Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

Engkau Semua Harus Mengerti Pekerjaan Tuhan; Jangan Mengikuti dengan Bingung!

Saat ini, ada banyak orang yang beriman dengan sikap bingung. Keingintahuanmu terlalu besar, keinginanmu untuk mengejar berkat terlalu besar, sedangkan keinginanmu untuk mengejar hidup terlalu kecil. Orang-orang percaya di dalam Yesus sekarang ini penuh dengan antusiasme. Yesus akan menyambut mereka di rumah surgaw─bisakah mereka tidak percaya? Beberapa orang sudah menjadi orang percaya sepanjang hidup mereka, mereka sudah percaya selama empat puluh atau lima puluh tahun, dan tidak pernah lelah membaca Alkitab. Ini karena, apa pun yang terjadi, selama mereka percaya, mereka pasti akan masuk ke surga. Engkau baru mengikut Tuhan di jalan ini selama beberapa tahun, tetapi engkau sudah bergumul dan tidak lagi memiliki ketekunan. Ini karena keinginanmu untuk memperoleh berkat terlalu besar. Dalam menempuh jalan yang benar ini, engkau dikuasai oleh keinginanmu untuk memperoleh berkat dan oleh keingintahuan hatimu. Engkau tidak memiliki banyak pengertian tentang tahap pekerjaan ini. Banyak dari apa yang Kukatakan sekarang ini tidak ditujukan kepada orang-orang yang percaya kepada Yesus; juga tidak semata-mata ditujukan untuk menentang gagasan pribadi mereka. Pada kenyataannya, gagasan-gagasan yang ditelanjangi ini adalah gagasan-gagasan yang ada di antaramu, karena engkau tidak mengerti mengapa Alkitab telah ditinggalkan, mengapa Aku mengatakan bahwa pekerjaan Yahweh sudah ketinggalan zaman, dan mengapa Aku mengatakan bahwa pekerjaan Yesus sudah ketinggalan zaman. Sebenarnya, engkau memiliki banyak gagasan yang tidak engkau utarakan. Engkau memiliki banyak pendapat yang kausimpan dalam hatimu, dan engkau hanya ikut-ikutan. Apakah menurutmu gagasan-gagasanmu sedikit? Ini hanya karena engkau tidak mengutarakannya, itu saja! Sebenarnya, engkau hanya mengikuti dengan asal-asalan, sama sekali tidak mencari jalan yang benar, dan tidak berupaya datang untuk memperoleh hidup. Sikapmu sekadar ingin mengetahui apa yang akan terjadi. Karena engkau belum meninggalkan banyak dari gagasan-gagasan lamamu, tidak ada seorang pun di antaramu yang sudah dapat sepenuhnya menyerahkan dirinya. Sampai pada titik ini, engkau semua masih khawatir tentang nasibmu sendiri, memikirkannya siang dan malam, tidak pernah bisa melupakannya. Menurutmu, apakah orang-orang Farisi yang tentangnya Aku berbicara adalah "sesepuh" dalam agama? Bukankah engkau sekalian adalah gambaran dari orang-orang Farisi yang paling maju di masa sekarang? Apakah kaupikir orang-orang yang Aku sebutkan, yang memeriksa-Ku dengan Alkitab, hanya merujuk pada ahli-ahli Alkitab dalam kalangan keagamaan? Apakah kaupikir ketika Aku berbicara tentang mereka yang sekali lagi memakukan Tuhan di kayu salib, Aku berbicara tentang para pemimpin dalam kalangan keagamaaan? Bukankah engkau semua adalah aktor-aktor terbaik yang memainkan peran ini? Menurutmu, apakah semua firman yang Aku ucapkan untuk menentang gagasan-gagasan