Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

Makna Penting Menyelamatkan Keturunan Moab

Dalam dua atau tiga tahun pekerjaan ini, apa yang seharusnya dicapai dalam pekerjaan penghakiman yang dilakukan padamu pada dasarnya telah tercapai. Kebanyakan orang telah sedikit melepaskan harapan dan takdir masa depan mereka. Namun, ketika disebutkan bahwa engkau keturunan Moab, banyak dari antaramu tidak tahan—sikapmu berubah, mulutmu cemberut, dan matamu melotot. Engkau benar-benar tidak percaya bahwa engkau adalah keturunan Moab. Moab dibuang ke tanah ini setelah dikutuk. Silsilah keturunan Moab telah diwariskan sampai sekarang, dan engkau semua adalah keturunannya. Tidak ada yang dapat Aku lakukan—siapa yang membuatmu lahir di rumah Moab? Aku kasihan kepadamu dan aku tidak mau engkau seperti ini, tetapi kenyataan ini bisa diubah oleh manusia. Engkau keturunan Moab, dan Aku tidak dapat mengatakan bahwa engkau keturunan Daud. Keturunan siapa pun engkau, engkau tetap salah satu ciptaan. Hanya saja engkau adalah makhluk dengan kedudukan rendah—engkau adalah makhluk yang dilahirkan rendah. Semua ciptaan harus mengalami semua pekerjaan Tuhan, mereka semua adalah sasaran penaklukan-Nya, dan mereka semua harus melihat watak-Nya yang benar, dan mengalami hikmat dan kemahakuasaan-Nya. Sekarang engkau adalah keturunan Moab, dan engkau harus menerima penghakiman dan hajaran ini. Jadi, seandainya engkau bukan keturunan Moab, bukankah engkau juga perlu menerima penghakiman dan hajaran ini? Engkau harus memahami ini! Sebenarnya, saat ini bekerja dalam diri keturunan Moab paling berharga dan paling penting. Karena pekerjaan itu dilakukan dalam diri engkau semua, pekerjaan tersebut sangat penting. Jika pekerjaan itu dilakukan pada keturunan Ham, pekerjaan itu tidak akan bermakna penting karena mereka tidak dilahirkan sedemikian rendah dan kelahiran mereka tidak sama dengan Moab. Keturunan putra kedua Nuh, Ham, hanya dikutuk—mereka tidak berasal dari perzinaan. Hanya saja kedudukan mereka rendah karena Nuh mengutuk mereka dan mereka adalah hamba dari para hamba. Mereka memiliki kedudukan rendah, tetapi nilai asli mereka tidak rendah. Berbicara tentang Moab, orang tahu bahwa dia pada mulanya memiliki kedudukan rendah karena dia lahir dari perzinaan. Meskipun kedudukan Lot sangat tinggi, Moab berasal dari Lot dan putrinya. Meskipun Lot adalah orang yang saleh, Moab tetap menjadi sasaran kutukan. Moab bernilai rendah dan berkedudukan rendah, dan bahkan seandainya dia tidak dikutuk, dia adalah orang yang najis. Jadi, dia berbeda dengan Ham. Dia tidak mengakui Yahweh serta menolak, memberontak terhadap Yahweh. Itulah sebabnya dia jatuh ke tempat paling gelap. Sekarang ini bekerja dalam diri keturunan Moab berarti menyelamatkan mereka yang telah jatuh ke tempat paling gelap. Meskipun mereka dikutuk, Tuhan rela mendapatkan kemuliaan dari mereka. Ini karena pada mulanya, mereka semua adalah orang yang tidak memiliki Tuhan dalam hati mereka—hanya dengan membuat mereka menjadi orang-orang yang taat dan mencintai-Nya merupakan penaklukan sesungguhnya, dan hasil dari pekerjaan seperti ini adalah yang paling berharga dan paling meyakinkan. Hanya inilah mendapatkan kemuliaan yang dimaksud─inilah kemuliaan yang ingin Tuhan dapatkan di akhir zaman. Walaupun orang-orang ini berkedudukan rendah, mereka sekarang dapat memperoleh keselamatan yang demikian besar, yang benar-benar merupakan peninggian yang dilakukan oleh Tuhan. Pekerjaan ini sangat berarti, dan melalui penghakimanlah Dia mendapatkan orang-orang ini. Dia tidak dengan berniat menghukum mereka, tetapi Dia datang untuk menyelamatkan mereka. Jika Dia masih melakukan pekerjaan penaklukan di Israel pada akhir zaman, maka hal itu tidak ada nilainya; bahkan seandainya pekerjaan itu mendatangkan hasil, pekerjaan itu tidak akan ada nilainya atau berarti apa pun. Dia tidak akan bisa mendapatkan semua kemuliaan. Dia sedang bekerja dalam dirimu, yaitu orang-orang yang telah jatuh ke tempat paling gelap, orang-orang yang paling terbelakang. Orang-orang ini tidak mengakui bahwa ada Tuhan dan tidak pernah tahu bahwa ada Tuhan. Makhluk-makhluk ini telah sedemikian rupa dirusak oleh Iblis sampai-sampai mereka telah melupakan Tuhan. Mereka telah dibutakan oleh Iblis, dan mereka tidak tahu sama sekali bahwa ada Tuhan di surga. Di dalam hatimu, engkau semua menyembah berhala, menyembah Iblis—bukankah engkau orang yang paling rendah, paling terbelakang? Engkau adalah manusia yang paling rendah, tidak memiliki kebebasan pribadi, dan engkau juga mengalami kesulitan. Engkau juga orang yang paling rendah kedudukannya dalam masyarakat ini, bahkan tanpa kebebasan beragama. Di sinilah pentingnya bekerja dalam dirimu. Bekerja dalam dirimu sekarang, para keturunan Moab, bukanlah untuk mempermalukanmu dengan sengaja, tetapi untuk mengungkapkan makna penting dari pekerjaan itu. Ini adalah peninggian yang luar biasa bagimu. Jika orang memiliki nalar dan wawasan, mereka akan berkata: "Aku keturunan Moab. Aku benar-benar tidak layak mendapat peninggian luar biasa ini dari Tuhan yang sekarang telah kuterima, atau berkat yang luar biasa ini. Menurut apa yang kulakukan dan kukatakan, dan berdasarkan status dan nilaiku—aku sama sekali tidak layak mendapat berkat besar seperti ini dari Tuhan. Orang Israel sangat mengasihi Tuhan, dan kasih karunia yang mereka nikmati dianugerahkan kepada mereka oleh-Nya, tetapi status mereka jauh lebih tinggi