Firman Tuhan Harian: Penampakan dan Pekerjaan Tuhan | Kutipan 48
Raja yang menang duduk di takhta-Nya yang mulia. Dia telah menggenapi penebusan dan memimpin seluruh umat-Nya untuk tampil dalam kemuliaan....
Kami menyambut semua pencari yang merindukan penampakan Tuhan!
Bagaimana caramu memahami natur manusia? Memahami naturmu sebenarnya berarti menganalisis hal-hal yang ada di kedalaman jiwamu—hal-hal dalam hidupmu, dan semua logika dan falsafah Iblis yang telah kaujalani—yang berarti kehidupan Iblis yang selama ini kaujalani. Hanya dengan menggali hal-hal yang ada dalam jiwamu yang terdalam, barulah engkau dapat memahami naturmu. Bagaimana caranya hal-hal ini bisa digali? Semua itu tidak dapat digali atau dianalisis hanya melalui satu atau dua hal; sering kali, setelah engkau selesai melakukan sesuatu, engkau masih belum memahami. Bisa dibutuhkan waktu tiga atau lima tahun sebelum engkau bahkan bisa mendapatkan sedikit kesadaran atau pemahaman. Jadi, dalam banyak situasi, engkau harus merenungkan dirimu dan mengenal dirimu sendiri. Engkau harus menggali dirimu dalam-dalam dan menganalisis dirimu berdasarkan firman Tuhan, agar engkau mampu membuahkan hasil. Ketika pemahamanmu akan kebenaran bertumbuh semakin mendalam, engkau akan secara berangsur-angsur mengetahui esensi naturmu sendiri melalui perenungan diri dan pengenalan diri sendiri.
Untuk mengenal naturmu, engkau harus memahami naturmu itu melalui beberapa hal. Pertama, engkau harus memiliki pemahaman yang jelas tentang apa yang kausukai. Ini bukan mengacu pada apa yang suka kaumakan atau kenakan, sebaliknya, itu mengacu pada hal-hal yang kaunikmati, yang membuatmu iri, yang kausembah, yang kaucari, dan yang kauperhatikan dalam hatimu, jenis orang yang suka kauajak bergaul, jenis orang yang kaukagumi dan idolakan di dalam hatimu. Contohnya, kebanyakan orang menyukai orang-orang berkedudukan tinggi, orang-orang yang elegan dalam cara bicara dan sikap mereka, atau seperti mereka yang berbicara dengan pujian yang fasih atau mereka yang berpura-pura. Yang disebutkan di atas adalah tentang orang macam apa yang dengannya mereka suka berinteraksi. Mengenai hal-hal yang orang nikmati, ini termasuk kesediaan orang untuk melakukan hal-hal tertentu yang mudah dilakukan, senang melakukan hal-hal yang menurut orang lain baik dan yang akan membuat orang menyanyikan pujian dan memberikan pujian. Dalam natur manusia, ada karakteristik umum mengenai hal-hal yang mereka sukai. Artinya, mereka menyukai orang-orang, peristiwa, dan hal-hal yang membuat orang lain iri karena penampilan luar, mereka menyukai orang-orang, peristiwa dan hal-hal yang terlihat sangat cantik dan mewah, dan mereka menyukai orang-orang, peristiwa, dan hal-hal yang membuat orang lain memuja mereka. Hal-hal yang orang sukai ini adalah hal-hal yang hebat, memesona, indah, dan megah. Semua orang memuja hal-hal ini. Dapat dilihat bahwa manusia tidak memiliki kebenaran apa pun, juga tidak memiliki keserupaan dengan manusia sejati. Tidak ada sedikit pun makna penting dalam memuja hal-hal ini, tetapi manusia tetap menyukainya. Hal-hal yang disukai orang-orang ini tampaknya dianggap hal yang sangat baik oleh orang yang tidak percaya kepada Tuhan, dan semua itu adalah hal yang terutama ingin dikejar orang. […] Hal-hal yang dikejar dan didambakan orang merupakan tren-tren duniawi, hal-hal ini berasal dari Iblis dan setan, semua ini dibenci oleh Tuhan, dan tidak mengandung kebenaran sedikit pun. Hal-hal yang cenderung orang dambakan menyingkapkan seperti apa esensi natur mereka. Pilihan orang dapat dilihat dari cara mereka berpakaian. Ada orang yang senang berpakaian warna-warni yang menarik perhatian atau pakaian yang aneh. Mereka senang mengenakan aksesori yang belum pernah dikenakan orang lain, dan mereka menyukai hal-hal yang dapat menarik perhatian lawan jenis. Bahwa mereka mengenakan pakaian dan aksesori ini menunjukkan kesukaan