Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

Perkataan Keseratus Empat

Semua orang, peristiwa, dan hal-hal di luar Aku akan berlalu dalam kehampaan, sementara semua orang, peristiwa, dan hal-hal di dalam Aku akan mendapatkan segala sesuatu dari-Ku dan masuk ke dalam kemuliaan bersama-Ku, masuk ke Gunung Sion-Ku, tempat tinggal-Ku, dan tinggal bersama dengan-Ku untuk selamanya. Aku menciptakan segala sesuatu pada mulanya dan akan menyelesaikan pekerjaan-Ku pada akhirnya, dan Aku juga akan memerintah untuk selamanya sebagai Raja. Di antara itu, Aku juga memimpin dan memerintah segenap alam semesta. Tidak seorang pun dapat mengambil otoritas-Ku, karena Akulah Tuhan yang Esa itu sendiri, dan Aku juga memiliki kuasa untuk memberikan otoritas-Ku kepada anak-anak sulung-Ku, sehingga anak-anak sulung-Ku dapat memerintah bersama di samping-Ku. Ini berlaku untuk selama-lamanya dan tidak pernah dapat diubah. Inilah ketetapan administratif-Ku. (Di mana pun Aku membahas tentang ketetapan administratif-Ku, itu mengacu pada apa yang terjadi di dalam kerajaan-Ku dan itu berlaku untuk selama-lamanya dan tidak pernah dapat diubah.) Setiap orang harus diyakinkan di dalam hati dan perkataan, dan harus melihat kekuatan-Ku yang besar dalam diri mereka yang Aku kasihi. Tidak seorang pun dapat mempermalukan nama-Ku─engkau semua harus ke luar dari sini! Bukan karena Aku tanpa belas kasihan, tetapi karena engkau tidak benar. Jika engkau menentang hajaran-Ku, Aku akan menanganimu dan membuatmu mati untuk selamanya. (Tentu saja, ini semua ditujukan kepada orang di luar anak-anak sulung-Ku.) Rumah-Ku tidak menginginkan sampah seperti itu, jadi cepatlah dan enyah dari sini! Jangan menunda barang semenit atau bahkan sedetik pun! Engkau harus melakukan apa yang Aku katakan, atau Aku akan menghancurkanmu dengan satu kata. Lebih baik engkau tidak terus saja ragu-ragu, lebih baik engkau tidak terus saja menipu. Mereka yang beromong kosong di hadapan-Ku, mereka yang berbohong di hadapan wajah-Ku─cepat enyah! Waktu-Ku terbatas untuk hal-hal semacam ini. (Saat tiba waktunya untuk melayani, mereka akan melayani, dan saat tiba waktunya untuk pergi, mereka akan pergi. Aku melakukan berbagai hal dengan hikmat, tidak kurang semenit atau sedetik pun, tidak kurang sedikit pun. Semuanya benar dan sepenuhnya akurat.) Namun bagi anak-anak sulung-Ku, Aku secara tak terbatas bersikap toleran dan mengasihi sampai pada akhirnya untuk selamanya, memungkinkan engkau semua untuk selamanya menikmati berkat yang baik dan hidup yang kekal bersama-Ku dan sementara itu tidak pernah mengalami kemunduran ataupun hajaran. (Ini mengacu pada saat engkau mulai menikmati berkat.) Inilah berkat tak terbatas dan janji bagi anak-anak sulung-Ku ketika Aku menciptakan dunia. Engkau semua harus melihat kebenaran-Ku di dalamnya─Aku mengasihi mereka yang telah Kutentukan dari semula, membenci mereka yang telah Kutinggalkan dan Kuhapuskan untuk selamanya.

Sebagai anak-anak sulung-Ku, engkau semua harus berpegang pada tugasmu sendiri dan berdiri di posisimu sendiri, menjadi buah matang pertama yang diangkat di hadapan-Ku dan menerima pemeriksaan pribadi-Ku, sehingga engkau semua dapat hidup dalam citra-Ku yang mulia dan terang kemuliaan-Ku dapat bersinar melalui wajahmu, sehingga perkataan-perkataan-Ku dapat tersebar luas melalui mulutmu, sehingga kerajaan-Ku dapat diatur olehmu, dan umat-Ku diperintah olehmu. Di sini Aku menyebutkan “buah matang pertama” dan juga istilah seperti “diangkat”. Apa yang dimaksud dengan buah matang pertama? Menurut pemahaman orang, mereka berpikir itu adalah sekumpulan pertama orang-orang yang diangkat, atau mengacu kepada para pemenang atau orang-orang yang merupakan anak-anak sulung. Semua ini adalah pemahaman akan firman-Ku yang keliru dan salah. Buah matang pertama adalah orang-orang yang telah menerima penyingkapan dari-Ku dan telah mendapatkan otoritas dari-Ku. Sebutan “matang pertama” mengacu pada menjadi milik-Ku, ditentukan dari semula dan dipilih oleh-Ku. “Matang pertama” bukan berarti pertama dalam urutan. “Buah matang pertama” bukan hal materi di mata manusia. Yang disebut “buah” mengacu pada sesuatu yang memancarkan keharuman (ini adalah makna simbolis), yakni mereka yang dapat menghidupi diri-Ku, mewujudkan diri-Ku, dan hidup bersama-Ku untuk selama-lamanya. Ketika Aku membicarakan tentang “buah”, Aku mengacu kepada semua anak-Ku dan umat-Ku, sementara buah matang pertama mengacu pada anak-anak sulung-Ku yang akan memerintah sebagai raja di samping-Ku. Oleh karena itu, “matang pertama” haruslah dijelaskan sebagai membawa otoritas. Itulah makna yang sebenarnya. “Diangkat” bukan diambil dari tempat yang rendah ke tempat yang tinggi seperti yang orang bayangkan. Ini kesalahan yang besar. Diangkat mengacu pada penentuan-Ku sejak semula dan pemilihan-Ku. Ini ditujukan kepada semua orang yang telah Kutentukan sejak semula dan Kupilih. Mereka yang telah mendapatkan status sebagai anak-anak sulung, status sebagai anak-anak-Ku, atau umat-Ku adalah semua orang yang telah diangkat. Ini adalah yang paling tidak sesuai dengan pemahaman manusia. Mereka yang berbagian di rumah-Ku di masa depan adalah semua orang yang telah diangkat di hadapan-Ku. Ini sepenuhnya benar, tidak akan pernah berubah, dan tidak dapat dibantah oleh siapa pun. Ini adalah serangan balik terhadap Iblis. Siapa pun yang telah Kutentukan dari semula akan diangkat di hadapan-Ku.

