Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Domba Tuhan Mendengar Suara-Nya (Seri Wajib bagi Orang Percaya Baru)

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

Bab 4 Engkau Harus Mengetahui Kebenaran tentang Pekerjaan Tuhan pada Akhir Zaman

3. Makna dari Pekerjaan Penghakiman dan Hajaran Tuhan.

Firman Tuhan yang Relevan:

Pekerjaan di akhir zaman bertujuan untuk memisahkan segala sesuatu menurut jenisnya, untuk menyimpulkan rencana pengelolaan Tuhan, karena waktunya sudah makin dekat dan hari Tuhan telah tiba. Tuhan membawa semua yang telah memasuki kerajaan-Nya, yaitu mereka yang telah setia kepada-Nya sampai akhir, ke dalam zaman Tuhan sendiri. Namun, sampai datangnya zaman Tuhan itu sendiri, pekerjaan yang akan Tuhan lakukan bukanlah untuk mengamati perbuatan-perbuatan manusia atau menyelidiki kehidupan manusia, tetapi menghakimi pemberontakannya, karena Tuhan akan menyucikan semua orang yang datang ke hadapan takhta-Nya. Semua orang yang telah mengikuti jejak kaki Tuhan sampai hari ini adalah mereka yang telah datang ke hadapan takhta Tuhan, dengan demikian, setiap orang yang menerima tahap terakhir pekerjaan Tuhan menjadi sasaran penyucian Tuhan. Dengan kata lain, semua orang yang menerima tahap terakhir pekerjaan Tuhan menjadi sasaran penghakiman Tuhan.

dari "Kristus Melakukan Pekerjaan Penghakiman dengan Kebenaran" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Di akhir zaman, Kristus menggunakan berbagai kebenaran untuk mengajar manusia, mengungkapkan hakikat manusia, dan membedah kata-kata dan perbuatan-perbuatannya. Firman ini terdiri dari berbagai kebenaran, seperti tugas-tugas manusia, bagaimana manusia harus menaati Tuhan, bagaimana setia kepada Tuhan, bagaimana menghidupi kemanusiaan yang normal, serta hikmat dan watak Tuhan, dan lain-lain. Firman ini semuanya ditujukan pada hakikat manusia dan wataknya yang rusak. Secara khusus, firman yang mengungkapkan bagaimana manusia menolak Tuhan diucapkan karena manusia merupakan perwujudan Iblis dan kekuatan musuh yang melawan Tuhan. Dalam melaksanakan pekerjaan penghakiman-Nya, Tuhan bukannya begitu saja menjelaskan tentang sifat manusia hanya dengan beberapa kata. Dia menyingkapkannya, menanganinya, dan memangkasnya sekian lama. Cara-cara penyingkapan, penanganan, dan pemangkasan ini tidak bisa digantikan dengan kata-kata biasa, tetapi dengan kebenaran yang tidak dimiliki oleh manusia sama sekali. Hanya cara-cara seperti ini yang dianggap penghakiman, hanya melalui penghakiman jenis ini manusia bisa ditundukkan dan diyakinkan sepenuhnya untuk tunduk kepada Tuhan, dan bahkan memperoleh pengenalan yang sejati akan Tuhan. Tujuan pekerjaan penghakiman agar manusia mengetahui wajah Tuhan yang sejati dan kebenaran tentang pemberontakannya sendiri. Pekerjaan penghakiman memungkinkan manusia untuk mendapatkan banyak pemahaman akan kehendak Tuhan, tujuan pekerjaan Tuhan, dan misteri-misteri yang tidak dapat dipahami manusia. Pekerjaan ini juga memungkinkan manusia untuk mengenali dan mengetahui hakikatnya yang rusak dan akar dari kerusakannya, dan juga mengungkapkan keburukan manusia. Semua hasil ini dicapai melalui pekerjaan penghakiman, karena substansi pekerjaan ini adalah pekerjaan membukakan kebenaran, jalan, dan hidup Tuhan kepada semua orang yang beriman kepada-Nya. Pekerjaan ini adalah pekerjaan penghakiman yang dilakukan oleh Tuhan.