daripada status kami. Abraham sangat mengabdi kepada Yahweh, dan Petrus sangat mengabdi kepada Yesus—pengabdian mereka ratusan kali melebihi pengabdian kami, dan berdasarkan perbuatan kami, kami sama sekali tidak layak untuk menikmati kasih karunia Tuhan." Pelayanan orang-orang ini di Tiongkok sama sekali tidak dapat dibawa ke hadapan Tuhan. Pelayanan itu benar-benar sangat kacau, dan bahwa sekarang engkau semua menikmati begitu banyak kasih karunia Tuhan, itu murni merupakan peninggian oleh Tuhan! Kapankah engkau mencari pekerjaan Tuhan? Kapankah engkau mengorbankan hidupmu demi Tuhan? Kapankah engkau siap menyerahkan keluargamu, orang tuamu, dan anak-anakmu? Tidak seorang pun di antaramu pernah membayar harga yang mahal! Jika bukan karena Roh Kudus yang membawamu keluar, berapa banyak darimu yang dapat mengorbankan segalanya? Hanya karena engkau telah dipaksa dan telah didorong engkau mampu mengikuti hingga hari ini. Di manakah pengabdianmu? Di manakah ketaatanmu? Berdasarkan tindakanmu, engkau seharusnya sudah dihancurkan sejak lama—engkau seharusnya sudah disapu bersih. Hak apa yang engkau miliki untuk menikmati berkat sebesar ini—engkau sama sekali tidak layak! Siapa di antaramu yang telah merintis jalannya sendiri? Siapa di antaramu yang telah menemukan sendiri jalannya yang benar itu? Engkau semua malas dan rakus, bajingan tak berharga yang dengan rakus bersenang-senang dalam kenyamanan! Apa kau kira engkau sangat hebat? Apa yang harus engkau sombongkan? Bahkan seandainya Aku tidak mengatakan engkau keturunan Moab, apakah naturmu, tempat kelahiranmu yang paling tinggi? Bahkan seandainya Aku tidak mengatakan engkau keturunannya, bukankah engkau semua memang anak-anak Moab? Dapatkah kebenaran fakta diubah? Apakah mengungkapkan naturmu sekarang bertentangan dengan kebenaran fakta? Lihatlah betapa patuhnya engkau, hidupmu, dan karaktermu—tidakkah engkau tahu bahwa engkau adalah yang terendah dari bangsa yang rendah di antara umat manusia? Apa yang harus engkau sombongkan? Lihatlah kedudukanmu di masyarakat. Bukankah engkau berada di tingkat terendah? Apakah engkau mengira bahwa Aku telah salah bicara? Abraham mempersembahkan Ishak. Apa yang telah engkau persembahkan? Ayub mempersembahkan segalanya. Apa yang telah engkau persembahkan? Begitu banyak orang telah menyerahkan nyawa mereka, meletakkan kepala mereka, menumpahkan darah mereka untuk mencari jalan yang benar. Sudahkah engkau membayar harga seperti itu? Sebagai perbandingan, engkau sama sekali tidak memenuhi syarat untuk menikmati kasih karunia yang demikian besar. Jadi apakah engkau tersinggung jika sekarang dikatakan bahwa engkau keturunan Moab? Jangan menganggap dirimu terlalu tinggi. Engkau tidak memiliki sesuatu yang dapat dibanggakan. Keselamatan yang demikian besar, kasih karunia yang demikian besar diberikan kepadamu dengan gratis. Engkau tidak mengorbankan apa pun, tetapi hanya menikmati kasih karunia dengan gratis. Apakah engkau tidak merasa malu?Apakah jalan yang benar ini sesuatu yang engkau sendiri temukan melalui pencarian? Bukankah Roh Kudus yang memaksa engkau menerimanya? Engkau tidak pernah memiliki hati yang mencari, dan terutama engkau tidak tidak memiliki hati yang mencari kebenaran, yang merindukan kebenaran. Engkau duduk saja dan menikmatinya, dan engkau mendapatkan kebenaran ini tanpa usaha yang engkau lakukan. Apa hakmu mengeluh? Apakah engkau mengira bahwa engkau paling berharga? Dibandingkan dengan orang yang mengorbankan hidup mereka dan menumpahkan darah mereka, apa yang berhak engkau keluhkan? Menghancurkanmu saat ini adalah sesuatu yang sepatutnya terjadi! Selain taat dan mengikuti, engkau tidak punya pilihan lain. Engkau benar-benar tidak layak! Sebagian besar dari mereka di antaramu dipanggil, tetapi jika lingkungan tidak memaksamu, atau jika engkau tidak dipanggil, engkau benar-benar tidak akan mau keluar. Siapa yang mau meninggalkan hal-hal seperti ini? Siapa yang rela melepaskan kesenangan jasmani? Engkau semua adalah orang yang dengan rakus menikmati kenyamanan dan mencari kehidupan mewah! Engkau telah memperoleh berkat yang begitu besar—apa lagi yang harus engkau katakan? Keluhan apa yang engkau miliki? Engkau telah menikmati berkat terbesar dan kasih karunia terbesar di surga, dan sekarang pekerjaan yang belum pernah dilakukan di bumi sebelumnya diungkapkan kepadamu. Bukankah ini berkat? Karena engkau telah menolak dan memberontak terhadap Tuhan, engkau sekarang telah mengalami banyak hajaran ini. Karena hajaran ini, engkau telah melihat belas kasih dan cinta Tuhan, dan selain itu, engkau telah melihat kebenaran dan kekudusan-Nya. Karena hajaran ini dan karena kenajisan umat manusia, engkau telah melihat kuasa Tuhan yang besar, dan engkau telah melihat kekudusan dan kebesaran-Nya. Bukankah ini kebenaran yang paling langka? Bukankah ini hidup yang bermakna? Pekerjaan yang Tuhan lakukan penuh makna! Jadi, semakin rendah kedudukanmu, semakin menunjukkan peninggian yang Tuhan lakukan, dan semakin membuktikan betapa berharganya pekerjaan Tuhan dalam dirimu pada zaman sekarang. Ini benar-benar harta yang tak ternilai! Harta itu tidak dapat diperoleh di mana pun! Selama berabad-abad tidak seorang pun pernah menikmati keselamatan yang demikian luar biasa. Kenyataan bahwa kedudukanmu rendah menunjukkan betapa hebatnya penyelamatan oleh Tuhan, dan itu menunjukkan bahwa Tuhan setia kepada umat manusia—Dia menyelamatkan, bukan menghancurkan.