orang hanya bertujuan untuk mengolok-olok para pendeta dan penatua agama? Bukankah engkau semua telah ambil bagian dalam semua ini? Apakah kaupikir engkau semua hanya memiliki sedikit gagasan pribadi? Ini semata-mata karena engkau semua sudah belajar bagaimana menjadi sangat pandai sekarang. Engkau tidak membicarakan tentang hal-hal yang tidak engkau pahami atau mengkhianati perasaanmu akan hal-hal itu, tetapi hati yang penuh rasa hormat dan hati yang tunduk tidak ada di dalam dirimu. Sebagaimana kaulihat, mempelajari, mengamati, dan menunggu adalah penerapan terbesar yang engkau lakukan sekarang ini. Engkau semua telah belajar menjadi terlalu pandai. Tetapi tahukah engkau bahwa hal semacam ini adalah psikologi licikmu? Apakah menurutmu, sedetik kecerdikanmu akan menolongmu lolos dari hajaran yang kekal? Engkau telah belajar menjadi terlalu "bijaksana"! Dan beberapa orang bertanya kepada-Ku hal-hal seperti: "Jika pada suatu hari orang-orang religius bertanya kepadaku, 'Mengapa Tuhanmu tidak melakukan satu mukjizat pun?' bagaimana aku harus menjelaskannya?" Sebenarnya, tidak hanya bahwa orang-orang beragama akan menanyakan hal itu. Melainkan bahwa engkau tidak mengerti mengenai pekerjaan pada masa sekarang ini, dan memiliki terlalu banyak gagasan. Masih tidak tahukah engkau siapa yang Aku maksudkan ketika Aku menyebutkan para pemimpin agama? Tidak tahukah engkau untuk siapa Aku menjelaskan Alkitab? Tidak tahukah engkau untuk siapa Aku berbicara ketika Aku menggambarkan ketiga tahap pekerjaan? Jika Aku tidak mengatakan hal-hal ini, akankah engkau menjadi sangat mudah diyakinkan? Apakah engkau akan menyerah dengan sangat mudah? Apakah akan sangat mudah bagimu untuk menghentikan gagasan-gagasan lamamu? Terutama "para pria sejati" yang tidak pernah menaati siapa pun─apakah mereka akan taat dengan sangat mudah? Aku tahu bahwa meskipun engkau memiliki tingkat kemanusiaan yang rendah, kualitas yang sangat rendah, otak yang kurang berkembang, dan tidak memiliki sejarah panjang dalam kepercayaanmu kepada Tuhan, engkau sebenarnya memiliki cukup banyak gagasan, dan sifat dasarmu adalah tidak mudah tunduk kepada siapa pun. Namun, sekarang, engkau bisa tunduk karena engkau terpaksa dan tidak berdaya. Engkau adalah harimau-harimau di dalam kandang besi, tidak bisa memamerkan keahlianmu dengan bebas. Akan sulit bagimu untuk terbang bahkan jika engkau memiliki sayap. Meskipun tidak diberi berkat, engkau bersedia ikut. Kendati demikian, ini bukanlah karena engkau memiliki "roh manusia yang baik", melainkan karena engkau sudah benar-benar dirobohkan, dan engkau sudah kehabisan akal. Ini karena semua pekerjaan ini sudah merobohkanmu. Andaikan ada sesuatu yang bisa kauperoleh, engkau tidak akan setaat dirimu hari ini, karena sebelumnya, engkau semua adalah keledai-keledai liar di padang gurun. Jadi, apa yang dikatakan sekarang ini tidak hanya ditujukan kepada orang-orang dari berbagai agama dan denominasi, dan tidak untuk menentang gagasan-gagasan mereka; melainkan untuk menentang gagasan-gagasanmu.

