bila Roh Kudus bekerja dalam diri manusia, Dia membimbing dan mencerahkan mereka sesuai dengan kebutuhan manusia normal, Dia mencukupkan mereka sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan mereka, dan Dia secara positif membimbing dan mencerahkan mereka berdasarkan apa yang kurang dalam diri mereka dan kelemahan-kelemahan mereka; bila Roh Kudus bekerja, pekerjaan ini selaras dengan aturan-aturan kehidupan normal manusia, dan hanya dalam kehidupan nyatalah manusia dapat melihat pekerjaan Roh Kudus. Apabila, dalam kehidupan sehari-hari mereka, manusia berada dalam keadaan positif dan menjalani kehidupan rohani yang normal, maka mereka memiliki pekerjaan Roh Kudus. Dalam keadaan seperti itu, bila mereka makan dan minum firman Tuhan, mereka memiliki iman; bila mereka berdoa, mereka terinspirasi; bila sesuatu terjadi kepada mereka, mereka tidak pasif, dan begitu sesuatu tersebut menimpa mereka, mereka mampu mengambil pelajaran yang Tuhan ingin mereka petik, dan mereka tidak pasif, atau lemah, dan walaupun mereka mengalami kesulitan-kesulitan nyata, mereka siap menaati semua pengaturan Tuhan.

Apa sajakah dampak pekerjaan Roh Kudus? Engkau mungkin saja bodoh, dan dalam dirimu tidak terdapat kemampuan membedakan, tetapi Roh Kudus harus bekerja supaya dalam dirimu ada iman, agar engkau selalu merasa tidak cukup mengasihi Tuhan, agar engkau bersedia bekerja sama, bersedia bekerja sama terlepas dari seberapa besar kesulitan mengadang. Engkau akan mengalami sejumlah hal dan tidak akan jelas bagimu apakah itu datang dari Tuhan atau dari Iblis, tetapi engkau akan mampu bersabar menunggu, dan engkau tidak akan bersikap pasif ataupun lalai. Inilah pekerjaan Roh Kudus yang normal. Bila Roh Kudus bekerja dalam diri mereka, manusia akan tetap mengalami kesulitan-kesulitan nyata, terkadang mereka menangis, dan terkadang ada hal-hal yang tidak mampu mereka atasi, tetapi ini semua merupakan suatu tahap pekerjaan Roh Kudus yang normal. Walaupun mereka tidak mengatasi hal-hal tersebut, dan walaupun, ketika itu, mereka lemah dan berkeluh kesah, setelahnya mereka tetap mampu mengasihi Tuhan dengan iman yang mutlak. Kepasifan mereka tidak dapat membuat mereka berhenti mengalami pengalaman-pengalaman normal, dan terlepas dari apa yang dikatakan oleh orang lain, dan bagaimana mereka menyerang, orang-orang ini tetap dapat mengasihi Tuhan. Pada saat berdoa, mereka selalu merasa telah berutang begitu besar kepada Tuhan, dan mereka bertekad akan memuaskan Tuhan dan meninggalkan daging bila menemui hal seperti itu lagi. Kekuatan tersebut menunjukkan bahwa pekerjaan Roh Kudus ada dalam diri mereka, dan inilah keadaan normal dari pekerjaan Roh Kudus.