dari "Kristus Melakukan Pekerjaan Penghakiman dengan Kebenaran" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Esensi pekerjaan penghakiman dan hajaran Tuhan adalah pentahiran manusia, untuk hari perhentian terakhir. Jika tidak, seluruh umat manusia tidak akan pernah bisa mengikuti sesamanya atau masuk ke tempat perhentian terakhir. Inilah satu-satunya jalan agar manusia bisa masuk ke tempat perhentian. Hanya pekerjaan pentahiran Tuhan yang mampu mentahirkan manusia dari ketidakbenaran mereka, dan hanya pekerjaan hajaran dan penghakiman-Nya yang mampu menyoroti hal-hal yang tidak patuh di antara manusia, sehingga memisahkan orang-orang yang dapat diselamatkan dari yang tidak, serta mana yang akan tinggal dari yang tidak. Saat pekerjaan-Nya telah selesai, mereka yang tinggal akan ditahirkan dan menikmati kehidupan manusia kedua yang lebih indah di bumi saat mereka memasuki alam manusia yang lebih tinggi; dengan kata lain, mereka akan masuk ke hari perhentian manusia dan hidup bersama Tuhan. Setelah mereka yang tidak bisa tinggal menjalani hajaran dan penghakiman, wujud asli mereka akan seluruhnya terungkap. Setelah ini, mereka semua akan dihancurkan dan, sama seperti Iblis, mereka tidak akan diizinkan untuk bertahan hidup di bumi. Manusia di masa depan tidak akan lagi terdiri dari jenis orang-orang seperti ini; orang-orang ini tidak layak masuk ke tanah tempat perhentian akhir, maupun memasuki hari perhentian yang akan dimiliki Tuhan bersama dengan manusia, karena mereka adalah target penghukuman dan merupakan orang-orang jahat, dan mereka bukan orang-orang benar.

dari "Tuhan dan Manusia akan Masuk ke Tempat Perhentian Bersama-sama" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Dalam pekerjaan terakhir-Nya untuk mengakhiri zaman, salah satu watak Tuhan ialah menghajar dan menghakimi. Dengan watak ini Dia menyingkapkan segala sesuatu yang tidak benar untuk menghakimi semua orang secara terbuka dan menyempurnakan mereka yang mengasihi-Nya dengan hati yang tulus. Watak seperti inilah yang dapat mengakhiri zaman. Akhir zaman telah tiba. Semua makhluk ciptaan akan dikelompokkan menurut jenis mereka, dan dibagi ke dalam kategori berbeda berdasarkan sifat mereka. Ini saat ketika Tuhan mengungkap kesudahan manusia dan tempat tujuan mereka. Jika manusia tidak mengalami hajaran dan penghakiman, tidak akan ada jalan untuk mengungkap ketidakpatuhan serta ketidakbenaran mereka. Hanya melalui hajaran dan penghakimanlah kesudahan semua makhluk ciptaan bisa diungkapkan. Manusia hanya menunjukkan warna aslinya ketika ia dihajar dan dihakimi. Yang jahat akan dikumpulkan bersama yang jahat, yang baik dengan yang baik, dan semua manusia akan dikelompokkan berdasarkan jenis mereka. Melalui hajaran dan penghakiman, kesudahan semua ciptaan akan diungkap, sehingga yang jahat bisa dihukum dan yang baik diberikan upah, dan semua orang menjadi tunduk di bawah kekuasaan Tuhan. Semua pekerjaan ini harus dicapai melalui hajaran dan penghakiman yang benar. Karena kerusakan manusia telah mencapai puncak dan ketidakpatuhan mereka semakin parah, hanya watak Tuhan yang benar, yang pada prinsipnya adalah termasuk hajaran dan penghakiman serta diungkapkan di akhir zaman–yang bisa benar-benar mentransformasi dan melengkapi manusia. Hanya watak ini yang bisa menyingkap kejahatan dan menghukum semua yang tidak benar dengan keras.