Orang Tiongkok tidak pernah percaya kepada Tuhan dan tidak pernah melayani Yahweh, tidak pernah melayani Yesus. Yang bisa mereka lakukan hanyalah membungkuk-bungkuk , membakar dupa, membakar uang arwah, dan menyembah Buddha. Mereka hanya menyembah berhala—mereka semua memberontak sampai tingkat ekstrem, sehingga semakin rendah kedudukan orang, semakin hal itu menunjukkan bahwa apa yang Tuhan dapatkan darimu jauh lebih mulia. Dari sudut pandang sebagian orang, mereka akan berkata: "Tuhan, pekerjaan apakah yang Engkau lakukan? Engkau, Tuhan yang maha agung, Tuhan yang kudus, datang ke tanah najis? Apakah Engkau kurang memikirkan diri-Mu? Kami sangat najis, tetapi Engkau mau bersama kami? Engkau bersedia hidup di antara kami? Kedudukan kami rendah, tetapi Engkau bersedia membuat kami sempurna? Dan Engkau akan memakai kami sebagai teladan dan contoh?" Aku berkata: Engkau tidak memahami kehendak-Ku! Engkau tidak memahami pekerjaan yang ingin Aku lakukan dan engkau juga tidak memahami watak-Ku. Engkau tidak dapat memahami makna penting pekerjaan yang akan Aku lakukan. Mungkinkah pekerjaan-Ku sesuai dengan pemahaman manusia? Menurut pemahaman manusia, Aku seharusnya dilahirkan di negara yang kaya untuk menunjukkan bahwa Aku memiliki status yang tinggi, untuk menunjukkan bahwa Aku memiliki nilai yang tinggi, dan untuk menunjukkan keterhormatan, kekudusan, dan kebesaran-Ku. Jika Aku dilahirkan di tempat yang mengenal-Ku, dalam keluarga berkedudukan tinggi, dan jika Aku memiliki kedudukan dan status yang tinggi, Aku akan diperlakukan dengan sangat baik. Itu tidak akan bermanfaat bagi pekerjaan-Ku, lalu, akankah penyelamatan yang begitu besar masih dapat dinyatakan? Semua orang yang melihat-Ku akan menaati-Ku, dan mereka tidak akan tercemar oleh kenajisan. Aku seharusnya lahir di tempat seperti ini. Seperti itulah keyakinanmu. Namun, coba pikirkan: Apakah Tuhan datang ke bumi demi kesenangan, atau untuk bekerja? Jika Aku bekerja di tempat yang mudah dan nyaman seperti itu, dapatkah Aku mendapatkan kemuliaan-Ku yang penuh? Akankah Aku dapat menaklukkan semua ciptaan-Ku? Ketika Tuhan datang ke bumi, Dia bukan dari dunia, dan Dia tidak menjadi manusia untuk menikmati dunia. Tempat di mana bekerja akan paling jelas mengungkapkan watak-Nya dan menjadi yang paling berarti adalah tempat Dia dilahirkan. Apakah tanah yang kudus ataukah tanah yang najis, dan di mana pun Dia bekerja, Dia adalah kudus. Segala sesuatu di dunia diciptakan oleh-Nya; hanya saja segala sesuatu telah dirusak oleh Iblis. Namun, segala sesuatu masih milik-Nya; semuanya ada di tangan-Nya. Kedatangan-Nya ke tanah yang najis untuk bekerja bertujuan mengungkapkan kekudusan-Nya. Dia melakukan ini demi pekerjaan-Nya, yang berarti, Dia menanggung penghinaan besar untuk bekerja dengan cara ini demi menyelamatkan manusia dari tanah yang najis ini. Ini adalah demi kesaksian dan demi semua umat manusia. Apa yang dapat dilihat manusia dari pekerjaan seperti ini adalah kebenaran Tuhan, dan pekerjaan ini lebih mampu menampilkan supremasi Tuhan. Kebesaran dan kemuliaan-Nya ditunjukkan melalui penyelamatan sekelompok manusia hina yang tidak begitu diperhatikan orang. Terlahir di tanah yang najis sama sekali tidak membuktikan bahwa Dia rendah; itu hanya membuat semua ciptaan dapat melihat kebesaran-Nya dan kasih-Nya yang sejati bagi umat manusia. Semakin banyak yang Dia lakukan dengan cara ini semakin mengungkap kasih-Nya yang murni bagi manusia, kasih-Nya yang tanpa cela. Tuhan itu kudus dan benar. Meskipun Dia lahir di tanah yang najis, dan meskipun Dia hidup dengan orang-orang yang penuh dengan kenajisan, sebagaimana Yesus hidup dengan orang-orang berdosa di Zaman Kasih Karunia, bukankah semua pekerjaan-Nya demi kelangsungan hidup semua umat manusia? Bukankah itu semua agar manusia dapat memperoleh keselamatan yang luar biasa? Dua ribu tahun yang lalu Dia hidup bersama orang berdosa selama beberapa tahun. Itu adalah demi penebusan. Hari ini Dia hidup bersama sekelompok orang yang najis dan rendah. Ini adalah demi keselamatan. Bukankah semua pekerjaan-Nya adalah demi engkau, semua manusia ini? Jika bukan demi menyelamatkan manusia, mengapa Dia harus hidup dan menderita dengan orang-orang berdosa selama bertahun-tahun setelah lahir di palungan? Dan jika bukan demi menyelamatkan manusia, mengapa Dia datang kembali menjadi manusia untuk kedua kalinya, lahir di tanah di mana iblis berkumpul, dan hidup dengan orang-orang ini yang telah sangat dalam dirusak oleh Iblis? Bukankah Tuhan itu setia? Pekerjaan-Nya seperti apa yang bukan demi umat manusia? Pekerjaan seperti apa yang bukan demi takdirmu? Tuhan itu kudus! Ini tidak berubah. Dia tidak tercemar oleh kenajisan meskipun Dia datang ke tanah yang najis; semua ini hanya berarti bahwa kasih Tuhan bagi umat manusia sangat tidak egois, penderitaan dan penghinaan yang ditanggung-Nya begitu besar! Tidak tahukah engkau bahwa Dia menderita penghinaan sebesar itu bagi engkau semua dan bagi takdirmu? Dia tidak menyelamatkan orang-orang hebat atau anak-anak dari keluarga kaya dan berkuasa, tetapi Dia secara khusus menyelamatkan mereka yang rendah dan dipandang rendah oleh orang lain. Bukankah semua ini adalah kekudusan-Nya? Bukankah semua ini adalah kebenaran-Nya? Dia lebih suka terlahir di tanah yang najis dan menderita semua penghinaan demi kelangsungan