Penghakiman kebenaran telah dimulai. Akankah Tuhan masih menjadi korban penghapus dosa bagi manusia? Akankah Tuhan sekali lagi menjadi tabib agung untuk orang-orang? Apakah Tuhan tidak punya otoritas yang lebih besar dari semua ini? Sekelompok orang telah disempurnakan dan telah diangkat ke hadapan takhta. Akankah Ia masih mengusir setan dan menyembuhkan orang sakit? Tidakkah ini sangat ketinggalan zaman? Mungkinkah kesaksian akan terus menerus berlangsung seperti ini? Dahulu, Tuhan telah dipaku di kayu salib, akankah Ia disalibkan selamanya? Setelah pernah mengusir setan-setan, akankah Ia mengusir setan-setan itu untuk selamanya? Bukankah ini termasuk penghinaan? Hanya ketika tahap pekerjaan ini lebih tinggi dari sebelumnyalah, zaman akan bergerak maju. Maka akhir zaman akan tiba, dan waktunya akan tiba saat zaman berakhir. Oleh sebab itu, orang-orang yang mencari kebenaran harus cermat dalam hal memiliki kejelasan tentang visi. Ini adalah dasarnya. Setiap kali Aku bersekutu denganmu sekalian tentang visi, aku selalu melihat bahwa kelopak mata beberapa orang terpejam dan mereka mulai tertidur, tidak mau mendengarkan. Orang lain bertanya: "Bagaimana mungkin engkau tidak mendengarkan?" Jawabnya, "Karena hal ini tidak menolong hidupku atau menolongku memasuki kenyataan. Apa yang kami inginkan adalah jalan penerapan." Ketika Aku tidak berbicara mengenai jalan penerapan, dan Aku berbicara mengenai pekerjaan, ia berkata, "Segera setelah Engkau berkata-kata tentang pekerjaan, aku pun mulai tertidur." Sekarang Aku mulai berbicara tentang jalan penerapan, dan ia mulai mencatat. Aku mulai lagi berbicara mengenai pekerjaan, dan ia kembali tidak mendengarkan. Tahukah engkau semua dalam hal apa engkau sekarang harus diperlengkapi? Di satu sisi, ada visi mengenai pekerjaan, dan di sisi lain ada penerapanmu. Engkau harus memahami kedua aspek tersebut. Kalau engkau tidak memiliki visi dalam pencarianmu untuk mengalami kemajuan dalam hidup, engkau tidak memiliki dasar. Kalau engkau hanya memiliki jalan penerapan tanpa visi sekecil apa pun, dan tidak memiliki pengertian sama sekali tentang pekerjaan seluruh rencana pengelolaan, engkau tidak berguna. Engkau harus mengerti kebenaran mengenai aspek visioner, sedangkan mengenai kebenaran yang berhubungan dengan penerapan, engkau perlu menemukan jalan penerapan yang tepat setelah engkau memahaminya. Engkau perlu melakukannya sesuai firman, dan masuk sesuai dengan keadaanmu. Visi adalah dasarnya, dan jika engkau tidak memperhatikan hal ini, engkau tidak akan bisa mengikuti sampai akhir. Saat engkau mengalami dengan cara seperti ini, engkau akan tersesat atau akan terjatuh dan gagal. Tidak mungkin berhasil! Orang-orang yang tidak memiliki visi yang besar sebagai dasar hanya akan gagal dan tidak berhasil. Engkau tidak bisa berdiri teguh! Apakah engkau tahu apa artinya percaya kepada Tuhan? Apakah engkau tahu apa artinya mengikuti Tuhan? Tanpa visi, jalan mana yang akan engkau tempuh? Dalam pekerjaan sekarang ini, kalau tidak memiliki visi, engkau tidak akan bisa disempurnakan sama sekali. Kepada siapakah engkau percaya? Mengapa engkau percaya kepada-Nya? Mengapa engkau mengikuti Dia? Apakah engkau percaya seperti suatu permainan? Apakah engkau memperlakukan hidupmu layaknya mainan? Tuhan pada zaman sekarang adalah visi yang terbesar. Seberapa banyak tentang Dia yang engkau ketahui? Seberapa banyak tentang Dia yang sudah engkau lihat? Setelah melihat Tuhan pada zaman sekarang, apakah dasar imanmu kepada Tuhan kuat? Apakah engkau pikir, bahwa selama engkau mengikuti Tuhan dengan bingung seperti ini, engkau akan memperoleh