yang mereka miliki akan hal-hal ini dalam hidup mereka dan jauh di lubuk hati mereka. Hal-hal yang mereka sukai tidak bermartabat atau tidak pantas. Semua itu bukanlah hal-hal yang seharusnya dikejar manusia normal. Di dalam kesukaan mereka akan hal-hal tersebut terdapat ketidakbenaran. Cara pandang mereka sama persis dengan cara pandang orang-orang duniawi. Orang tidak dapat melihat bagian apa pun dari hal ini yang sesuai dengan kebenaran. Oleh karena itu, apa yang engkau sukai, fokuskan, puja, iri, dan pikirkan dalam hatimu setiap hari semuanya adalah representasi dari naturmu. Kegemaranmu akan hal-hal duniawi ini sudah cukup membuktikan bahwa naturmu menyukai ketidakbenaran, dan dalam situasi yang serius, naturmu itu jahat dan tak dapat disembuhkan. Engkau harus menganalisis naturmu dengan cara seperti ini: periksalah apa yang kausukai dan apa yang kautinggalkan dalam hidupmu. Engkau mungkin bersikap baik kepada seseorang untuk sementara waktu, tetapi ini tidak membuktikan bahwa engkau menyukai mereka. Yang sebenarnya kausukai adalah apa yang ada dalam naturmu; meskipun tulang-tulangmu patah, engkau akan tetap menikmatinya dan tidak akan pernah bisa meninggalkannya. Ini tidak mudah untuk diubah. Mencari pasangan, misalnya, orang mencari orang-orang yang sama tipenya dengan diri mereka sendiri. Jika seorang wanita benar-benar jatuh cinta kepada seseorang, maka tak seorang pun akan dapat menghentikannya. Sekalipun kakinya patah, dia tetap akan ingin bersamanya; dia pasti ingin menikah dengannya meskipun itu berarti dia harus mati. Bagaimana ini bisa terjadi? Ini karena tak seorang pun mampu mengubah apa yang ada di dalam naluri manusia, di lubuk hati mereka. Meskipun orang sudah mati, jiwa mereka tetap akan menyukai hal-hal yang sama; ini adalah hal-hal tentang natur manusia, dan merepresentasikan esensi seseorang. Hal-hal yang manusia sukai mengandung beberapa ketidakbenaran. Sebagian orang jelas dalam kesukaan mereka akan hal-hal itu, sementara sebagian lainnya tidak; sebagian orang memiliki kesukaan yang kuat akan hal-hal itu, sementara yang lainnya tidak; sebagian orang memiliki pengendalian diri, sementara yang lainnya tidak bisa mengendalikan diri mereka sendiri. Ada orang-orang yang cenderung tenggelam dalam hal-hal yang gelap dan jahat, yang membuktikan bahwa mereka tidak memiliki hidup. Ada orang-orang yang mampu mengatasi godaan daging dan tidak disibukkan atau dikendalikan oleh hal-hal tersebut, yang membuktikan bahwa mereka memiliki sedikit tingkat pertumbuhan dan watak mereka telah sedikit berubah. Sebagian orang memahami beberapa kebenaran dan merasa bahwa mereka memiliki hidup dan bahwa mereka mengasihi Tuhan, tetapi sebenarnya, itu masih terlalu awal, dan mengalami perubahan dalam watak seseorang bukanlah masalah yang sederhana. Apakah esensi natur orang mudah dipahami? Meskipun orang memahaminya sedikit, mereka harus melewati banyak kerumitan untuk mencapai pemahaman itu, dan bahkan dengan sedikit pemahaman, perubahan tidak mudah dicapai. Semua ini adalah kesulitan yang orang hadapi, dan orang tidak dapat mengenal diri mereka sendiri tanpa keinginan untuk mengejar kebenaran. Bagaimanapun orang, hal-hal, atau segala sesuatu di sekitarmu mungkin berubah dan bagaimanapun dunia mungkin jungkir balik, jika kebenaran membimbingmu dari dalam batinmu, jika kebenaran sudah mengakar dalam dirimu dan firman Tuhan membimbing hidup, pilihan, pengalaman dan keberadaanmu, maka pada tahap itulah engkau sudah benar-benar berubah. Sekarang ini, yang disebut orang sebagai perubahan hanyalah bahwa orang sedikit bekerja sama, dengan enggan mampu menerima diri mereka dipangkas, secara aktif melaksanakan tugas mereka, dan memiliki sedikit antusiasme dan iman, tetapi ini tidak bisa dianggap sebagai perubahan dalam watak dan ini tidak membuktikan bahwa orang telah memiliki hidup. Ini hanyalah pilihan dan keinginan orang—tak lebih dari itu.
