Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

675 Makna Ujian Tuhan dan Pemurnian Manusia

1 Pekerjaan pemurnian terutama adalah untuk menyempurnakan iman manusia dan pada akhirnya supaya engkau mencapai tingkat di mana engkau ingin pergi, tetapi tidak bisa, di mana orang-orang kehilangan harapan tetapi masih memiliki iman, di mana orang-orang tidak lagi punya harapan akan masa depannya, dan hanya di saat itulah pemurnian Tuhan selesai. Umat manusia masih belum sampai pada tingkat mengambang di antara kehidupan dan kematian—mereka belum merasakan kematian, jadi pemurnian belum berakhir. Bahkan mereka yang berada pada tahap pelaku pelayanan pun ada yang belum dimurnikan sampai tingkat tertinggi, tetapi Ayub sudah, dan tidak ada yang bisa dia andalkan. Orang-orang harus melewati pemurnian sampai di tingkat di mana mereka tidak punya harapan dan tidak ada yang bisa diandalkan—hanya saat itulah pemurnian sejati terjadi.

2 Mengalami pengujian Ayub juga berarti mengalami pengujian Petrus. Ketika Ayub diuji, ia bersaksi, dan pada akhirnya Yahweh dinyatakan kepadanya. Hanya setelah dia bersaksi maka dia layak memandang wajah Tuhan. Kenapa dikatakan: "Aku menyembunyikan diri dari tanah najis, tetapi menunjukkan diri-Ku kepada kerajaan yang kudus"? Itu artinya hanya ketika engkau kudus dan menjadi saksi, engkau memiliki martabat untuk memandang wajah Tuhan. Jika engkau tidak bisa bersaksi bagi-Nya, engkau tidak memiliki martabat untuk memandang wajah-Nya. Jika engkau mundur atau mengeluh terhadap-Nya di hadapan pemurnian, gagal menjadi saksi-Nya, dan menjadi bahan tertawaan Iblis, engkau tidak akan mendapat penampakan Tuhan.

Diadaptasi dari "Mereka yang Akan Disempurnakan Harus Mengalami Pemurnian" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Sikap Ayub Terhadap Ujian

Selanjutnya:Sikap Petrus Terhadap Ujian

media terkait