Pekerjaan apa yang berasal dari Iblis? Dalam pekerjaan yang berasal dari Iblis, visi manusia samar dan abstrak, dan mereka tidak memiliki kemanusiaan yang normal, motivasi di balik tindakan mereka keliru, dan walaupun mereka berharap mengasihi Tuhan, dalam diri mereka selalu ada tuduhan-tuduhan, dan tuduhan-tuduhan serta pikiran-pikiran ini selalu mengganggu di dalam batin mereka, menahan pertumbuhan hidup mereka, dan membuat mereka tidak bisa memiliki kondisi normal di hadapan Tuhan. Artinya, begitu ada pekerjaan Iblis dalam diri manusia, hati mereka tidak dapat tenang di hadapan Tuhan, mereka salah tingkah, begitu melihat persekutuan mereka rasanya ingin mengambil langkah seribu saja, dan mereka tidak mampu menutup mata ketika orang lain tengah berdoa. Pekerjaan roh jahat merusak hubungan normal antara manusia dan Tuhan, dan mengeruhkan visi terdahulu manusia atau jalan masuk mereka sebelumnya ke dalam kehidupan, di dalam hatinya mereka tidak pernah dapat mendekat kepada Tuhan, ada saja hal-hal yang mengganggu dan membelenggu mereka, dan hati mereka tidak dapat menemukan kedamaian, sehingga kasih mereka kepada Tuhan lemah, dan membuat jiwa mereka terbenam. Itulah perwujudan-perwujudan pekerjaan Iblis. Pekerjaan Iblis mewujud dalam hal-hal sebagai berikut: tidak mampu berdiri teguh dan memberikan kesaksian, sehingga membuat engkau menjadi seseorang yang bersalah di hadapan Tuhan, dan yang tidak setia kepada Tuhan. Akibat campur tangan Iblis, engkau akan kehilangan kasih dan kesetiaan kepada Tuhan dalam dirimu, engkau kehilangan hubungan yang normal dengan Tuhan, engkau tidak mengejar kebenaran, atau memperbaiki diri, engkau mengalami kemunduran, dan menjadi pasif, engkau memuaskan diri sendiri, engkau membiarkan dosa menyebar, dan tidak membenci dosa; di samping itu, campur tangan Iblis membuatmu menjadi orang yang cabul, ia menyebabkan jamahan Tuhan menghilang dalam dirimu, dan membuatmu mengeluh tentang Tuhan dan menentang-Nya, sehingga engkau pun mempertanyakan Tuhan, dan bahkan mungkin saja engkau akan meninggalkan-Nya. Semua ini adalah pekerjaan Iblis.

Dikutip dari "Pekerjaan Roh Kudus dan Pekerjaan Iblis" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Tuhan bekerja dengan cara yang lembut, penuh kasih, halus dan penuh perhatian, cara yang sangat terukur dan tepat. Cara-Nya tidak menyebabkanmu merasakan emosi yang teramat kuat seperti, "Tuhan harus membiarkanku melakukan ini" atau "Tuhan harus membiarkanku melakukan itu." Tuhan tidak pernah memberimu mentalitas yang teramat kuat atau perasaan yang teramat kuat seperti itu yang membuat berbagai hal menjadi tak tertahankan. Bukankah benar demikian? Bahkan ketika engkau menerima firman Tuhan tentang penghakiman dan hajaran, bagaimanakah perasaanmu? Ketika engkau merasakan otoritas dan kuasa Tuhan, bagaimana perasaanmu? Apakah engkau merasa bahwa Tuhan itu hebat dan tak dapat diganggu gugat? (Ya.) Apakah engkau merasa jauh dari Tuhan pada saat-saat seperti ini? Apakah engkau merasa takut kepada Tuhan? Tidak, sebaliknya engkau merasakan rasa hormat kepada Tuhan. Bukankah orang merasakan semua ini karena pekerjaan Tuhan? ...

