Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

Perkataan Kesembilan Puluh Empat

Aku kembali ke Sion bersama anak-anak sulung-Ku—apakah engkau semua benar-benar memahami arti sebenarnya dari kata-kata ini? Aku telah berulang kali mengingatkan engkau bahwa Aku ingin engkau semua tumbuh dengan cepat untuk memerintah bersama-Ku. Apakah engkau semua ingat? Hal-hal ini semuanya berhubungan langsung dengan inkarnasi-Ku: Dari Sion Aku datang ke dunia dalam daging untuk mendapatkan melalui daging sekelompok orang yang satu pikiran dengan-Ku, dan kemudian kita kembali ke Sion. Ini berarti bahwa kita kembali dari daging ke tubuh semula. Ini adalah arti sebenarnya dari "kembali ke Sion." Ini juga merupakan arti dan fokus yang sebenarnya dari seluruh rencana pengelolaan-Ku, dan terlebih lagi, bagian terpenting dari rencana pengelolaan-Ku, yang tak dapat dihalangi seorang pun, dan yang akan segera diraih. Jika engkau ada dalam daging, engkau tidak akan pernah menyingkirkan gagasan dan pemikiran manusia, apa lagi menyingkirkan udara duniawi, mengibaskan debu, dan engkau akan selalu merupakan tanah liat; hanya ketika engkau berada di dalam tubuh maka engkau akan dapat dipilih untuk menikmati berkat-berkat itu. Apakah berkat-berkat? Apakah engkau semua ingat? Di dalam daging tidak ada pertimbangan tentang berkat, jadi setiap anak-anak sulung harus mengikuti jalan keluar dari daging menuju tubuh. Dalam daging engkau ditindas dan dianiaya oleh si naga merah besar (ini karena engkau tidak memiliki kekuatan, engkau tidak memperoleh kemuliaan), tetapi dalam tubuh itu akan sangat berbeda, dan engkau akan bangga dan berbesar hati. Hari-hari penindasan akan berlalu sepenuhnya dan engkau akan selamanya dilepaskan dan dibebaskan. Haruslah demikian, jika Aku harus menambahkan siapa Aku dan apa yang Kumiliki ke dalam engkau semua. Kalau tidak, engkau hanya akan memiliki kualitas-Ku. Tidak peduli bagaimana seseorang dari luar meniru orang lain, mereka tidak bisa persis sama. Hanya dalam tubuh rohani yang kudus (ini mengacu kepada tubuh) kita dapat menjadi persis sama. (Ini menunjuk kepada memiliki kualitas yang sama, wujud yang sama, kepemilikan yang sama, dan dapat dipersatukan, tidak terbagi dan tidak tersekat, karena semuanya adalah tubuh rohani yang kudus.)