dari "Visi Pekerjaan Tuhan (3)" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Hari ini Tuhan menghakimi, menghajar dan menghukum engkau, tetapi ketahuilah bahwa penghukuman atasmu bertujuan supaya engkau dapat mengenal dirimu sendiri. Penghukuman, kutukan, penghakiman, hajaran—semua ini bertujuan agar engkau dapat mengenal dirimu sendiri, sehingga watakmu bisa berubah, dan terlebih lagi, supaya engkau dapat mengetahui nilaimu, dan melihat bahwa semua tindakan Tuhan adalah benar, dan sesuai dengan watak-Nya dan kebutuhan pekerjaan-Nya, bahwa Dia bekerja sesuai dengan rencana-Nya untuk keselamatan manusia, dan bahwa Dia adalah Tuhan yang benar yang mengasihi dan menyelamatkan manusia, yang menghakimi dan menghajar manusia. Jika engkau hanya tahu bahwa engkau memiliki status yang rendah, sudah rusak, dan tidak taat, namun tidak tahu bahwa Tuhan ingin menyatakan keselamatan-Nya dengan jelas melalui penghakiman dan hajaran yang dilakukan-Nya di dalam dirimu hari ini, maka engkau tidak tahu cara mengalaminya, apalagi mampu terus maju. Tuhan tidak datang untuk membunuh, atau menghancurkan, tetapi menghakimi, mengutuk, menghajar, dan menyelamatkan. Sebelum kesudahan dari rencana pengelolaan-Nya selama 6.000 tahun—sebelum Dia menyatakan akhir dari setiap kategori manusia—pekerjaan Tuhan di bumi adalah demi keselamatan, semua itu bertujuan agar orang-orang yang mengasihi Dia sempurna sepenuhnya, dan menuntun mereka supaya tunduk pada kekuasaan-Nya. … Di mata manusia, keselamatan adalah kasih Tuhan, dan kasih Tuhan tidak mungkin berupa hajaran, penghakiman, dan kutukan; keselamatan harus mengandung kasih, belas kasihan, dan terlebih lagi, kata-kata penghiburan, dan harus mengandung berkat tak terbatas yang dianugerahkan oleh Tuhan. Manusia percaya bahwa ketika Tuhan menyelamatkan manusia, Dia melakukannya dengan menjamah mereka dan supaya mereka memberikan hati mereka kepada-Nya melalui berkat dan anugerah-Nya. Artinya, ketika Dia menjamah manusia, Dia menyelamatkan mereka. Keselamatan seperti ini didapat dari pertukaran. Hanya ketika Tuhan menganugerahi mereka seratus kali lipat, manusia akan datang dalam nama Tuhan, dan berusaha melakukan yang terbaik bagi Tuhan dan membawa kemuliaan bagi-Nya. Ini bukan kehendak Tuhan bagi umat manusia. Tuhan telah datang untuk bekerja di bumi demi menyelamatkan umat manusia yang sudah rusak—tidak ada kepalsuan dalam hal ini; jika tidak, Dia pasti tidak akan datang untuk melakukan pekerjaan-Nya secara pribadi. Di masa lalu, cara keselamatan-Nya adalah menunjukkan kasih dan belas kasihan yang sangat besar, sehingga Dia menyerahkan segala milik-Nya kepada Iblis untuk ditukar dengan seluruh umat manusia. Hari ini tidak seperti masa lalu: Hari ini, keselamatanmu terjadi di akhir zaman, di saat masing-masing manusia dikelompokkan menurut jenisnya; cara keselamatanmu bukanlah kasih atau belas kasihan, tetapi hajaran dan penghakiman agar manusia dapat diselamatkan secara menyeluruh. Dengan demikian, yang engkau terima seluruhnya adalah hajaran, penghakiman, dan pukulan tanpa ampun. Tetapi ketahuilah bahwa dalam pukulan yang tak kenal ampun ini tidak ada hukuman sedikit pun. Ketahuilah bahwa terlepas dari betapa kerasnya firman-Ku, yang engkau terima hanyalah beberapa kata yang tampaknya sangat kejam bagimu, dan ketahuilah bahwa, terlepas dari betapa hebatnya amarah-Ku, apa yang terjadi padamu tetaplah perkataan pengajaran, dan Aku tidak bermaksud menyakiti engkau, atau menyebabkan engkau mati. Bukankah ini semua faktanya? Ketahuilah bahwa hari ini, entah itu penghakiman yang benar atau pemurnian dan hajaran tanpa ampun, semuanya adalah demi keselamatan. Terlepas dari apakah hari ini ada pengelompokan masing-masing manusia menurut jenisnya, atau penyingkapan berbagai jenis manusia, seluruh ucapan dan pekerjaan Tuhan adalah untuk menyelamatkan orang-orang yang sungguh-sungguh mengasihi Tuhan. Penghakiman yang benar adalah untuk memurnikan manusia, pemurnian yang tanpa ampun adalah untuk menyucikan manusia, perkataan keras atau hajaran semuanya adalah untuk memurnikan dan untuk keselamatan. Jadi, metode keselamatan hari ini tidak seperti di masa lalu. Hari ini, penghakiman yang benar menyelamatkan engkau, dan merupakan sarana yang tepat untuk mengelompokkan engkau masing-masing menurut jenisnya, dan hajaran yang tanpa ampun menuntun engkau pada keselamatan tertinggi—dan apa yang harus engkau katakan dalam menghadapi hajaran dan penghakiman ini? Bukankah engkau telah menikmati keselamatan dari awal sampai akhir? Engkau telah melihat Tuhan yang berinkarnasi dan menyadari kemahakuasaan dan hikmat-Nya; terlebih lagi, engkau telah berulang kali mengalami pukulan dan disiplin. Tetapi bukankah engkau juga sudah menerima anugerah tertinggi? Tidakkah berkatmu lebih besar dari berkat orang lain? Anugerah yang engkau terima lebih berlimpah daripada kemuliaan dan kekayaan yang dinikmati oleh Salomo! Coba pikirkan: Jika maksud kedatangan-Ku adalah untuk mempersalahkan dan menghukum, dan bukan untuk menyelamatkan engkau, dapatkah engkau hidup begitu lama? Bisakah engkau, makhluk berdosa dari daging dan darah ini, bertahan sampai hari ini? Jika hanya demi menghukummu, mengapa Aku menjadi manusia dan berusaha sampai seperti ini? Bukankah hanya perlu satu kata untuk menghukum engkau manusia biasa? Apakah Aku masih berpikir untuk menghancurkanmusetelah menghukummu? Apakah engkau masih tidak memercayai firman-Ku? Dapatkah Aku menyelamatkan manusia hanya dengan kasih dan belas kasihan? Atau bisakah Aku hanya menggunakan penyaliban untuk menyelamatkan manusia? Bukankah dengan watak-Ku yang benar lebih mudah menjadikan manusia sungguh-sungguh taat? Bukankah lebih berkuasa bila menyelamatkan manusia sepenuhnya?