... Tuhan bekerja pada manusia dan manusia dikasihi baik dalam sikap Tuhan maupun hati-Nya. Sebaliknya, apakah Iblis mengasihi manusia? Iblis tidak mengasihi manusia. Semua yang dipikirkannya adalah untuk mencelakai manusia. Bukankah benar demikian? Ketika Iblis berencana mencelakai manusia, apakah Iblis melakukannya dengan sikap yang bersikeras? (Ya.) Jadi, mengenai pekerjaan Iblis dalam diri manusia, di sini Aku memiliki dua kalimat yang dapat menggambarkan dengan jelas sifat buruk dan jahat Iblis, yang benar-benar dapat membuat engkau semua mengetahui kebencian Iblis: saat Iblis mendekati manusia, dia selalu ingin secara paksa merasuki dan menguasainya, masing-masing orang dan setiap orang, sehingga Iblis dapat mencapai titik di mana ia sepenuhnya mengendalikan manusia, mencelakai manusia, sehingga ia dapat mencapai tujuan dan ambisi yang liar ini. Apa artinya "secara paksa merasuki"? Apakah itu terjadi dengan persetujuanmu, atau tanpa persetujuanmu? Apakah itu terjadi sepengetahuanmu, atau tanpa sepengetahuanmu? Perbuatan itu benar-benar tanpa sepengetahuanmu! Dalam keadaan engkau tidak menyadarinya, mungkin ketika Iblis belum mengatakan apa-apa atau mungkin ketika Iblis belum melakukan apa-apa, ketika tidak ada alasan, tidak ada konteks, pada saat itulah Iblis berada di sekitarmu, mengepungmu. Iblis mencari kesempatan yang dapat dimanfaatkan, kemudian Iblis secara paksa merasukimu, menguasaimu, dengan mencapai tujuannya untuk sepenuhnya mengendalikanmu dan mencelakaimu. Ini niat dan perilaku paling khas dalam pertarungan Iblis melawan Tuhan bagi umat manusia.

Dikutip dari "Tuhan itu Sendiri, Tuhan yang Unik IV" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Beberapa orang mengatakan bahwa Roh Kudus bekerja di dalam diri mereka setiap waktu. Ini tidak mungkin. Jika mereka mengatakan bahwa Roh Kudus selalu bersama mereka, itu akan realistis. Jika mereka mengatakan bahwa pemikiran dan indra mereka normal setiap saat, itu juga realistis, dan akan menunjukkan bahwa Roh Kudus menyertai mereka. Jika mereka mengatakan Roh Kudus selalu bekerja di dalam diri mereka, bahwa mereka diterangi oleh Tuhan dan dijamah oleh Roh Kudus setiap waktu, serta memperoleh pengetahuan baru setiap saat, ini tidak normal. Itu sangat supernatural! Tidak diragukan lagi, orang-orang semacam ini adalah roh-roh jahat! Bahkan ketika Roh Tuhan mengambil rupa manusia, ada saat-saat ketika Dia harus makan dan harus beristirahat—demikian juga manusia. Mereka yang telah dirasuki oleh roh jahat tampaknya tidak memiliki emosi dan kelemahan daging. Mereka mampu mengabaikan dan menyerahkan segalanya, mereka mampu menahan siksaan dan tidak merasakan kelelahan sedikit pun, seolah-olah mereka telah melampaui daging. Bukankah ini sangat supernatural? Pekerjaan roh jahat bersifat supernatural, dan hal-hal ini tidak dapat dicapai oleh manusia. Mereka yang tidak memiliki ketajaman berpikir merasa iri ketika melihat orang-orang seperti itu, dan mengatakan bahwa mereka memiliki semangat luar biasa dalam keyakinan mereka di dalam Tuhan serta memiliki iman yang sangat besar, sehingga mereka tidak pernah lemah. Sebenarnya, ini merupakan manifestasi dari pekerjaan roh jahat. Itu karena orang-orang normal pasti memiliki kelemahan manusia; inilah keadaan normal orang-orang yang memiliki hadirat Roh Kudus.

Dikutip dari "Penerapan (4)" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Kutipan Khotbah dan Persekutuan untuk Referensi:

