Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

189 Menjadi Manusia Baru

1

Memikirkan imanku k’pada Tuhan di masa lalu, hatiku m’rasa berutang. S’bab tak kukejar keb’naran, aku diliputi penyesalan besar. Tuhan tinggikanku tuk lakukan tugasku, tetapi tak kumengerti kehendak-Nya. Aku bekerja dan berkhotbah hanya bandingkan diriku dengan yang lain. Aku s’nang dipandang dan dihargai orang lain. Di mulut saja layani Dia, tetapi kenyataannya kubangun diri. Tuhan t’rus mengingatkan dan memp’ringatkan aku tetapi tak kupedulikan. Pantang menyerah, kubergegas demi upah, d’mi mahkota. Kuberjuang demi nama dan status, sangat menjijikkan bagi Tuhan.

2

Tuhan sembunyikan wajah-Nya dan kujatuh dalam keg’lapan tiada tujuan. S’perti mayat berjalan, kujalani hari-hari yang terasa panjang. Dalam ujian, kuperiksa perbuatan dan perilakuku. Kunikmati kasih Tuhan, tetapi tak kupertimbangkan tuk membalasnya. Kugunakan kesempatan tuk lakukan tugas demi pamer. Naturku, s’perti halnya penghulu malaikat, harus dikutuk oleh Tuhan. G’metar takut, tersungkurku di hadapan Tuhan p’nuh penyesalan. Begitu memberontak dan menentang Tuhan, bagaimana aku bisa layak disebut manusia? Kuingin t’rima penghakiman Tuhan dan beroleh perubahan watak.

3

Dengan mengalami penghakiman Tuhan, kujadi tahu watak-Nya yang benar. Dalam hatiku, kuhormati dan taati Tuhan dan kuhidupi keserupaan manusia. Baru s’karang kutahu tanpa perubahan watak, ku tidak layak tuk layani Tuhan. Kubersyukur atas penghakiman Tuhan yang tepat waktu bawaku dalam perlindungan-Nya. S’karang t’lah kurasakan kasih Tuhan, sangat benar dan nyata. Ya Tuhan, ku tak kan pernah lagi memberontak atau mendukakan-Mu. Kuhanya ingin hargai masa terakhir ini dan menjadi manusia baru, bukan mencari penghargaan orang lain, tetapi hanya p’nuhi kehendak-Mu, hidup dengan firman-Mu. tinggikan-Mu dan bersaksi bagi-Mu atas s’galanya.

Sebelumnya:Penyesalan Saat Menjalani Penghakiman

Selanjutnya:Keinginan dari Hati untuk Bertobat

media terkait