Mengapa engkau semua sekarang mulai membenci dunia, dan muak dengan segala macam hal menjengkelkan seperti makan, berpakaian, dan sebagainya, dan tidak sabar untuk mencampakkannya? Ini adalah tanda bahwa engkau akan masuk ke dunia rohani (tubuh), dan engkau semua memiliki firasat tentang hal ini (meskipun tidak semuanya pada tingkat yang sama). Aku akan menggunakan berbagai jenis orang yang berbeda, peristiwa yang berbeda, dan hal-hal yang berbeda untuk melayani langkah-Ku yang paling penting, dan semuanya itu akan memberikan pelayanan bagi-Ku. Aku harus melakukannya. (Tentu saja Aku tidak dapat mencapai hal ini dalam daging, dan hanya Roh-Ku Sendiri yang dapat melakukan pekerjaan ini, karena waktunya belum tiba.) Ini adalah sedikit kegunaan terakhir bagi seluruh dunia jagat raya. Setiap orang akan memuji Aku dan mengelu-elukan Aku. Pekerjaan besar-Ku telah selesai. Tujuh cawan malapetaka tercurah dari tangan-Ku, ketujuh guruh bergemuruh, ketujuh sangkakala berbunyi, dan ketujuh meterai dibuka, kepada dunia jagat raya, kepada semua bangsa dan semua orang, dan kepada gunung-gunung, sungai-sungai dan segala sesuatu. Apakah tujuh cawan malapetaka itu? Kemana mereka ditujukan? Mengapa Aku mengatakan mereka akan tercurah dari tangan-Ku? Waktu yang panjang akan berlalu sebelum semua orang diyakinkan, dan sebelum semua orang benar-benar mengerti. Bahkan jika Aku beritahukan sekarang, engkau semua hanya akan mengerti sebagian kecil. Menurut imajinasi manusia, tujuh cawan malapetaka itu ditujukan kepada semua negara dan bangsa di dunia, tetapi faktanya bukan demikian. Tujuh cawan malapetaka ini mengacu pada pengaruh Iblis si jahat dan pada persekongkolan si naga merah besar (objek yang Aku gunakan untuk memberikan pelayanan bagi-Ku). Pada waktu itu Aku akan melepaskan Iblis dan si naga merah besar untuk menghajar para anak dan umat, yang akan menyingkapkan siapa itu para anak dan siapa itu umat. Mereka yang tertipu adalah mereka yang tidak ditentukan dari semula oleh-Ku. Tetapi anak-anak sulung-Ku pada waktu ini akan memerintah bersama-Ku, dan dengan ini aku akan menjadikan para anak dan umat lengkap. Pencurahan ketujuh cawan malapetaka itu tidak akan memengaruhi semua bangsa dan semua manusia, tetapi hanya anak-anak-Ku dan umat-Ku. Berkat tidak datang dengan mudah, dan harga yang penuh harus dibayar. Ketika para anak dan umat tumbuh dewasa, ketujuh cawan malapetaka akan benar-benar disingkirkan dan sesudahnya tidak akan ada lagi. Menandakan apakah bunyi ketujuh guruh itu? Ini tidak sulit dimengerti. Pada saat ketika anak-anak sulung-Ku dan Aku menjadi satu tubuh, ketujuh guruh akan menggelegar. Ini akan mengguncang seluruh alam semesta, seolah langit dan bumi dijungkirbalikkan. Semua orang akan tahu ini, dan tidak ada seorang pun yang tidak akan mengetahuinya. Pada waktu itu anak-anak sulung-Ku dan Aku akan bersama berada dalam kemuliaan dan akan memulai langkah kerja berikutnya. Banyak orang akan berlutut mohon belas kasihan dan pengampunan karena gemuruh dari ketujuh guruh. Tetapi ini bukan lagi Zaman Kasih Karunia: Ini akan menjadi waktu untuk murka. Sedangkan untuk semua orang yang melakukan kejahatan (mereka yang berzinah, atau berurusan dengan uang kotor, atau memiliki batasan yang tidak jelas antara pria dan wanita, atau yang mengganggu atau merusak pengelolaan-Ku, atau siapa yang rohnya terhambat, atau yang dirasuki oleh roh-roh jahat, dan seterusnya—semuanya kecuali orang pilihan-Ku), tidak satu pun dari mereka akan dilepaskan, juga tak satu pun diampuni, tetapi semuanya akan dibuang ke alam maut dan binasa selamanya! Tujuh sangkakala yang terdengar tidak mengacu pada kerusakan lingkungan besar, juga tidak mengacu pada apa pun yang dinyatakan kepada dunia, yang sepenuhnya merupakan pemahaman manusia. Tujuh sangkakala merujuk pada perkataan-Ku yang penuh murka. Ketika suara-Ku (penghakiman agung dan penghakiman yang penuh murka) keluar, ketujuh sangkakala berbunyi. (Saat ini, di rumah-Ku, hal ini adalah yang paling keras, yang tak dapat dihindari seorang pun.) Dan roh-roh jahat dari berbagai bentuk di alam maut dan neraka akan menutupi kepala mereka dan melarikan diri ke segala arah, meratap dan menggertakkan gigi mereka, malu dan tidak dapat menunjukkan wajah mereka. Saat ini bukan ketujuh sangkakala itu yang mulai terdengar, tetapi amarah-Ku yang menyala dan juga penghakiman-Ku yang paling keras, yang tidak seorang pun dapat luput, dan semua harus mengalaminya. Pada saat ini apa yang telah disingkapkan bukanlah isi dari ketujuh meterai itu. Ketujuh meterai itu adalah berkat yang engkau semua akan nikmati di masa depan. Pembukaan itu hanya untuk memberitahu engkau semua, tetapi engkau semua belum menikmati berkat-berkat itu. Ketika engkau semua menikmati berkat-berkat itu, maka engkau semua akan tahu isi dari ketujuh meterai. Sekarang engkau hanya menyentuh bagian yang belum lengkap. Aku hanya dapat memberi tahu engkau semua langkah demi langkah dalam pekerjaan di masa depan, sehingga engkau semua akan mengalaminya sendiri dan merasakan kemuliaan yang tiada bandingannya, dan engkau semua akan merayakannya tanpa henti.