Pekerjaan utama Roh Kudus adalah pencerahan dan penerangan, yang membuat orang memahami firman Tuhan dan memasuki firman Tuhan; yaitu, pekerjaan itu membimbing manusia dalam memahami kebenaran dan memasuki kebenaran, yang mencerahkan dan menerangi manusia di tengah-tengah segala macam ujian dan lingkungan, yang membuat mereka memahami kehendak Tuhan. Tentu saja, melalui berbagai orang, hal, dan benda, Roh Kudus juga menyingkapkan orang, memangkas mereka, mendisiplinkan mereka, dan menghukum mereka, semua dengan tujuan membawa mereka kepada keselamatan. Roh Kudus memerintah atas segala sesuatu, mengatur segala macam situasi untuk mengubah manusia, dengan menyempurnakan mereka. Dalam pekerjaan penyelamatan Tuhan, meskipun pekerjaan Roh Kudus memiliki banyak segi, tanpa kecuali pekerjaan itu berkaitan dengan penyelamatan. Meskipun pekerjaan Roh Kudus tersembunyi dan sama sekali tidak terlihat luar biasa di permukaan, mereka yang berpengalaman memahami dengan jelas di dalam hati mereka. Sebaliknya, pekerjaan roh jahat sangat luar biasa, dapat dilihat, dapat dirasakan, dan sangat tidak normal. Dari perbuatan roh jahat, dapat dilihat bahwa roh jahat sangat suka memperlihatkan diri; mereka sangat jahat, tanpa sedikit pun kebenaran. Terlepas dari berapa tahun roh jahat bekerja pada seseorang, sifat rusaknya tidak berubah sedikit pun. Sebaliknya, orang menjadi semakin kurang normal, bahkan kehilangan akal normalnya sebagai manusia. Inilah hasil pekerjaan roh jahat. Seperti inilah cara Iblis dan semua jenis roh jahat merusak manusia, membelenggu manusia, dan menipu manusia. Pada akhirnya, manusia menjadi hantu, dan orang-orang yang telah ditipu oleh roh jahat menjadi korban Iblis dan dilahap. Pekerjaan Roh Kudus adalah tentang penyelamatan umat manusia, dan semakin banyak pekerjaan Roh Kudus yang dialami seseorang, semakin mereka dapat memahami kebenaran; kemanusiaan mereka menjadi semakin normal, dan mereka menjadi semakin manusiawi. Pada akhirnya, mereka akan mendapatkan keselamatan dari Tuhan, menjadi orang yang memiliki kebenaran dan kemanusiaan penuh. Perbedaan utama antara pekerjaan Roh Kudus dan roh jahat adalah: Roh jahat hanya dapat merusak manusia, membelenggu orang, dan pada akhirnya mengubah mereka menjadi hantu; pekerjaan Roh Kudus menyucikan manusia yang rusak dalam penyelamatan, yang memberi mereka kebenaran dan kemanusiaan penuh. Pekerjaan Roh Kudus dapat menjadikan orang benar-benar suci dari orang-orang yang tadinya dirusak oleh Iblis dan termasuk di antara roh-roh najis, dan orang jelas dapat mengatakan bahwa Roh Kudus mengambil orang-orang yang telah dirusak menjadi roh jahat oleh Iblis dan mengubah mereka kembali menjadi manusia. Inilah perbedaan antara pekerjaan Roh Kudus dan pekerjaan roh jahat.

Dikutip dari "Persekutuan dari Atas"