keselamatan? Apakah kaupikir engkau bisa menangkap ikan di air yang berlumpur? Apakah sesederhana itu? Berapa banyak gagasanmu tentang apa yang Tuhan zaman sekarang katakan yang sudah engkau tinggalkan? Apakah engkau memiliki visi mengenai Tuhan pada zaman sekarang? Di mana letak pengertianmu mengenai Tuhan pada zaman sekarang? Engkau selalu percaya bahwa dengan mengikuti-Nya, engkau bisa mendapatkan Dia,[a] bahwa dengan melihat-Nya, engkau bisa memperoleh Dia, dan tidak ada seorang pun yang bisa menggoyahkanmu. Jangan berpikir bahwa mengikuti Tuhan semudah itu. Kuncinya adalah engkau harus mengenal Dia, engkau harus mengetahui tentang pekerjaan-Nya, dan engkau harus memiliki keinginan untuk menanggung kesukaran untuk Dia, memiliki keinginan untuk mengorbankan hidupmu untuk Dia, dan memiliki keinginan untuk disempurnakan oleh Dia. Inilah visi yang harus engkau miliki. Visi ini tidak akan engkau miliki jika engkau selalu berpikir tentang menikmati anugerah. Jangan mengira bahwa Tuhan ada hanya untuk kesenangan manusia, dan melimpahkan berkat-Nya kepada manusia. Pikiranmu itu salah! Jika seseorang tidak bisa mempertaruhkan hidupnya untuk mengikuti Dia, jika seseorang tidak bisa meninggalkan seluruh harta duniawinya untuk mengikuti Dia, maka mereka pasti tidak akan bisa ikut sampai akhir! Engkau harus memiliki visi sebagai dasar. Jika tiba waktunya engkau mengalami bencana penderitaan, apa yang seharusnya engkau lakukan? Apakah engkau masih bisa terus mengikuti? Jangan dengan enteng mengatakan apakah engkau bisa terus mengikuti sampai akhir. Lebih baik engkau membuka dahulu matamu lebar-lebar untuk melihat seperti apa masa sekarang. Meskipun sekarang engkau mungkin seperti tiang-tiang kuil, akan tiba waktunya ketika semua tiang itu akan digerogoti cacing yang menyebabkan kuil itu roboh karena pada saat ini ada banyak sekali visi yang tidak engkau miliki. Hal yang engkau perhatikan hanyalah dunia kecilmu sendiri, dan engkau tidak tahu cara yang paling dapat diandalkan dan paling tepat untuk mencari. Engkau tidak mengindahkan visi pekerjaan hari ini, dan engkau tidak menyimpan hal-hal ini di dalam hatimu. Apakah engkau pernah mempertimbangkan bahwa suatu hari nanti Tuhanmu akan menempatkanmu di suatu tempat yang sangat asing? Bisakah kaubayangkan suatu hari ketika Aku mungkin akan merenggut semua darimu, engkau akan menjadi apa? Apakah kekuatanmu pada hari itu akan sama seperti kekuatanmu sekarang? Apakah imanmu akan timbul kembali? Dalam mengikuti Tuhan, engkau harus mengetahui visi yang terbesar ini, yaitu "Tuhan". Ini adalah hal yang paling penting. Juga, jangan berpikir bahwa dengan berpisah dengan manusia duniawi untuk disucikan, engkau menjadi keluarga Tuhan. Hari ini, Tuhan sendirilah yang bekerja di tengah-tengah ciptaan. Tuhanlah yang telah datang ke tengah-tengah manusia untuk melakukan pekerjaan-Nya sendiri, bukan untuk melakukan kampanye. Di tengah-tengahmu, bahkan tidak banyak orang yang bisa mengetahui bahwa pekerjaan pada zaman sekarang adalah pekerjaan Tuhan yang di surga yang telah menjadi manusia. Ini bukan tentang membuatmu menjadi pribadi-pribadi berbakat yang luar biasa. Namun ini untuk membantumu mengetahui pentingnya hidup manusia, mengetahui tempat tujuan manusia, dan membantumu mengenal Tuhan dan keseluruhan-Nya. Engkau seharusnya mengetahui bahwa engkau adalah ciptaan di tangan Sang Pencipta. Apa yang seharusnya engkau mengerti, apa yang seharusnya engkau lakukan, dan bagaimana engkau seharusnya mengikuti Tuhan─bukankah semua ini adalah kebenaran yang seharusnya engkau mengerti? Bukankah itu semua adalah visi yang seharusnya engkau pahami?