dari "Engkau Harus Mengesampingkan Berkat atas Status dan Memahami Kehendak Tuhan bagi Keselamatan Manusia" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebenarnya, pekerjaan yang sedang dikerjakan saat ini adalah membuat manusia meninggalkan Iblis, meninggalkan nenek moyang mereka. Semua penghakiman oleh firman ditujukan untuk mengungkapkan watak manusia yang jahat dan memampukan manusia mengerti esensi kehidupan. Penghakiman yang berulang ini menembus hati manusia. Setiap penghakiman akan memengaruhi takdir mereka secara langsung dan dimaksudkan untuk melukai hati mereka sehingga mereka bisa melepaskan hal-hal tersebut dan datang untuk mengenal kehidupan, mengenal dunia yang najis ini, dan juga mengenal hikmat dan kemahakuasaan Tuhan dan umat manusia yang dikuasai Iblis. Semakin banyak penghakiman dan hajaran ini, semakin hati manusia bisa terluka dan semakin rohnya dibangkitkan. Membangkitkan roh manusia yang sangat jahat dan sudah tertipu adalah tujuan dari penghakiman ini. Manusia tidak memiliki roh, karena rohnya sudah mati lama sekali dan dia tidak tahu ada sorga, tidak tahu ada Tuhan dan tentu saja tidak tahu bahwa dia bergumul dalam jurang maut; bagaimana ia bisa tahu bahwa ia hidup dalam neraka di bumi? Bagaimana bisa dia tahu bahwa dirinya yang sudah mati ini karena pengaruh jahat Iblis, sudah jatuh dalam neraka? Bagaimana mungkin dia tahu bahwa semua yang ada di bumi telah lama hancur dan tidak bisa diperbaiki oleh umat manusia? Dan bagaimana mungkin dia tahu bahwa Sang Pencipta telah datang ke bumi saat ini dan mencari sekelompok orang berdosa yang bisa diselamatkan-Nya? Bahkan setelah manusia mengalami segala macam pemurnian dan penghakiman, hati nuraninya yang telah mati masih tidak tergerak dan tidak responsif. Umat manusia sudah sangat hancur! Walaupun penghakiman jenis ini sepertinya hukuman mengerikan yang turun dari langit, ini sebenarnya sangat menguntungkan manusia. Jika penghakiman seperti ini tidak terjadi, maka tidak akan ada hasilnya dan tidak mungkin menyelamatkan umat manusia dari jurang penderitaan. Jika bukan dengan pekerjaan ini, akan sulit bagi manusia untuk keluar dari Hades karena hati mereka sudah lama mati dan roh mereka ada di bawah kekuasaan Iblis. Menyelamatkanmu yang sudah jatuh ke dalam jurang kehancuran yang paling dalam mengharuskan-Ku memanggilmu dengan keras, menghakimimu dengan keras maka barulah hatimu yang sudah membeku seperti es bisa dibangkitkan.