Di bawah ini, mari kita lihat beberapa perbedaan lainnya yang jelas antara berbagai pekerjaan roh jahat dan Roh Kudus, dan bagaimana mereka terwujud secara khusus. Roh Kudus memilih orang-orang yang mengejar kebenaran, yang memiliki hati nurani dan nalar, dan yang dipenuhi integritas. Inilah jenis orang-orang yang digunakan-Nya untuk bekerja. Roh-roh jahat memilih orang-orang yang licik dan tidak masuk akal, yang tidak mengasihi kebenaran, dan yang tidak memiliki hati nurani atau nalar. Seperti itulah orang-orang yang digunakan oleh roh-roh jahat untuk bekerja. Apa yang kita lihat saat membandingkan mereka yang dipilih untuk pekerjaan Roh Kudus dengan mereka yang dipilih untuk pekerjaan roh-roh jahat? Kita dapat melihat bahwa Tuhan itu kudus dan benar, bahwa mereka yang dipilih oleh Tuhan adalah orang yang mengejar kebenaran dan yang memiliki hati nurani dan nalar, bahwa mereka memiliki integritas dan mengasihi segala sesuatu yang adil. Mereka yang dipilih oleh roh-roh jahat adalah orang yang licik, egois dan nista, mereka tidak mengasihi kebenaran, tidak memiliki hati nurani dan nalar, dan tidak mengejar kebenaran. Roh-roh jahat hanya memilih hal-hal yang negatif dan mereka yang bukan manusia sejati, dari sini kita dapat melihat bahwa roh-roh jahat mencintai kejahatan dan kegelapan, bahwa mereka lari sejauh mungkin dari orang-orang yang mengejar kebenaran, dan cepat merasuki orang yang bengkok hati dan licik, yang terpikat dengan ketidakbenaran, dan yang mudah tersihir. Mereka, yang dipilih untuk bekerja oleh roh-roh jahat, tidak dapat diselamatkan, dan disingkirkan oleh Tuhan. Kapan dan dengan latar belakang apa roh-roh jahat bekerja? Mereka bekerja saat orang-orang telah menyimpang jauh dari Tuhan dan memberontak melawan Dia. Pekerjaan roh-roh jahat menyihir orang-orang dengan cara memanfaatkan kesempatan saat mereka berbuat dosa. Saat orang-orang berada di titik terlemah, khususnya saat hati mereka sangat menderita, ketika mereka merasa limbung dan bingung, roh jahat mengambil kesempatan itu untuk masuk guna menyihir dan merusak mereka, untuk menabur benih perselisihan antara mereka dan Tuhan. Ada waktu untuk pekerjaan Roh Kudus: saat orang-orang memanggil nama Tuhan, ketika hati mereka berpaling kepada Tuhan, ketika mereka membutuhkan Tuhan, ketika mereka bertobat kepada Tuhan, dan ketika mereka mencari kebenaran, maka saat itulah Roh Kudus mulai bekerja dalam diri mereka. Lihatlah bagaimana setiap aspek pekerjaan Roh Kudus ada untuk menyelamatkan manusia, bagaimana Ia mencari kesempatan untuk menyelamatkan manusia, sementara roh-roh jahat mencari kesempatan untuk merusak dan memperdayakan orang-orang. Roh-roh jahat itu nista dan jahat, mereka berbahaya dan menakutkan, apa pun yang mereka lakukan dimaksudkan untuk merusak dan menyakiti manusia serta melahapnya. Saat orang-orang membutuhkan, saat mereka melakukan panggilan mendesak kepada Tuhan, saat mereka memerlukan keselamatan dari Tuhan, dan saat mereka ingin dekat dengan Tuhan di hati mereka, Roh Kudus muncul di hadapan mereka dan melakukan pekerjaan keselamatan. Tuhan adalah kasih, dan roh-roh jahat adalah kebencian—ini jelas bagimu, bukan? Semua yang dilakukan oleh roh-roh jahat adalah untuk melahap dan merusak manusia, dan semua yang dilakukan oleh Roh Kudus adalah demi kasih dan keselamatan manusia. Dampak pekerjaan Roh Kudus adalah memurnikan manusia, menyelamatkan mereka dari kerusakan, memungkinkan mereka mengenal diri sendiri serta mengenal Iblis, agar mereka mampu memberontak terhadap Iblis, mampu mengejar kebenaran, dan pada akhirnya hidup dalam gambar manusia sejati. Roh-roh jahat merusak, menodai, dan mengikat orang-orang, mereka semakin menenggelamkan manusia dalam dosa dan mendatangkan derita yang lebih besar dalam hidup mereka, dan oleh karena itu, saat roh-roh jahat bekerja dalam diri orang-orang, tamatlah riwayat mereka; pada akhirnya, mereka dilahap oleh Iblis, yang merupakan hasil dari pekerjaan roh-roh jahat. Dampak pekerjaan Roh Kudus adalah untuk menyelamatkan orang-orang pada akhirnya, agar mereka menjalani hidup yang sejati, sepenuhnya merdeka dan dibebaskan, serta menerima berkat Tuhan. Lihatlah: roh-roh jahat membawa manusia kepada kegelapan, membawanya ke jurang maut; Roh Kudus membawa manusia keluar dari kegelapan ke dalam terang dan kepada kebebasan. Pekerjaan Roh Kudus mencerahkan dan menuntun orang-orang, Ia memberi mereka kesempatan, dan saat mereka lemah dan melakukan pelanggaran, Ia membawa penghiburan bagi mereka. Roh Kudus memungkinkan orang-orang mengenal diri mereka sendiri, mengejar kebenaran, dan Ia tidak memaksa orang-orang untuk melakukan sesuatu, melainkan membiarkan mereka memilih jalan mereka sendiri, dan pada akhirnya membawa mereka ke dalam terang. Roh-roh jahat memaksa orang-orang untuk melakukan pelbagai hal dan memerintah mereka. Apa pun yang mereka katakan itu palsu dan memperdaya orang-orang, menipu mereka, serta mengikat mereka; roh-roh jahat tidak memberi manusia kebebasan, mereka tidak membiarkan orang-orang memilih, melainkan memaksa mereka ke jalan kehancuran, dan pada akhirnya menenggelamkan mereka lebih jauh ke dalam dosa, menuntun mereka kepada maut.