Bagaimana orang menjelaskan tentang “sangkakala yang kudus”? Apakah pemahamanmu tentang hal ini? Mengapa dikatakan kudus dan sudah dibunyikan? Ini harus dijelaskan dari langkah-langkah pekerjaan-Ku dan dipahami dari metode pekerjaan-Ku. Saat ketika penghakiman-Ku diumumkan secara terbuka adalah ketika watak-Ku diungkapkan kepada semua suku dan bangsa. Itu adalah saat sangkakala kudus dibunyikan. Artinya Aku sering mengatakan bahwa watak-Ku kudus dan tak terbantahkan, itulah mengapa “kudus” dipergunakan untuk menggambarkan “sangkakala.” Dapat dilihat dari hal ini bahwa “sangkakala” mengacu pada watak-Ku dan merepresentasikan siapa Aku dan apa yang Kumiliki. Juga dapat dikatakan bahwa penghakiman-Ku sedang berlangsung setiap hari, murka-Ku Kulepaskan setiap hari, dan kutukan-Ku menimpa setiap hal yang tidak sesuai dengan watak-Ku setiap hari. Maka, dapat dikatakan bahwa saat penghakiman-Ku dimulai adalah saat sangkakala kudus dibunyikan, dan itu berbunyi setiap hari, tanpa berhenti sejenak pun, tanpa berhenti barang semenit atau sedetik pun. Mulai dari sekarang, sangkakala kudus akan berbunyi lebih nyaring dan semakin nyaring dengan diturunkannya bencana-bencana besar secara bertahap. Itu berarti, bersamaan dengan penyingkapan penghakiman-Ku yang adil, watak-Ku akan semakin terbuka, dan siapa Diri-Ku serta apa yang Kumiliki akan semakin lagi ditambahkan ke dalam diri anak-anak sulung-Ku. Inilah metode pekerjaan-Ku di masa depan: di satu sisi mempertahankan dan menyelamatkan mereka yang Aku kasihi, dan di sisi lain menggunakan firman-Ku untuk menyingkapkan semua yang Aku benci. Ingat! Ini adalah metode pekerjaan-Ku, langkah pekerjaan-Ku, yang sepenuhnya benar. Ini telah Kurencanakan sejak penciptaan dan tidak dapat diubah oleh siapa pun.

Masih banyak bagian dari firman-Ku yang sulit orang-orang pahami, jadi Aku sudah lebih meningkatkan gaya bicara-Ku dan metode-Ku dalam mengungkapkan misteri. Dengan kata lain, gaya bicara-Ku berubah dan semakin meningkat setiap harinya, dengan bentuk dan metode yang berbeda setiap harinya. Ini adalah langkah-langkah pekerjaan-Ku dan tidak dapat diubah oleh siapa pun. Orang hanya dapat berbicara dan bertindak sesuai dengan apa yang Kukatakan. Ini adalah fakta yang sepenuhnya benar. Aku telah membuat pengaturan yang sesuai dalam pribadi-Ku dan daging-Ku. Di dalam setiap tindakan dan perbuatan kemanusiaan-Ku terdapat aspek hikmat keilahian-Ku. (Karena umat manusia tidak memiliki hikmat sama sekali, mengatakan bahwa anak-anak sulung-Ku memiliki hikmat-Ku mengacu pada anak-anak sulung yang memiliki watak ilahi-Ku dalam diri mereka.) Ketika anak-anak sulung melakukan hal-hal yang bodoh, itu karena engkau semua masih memiliki unsur kemanusiaan dalam dirimu. Oleh karena itu, engkau harus menyingkirkan kebodohan kemanusiaanmu dan melakukan apa yang Kusukai dan menolak apa yang Kubenci. Siapa pun yang berasal dari Aku harus kembali ke dalam-Ku. Siapa pun yang lahir dari Aku harus kembali ke dalam kemuliaan-Ku. Mereka yang Kubenci harus ditinggalkan dan dipotong satu persatu dari-Ku. Inilah langkah-langkah pekerjaan-Ku, pengelolaan-Ku, dan 6000 tahun perencanaan yang Kuciptakan. Mereka yang Kutinggalkan semuanya harus patuh dan meninggalkan-Ku dengan patuh. Mereka yang Aku kasihi, oleh karena berkat-berkat yang telah Kuberikan kepada mereka, semuanya harus memuji-Ku sehingga nama-Ku dapat menjadi semakin mulia, dan terang kemuliaan dapat ditambahkan ke wajah-Ku yang mulia, sehingga mereka dapat menjadi penuh dengan hikmat-Ku di dalam kemuliaan-Ku, dan memuliakan nama-Ku bahkan semakin lagi di dalam terang kemuliaan-Ku!

Sebelumnya:Perkataan Kesembilan Puluh Tiga

Selanjutnya:Perkataan Keseratus Sebelas

Anda Mungkin Juga Menyukai