Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

Orang yang Tidak Mempelajari dan Mengetahui Apa pun: Bukankah Mereka Sama dengan Binatang?

Apakah metode pengejaran yang paling tepat di jalan zaman sekarang? Figur seperti apa yang seharusnya engkau lihat pada dirimu sendiri dalam pengejaranmu? Engkau harus tahu cara menangani segala sesuatu yang terjadi kepadamu sekarang, apakah itu ujian atau penderitaan, hajaran tanpa belas kasihan atau kutukan—engkau harus memberikan pertimbangan yang saksama untuk semua ini. Mengapa Aku mengatakan hal ini? Karena bagaimanapun juga, apa yang terjadi kepadamu sekarang ini adalah satu ujian kecil disusul ujian kecil lainnya. Mungkin ini bukan tekanan yang besar bagimu sekarang sehingga engkau membiarkan hal-hal melayang pergi begitu saja, tidak menganggapnya sebagai harta berharga bagi pengejaranmu untuk maju. Engkau terlalu ceroboh! Engkau sebenarnya memperlakukan harta yang berharga ini seperti awan yang melayang di depan matamu, dan engkau tidak menghargai peristiwa-peritiwa singkat berupa pukulan keras ini, yang tampaknya tidak sekeras itu bagimu. Engkau hanya memperhatikan dengan sikap dingin dan tidak memasukkannya dalam hati, namun hanya melihatnya seperti sesekali menabrak dinding. Engkau sangat sombong! Engkau benar-benar bersikap meremehkan terhadap satu serangan ganas disusul serangan ganas lainnya, dan kadang-kadang engkau bahkan tersenyum dingin, mengungkapkan pandangan tak peduli. Ini karena engkau tidak pernah berpikir tentang mengapa engkau berkali-kali menderita "kemalangan" seperti ini. Mungkinkah ini karena Aku sudah begitu tidak adil terhadap orang-orang? Apakah Aku hanya mencari-cari kesalahan pada dirimu? Meskipun pemikiranmu tidak seserius yang telah Aku gambarkan, sikap tenangmu telah menggambarkan dunia batinmu dengan sangat jelas. Tidak perlu dikatakan, apa yang tersembunyi jauh di lubuk hatimu bukan apa pun selain caci maki yang tidak pantas dan semburat penderitaan tiada akhir yang hampir tidak dapat dilihat oleh orang lain. Hal ini karena engkau telah menderita ujian-ujian semacam ini yang engkau anggap tidak adil, sehingga engkau melontarkan caci maki seperti ini. Oleh karena ujian-ujian inilah engkau merasa dunia ini begitu sunyi, maka engkau pun penuh dengan kesedihan. Engkau tidak melihat pukulan demi pukulan, disiplin demi disiplin sebagai perlindungan terbaik, tetapi engkau melihatnya sebagai provokasi tidak masuk akal dari Surga atau ganjaran yang sesuai untukmu. Engkau begitu bodoh! Engkau tanpa ampun telah menutupi saat-saat terbaik dalam kegelapan, dan dari waktu ke waktu engkau memandang ujian dan disiplin yang indah sebagai serangan dari seorang musuh. Engkau tidak mampu beradaptasi terhadap lingkungan, dan bahkan lebih lagi, engkau tidak berniat untuk beradaptasi. Ini karena engkau tidak berniat untuk memperoleh apa pun dari hajaran demi hajaran yang engkau pandang kejam. Engkau tidak mencari atau menyelidiki, dan engkau pasrah pada kehendak Surga—di mana pun engkau berakhir di situlah engkau berada. Hajaran yang engkau pandang kejam belum mengubah hatimu sama sekali, juga belum tinggal di hatimu. Sebaliknya, hajaran itu hanya telah melukainya. Engkau hanya melihat "hajaran kejam" ini sebagai musuhmu dalam hidup ini namun engkau tidak beroleh apa pun. Engkau begitu merasa dirimu benar! Engkau jarang percaya bahwa engkau adalah sasaran dari ujian-ujian seperti ini karena engkau begitu hina, sebaliknya engkau percaya bahwa engkau begitu tidak beruntung dan terlebih lagi engkau berkata bahwa Aku selalu mencari-cari kesalahan pada dirimu. Sampai sekarang seberapa banyakkah pemahaman yang engkau