Ketika seseorang memiliki visi, ia memiliki suatu dasar. Ketika engkau bertindak sesuai dengan dasar ini, akan lebih mudah bagimu untuk masuk. Dengan demikian, engkau tidak akan bimbang untuk memasukinya, dan akan sangat mudah bagimu untuk masuk. Kuncinya adalah aspek ini, yaitu memahami visi, memahami pekerjaan. Engkau semua harus diperlengkapi dengan aspek ini. Jika engkau tidak diperlengkapi dengan aspek kebenaran ini, dan hanya membicarakan tentang jalan penerapan, maka hal ini adalah sebuah cacat yang besar. Aku telah menemukan bahwa banyak dari antaramu tidak menekankan aspek ini, dan ketika engkau mendengarkan tentang aspek kebenaran ini, engkau seperti sedang mendengarkan perkataan-perkataan doktrinal saja. Suatu hari nanti, engkau akan kalah. Ada beberapa perkataan sekarang ini yang tidak bisa engkau mengerti dan belum bisa engkau cerna. Dalam hal ini, engkau harus mencari dengan sabar, dan harinya akan tiba ketika engkau akhirnya mengerti. Engkau akan diperlengkapi sedikit demi sedikit. Meskipun jika engkau hanya mengerti sedikit doktrin rohani, itu lebih baik daripada tidak memperhatikannya. Itu lebih baik daripada sama sekali tidak mengerti. Semua itu membantumu untuk masuk dan akan menyingkirkan keraguanmu. Itu lebih baik daripada dipenuhi dengan gagasan-gagasan. Lebih baik memiliki visi-visi ini sebagai dasar. Tanpa memiliki keraguan sedikit pun, engkau bisa masuk dengan kebanggaan dan percaya diri. Mengapa direpotkan dengan selalu merasa bingung dan ragu-ragu dalam mengikuti? Bukankah itu seolah-olah menutup telingamu tatkala mencuri sebuah lonceng? Betapa indahnya masuk ke dalam kerajaan dengan kebanggaan dan percaya diri! Mengapa dipenuhi dengan kebimbangan? Bukankah ini berarti menderita kesukaran? Kalau engkau memiliki pemahaman mengenai pekerjaan Yahweh, mengenai pekerjaan Yesus, dan mengenai pekerjaan dalam tahap ini, engkau akan memiliki suatu dasar. Sekarang engkau mungkin membayangkan bahwa hal ini sangat sederhana. Beberapa orang mengatakan, "Ketika Roh Kudus memulai pekerjaan besar-Nya, aku akan memahami semua firman-Nya. Kenyataan bahwa aku tidak begitu memahami sekarang ini adalah karena Roh Kudus belum memberiku banyak pencerahan." Hal ini tidak semudah itu; ini bukan tentang engkau mau menerimanya sekarang, dan kemudian ketika waktunya tiba engkau akan menggunakannya dengan mahir. Bukan seperti itu! Engkau percaya bahwa engkau sekarang sudah diperlengkapi dengan baik, dan bahwa tidak akan ada masalah untuk menanggapi orang-orang religius itu dan para ahli teori terhebat, dan bahkan untuk membantah mereka. Apakah engkau benar-benar akan sanggup melakukannya? Pemahaman apa yang bisa engkau katakan dengan pengalamanmu yang dangkal itu? Diperlengkapi dengan kebenaran, berjuang dalam peperangan kebenaran, dan memberi kesaksian bagi nama Tuhan bukanlah seperti apa yang engkau pikirkan─bahwa selama Tuhan bekerja semua akan terlaksana. Pada saat itu mungkin engkau akan dibingungkan oleh beberapa pertanyaan, dan engkau akan tercengang. Kuncinya adalah apakah engkau cukup jelas mengenai tahap pekerjaan ini atau tidak, dan seberapa banyak sebenarnya engkau mengerti tentang hal ini. Jika engkau tidak bisa mengatasi kekuatan musuh, dan engkau juga tidak bisa mengalahkan kekuatan keagamaan, bukankah engkau akan menjadi seseorang yang tidak berguna? Jika engkau telah mengalami pekerjaan zaman sekarang, melihatnya dengan matamu sendiri, dan mendengarnya dengan telingamu, tapi pada akhirnya engkau tidak mampu menjadi saksi, apakah engkau masih punya muka untuk melanjutkan hidup? Siapakah yang akan mampu engkau hadapi? Jangan berpikiran terlalu sederhana sekarang. Pekerjaan ini nantinya tidak akan sesederhana yang engkau bayangkan. Berjuang dalam peperangan kebenaran tidak begitu mudah ataupun begitu sederhana. Sekarang engkau perlu diperlengkapi. Jika tidak diperlengkapi dengan kebenaran sekarang, ketika saatnya tiba dan Roh Kudus tidak bekerja dengan cara yang supernatural, maka engkau akan kebingungan.

Catatan kaki:

[a] . Teks asli menuliskan: "Engkau selalu percaya bahwa dengan ikut serta engkau dapat memperoleh, dan dengan melihat engkau dapat memperoleh."

Sebelumnya:Pengalaman Petrus: Pengetahuannya tentang Hajaran dan Penghakiman

Selanjutnya:Bila Berbicara tentang Tuhan, Apakah Pemahamanmu?

Anda Mungkin Juga Menyukai