hidup semua umat manusia. Tuhan itu sangat nyata—Dia tidak melakukan pekerjaan yang salah. Bukankah setiap tahap pekerjaan-Nya telah dilakukan secara nyata? Meskipun semua orang memfitnah-Nya dan mengatakan bahwa Dia duduk semeja dengan orang-orang berdosa, meskipun semua orang mengejek Dia dan mengatakan bahwa Dia hidup dengan anak-anak yang najis, dengan orang-orang yang paling rendah, tanpa pamrih Dia tetap mengabdikan diri-Nya, dan Dia tetap ditolak seperti ini di antara manusia. Bukankah penderitaan yang Dia tanggung lebih besar dari penderitaanmu? Bukankah pekerjaan-Nya lebih besar daripada harga yang telah engkau bayar? Engkau lahir di tanah najis, tetapi engkau telah memperoleh kekudusan Tuhan. Engkau lahir di tanah di mana Iblis berkumpul, namun engkau menerima perlindungan yang luar biasa. Apa pilihan lain yang engkau miliki? Keluhan apa yang engkau miliki? Bukankah penderitaan yang Dia tanggung lebih besar daripada penderitaan yang engkau alami? Dia telah datang ke bumi dan tidak pernah menikmati kesenangan dunia manusia. Dia membenci semua hal itu. Tuhan tidak datang ke bumi untuk menikmati manfaat materi dari manusia, dan juga bukan untuk menikmati hal-hal baik dari manusia untuk dimakan, dipakai, dan dikenakan. Dia tidak memikirkan semua hal ini; Dia datang ke dunia untuk menderita bagi manusia, bukan untuk menikmati hal-hal duniawi yang baik. Dia datang untuk menderita, Dia datang untuk bekerja, dan untuk menyelesaikan rencana pengelolaan-Nya. Dia tidak memilih tempat yang bagus, tinggal di kedutaan atau hotel mewah, dan juga tidak memiliki sejumlah pelayan yang melayani-Nya. Dari apa yang engkau lihat, tidakkah engkau tahu apakah Dia datang untuk bekerja ataukah untuk bersenang-senang? Bukankah matamu normal? Berapa banyak yang telah Dia berikan kepadamu? Jika Dia lahir di tempat yang nyaman, apakah Dia akan memperoleh kemuliaan? Apakah Dia bisa bekerja? Apakah pekerjaan itu akan berarti? Akankah Dia dapat sepenuhnya menaklukkan umat manusia? Apakah Dia dapat menyelamatkan manusia dari tanah najis? Menurut pemahaman manusia, "Tuhan, karena Engkau kudus, mengapa Engkau lahir di tempat yang senajis itu? Engkau membenci dan tidak menyukai kami manusia najis. Engkau membenci penentangan dan pemberontakan kami. Jadi, mengapa Engkau tinggal bersama kami? Engkau Tuhan yang agung—Engkau tidak mungkin lahir di sembarang tempat, tetapi mengapa Engkau harus lahir di tanah yang najis ini? Engkau menghajar dan menghakimi kami setiap hari, dan Engkau jelas tahu bahwa kami keturunan Moab. Jadi, mengapa Engkau masih hidup di antara kami? Mengapa Engkau lahir dalam keluarga keturunan Moab? Mengapa Engkau lakukan itu?" Pemahamanmu yang seperti ini sangat kurang logis! Hanya pekerjaan semacam inilah yang membuat manusia dapat melihat kebesaran-Nya, kerendahan hati, dan ketersembunyian-Nya. Dia bersedia mengorbankan segalanya demi pekerjaan-Nya, dan Dia telah menanggung semua penderitaan demi pekerjaan-Nya. Dia melakukannya demi umat manusia, dan bahkan lebih dari itu, menaklukkan Iblis, sehingga semua makhluk dapat tunduk di bawah kekuasaan-Nya. Hanya ini pekerjaan yang berarti dan berharga. Jika keturunan Yakub lahir di Tiongkok, di tanah ini, dan mereka adalah engkau semua, lalu apa makna penting dari pekerjaan yang dilakukan dalam dirimu? Apa yang akan dikatakan Iblis? Iblis akan berkata: "Mereka dari dulu takut kepada-Mu, mereka menaati-Mu dari awal, dan mereka tidak pernah mengkhianati-Mu. Mereka bukan yang paling gelap, paling rendah, ataupun paling terbelakang di antara umat manusia." Jika benar-benar dilakukan seperti ini, siapa yang akan diyakinkan oleh pekerjaan ini?" Dari seluruh alam semesta, bangsa Tiongkok adalah bangsa yang paling terbelakang. Mereka lahir sebagai bangsa yang rendah dan kurang jujur. Mereka bodoh dan mati rasa, dan mereka kasar dan bejat. Mereka terbenam dalam watak Iblis, najis, dan tak bermoral. Engkau semua memiliki semua ini. Mengenai watak-watak yang rusak ini, setelah pekerjaan ini selesai, orang akan membuangnya dan mereka akan menjadi taat sepenuhnya dan disempurnakan. Hanya hasil dari pekerjaan seperti inilah yang disebut kesaksian di antara ciptaan! Apakah engkau mengerti apa yang disebut kesaksian? Sebenarnya, bagaimana cara memberikan kesaksian? Pekerjaan seperti ini telah membuatmu menjadi kontras dan juga objek yang melayani, dan lebih daripada itu, engkau telah menjadi objek penyelamatan. Sekarang engkau adalah umat Tuhan dan nantinya engkau akan menjadi teladan dan contoh. Dalam pekerjaan ini, engkau memainkan berbagai macam peran, dan pada akhirnya engkau akan menjadi objek penyelamatan. Banyak orang bersikap negatif karena ini. Bukankah mereka benar-benar buta? Engkau tidak dapat melihat apa pun dengan jelas! Hanya sebutan ini saja membingungkanmu? Apakah engkau mengerti apa yang dimaksud dengan watak Tuhan yang benar? Apakah engkau mengerti apa yang dimaksud dengan penyelamatan Tuhan? Apakah engkau mengerti apa itu kasih Tuhan? Engkau tidak memiliki kejujuran! Ketika engkau melihat sebutan yang bagus, engkau bahagia. Ketika engkau tidak melihat sebutan yang bagus, engkau tidak mau dan engkau mundur. Siapakah engkau? Engkau tidak mengejar jalan yang benar! Engkau sebaiknya segera berhenti mencari. Itu memalukan! Sesuatu yang begitu sepele membingungkanmu. Bukankah ini memalukan?