dari "Hanya Mereka yang Sudah Disempurnakan Bisa Menjalani Hidup yang Bermakna" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sejak dari penciptaan dunia sampai sekarang, segala yang Tuhan lakukan dalam pekerjaan-Nya adalah kasih, tanpa kebencian kepada manusia. Bahkan hajaran dan penghakiman yang engkau lihat pun adalah kasih, kasih yang lebih sejati dan nyata, kasih yang memimpin manusia ke jalan hidup manusia yang benar. Ketiga, pekerjaan itu bertujuan untuk menjadi kesaksian di hadapan Iblis. Keempat, pekerjaan itu bertujuan untuk meletakkan dasar bagi pekerjaan penyebaran Injil di masa mendatang. Semua pekerjaan yang telah Dia lakukan bertujuan untuk memimpin orang di jalan hidup manusia yang benar, supaya mereka dapat menjalani hidup umat manusia yang normal, karena manusia tidak tahu bagaimana seharusnya menjalani hidup. Tanpa pimpinan seperti ini, engkau hanya akan bisa menjalani hidup yang hampa, hanya akan bisa menjalani hidup yang tak bernilai dan tak bermakna, dan sama sekali tidak akan tahu bagaimana bisa menjadi orang yang normal. Inilah arti terdalam penaklukan manusia. … Engkau sekalian hidup dalam tempat dosa dan kebejatan. Engkau sekalian adalah orang yang bejat dan berdosa. Saat ini, engkau sekalian bukan hanya dapat melihat Tuhan, tetapi yang terlebih penting, engkau sekalian telah menerima hajaran dan penghakiman, menerima keselamatan yang sedalam itu, dengan kata lain, menerima kasih Tuhan yang terbesar. Segala yang Dia lakukan adalah kasih sejati bagimu sekalian. Dia tidak memiliki niat jahat. Karena dosamulah Dia menghakimimu, supaya engkau memeriksa dirimu sendiri dan menerima keselamatan yang luar biasa ini. Semua ini dilakukan untuk membentuk manusia. Dari awal sampai akhir, Tuhan telah melakukan semua yang dapat dilakukan-Nya untuk menyelamatkan manusia, dan yang jelas, Dia tidak mau menghancurkan manusia sama sekali, manusia yang Dia ciptakan dengan tangan-Nya sendiri. Kini, Dia telah datang ke antara engkau sekalian untuk bekerja. Bukankah ini bahkan keselamatan yang lebih besar lagi? Jika Dia membenci engkau sekalian, mungkinkah Dia melakukan pekerjaan yang sedemikian besar untuk memimpin engkau sekalian secara pribadi? Untuk apa Dia menderita demikian? Tuhan tidak membenci engkau sekalian atau berniat jahat terhadap engkau sekalian. Engkau sekalian harus mengetahui bahwa kasih Tuhan adalah kasih yang paling sejati. Hanya karena ketidaktaatan orang, Dia harus menyelamatkan mereka melalui penghakiman. Jika tidak demikian, mereka tidak akan dapat diselamatkan. Karena engkau sekalian tidak tahu bagaimana seharusnya menjalani kehidupan atau bagaimana seharusnya engkau sekalian hidup, dan engkau sekalian hidup di tempat yang bejat dan penuh dosa ini dan engkau sekalian adalah iblis yang bejat dan kotor, Dia bahkan tak sampai hati membiarkan engkau sekalian menjadi lebih bejat lagi. Dia juga tak sampai hati melihat engkau sekalian hidup di tempat kotor seperti ini, diinjak-injak oleh Iblis semaunya, tak pula Dia sampai hati membiarkan engkau sekalian masuk ke dalam neraka. Dia hanya ingin menjadikan kelompokmu sekalian ini menjadi milik-Nya dan menyelamatkan engkau sekalian sepenuhnya. Inilah tujuan utama-Nya melakukan pekerjaan penaklukan pada engkau sekalian—hanya untuk keselamatanmu. … Meskipun saat ini engkau harus merasakan sedikit rasa sakit dan pemurnian karena penghakiman itu, rasa sakit ini bernilai dan bermakna. Meskipun hajaran dan penghakiman adalah pemurnian dan penyingkapan yang tak berbelas kasihan bagi manusia, yang dimaksudkan untuk menghukum dosa-dosanya dan menghukum dagingnya, tak satu pun dari pekerjaan ini dimaksudkan untuk mendakwa atau memusnahkan dagingnya. Penyingkapan firman yang berat ini semua bertujuan untuk memimpinmu di jalan yang benar. Engkau sekalian sudah sangat banyak merasakan pekerjaan ini secara langsung dan, jelaslah, pekerjaan ini tidak membawa engkau sekalian ke jalan yang jahat! Semuanya itu memampukanmu untuk menjalani kemanusiaan yang normal. Semuanya itu adalah hal yang dapat dicapai oleh kemanusiaanmu yang normal. Setiap langkah dalam pekerjaan dilakukan sesuai dengan kebutuhanmu, sesuai dengan kelemahanmu, dan sesuai dengan tingkat pertumbuhanmu yang sebenarnya, dan tak ada beban yang terlalu berat dipikulkan kepada engkau sekalian. Meskipun engkau belum dapat melihat hal ini dengan jelas sekarang dan engkau merasa sepertinya Aku terlalu keras kepadamu, meskipun engkau selalu berpikir bahwa alasan Aku menghajar dan menghukummu setiap hari dan mencelamu setiap hari karena Aku membencimu, dan meskipun hal yang engkau terima adalah hajaran dan penghakiman, sebenarnya semua itu adalah kasih kepadamu, serta perlindungan besar bagimu.