Dikutip dari "Mengenal Pekerjaan Roh Kudus adalah Hal Terpenting bagi Keselamatan Manusia" dalam "Khotbah dan Persekutuan tentang Jalan Masuk ke Dalam Kehidupan II"

Karakteristik yang paling jelas dari pekerjaan roh jahat adalah bahwa pekerjaan itu gaib, bahwa perkataan yang diucapkan roh jahat, atau hal-hal yang mereka minta agar dilakukan manusia, sifatnya tidak normal, tidak logis, dan bahkan mengkhianati moral dasar kemanusiaan normal dan hubungan manusia, dan mereka bertujuan untuk tidak melakukan apa pun selain menipu manusia, mengganggu manusia, dan merusak manusia. Ketika roh jahat menguasai manusia, sebagian manusia merasakan ketakutan yang besar, beberapa menjadi tidak normal, sementara yang lain menjadi bingung, dan yang lainnya lagi merasakan diri mereka sangat cemas dan tidak dapat duduk dengan tenang. Bagaimanapun, ketika roh jahat menguasai manusia, manusia berubah, menjadi sesuatu yang bukan manusia atau pun setan, dan kehilangan kemanusiaan normal mereka. Ini cukup untuk membuktikan bahwa esensi roh jahat itu jahat dan buruk, yang memang merupakan esensi Iblis. Roh jahat membuat manusia membenci dan menentang mereka, dan sama sekali tidak bermanfaat atau membantu bagi manusia. Satu-satunya hal yang Iblis dan semua jenis roh jahat mampu lakukan adalah merusak, mencelakai, dan menelan manusia.

Perwujudan utama dari mereka yang mengalami pekerjaan roh jahat (mereka yang dirasuki setan) adalah:

Jenis pertama adalah roh jahat memberi tahu manusia untuk melakukan ini dan itu, atau memberitahukan sesuatu kepada seseorang, atau mengarahkan manusia untuk menyampaikan nubuat palsu.

Jenis kedua adalah orang sering mengucapkan apa yang disebut "bahasa lidah" dalam doa yang tidak seorang pun mengerti, dan bahkan yang mengucapkannya sendiri tidak mengerti. Sebagian pembicara bahkan dapat "menafsirkan bahasa lidah" itu sendiri.

Jenis ketiga adalah seseorang sering menerima wahyu, dengan sangat sering, pada saat ini diarahkan seperti ini oleh roh jahat, saat berikutnya diarahkan seperti itu, dalam keadaan yang selalu cemas.

Jenis keempat adalah orang yang mengalami pekerjaan roh jahat ingin segera melakukan ini atau itu, terlalu tidak sabar untuk menunggu, mereka tidak mempertimbangkan apakah keadaan memungkinkan, mereka bahkan kabur di tengah malam dan perilaku mereka sangat tidak normal.

Jenis kelima adalah orang yang mengalami pekerjaan roh jahat sangat sombong, mereka tidak memiliki akal sehat, dan semua ucapan mereka merendahkan dan bernada memerintah. Mereka membuat manusia bingung, dan seperti setan, mereka memaksa manusia agar melakukan sesuatu.