Engkau sebaiknya memiliki sedikit pemahaman diri. Jangan menganggap dirimu terlalu tinggi, dan jangan bermimpi masuk surga. Berusahalah dengan patuh untuk ditaklukkan di bumi! Jangan pikirkan mimpi tidak realistis yang tidak ada. Jika seseorang mengatakan sesuatu seperti yang berikut, ini adalah perkataan dari seseorang yang bercita-cita, yang berani: "Meskipun aku keturunan Moab, aku bersedia berjuang demi Tuhan, dan di masa depan aku akan meninggalkan leluhurku! Dia melahirkanku dan juga menginjakku, dan sampai sekarang aku hanya hidup dalam kegelapan. Hari ini Tuhan telah membebaskanku, dan aku akhirnya melihat matahari surga. Melalui pengungkapan Tuhan, akhirnya aku melihat bahwa aku adalah keturunan Moab. Sebelumnya, aku berada dalam kegelapan, dan aku tidak tahu bahwa Tuhan telah melakukan begitu banyak pekerjaan. Itu semua karena aku telah dibutakan oleh Iblis tua ini. Aku akan meninggalkannya dan benar-benar menghinanya!" Jadi, apakah engkau memiliki keberanian? Terlepas dari kenyataan bahwa engkau semua memiliki kesamaan dengan manusia, engkau jatuh lebih cepat daripada orang lain, dan engkau paling sensitif terhadap masalah ini. Segera setelah disebut bahwa engkau keturunan Moab, mulutmu jadi cemberut. Bukankah ini watak babi? Tidak ada gunanya. Engkau bersedia mengorbankan hidupmu demi ketenaran dan kekayaanmu! Engkau tidak bersedia menjadi keturunan Moab, tetapi bukankah engkau memang keturunan Moab? Aku mengatakan hari ini bahwa itu memang benar, dan engkau harus mengakuinya. Aku tidak menentang fakta. Sebagian orang bersikap negatif karena ini, tetapi mengapa engkau bersikap negatif? Bukankah engkau juga anak si naga merah yang sangat besar? Apakah tidak adil jika dikatakan bahwa engkau adalah keturunan Moab? Lihatlah apa yang engkau hidupi, di dalam dan di luar. Dari kepala hingga kaki, tidak ada yang perlu dibanggakan. Ketidakbermoralan, kenajisan, kebutaan, penentangan, pemberontakan—bukankah ini semua bagian dari watakmu? Engkau selalu hidup di negeri yang tidak bermoral, dan engkau tidak meninggalkan kejahatan. Engkau mengira bahwa engkau sangat suci, tetapi silakan dan bandingkan hal-hal yang telah engkau lakukan. Engkau sangat puas dengan dirimu sendiri—apa yang harus engkau sombongkan? Engkau seperti binatang buas. Engkau tidak punya kemanusiaan! Engkau hidup bersama binatang, engkau hidup dengan pemikiran jahat dan tidak bermoral. Berapa banyak kekuranganmu? Engkau setuju bahwa engkau keturunan si naga merah yang sangat besar, dan engkau bersedia melakukan pelayanan. Akan tetapi kemudian ketika dikatakan bahwa engkau keturunan Moab, engkau bersikap negatif. Bukankah ini kebenarannya? Sebagaimana engkau lahir dari ibu dan ayahmu, bagaimanapun buruknya mereka, engkau tetap terlahir dari mereka. Walaupun engkau menemukan ibu tiri dan meninggalkan rumah itu, bukankah engkau tetap anak dari orang tua kandungmu? Dapatkah fakta itu diubah? Apakah Aku baru saja mengecapmu secara sembarangan sebagai keturunan Moab? Sebagian orang berkata: "Dapatkah Engkau memberiku sebutan lain?" Aku berkata: "Bagaimana kalau Aku memberimu sebutan kontras?" Mereka juga tidak mau menjadi kontras. Jadi, sebutan apa yang engkau inginkan? Kontras, pelaku pelayanan—bukankah engkau semua memang demikian? Apa lagi yang akan engkau pilih? Bukankah engkau orang yang lahir di negeri si naga merah yang sangat besar? Seberapa pun banyaknya engkau mengatakan bahwa engkau anak Daud, itu tidak sesuai dengan fakta. Apakah ini sesuatu yang engkau sendiri pilih? Dapatkah engkau secara sembarangan menggunakan nama yang terdengar bagus untuk menyebut dirimu? Bukankah anak-anak dari naga merah yang sangat besar yang dibicarakan di masa lalu adalah engkau, kelompok orang yang rusak ini? Pelaku pelayanan yang disebutkan di atas—bukankah mereka juga engkau, orang-orang yang rusak ini? Contoh yang ditaklukkan, teladan yang disebutkan di atas—bukankah mereka juga adalah dirimu,, orang-orang ini? Jalan untuk disempurnakan—bukankah itu dikatakan untukmu? Mereka yang dihajar dan dihakimi adalah engkau, dan bukankah mereka yang kemudian disempurnakan adalah sebagian di antaramu? Apakah sebutan ini penting? Engkau begitu tidak masuk akal sehingga engkau bahkan tidak dapat melihat dengan jelas hal sepele seperti itu? Engkau tidak tahu siapa keturunan siapa, tetapi Aku paham tentang itu. Aku memberi tahu engkau semua. Jika engkau dapat mengenalinya hari ini, itu bagus. Jangan selalu begitu rendah diri. Semakin engkau bersikap negatif dan mundur, semakin banyak hal itu menunjukkan bahwa engkau keturunan Iblis. Ada seseorang yang, ketika engkau memintanya mendengarkan sebuah lagu pujian, dia berkata: "Dapatkah keturunan Moab mendengarkan lagu pujian? Aku tidak akan mendengarkannya; aku tidak memenuhi syarat!" Jika engkau memintanya bernyanyi, dia berkata: "Jika keturunan Moab bernyanyi, apakah Tuhan mau mendengarkan? Tuhan membenciku. Aku terlalu malu untuk pergi ke hadapan Tuhan, dan aku tidak bisa memberi kesaksian bagi-Nya. Aku benar-benar tidak akan bernyanyi, jangan sampai Tuhan merasa kesal ketika Dia mendengarnya." Bukankah ini cara negatif dalam menghadapinya? Sebagai salah satu ciptaan, engkau lahir di tanah yang tidak bermoral, dan engkau anak naga merah yang sangat besar, keturunan Moab. Engkau harus meninggalkan nenek moyang lamamu dan meninggalkan Iblis tua. Hanya inilah orang yang benar-benar menginginkan Tuhan.