dari "Kebenaran Di Balik Pekerjaan Penaklukan (4)" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Apa yang aku katakan hari ini adalah untuk menghakimi dosa orang dan ketidakbenaran mereka; untuk mengutuk pemberontakan orang-orang. Kebohongan dan penyimpangan mereka, serta kata-kata dan tindakan mereka, semua hal yang tidak sejalan dengan kehendak-Nya mengalami penghakiman, dan pemberontakan orang-orang dianggap sebagai dosa. Dia berbicara sesuai dengan prinsip-prinsip penghakiman, dan Dia menyatakan watak-Nya yang benar dengan menghakimi ketidakbenaran mereka, mengutuk pemberontakan mereka, dan membongkar semua wajah buruk mereka. Kekudusan mewakili watak benar-Nya; kekudusan-Nya sebenarnya adalah watak benar-Nya. Latar belakang firman-Ku hari ini adalah berbicara, menghakimi, dan melakukan pekerjaan penaklukan dalam terang atas watak kalian yang rusak. Hanya ini pekerjaan nyata, dan hanya ini yang dapat sepenuhnya menempatkan kekudusan Allah ke menjadi jelas terlihat. Jika Anda sama sekali tidak mempunyai watak yang rusak, Allah tidak akan menghakimi Anda, Anda juga tidak akan dapat melihat watak-Nya yang benar. Karena Anda memiliki watak yang rusak, Allah tidak akan melepaskan Anda. Melalui inilah kekudusan-Nya terungkap. Jika kekotoran dan pemberontakan manusia terlalu besar dan Dia melihatnya tetapi tidak mengucapkan sepatah kata pun dan tidak menghakimi Anda atau menghukum Anda karena ketidakbenaran Anda, itu akan menunjukkan bahwa Dia sama sekali bukan Allah karena Dia tidak akan membenci dosa, tetapi Dia sama kotornya dengan umat manusia. Penghakiman-Ku kepada Anda hari ini adalah karena kekotoran Anda; Kemarahan-Ku hari ini adalah karena kerusakan dan pemberontakan Anda. Bukan untuk mendapatkan kekuasaan dan gengsi di antara kalian atau dengan sengaja menindas kalian, tetapi itu karena kalian yang hidup di negeri kotor telah dikotori dengan begitu banyak kekotoran. Kalian telah kehilangan integritas kalian, kemanusiaan kalian, dan kalian tidak ada bedanya dengan babi yang hidup di tempat yang paling hina. Karena hal-hal ini di dalam kalianlah maka kalian dihakimi dan murka-Nya diturunkan ke atas kalian. Karena penghakiman inilah maka kalian dapat melihat bahwa Allah adalah Allah yang benar, bahwa Allah adalah Allah yang kudus. Karena kekudusan dan kebenaran-Nya, Dia telah menghakimi kalian dan mendatangkan murka-Nya ke atas kalian. Karena Dia dapat mengungkapkan watak-Nya yang benar ketika melihat pemberontakan umat manusia, dan karena Dia dapat mengungkapkan kekudusan-Nya ketika melihat kekotoran manusia, ini cukup untuk menunjukkan bahwa Dia adalah Allah sendiri yang kudus dan tanpa noda, tetapi juga hidup di negeri yang kotor.