Jenis keenam adalah orang yang mengalami pekerjaan roh jahat tidak dapat bersekutu tentang kebenaran, apalagi memperhatikan pekerjaan Tuhan, dan mereka menentang Tuhan dan bertindak sewenang-wenang, dengan melakukan segala macam kebiadaban untuk menghancurkan tatanan normal gereja.

Jenis ketujuh adalah seseorang yang mengalami pekerjaan roh jahat berpura-pura menjadi orang lain tanpa alasan, atau mengklaim bahwa dia dikirim oleh seseorang dan bahwa orang-orang harus mendengarkannya. Tidak ada yang dapat mengetahui dari mana asalnya.

Jenis kedelapan adalah orang yang mengalami pekerjaan roh jahat biasanya tidak memiliki akal normal, dan juga tidak memahami kebenaran apa pun; mereka tidak memiliki kemampuan apa pun untuk menerima dan juga tidak tercerahkan oleh Roh Kudus, dan apa yang orang lihat adalah bahwa dalam menerima hal-hal, orang-orang ini sangat tidak masuk akal dan tidak sedikit pun benar.

Jenis kesembilan adalah orang yang mengalami pekerjaan roh jahat memberikan perhatian khusus pada menceramahi orang lain selama bekerja. Mereka selalu berperilaku liar, dan mereka selalu menyebabkan kekacauan dan gangguan. Segala yang mereka lakukan dan katakan menyerang, membelenggu, dan merusak orang lain, dan mereka bertindak sedemikian rupa hingga mematahkan tekad orang dan menyebabkan mereka menjadi bersikap negatif sehingga mereka tidak dapat mengangkat diri mereka kembali. Mereka benar-benar setan, yang mencelakai orang lain, mempermainkan orang lain, dan melahap orang lain, dan mereka diam-diam merasa bahagia ketika mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan. Inilah tujuan utama dari pekerjaan roh jahat.

Jenis kesepuluh adalah orang yang mengalami pekerjaan roh jahat menjalani kehidupan yang benar-benar tidak normal. Mata mereka memancarkan sinar pembunuh, dan perkataan yang mereka ucapkan sangat mengerikan, seolah-olah setan telah turun ke dunia. Tidak ada keteraturan dalam kehidupan orang seperti ini. Mereka sangat tidak stabil dan tidak dapat diterka seperti hewan liar yang belum dilatih. Mereka sangat menjijikkan dan menyebalkan bagi orang lain. Persis seperti inilah seseorang yang telah terbelenggu oleh roh jahat.

Sepuluh jenis manusia di atas adalah ungkapan utama dari pekerjaan roh jahat. Siapa pun yang menampilkan salah satu dari ungkapan ini pasti akan mengalami pekerjaan roh jahat. Lebih tepatnya, semua orang yang menampilkan ungkapan dari pekerjaan roh jahat di atas, terlepas dari jenis yang mana mereka, adalah orang-orang yang memiliki pekerjaan roh jahat. Seseorang yang mengalami pekerjaan roh jahat sering membenci dan menjauhkan diri dari orang-orang yang mengalami pekerjaan Roh Kudus dan yang dapat bersekutu tentang kebenaran. Sering kali, semakin baik seseorang, semakin dia ingin menyerang dan mengutuk mereka. Semakin bodoh seseorang, semakin dia mencoba untuk menjilat dan menyanjungnya, terutama dengan berkeinginan untuk berhubungan dengan mereka. Ketika roh jahat bekerja, mereka selalu mengacaukan kebenaran dengan kepalsuan, dengan mengatakan bahwa sikap positif adalah sikap negatif, dan sikap negatif adalah sikap positif. Inilah persisnya perbuatan yang dilakukan oleh roh jahat.

