Firman Tuhan Harian: Mengenal Tuhan | Kutipan 88
Tuhan Menggunakan Firman untuk Menciptakan Segala Sesuatu (Bagian-bagian Pilihan) Pada Hari Keenam, Sang Pencipta Berbicara, dan Setiap...
Kami menyambut semua pencari yang merindukan penampakan Tuhan!
Jika engkau ingin menerapkan dan memahami kebenaran, engkau harus terlebih dahulu mencari kebenaran ketika sesuatu terjadi padamu dalam kehidupanmu sehari-hari. Itu berarti, engkau harus memandang segala sesuatu berdasarkan firman Tuhan dan kebenaran; jika esensi masalahnya jelas bagimu, engkau akan tahu bagaimana melakukan penerapan sesuai dengan prinsip kebenaran. Dan jika engkau selalu memandang segala sesuatu sesuai dengan firman Tuhan, engkau akan dapat melihat tangan Tuhan—perbuatan Tuhan—dalam segala sesuatu yang terjadi di sekitarmu. Apa pun yang terjadi di sekitar mereka, beberapa orang berpikir bahwa itu tidak ada kaitannya dengan iman mereka kepada Tuhan atau kebenaran; mereka hanya mengikuti keinginan mereka sendiri, bereaksi sesuai dengan falsafah Iblis. Dapatkah mereka memetik pelajaran jika mereka seperti ini? Tentu saja tidak. Karena alasan inilah banyak orang telah percaya kepada Tuhan selama sepuluh atau dua puluh tahun dan mereka tetap tidak memiliki pemahaman tentang kebenaran atau jalan masuk kehidupan. Mereka tak mampu mengaitkan Tuhan dengan kehidupan mereka sehari-hari, atau menangani segala sesuatu yang terjadi di sekitar mereka berdasarkan firman Tuhan, dan karena itu setiap kali sesuatu terjadi pada mereka, mereka tidak dapat mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, juga tidak mampu menanganinya berdasarkan prinsip-prinsip kebenaran. Orang-orang semacam itu tidak memiliki jalan masuk kehidupan. Ada orang-orang yang hanya melibatkan pikiran mereka ketika mereka sedang membaca firman Tuhan dalam pertemuan; pada saat-saat seperti itu, mereka mampu menyampaikan sedikit pengetahuan, tetapi mereka tak mampu menerapkan firman Tuhan apa pun yang terjadi pada diri mereka dalam kehidupan nyata, dan mereka juga tidak tahu cara menerapkan kebenaran, dan karena itu mereka berpikir bahwa segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan mereka sehari-hari tidak ada kaitannya dengan kebenaran, tidak ada kaitannya dengan firman Tuhan. Dalam iman mereka kepada Tuhan, seolah-olah mereka memperlakukan firman Tuhan dan kebenaran sebagai suatu bidang ilmu pengetahuan, sama sekali terpisah dari kehidupan mereka sehari-hari dan sama sekali terpisah dari pandangan mereka tentang segala sesuatu, tujuan hidup mereka, dan pengejaran hidup mereka. Bentuk kepercayaan kepada Tuhan seperti apakah ini? Akankah mereka mampu memahami kebenaran dan masuk ke dalam kenyataan? Jika mereka percaya kepada Tuhan dengan cara ini, apakah mereka pengikut Tuhan? Mereka bukan orang yang benar-benar percaya kepada Tuhan, apalagi pengikut Tuhan. Semua masalah dalam kehidupan mereka sehari-hari—termasuk segala sesuatu yang menyangkut keluarga, pernikahan, pekerjaan, atau prospek mereka—mereka anggap tidak ada kaitannya dengan kebenaran, dan karenanya berusaha menyelesaikannya dengan menggunakan cara-cara manusia. Karena mengalaminya dengan cara demikian, mereka tidak akan pernah memperoleh kebenaran, tidak akan pernah mampu memahami apa yang Tuhan ingin capai dalam diri manusia, dan efek yang ingin Dia capai dalam diri mereka. Tuhan mengungkapkan kebenaran untuk menyelamatkan manusia, untuk mentahirkan dan mengubah watak mereka yang rusak, tetapi mereka tidak menyadari bahwa hanya jika mereka menerima dan mengejar kebenaran, barulah mereka akan mampu menyelesaikan watak rusak mereka sendiri; mereka tidak menyadari bahwa hanya ketika mereka mengalami dan menerapkan firman Tuhan dalam kehidupan mereka sehari-hari, barulah mereka mampu memperoleh kebenaran. Bukankah orang-orang seperti itu bodoh dan dungu? Bukankah mereka orang-orang paling bodoh dan konyol? Ada orang-orang yang tidak pernah mengejar kebenaran dalam iman mereka kepada