dari " Bagaimana Langkah Kedua Dari Pekerjaan Menaklukan Menghasilkan Buah " dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Tuhan melakukan pekerjaan penghakiman dan hajaran sehingga manusia dapat mengenal Dia, dan demi kesaksian-Nya. Tanpa penghakiman-Nya atas watak rusak manusia, manusia tidak akan mengenal watak kebenaran-Nya yang tidak membiarkan pelanggaran, dan tidak bisa mengubah pengenalan lamanya tentang Tuhan menjadi baru. Demi kesaksian-Nya, dan demi pengelolaan-Nya, Dia membuka keseluruhan-Nya untuk umum, sehingga memungkinkan manusia untuk mencapai pengenalan akan Tuhan, dan mengubah wataknya, dan memberikan kesaksian yang kuat tentang Tuhan melalui penampilan umum-Nya. … Saat ini, Tuhan yang berinkarnasi telah datang untuk melakukan pekerjaan-Nya di bumi, dan Dia menginginkan manusia untuk meraih pengetahuan akan Dia, taat kepada-Nya, memberi kesaksian tentang-Nya—mengenal pekerjaan praktis dan normal-Nya, mematuhi semua firman dan pekerjaan-Nya yang tidak sesuai dengan pemahaman manusia, dan memberikan kesaksian atas seluruh pekerjaan-Nya dalam menyelamatkan manusia, dan semua perbuatan yang Dia lakukan yang menaklukkan manusia. Mereka yang memberikan kesaksian tentang Tuhan pasti memiliki pengetahuan akan Tuhan; hanya kesaksian semacam inilah yang akurat, dan nyata, serta hanya kesaksian semacam ini yang dapat mempermalukan Iblis. Tuhan memakai orang-orang yang telah mengenal Dia melalui penghakiman dan hajaran, penanganan dan pemangkasan, untuk memberikan kesaksian tentang-Nya. Dia memakai orang-orang yang telah dirusak oleh Iblis untuk memberikan kesaksian tentang-Nya, dan Dia juga memakai orang-orang yang wataknya telah berubah, dan yang telah memperoleh berkat-Nya, untuk memberikan kesaksian tentang-Nya. Dia tidak membutuhkan manusia untuk memuji Dia hanya dengan perkataan saja, dan Dia juga tidak membutuhkan pujian dan kesaksian dari sejenis Iblis, yang belum diselamatkan oleh Dia.

dari "Hanya Mereka yang Mengenal Tuhan Dapat Memberikan Kesaksian Tentang Tuhan" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Makna dari Pekerjaan Penaklukan Tuhan.

Selanjutnya:Makna dari Pekerjaan Pengujian dan Pemurnian Tuhan