Dikutip dari "12 Masalah yang Perlu Diselesaikan dengan Segera oleh Semua Gereja" dalam "Pilihan Catatan Tahunan Pengaturan Kerja Gereja Tuhan Yang Mahakuasa"

Roh mana pun yang pekerjaannya berwujud supernatural adalah roh jahat, dan pekerjaan serta perkataan roh mana pun yang melaksanakan pekerjaan supernatural dalam diri orang-orang adalah pekerjaan roh-roh jahat; semua cara yang digunakan roh-roh jahat untuk bekerja bersifat abnormal dan supernatural, dan terutama terwujud dalam enam cara sebagai berikut:

1. Kendali langsung atas ucapan orang-orang, yang menunjukkan bahwa roh jahatlah yang berbicara, bukan orang-orang itu sendiri yang berbicara dengan normal;

2. Perasaan bahwa roh jahat memerintah orang-orang dan menyuruh mereka melakukan ini dan itu;

3. Orang-orang yang, ketika berada dalam ruangan, bisa merasakan bahwa seseorang sebentar lagi akan masuk;

4. Orang-orang yang sering kali mendengar suara-suara yang berbicara kepada mereka, yang tidak dapat didengar orang lain;

5. Orang-orang yang dapat melihat dan mendengar hal-hal yang tidak dapat dilihat atau didengar orang lain;

6. Orang-orang yang selalu gelisah, dan berbicara kepada diri sendiri, dan tidak mampu bercakap-cakap atau berinteraksi dengan orang lain secara normal.

Semua orang yang memiliki roh jahat yang bekerja di dalam mereka tidak dapat menghindari keenam perwujudan ini. Mereka bersikap tidak masuk akal, selalu gelisah, tidak mampu berinteraksi secara normal dengan orang lain, seakan-akan mereka tidak mau mendengarkan akal sehat, dan ada sesuatu yang tidak sesuai dan tidak alamiah pada diri mereka. Orang-orang tersebut telah dirasuki oleh roh jahat atau ada roh jahat yang bekerja di dalam mereka, dan semua pekerjaan roh jahat berwujud dan bersifat supernatural. Ini adalah pekerjaan roh jahat yang paling mudah dibedakan. Ketika suatu roh jahat merasuki seseorang, roh jahat tersebut bermain-main dengan mereka sehingga mereka benar-benar kacau. Mereka menjadi tidak masuk akal, seperti mayat hidup, yang membuktikan bahwa pada intinya, roh jahat adalah roh keji yang merusak dan melahap orang-orang. Perkataan roh jahat mudah dikenali: perkataan mereka sepenuhnya melambangkan substansi mereka yang jahat, yaitu tidak berkembang, keruh dan bau, mengeluarkan bau kematian. Bagi orang-orang yang berkaliber tinggi, kata-kata roh jahat terasa hampa dan tidak menarik, sama sekali tidak berfaedah, seperti kebohongan dan kata-kata hampa belaka, terasa kacau dan rumit layaknya setumpuk omong kosong. Ini adalah beberapa dari omong kosong roh jahat yang paling mudah terlihat. Untuk menyihir seseorang, beberapa roh jahat yang tingkatnya lebih tinggi berpura-pura menjadi Tuhan atau Kristus pada saat berbicara, sementara yang lainnya berpura-pura menjadi malaikat atau tokoh-tokoh kenamaan. Saat berbicara, roh-roh jahat ini pandai meniru kata-kata atau sabda Tuhan, atau nada bicara-Nya, dan orang-orang yang tidak memahami kebenaran mudah dibohongi oleh roh-roh jahat tingkat tinggi tersebut. Umat pilihan Tuhan harus tahu dengan jelas bahwa, pada intinya, roh-roh jahat itu licik dan tidak tahu malu, dan bahwa meskipun mereka adalah roh jahat tingkat tinggi, mereka benar-benar tidak memiliki kebenaran. Bagaimanapun juga, roh jahat adalah roh jahat, substansi roh jahat itu licik, dan sejenis dengan Iblis.

Dikutip dari "Cara Membedakan Kata-Kata Iblis dan Kesesatan Roh Jahat, Kristus-Kristus Palsu, dan Antikristus" dalam "Pilihan Catatan Tahunan Pengaturan Kerja Gereja Tuhan Yang Mahakuasa"

Sebelumnya:Pembedaan Antara Pekerjaan Tuhan dan Pekerjaan Manusia

Selanjutnya:Pembedaan Antara Kristus yang Benar dan Kristus-Kristus Palsu