Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

572 Apakah Ini Iman yang Sejati Kepada Tuhan?

1 Manusia hanya menganggap bahwa mendapatkan kasih karunia dan kenikmatan damai sejahtera adalah simbol kepercayaan kepada Tuhan, dan mencari berkat sebagai dasar kepercayaan kepada Tuhan. Sangat sedikit orang yang berusaha mengenal Tuhan atau mengupayakan perubahan watak mereka. Kepercayaan manusia kepada Tuhan menjadikan manusia berusaha agar Tuhan memberi mereka tempat tujuan yang layak dan mengaruniakan kepada mereka segala anugerah di bawah matahari, menjadikan Tuhan hamba mereka, agar Tuhan memelihara hubungan yang damai dan bersahabat dengan mereka, dan supaya tidak akan pernah ada konflik di antara mereka. Artinya, kepercayaan mereka kepada Tuhan mengharuskan Tuhan berjanji agar memenuhi segala tuntutan mereka, memberikan kepada mereka apa pun yang mereka doakan, seperti ada tertulis dalam Alkitab:"Aku akan mendengarkan semua doamu." Mereka menuntut Tuhan agar tidak menghakimi atau menangani siapa pun, karena Tuhan adalah Yesus, Juru Selamat yang baik, yang menjaga hubungan baik dengan orang-orang di setiap waktu dan tempat.

2 Cara mereka percaya adalah demikian: tanpa tahu malu, mereka selalu meminta berbagai hal kepada Tuhan, dan Tuhan selalu memberikan segalanya tanpa pandang bulu, entah mereka memberontak atau taat. Mereka terus saja menuntut pelunasan "utang" dari Tuhan dan Tuhan harus "membayar utang-Nya" tanpa menolak, dan "melunasinya" dua kali lipat, entah Tuhan telah mendapatkan sesuatu dari mereka atau tidak. Dia harus selalu ada dalam kendali mereka. Dia tidak dapat mengatur manusia seenaknya, apalagi mengungkapkan hikmat dan watak-Nya yang benar, yang telah tersembunyi selama bertahun-tahun, sebagaimana yang Dia kehendaki kepada manusia, tanpa seizin mereka. Mereka hanya mengakui dosa-dosa mereka kepada Tuhan dan Dia mengampuni mereka tanpa merasa muak karenanya, dan ini berlangsung selama-lamanya. Mereka memerintah Tuhan dan Dia harus taat, seperti yang tertulis dalam Alkitab bahwa Tuhan tidak datang untuk dilayani oleh manusia, tetapi untuk melayani, dan bahwa Dia datang untuk menjadi hamba manusia. Bukankah ini yang selalu engkau percayai?

Diadaptasi dari "Engkau Harus Mengesampingkan Berkat Status dan Memahami Kehendak Tuhan bagi Keselamatan Manusia" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Manusia Tidak Memperlakukan Tuhan Sebagai Tuhan

Selanjutnya:Dimanakah Wujud Kesetiaanmu Kepada Tuhan?

media terkait