Pada awalnya ketika Aku memberimu kedudukan sebagai umat Tuhan, engkau melompat-lompat—engkau melompat kegirangan lebih dari siapa pun. Tetapi bagaimana segera setelah Aku mengatakan bahwa engkau keturunan Moab? Engkau semua langsung bubar! Bagaimanakah menurutmu tingkat pertumbuhanmu itu? Pemahamanmu mengenai kedudukan terlalu berat! Kebanyakan tidak dapat bangkit sendiri. Sebagian orang pergi untuk melakukan bisnis, dan sebagian orang pergi bekerja. Segera setelah Aku mengatakan engkau keturunan Moab, engkau semua ingin melarikan diri. Apakah ini memberi kesaksian bagi Tuhan yang engkau teriakkan sepanjang waktu? Apakah Iblis akan diyakinkan dengan cara ini? Bukankah ini tanda malu? Apa gunanya memilikimu? Engkau semua sampah! Penderitaan macam apa yang sudah pernah engkau alami, tetapi engkau merasa diperlakukan begitu tidak adil? Engkau mengira bahwa jika Tuhan telah menyiksamu sampai tingkat tertentu, Dia akan bahagia. Seolah-olah Tuhan sengaja datang untuk mengutukmu, dan setelah mengutuk dan menghancurkanmu, pekerjaan-Nya akan selesai. Apakah itu yang Aku katakan? Bukankah ini karena kebutaanmu? Apakah engkau sendiri tidak berusaha untuk berbuat baik, atau Aku sengaja mengutukmu? Aku tidak pernah melakukan itu—itu adalah sesuatu yang engkau bayangkan sendiri. Aku belum bekerja seperti itu, dan juga Aku tidak punya niat itu. Jika Aku benar-benar ingin menghancurkanmu, apakah Aku harus sangat menderita? Jika Aku benar-benar ingin menghancurkanmu, apakah Aku perlu berbicara denganmu dengan sungguh-sungguh? Inilah kehendak-Ku: saat Aku telah menyelamatkanmu adalah saat ketika Aku dapat beristirahat. Semakin rendah seseorang, semakin mereka menjadi objek penyelamatan-Ku. Semakin engkau dapat masuk secara proaktif, Aku semakin bahagia. Semakin engkau berantakan, Aku semakin marah. Engkau selalu ingin melenggang naik takhta, tetapi Aku akan beritahukan kepadamu. Itu bukan jalan untuk menyelamatkanmu dari kenajisan. Khayalan duduk di atas takhta tidak bisa menyempurnakanmu; itu tidak realistis. Aku mengatakan bahwa engkau keturunan Moab, maka engkau tidak senang. Engkau berkata: "Jika Engkau membuatku masuk ke jurang maut, aku tidak akan memberi kesaksian bagi-Mu atau menderita bagi-Mu." Bukankah perbuatanmu ini menentang-Ku? Apakah ini bermanfaat bagimu? Aku telah memberimu begitu banyak kasih karunia—apakah engkau sudah lupa? Hati Tuhan yang seperti ibu yang penuh kasih telah berubah menjadi air dingin karenamu dan menjadi es. Apakah Iblis akan melepaskanmu? Jika engkau tidak bersaksi bagi-Ku, Aku tidak akan memaksamu, tetapi engkau harus tahu bahwa pada akhirnya engkau akan menjadi sasaran penghancuran. Jika Aku tidak dapat memperoleh kesaksian pada dirimu, Aku akan mendapatkannya dari orang lain. Itu tidak masalah bagi-Ku, tetapi pada akhirnya engkau akan menyesalinya, dan pada saat itu engkau akan jatuh ke dalam kegelapan seperti dulu. Lalu siapa yang akan bisa menyelamatkanmu? Jangan berpikir bahwa pekerjaan itu tidak dapat dilakukan tanpamu. Bersamamu tidak akan terlalu banyak, dan tanpamu tidak akan terlalu sedikit. Jangan menganggap dirimu terlalu terhormat. Jika engkau tidak mau mengikuti-Ku, itu hanya menunjukkan bahwa engkau memberontak, dan tidak ada yang diinginkan di dalam dirimu. Jika engkau seorang pembicara yang baik, bukankah itu hanya karena engkau telah melengkapi diri dengan kata-kata yang Aku bawa melalui pekerjaan-Ku? Apa yang harus engkau sombongkan? Jangan biarkan khayalanmu lari bersamamu! Jika Aku tidak bisa mendapatkan kemuliaan darimu, keturunan Moab ini, Aku akan memilih kelompok kedua, dan kelompok ketiga keturunan Moab untuk bekerja sampai Aku mendapatkan kemuliaan. Jika engkau tidak mau bersaksi bagi-Ku, maka keluarlah! Aku tidak akan memaksamu! Jangan mengira bahwa Aku tidak akan mampu melangkah selangkah pun tanpamu. Mencari objek yang cocok untuk pekerjaan-Ku di negeri Tiongkok ini sangat mudah. Tidak ada yang bisa ditemukan di negeri ini—orang-orang najis dan rusak ada di mana-mana, dan pekerjaan-Ku dapat dilakukan di mana saja. Jangan terlalu bangga! Bagaimanapun bangganya engkau, bukankah engkau tetap seorang anak yang lahir dari perzinaan? Lihatlah nilaimu, dan apa pilihan lain yang engkau miliki? Hanya mengizinkanmu untuk hidup pun sudah merupakan peninggian luar biasa. Jadi, apa yang membuatmu sombong? Jika bukan karena pekerjaan-Ku untuk mengakhiri zaman, bukankah engkau sudah lama jatuh ke dalam bencana alam dan bencana buatan manusia? Dapatkah engkau tetap hidup dengan begitu nyaman? Engkau masih selalu berdebat tentang masalah ini. Sejak Aku mengatakan bahwa engkau adalah keturunan Moab, engkau selalu cemberut sepanjang waktu. Engkau tidak belajar, engkau tidak membaca firman Tuhan, dan engkau membenci semua orang. Ketika engkau melihat orang lain sedang belajar, engkau mengganggu mereka dan mengatakan hal-hal yang mengecewakan mereka. Engkau memiliki keberanian! Engkau berkata: "Apa yang