Untuk mendapatkan pemahaman tentang natur, selain menggali hal-hal yang orang sukai dalam natur mereka, beberapa dari aspek terpenting yang berkaitan dengan natur mereka juga harus digali. Misalnya, pandangan orang tentang berbagai hal, metode dan sasaran mereka dalam hidup, nilai-nilai kehidupan dan cara pandang orang tentang hidup, serta pandangan dan gagasan mereka mengenai segala sesuatu yang berkaitan dengan kebenaran. Semua ini adalah hal-hal yang tersembunyi jauh di kedalaman jiwa orang dan memiliki kaitan langsung dengan perubahan watak. Lalu, bagaimana cara pandang manusia yang rusak mengenai kehidupan? Dapat dikatakan seperti ini: "Tiap orang memperjuangkan kepentingannya sendiri." Semua manusia hidup untuk dirinya sendiri; bahasa kasarnya, mereka hidup untuk daging. Mereka hidup sekadar untuk memasukkan makanan ke mulut mereka. Apa bedanya keberadaan seperti ini dengan keberadaan hewan? Hidup dengan cara seperti ini sama sekali tidak ada nilainya, apa lagi bermakna. Cara pandang orang tentang hidup ini adalah tentang apa yang engkau andalkan untuk hidup di dunia ini, untuk apa engkau hidup, dan bagaimana engkau hidup—dan semua ini adalah hal-hal yang berkaitan dengan esensi dari natur manusia. Dengan menganalisis natur manusia, engkau akan melihat bahwa orang-orang semuanya menentang Tuhan. Mereka semua adalah Iblis, dan tidak ada orang yang benar-benar baik. Hanya dengan menganalisis natur manusia, engkau dapat benar-benar mengetahui kerusakan dan esensi manusia dan memahami milik siapa manusia itu sebenarnya, apa yang benar-benar kurang dalam diri manusia, dengan apa mereka harus diperlengkapi, dan bagaimana seharusnya mereka menjalani hidup dalam keserupaan dengan manusia. Benar-benar menganalisis natur seseorang tidak mudah, dan tidak dapat dilakukan tanpa mengalami firman Tuhan atau tanpa mengalami pengalaman nyata.
—Firman, Jilid 3, Pembicaraan Kristus Akhir Zaman, "Apa yang Harus Orang Ketahui tentang Perubahan Watak"
Penderitaan akan berakhir dan air mata akan berhenti. Percayalah kepada Tuhan bahwa Dia mendengar permohonan kita dalam penderitaan kita, dan Dia ingin menyelamatkan kita dari penderitaan. Hubungi kami untuk memahami kabar baik tentang keselamatan Tuhan.
Raja yang menang duduk di takhta-Nya yang mulia. Dia telah menggenapi penebusan dan memimpin seluruh umat-Nya untuk tampil dalam kemuliaan....
Dapat dilihat dari pengalaman bahwa salah satu persoalan terpenting adalah bahwa orang haruslah menenangkan hatinya di hadapan Tuhan. Ini...
Ketika Sinim terwujud di bumi—ketika kerajaan terwujud—tidak akan ada lagi perang di bumi, tidak akan pernah ada lagi kelaparan, wabah, dan...
Pencobaan Iblis (Bagian-bagian Pilihan) Matius 4:5-7 Lalu Iblis membawa-Nya ke kota suci, dan menempatkan Dia di puncak Bait Suci, dan...