Tuhan. Mereka mengira beriman kepada Tuhan itu berarti menghadiri pertemuan, berdoa, menyanyikan lagu-lagu pujian, membaca firman Tuhan; mereka menekankan upacara keagamaan, dan mereka tidak pernah menerapkan atau mengalami firman Tuhan. Inilah cara orang-orang beragama percaya kepada Tuhan. Dan ketika orang memperlakukan sesuatu yang sangat penting seperti iman kepada Tuhan sebagai kepercayaan beragama, bukankah mereka termasuk pengikut yang bukan orang percaya? Bukankah mereka adalah orang tidak percaya? Mengejar kebenaran mengharuskan kita mengalami banyak proses. Ada sisi sederhana dan ada sisi kompleks dalam mengejar kebenaran. Sederhananya, kita harus mencari kebenaran dan menerapkan serta mengalami firman Tuhan dalam apa pun yang terjadi di sekitar kita. Begitu engkau mulai melakukannya, engkau akan semakin mengerti seberapa banyak kebenaran yang perlu kauperoleh dan kejar dalam kepercayaanmu kepada Tuhan, dan bahwa kebenaran sungguh nyata dan kebenaran adalah hidup. Tuhan menyelamatkan manusia agar manusia dapat memperoleh kebenaran sebagai hidup. Semua manusia yang diciptakan harus menerima kebenaran sebagai hidup, bukan saja mereka yang melaksanakan tugas, yang menjadi pemimpin dan pekerja, atau yang melayani Tuhan. Firman Tuhan ditujukan kepada semua manusia, dan Tuhan berbicara kepada semua manusia. Oleh karena itu, semua makhluk ciptaan dan semua manusia harus menerima firman Tuhan dan kebenaran, mencari kebenaran dalam segala sesuatu, dan kemudian melakukan penerapan sesuai dengan prinsip-prinsip kebenaran sehingga mereka menjadi mampu menerapkan dan tunduk pada kebenaran. Jika hanya para pemimpin dan pekerja yang dituntut untuk menerapkan kebenaran, ini sama sekali bertentangan dengan maksud Tuhan, karena kebenaran yang diungkapkan Tuhan adalah untuk semua manusia, dan itu diungkapkan dengan tujuan untuk menyelamatkan manusia, bukan hanya untuk menyelamatkan beberapa orang. Jika hanya untuk menyelamatkan beberapa orang, firman yang Tuhan nyatakan akan menjadi kurang bermakna. Sekarang, sudahkah engkau semua memiliki jalan untuk mengejar kebenaran? Apa hal pertama yang harus diterapkan ketika mengejar kebenaran? Pertama, engkau harus meluangkan lebih banyak waktu untuk makan dan minum firman Tuhan dan mendengarkan khotbah dan persekutuan. Ketika engkau menghadapi suatu masalah, berdoalah dan carilah lebih lagi. Setelah engkau memperlengkapi dirimu dengan lebih banyak kebenaran, saat engkau semua bertumbuh dengan cepat dan memiliki tingkat pertumbuhan, engkau akan mampu melaksanakan suatu tugas, mengerjakan suatu pekerjaan kecil, dan akan mampu melewati ujian dan pencobaan. Pada waktu itu, engkau semua akan merasa bahwa engkau telah sungguh-sungguh mengerti dan memperoleh beberapa kebenaran, dan engkau akan merasa bahwa firman yang diucapkan Tuhan seluruhnya adalah kebenaran, bahwa semua itu adalah kebenaran yang paling dibutuhkan untuk keselamatan manusia yang rusak, dan bahwa semua itu adalah kebenaran hidup yang diberikan oleh satu-satunya Sang Pencipta.
—Firman, Jilid 3, Pembicaraan Kristus Akhir Zaman, "Makna Penting Mengejar Kebenaran dan Jalan Pengejarannya"
Penderitaan akan berakhir dan air mata akan berhenti. Percayalah kepada Tuhan bahwa Dia mendengar permohonan kita dalam penderitaan kita, dan Dia ingin menyelamatkan kita dari penderitaan. Hubungi kami untuk memahami kabar baik tentang keselamatan Tuhan.
Tuhan Menggunakan Firman untuk Menciptakan Segala Sesuatu (Bagian-bagian Pilihan) Pada Hari Keenam, Sang Pencipta Berbicara, dan Setiap...
Manusia harus berupaya menjalani hidup yang bermakna dan tidak boleh puas dengan keadaannya saat ini. Untuk menghidupi gambaran Petrus, ia...
Ketika di Zaman Kasih Karunia, Tuhan kembali ke surga tingkat ketiga, pekerjaan penebusan Tuhan terhadap seluruh umat manusia sebenarnya...
Pekerjaan yang dilakukan Paulus dipamerkan ke hadapan manusia, tetapi seberapa murni kasihnya kepada Tuhan, seberapa dalam kasihnya kepada...