dipelajari oleh keturunan Moab? Aku tidak akan belajar demi Dia." Bukankah ini sesuatu yang akan dikatakan binatang? Apakah engkau bahkan dianggap sebagai manusia? Aku telah mengatakan banyak hal kepadamu, tetapi hal itu tidak menghasilkan apa-apa. Apakah segala pekerjaan yang Kulakukan ini sia-sia? Apakah kata-kata yang Kuucapkan ini sia-sia? Jika engkau anjing, engkau masih mengibaskan ekormu; orang seperti itu bahkan tidak sebaik anjing! Terkadang engkau cemberut, terkadang engkau terlihat curiga—apakah semua pekerjaan yang dilakukan padamu ini sia-sia? Begitu Aku berbicara tentang keturunan Moab, sebagian orang dengan sengaja merendahkan diri. Mereka berpakaian berbeda dengan sebelumnya dan begitu tidak rapi sehingga mereka tidak terlihat seperti manusia. Mereka bergumam: "Aku keturunan Moab, aku tidak baik. Bagaimanapun, tidak ada yang baik dalam diriku, dan aku tidak ingin mendapatkan berkat. Bagaimanapun, begitulah adanya. Dapatkah keturunan Moab disempurnakan?" Segera setelah Aku berbicara tentang keturunan Moab, kebanyakan orang kehilangan harapan, dan berkata: "Tuhan berkata bahwa kita keturunan Moab—apa artinya itu? Jika dilihat nada suara-Nya, tidak ada peluang penebusan! Tidak ada kasih dalam firman-Nya. Bukankah kita sasaran penghancuran?" Apakah engkau lupa apa yang dikatakan sebelumnya? Sekarang, istilah "keturunan Moab" adalah satu-satunya hal yang engkau ingat? Sebenarnya, banyak kata yang bertujuan mencapai sesuatu, tetapi kata-kata itu juga mengungkapkan kebenaran fakta. Kebanyakan orang tidak memercayainya. Engkau tidak rela menderita seperti itu bagi-Ku. Engkau takut mati, dan engkau selalu ingin melarikan diri. Jika engkau ingin pergi, Aku tidak akan memaksamu untuk tetap tinggal, tetapi Aku harus menjelaskan satu hal kepadamu: Jangan menjalani seluruh hidupmu dengan sia-sia, dan jangan lupakan hal-hal yang telah Aku katakan kepadamu di masa lalu. Sebagai salah satu ciptaan, engkau harus melakukan tugas salah satu ciptaan. Jangan melakukan hal-hal yang melawan hati nuranimu; apa yang harus engkau lakukan adalah mengabdikan dirimu kepada Tuhan atas semua ciptaan. Begitu pula, keturunan Moab hanyalah bagian dari ciptaan. Hanya saja mereka telah dikutuk. Bagaimanapun, engkau tetaplah salah satu ciptaan. Engkau tidak jauh jika mengatakan ini: "Meskipun aku keturunan Moab, aku telah menikmati begitu banyak kasih karunia Tuhan sebelumnya. Jadi, aku harus memiliki hati nurani. Aku hanya akan mengakuinya tetapi tidak selalu memikirkannya. Walaupun aku menderita di dalam aliran ini, aku akan menderita sampai akhir. Jika aku keturunan Moab, maka biarlah begitu. Aku akan tetap mengikuti sampai akhir!" Engkau harus mengikuti sampai akhir. Jika engkau melarikan diri, engkau benar-benar tidak memiliki prospek masa depan—engkau telah melangkah ke jalan penghancuran.

Bagus jika engkau semua memahami asalmu, dan jika engkau semua memahami kebenaran fakta tersebut, ini bermanfaat bagi pekerjaan itu. Jika tidak, hasil yang harus dicapai tidak akan tercapai. Ini adalah bagian dari pekerjaan menaklukkan, dan ini langkah yang diperlukan dalam pekerjaan itu. Itu fakta. Melakukan pekerjaan ini berarti membangkitkan roh manusia, membangunkan perasaan hati nurani mereka, dan membuat manusia dapat memperoleh keselamatan yang luar biasa ini. Jika orang memiliki hati nurani, ketika mereka melihat bahwa mereka memiliki kedudukan rendah, mereka seharusnya merasa sangat bersyukur kepada Tuhan. Mereka berpegang teguh pada firman-Nya, berpegang teguh pada kasih karunia yang telah Dia berikan kepada mereka, dan bahkan menangis dengan sedih dan berkata: "Kedudukan kami begitu rendah dan kami tidak memperoleh apa pun di dunia. Tidak ada yang memperhatikan kami, orang yang rendah ini. Kami dianiaya di lingkungan rumah kami, suami kami menolak kami, istri kami mencaci kami, anak-anak kami memandang rendah kami, dan ketika kami tua, menantu kami juga menganiaya kami. Sesungguhnya kami sangat menderita, dan kami sangat bahagia karena sekarang kami menikmati kasih Tuhan yang luar biasa! Jika bukan karena Tuhan menyelamatkan kami, bagaimana kami dapat memahami penderitaan manusia? Bukankah kami masih akan terperosok dalam dosa ini? Bukankah Tuhan ini sedang mengangkat kita? Aku salah satu orang paling rendah, dan Tuhan telah mengangkatku begitu tinggi. Walaupun aku dihancurkan, aku tetap harus membalas kasih-Nya. Tuhan menganggap kami begitu tinggi dan berbicara berhadapan dengan kami, orang yang begitu rendah. Walaupun Dia menghajarku—apa yang bisa kukatakan? Bukankah hajaran juga merupakan peninggian oleh-Nya? Walaupun aku dihajar, aku masih dapat melihat kuasa-Nya yang besar. Aku tidak boleh begitu tidak berhati nurani—Aku harus membalas kasih-Nya. Aku tidak bisa begitu memberontak terhadap Tuhan. Dia berbicara denganku secara langsung dan mengajarku dengan memegang tanganku. Dia menyuapiku, tinggal bersamaku, dan menderita bersamaku." Kedudukan