sebenarnya miliki dari apa yang Kukatakan dan Kulakukan? Jangan berpikir bahwa engkau terlahir sebagai orang jenius, hanya sedikit kurang dari surga dan menjulang di atas bumi. Engkau tidak lebih pintar daripada orang lain, dan bahkan dapat dikatakan bahwa engkau dengan lucu lebih konyol daripada orang bijaksana lain mana pun di dunia ini karena engkau memandang dirimu terlalu tinggi; engkau belum pernah memiliki perasaan rendah diri. Tampaknya engkau melihat segala yang Kulakukan sejernih kristal. Sebenarnya, engkau sama sekali bukan seorang yang bijak. Ini karena engkau tidak tahu apa yang akan Kulakukan, dan engkau bahkan lebih tidak tahu tentang apa yang sedang Aku lakukan saat ini. Itulah sebabnya, Aku katakan bahwa engkau sama sekali tidak dapat dibandingkan dengan seorang petani kawakan yang tidak memiliki kesadaran tentang hidup manusia, tetapi bergantung pada berkat dari Surga untuk bertani. Engkau sangat acuh mengenai hidupmu sendiri dan engkau tidak tahu reputasimu sendiri, dan engkau bahkan memiliki begitu sedikit pengetahuan tentang dirimu sendiri. Engkau terlalu "tinggi dan hebat"! Aku benar-benar prihatin tentang bagaimana para playboy atau wanita halus sepertimu akan sanggup menahan serangan angin dan gelombang yang lebih hebat dan bergelora? Para playboy itu tidak peduli sama sekali tentang lingkungan macam apa yang mereka alami saat ini. Tampaknya itu hanya hal sepele—mereka tidak menghargai hal-hal ini. Mereka tidak negatif dan tidak melihat dirinya sendiri hina. Sebaliknya, mereka tetap berjalan-jalan dan berjalan santai di "jalanan" sambil berkipas. "Figur-figur" ini yang tidak belajar dan mengetahui apa pun tidak tahu sama sekali mengapa Aku mengatakan hal-hal ini kepada mereka. Mereka hanya sedikit mengenal diri mereka sendiri dengan pandangan garang dan setelah itu jalan mereka yang jahat tidak berubah. Setelah mereka berpisah dari-Ku, mereka terus berlari tak terkendali di dunia dan bersikap sombong dan menipu. Ekspresi wajahmu berubah terlalu cepat—engkau tetap menipu-Ku dengan cara seperti ini. Engkau sungguh lancang! Dan para wanita halus itu sungguh menggelikan. Mereka mendengar perkataan-Ku yang sangat mendesak, mereka melihat lingkungan mereka berada dan mereka tidak bisa menahan air matanya; mereka memutar tubuh seakan-akan sedang mencoba menyihir. Sungguh menjijikkan! Dia melihat tingkat pertumbuhannya sendiri dan berbaring di ranjang dan tetap di sana, menangis tiada henti, hampir seperti akan mati kehabisan napas Dari firman ini dia melihat ketidakdewasaan dan kerendahannya sendiri, dan setelah itu dia dipenuhi oleh pikiran negatif. Wanita halus itu menatap kosong, dan tidak ada cahaya di matanya, ia tidak mengeluh, dan ia tidak membenci-Ku—ia hanya begitu negatif sehingga ia bahkan tidak bergerak. Ia juga tidak belajar dan mengetahui apa pun. Setelah berpisah dari-Ku, ia kembali bercanda dan bermain-main, dan tawanya itu seperti lonceng perak, sama seperti "putri lonceng perak". Mereka keduanya terlalu rapuh dan juga terlalu kurang dalam mengasihani diri sendiri! Engkau semua, barang rusak di antara umat manusia—engkau semua begitu kurang dalam kemanusiaan! Engkau semua tidak mengenal cinta diri atau perlindungan diri, engkau semua tidak memahami nalar, engkau semua tidak mencari jalan yang benar atau mengasihi terang yang benar, dan engkau semua terutama tidak tahu cara menghargai diri sendiri. Engkau semua dari waktu ke waktu telah mendorong pengajaran firman-Ku ke belakang pikiranmu dan bahkan menggunakannya untuk hiburan di waktu senggangmu. Engkau semua selalu mengunakannya sebagai jimatmu. Ketika Iblis menuduhmu, engkau hanya