Untuk dapat menikmati berkat anak-anak sulung bukanlah hal yang mudah, juga bukan sesuatu yang bisa dicapai oleh orang yang biasa. Aku akan menekankan sekali lagi dan mengatakan dengan lebih tegas bahwa Aku harus memberikan tuntutan yang ketat pada anak-anak sulung-Ku. Kalau tidak, mereka tidak bisa memuliakan nama-Ku. Aku dengan tegas menolak siapa pun yang tidak hidup terhormat di dunia, dan terlebih lagi Aku menolak siapa pun yang memiliki moral yang rendah atau yang tidak bermoral. (Mereka tidak memiliki bagian dengan umat Tuhan—ini secara khusus Aku tekankan.) Jangan berpikir bahwa apa yang engkau lakukan di masa lalu sudah lewat dan selesai—bagaimana mungkin ada hal yang baik seperti itu! Apakah sangat mudah untuk mendapatkan status anak sulung? Dan dengan cara yang sama Aku menolak siapa pun yang menentang Aku, siapa pun yang tidak mengakui Aku di dalam daging-Ku, siapa pun yang mengganggu pelaksanaan kehendak-Ku, dan siapa pun yang menganiaya Aku—Aku begitu keras (karena Aku telah mengambil kembali kekuatan-Ku sepenuhnya)! Akhirnya, dengan cara yang sama Aku menolak siapa pun yang dalam hidupnya tidak mengalami kemunduran. Aku menginginkan mereka yang, seperti Aku, keluar dari penderitaan mereka, bahkan jika itu hanya penderitaan kecil. Kalau tidak, Aku akan mengusir orang-orang seperti itu. Jangan tidak tahu malu, ingin menjadi anak-anak sulung-Ku, dan bergayutan di depan-Ku. Menjauhlah dari Aku! Engkau sebelumnya telah mengatakan hal-hal sepele kepada-Ku, mencari muka untuk mendapatkan kesukaan-Ku! Ini adalah kebutaan! Apakah engkau tidak tahu bahwa aku membenci engkau, orang celaka! Apakah engkau pikir Aku tidak tahu urusan-urusan kotormu? Engkau bersembunyi lagi dan lagi! Tidakkah engkau tahu bahwa engkau telah mengkhianati wajah jahatmu? Meskipun orang-orang tidak dapat melihatnya, apakah engkau berpikir Aku tidak bisa melihatnya? Mereka yang memberikan pelayanan kepada-Ku bukanlah hal-hal yang baik tetapi sekelompok manusia celaka. Aku harus menangani mereka dan akan melemparkan mereka ke dalam jurang maut dan membakar mereka sampai habis!

Seseorang yang berbicara dengan cara yang tidak saleh, yang bertindak tanpa iman, dan yang tidak bekerja sama dengan orang lain dengan benar, orang seperti itu ingin menjadi raja. Apakah engkau tidak bermimpi? Apakah engkau tidak berkhayal? Apakah engkau tidak melihat engkau itu apa? Engkau orang celaka! Apakah ada gunanya orang seperti itu? Cepat pergi dari pandangan-Ku! Setiap orang harus memiliki pemahaman yang jelas tentang apa yang Aku katakan, terilhami oleh firman-Ku, mengenali kemahakuasaan-Ku, dan tahu hikmat-Ku. Sering dikatakan bahwa tubuh rohani yang kudus telah muncul. Pada akhirnya, menurut engkau semua apakah tubuh rohani yang kudus telah muncul atau belum? Apakah yang Aku katakan omong kosong? Apa itu tubuh rohani yang kudus? Dalam keadaan apa ada tubuh rohani yang kudus? Bagi manusia hal itu tidak terbayangkan dan tidak bisa dipahami. Aku beri tahu engkau semua: Aku tidak bercela, dan di dalam Aku semua terbuka, dan semuanya dilepaskan (karena Aku melakukan apa yang bijaksana dan Aku berbicara dengan bebas). Di antara hal-hal yang Aku lakukan, tidak ada yang memalukan, dan semuanya dilakukan dalam terang, sehingga semua orang dapat benar-benar diyakinkan. Lagi pula, tidak seorang pun yang bisa mengambil sesuatu yang bisa digunakan untuk melawan Aku. Itu adalah penjelasan tentang "kudus" dalam tubuh rohani yang kudus. Jadi Aku berulang kali menekankan bahwa Aku tidak menginginkan seorang pun dari mereka yang melakukan hal-hal yang memalukan. Ini adalah salah satu hal dari ketetapan administratif-Ku dan juga merupakan salah satu bagian dari watak-Ku. Tubuh rohani mengacu pada perkataan-Ku. Apa yang Aku katakan selalu memiliki tujuan, selalu memiliki hikmat, tetapi tidak tunduk pada kendali mana pun. (Aku mengatakan apa yang ingin Aku katakan, dan Roh-Kulah yang sedang mengutarakan suara-Nya dan diri-Kulah yang sedang berbicara.) Apa yang Aku katakan dilepas secara bebas, dan ketika itu tidak sesuai dengan pemahaman manusia, maka itulah saatnya untuk menyingkapkan manusia. Ini adalah pengaturan-Ku yang tepat. Oleh karena itu, kapan pun Aku berbicara atau bertindak, itu selalu merupakan kesempatan yang baik untuk membongkar esensi Iblis. Pada saat Aku telah diurapi, tubuh rohani yang kudus muncul. Di masa depan tubuh rohani yang kudus mengacu kepada tubuh, dan ada dua aspek dari maknanya: Ada satu aspek dari maknanya saat ini, dan ada aspek lain dari maknanya di masa depan. Tetapi di masa depan tubuh rohani yang kudus akan sangat berbeda dari sekarang—perbedaannya akan bagaikan langit dan bumi. Tidak seorang pun yang bisa menyelaminya dan Aku harus menyingkapkannya kepada engkau semua secara pribadi.

Sebelumnya:Perkataan Kesembilan Puluh Tiga

Selanjutnya:Bab 98

Anda Mungkin Juga Menyukai