Tuhan dan status-Nya tidak sama dengan manusia, tetapi penderitaan-Nya sama, dan apa yang dimakan dan dipakai-Nya juga sama. Namun, semua manusia menghormati-Nya─hanya inilah perbedaannya. Bukankah semua hal lain yang dinikmati sama? Jadi, apa hakmu mengatakan begitu banyak hal? Tuhan telah menanggung penderitaan yang begitu besar dan melakukan pekerjaan yang begitu besar, dan engkau—yang lebih rendah daripada semut dan kutu—engkau telah mendapatkan peninggian yang luar biasa pada zaman sekarang. Jika engkau tidak dapat membalas kasih Tuhan, di manakah hati nuranimu? Sebagian orang berbicara dari hati mereka dan berkata: "Setiap kali aku berpikir untuk meninggalkan Tuhan, mataku penuh air mata, dan aku merasa dituduh oleh hati nuraniku. Aku berutang kepada Tuhan. Aku tidak dapat melakukan ini. Aku tidak boleh seperti itu kepada-Nya. Jika aku mati, dan kematianku memberi kemuliaan bagi pekerjaan-Nya, aku akan sangat puas. Jika tidak, walaupun aku hidup, aku tidak akan merasakan kedamaian." Dengarkan kata-kata ini—inilah tugas yang harus dipenuhi oleh makhluk ciptaan. Jika orang selalu memiliki visi ini di dalam batin mereka, mereka akan merasa jelas dan nyaman. Mereka akan yakin akan semua hal ini. Engkau akan berkata: "Tuhan tidak mencelakaiku, dan Dia tidak dengan sengaja memperolokku atau mempermalukanku. Meskipun Dia berbicara agak keras dan menyerang sampai ke hatiku, itu demi kebaikanku sendiri. Meskipun Dia mengatakannya dengan keras, Dia tetap menyelamatkanku, dan Dia tetap memikirkan kelemahanku. Dia tidak menghukumku dengan semua kenyataan itu. Aku percaya bahwa Tuhan adalah keselamatan." Jika engkau benar-benar memiliki visi seperti ini, engkau tidak akan sampai melarikan diri. Dalam hati nuranimu, engkau mungkin merasa bersalah, engkau mungkin merasa dikutuk, tetapi engkau tidak boleh menganggap Tuhan seperti itu. Engkau memikirkan semua kasih karunia yang telah engkau dapatkan, semua kata yang telah engkau dengar—mungkinkah engkau mendengarkannya dengan sia-sia? Siapa pun melarikan diri, engkau tidak boleh melakukannya. Orang lain tidak percaya, tetapi engkau harus percaya. Orang lain meninggalkan Tuhan, tetapi engkau harus menjunjung tinggi Tuhan dan memberi kesaksikan tentang Dia. Orang lain memfitnah Tuhan, tetapi engkau tidak boleh melakukannya. Bagaimanapun buruknya Tuhan kepadamu, engkau tetap harus memperlakukan-Nya dengan benar. Engkau harus membalas kasih-Nya, dan engkau harus memiliki hati nurani, karena Tuhan tidak bersalah. Kedatangan-Nya ke bumi dari surga untuk bekerja di antara umat manusia sudah merupakan penghinaan besar. Dia kudus tanpa sedikit pun kenajisan. Datang ke tanah yang najis—berapa besar penghinaan yang Dia alami? Bekerja di antara engkau semua adalah demi kebaikanmu. Jika engkau tidak berhati nurani dalam memperlakukan Dia, maka engkau lebih baik cepat mati!

Saat ini, kebanyakan orang tidak memiliki aspek visi seperti ini dan sama sekali tidak dapat memahami pekerjaan ini dan tidak tahu apa yang benar-benar ingin Tuhan selesaikan melalui pekerjaan ini. Terutama mereka yang bingung—mereka seolah-olah masuk ke labirin dan linglung setelah beberapa putaran. Jika engkau menjelaskan secara gamblang tujuan rencana pengelolaan Tuhan kepada mereka, mereka tidak mengerti. Banyak orang tidak dapat memahaminya, dan mereka percaya bahwa pekerjaan Tuhan adalah menyiksa manusia. Mereka tidak memahami hikmat dan keajaiban pekerjaan-Nya, dan mereka tidak memahami bahwa pekerjaan-Nya adalah untuk mengungkapkan kuasa-Nya yang besar, dan juga untuk menyelamatkan umat manusia. Mereka tidak melihat semua itu, mereka hanya melihat apakah mereka memiliki peluang, dan apakah mereka akan dapat masuk surga. Mereka berkata: "Pekerjaan Tuhan selalu begitu tidak langsung. Jika Engkau membuat kami dapat melihat secara langsung hikmat-Mu, itu bagus sekali. Engkau tidak boleh menyiksa kami dengan cara ini. Kemampuan kami sangat kurang, dan kami tidak memahami kehendak-Mu. Bagus sekali jika Engkau berbicara dan berbuat secara langsung. Engkau meminta kami menebak, tetapi kami tidak dapat menebak. Bagus sekali jika Engkau bergegas dan membuat kami dapat melihat kemuliaan-Mu. Apa perlunya melakukan berbagai hal secara tidak langsung?" Apa yang paling tidak engkau miliki sekarang adalah hati nurani. Coba lebih perhatikan hal ini dan buka matamu lebar-lebar untuk melihat siapa yang sebenarnya melakukan tahap demi tahap pekerjaan itu. Jangan buru-buru menyimpulkan. Sekarang engkau telah memahami hanya permukaan jalan kehidupan yang seharusnya engkau alami. Masih ada banyak kebenaran yang harus engkau alami, dan ketika hari itu tiba engkau dapat benar-benar memahaminya, engkau tidak akan mengatakan itu lagi, dan juga engkau tidak akan mengeluh. Engkau juga tidak akan mendefinisikannya dengan mudah. Engkau akan berkata: "Tuhan sangat bijaksana, sangat kudus. Dia sangat kuat!"

Sebelumnya:Bab 46

Selanjutnya:Pendahuluan

media terkait