berdoa sedikit. Ketika engkau merasa negatif, engkau tidur, dan ketika engkau gembira, engkau berlari-lari keliling seolah-olah gila. Ketika Aku menegurmu, engkau mengangguk dan menunduk, namun ketika engkau meninggalkan-Ku, engkau tertawa buas. Di antara manusia, engkau selalu yang paling tinggi dan engkau tidak pernah menganggap dirimu sebagai yang paling sombong. Engkau selalu tinggi dan hebat, sangat puas diri dan congkak luar biasa. Bagaimana mungkin "anak muda", "wanita muda", "pria bangsawan" atau "wanita bangsawan" semacam ini, yang tidak belajar dan yang tidak mengetahui apa pun memperlakukan firman-Ku sebagai harta yang sangat berharga? Pertanyaan-Ku lebih jauh lagi—apa yang telah sungguh-sungguh engkau pelajari dari firman-Ku dan pekerjaan-Ku selama ini? Apakah tipu muslihatmu lebih cerdik? Dagingmu lebih canggih? Sikapmu terhadap-Ku lebih menghina? Kukatakan kepadamu terus terang, pekerjaan-Ku yang banyak ini sebenarnya telah menciptakan keberanianmu, yang dulunya seperti keberanian tikus, menjadi lebih besar. Ketakutanmu kepada-Ku menghilang hari demi hari karena Aku terlalu berbelas kasih. Aku belum pernah menggunakan cara kejam untuk menghukum dagingmu. Mungkin caramu melihatnya, Aku hanya berbicara keras, tetapi Aku lebih sering menghadapimu dengan senyum dan Aku hampir tidak pernah mengkritikmu di depan mukamu. Itu terutama karena Aku bertenggangrasa terhadap kelemahan-kelemahanmu yang menyebabkanmu memperlakukan Aku seperti ular memperlakukan petani yang baik hati. Aku benar-benar mengagumi keahlian umat manusia dalam menilai orang lain, sungguh-sungguh luar biasa, hebat! Akan Kukatakan yang sebenarnya. Apakah sekarang ini engkau memiliki hati yang menghormati atau tidak, itu tidak penting. Aku tidak gugup atau cemas, namun Aku juga akan mengatakan padamu bahwa engkau si "jenius" yang tidak belajar dan mengetahui apa pun pada akhirnya akan dihancurkan dalam kecerdasan picik pengaguman akan dirimu sendiri. Engkaulah yang akan menderita, dan engkaulah yang akan dihajar. Aku tidak akan begitu konyol untuk terus menemanimu ke dalam neraka dan terus menderita, karena engkau dan Aku bukan dari jenis yang sama. Jangan lupa bahwa engkau adalah ciptaan yang Kukutuk, dan yang Kuajari dan Kuselamatkan. Tidak ada dalam dirimu yang Kudambakan. Tak peduli saat Aku bekerja, Aku bukan sasaran manipulasi siapa pun, peristiwa, atau hal apa pun. Dapat dikatakan bahwa sikap-Ku dan pandangan-Ku terhadap umat manusia tetap sama. Aku tidak mendukungmu karena engkau adalah tambahan dalam pengelolaan-Ku, engkau tentu tidak memiliki kekuatan lebih besar daripada hal yang lainnya. Kusarankan engkau untuk selalu mengingat bahwa engkau tidak lebih dari ciptaan! Meskipun engkau tinggal bersama-Ku, engkau harus tahu statusmu dan jangan memandang dirimu terlalu tinggi. Walaupun Aku tidak mengkritik atau menanganimu, dan Aku menghadapimu dengan tersenyum, ini tidak membuktikan bahwa engkau dan Aku adalah sejenis. Engkau harus tahu bahwa engkau sedang mencari kebenaran, engkau sendiri bukanlah kebenaran! Engkau harus berubah menurut firman-Ku setiap saat—engkau tidak dapat lari dari hal ini. Kunasihatkan engkau untuk belajar sesuatu sementara engkau berada di tengah saat-saat indah ini, sementara kesempatan yang jarang ini masih ada, dan jangan coba-coba untuk membodohi-Ku. Engkau tidak perlu menggunakan pujian untuk menipu-Ku. Pencarianmu akan Aku sama sekali bukan untuk diri-Ku, hal itu adalah untuk dirimu!

Sebelumnya:Seperti Apakah Identitas Bawaan dan Nilai Manusia Sesungguhnya?

Selanjutnya:Orang-Orang Terpilih di Tiongkok Tidak Dapat Mewakili Suku Apa pun dari Israel

media terkait