Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

1038 Empat Syarat Manusia Disempurnakan oleh Tuhan

1 Ada empat syarat dasar manusia menerima penghakiman dan hajaran Tuhan dan mencapai dirinya disempurnakan: melaksanakan tugasmu sesuai standar yang dapat diterima, memiliki sikap taat, terutama bersikap jujur, dan memiliki hati yang bertobat. Ketika keempat syarat ini dipenuhi, Tuhan memulai pekerjaan penghakiman dan hajaran dalam diri manusia. Sebelum melakukan pekerjaan penghakiman dan hajaran dalam diri manusia, Tuhan akan mengukur mereka—dan bagaimanakah Dia mengukur mereka? Tuhan memiliki beberapa standar. Pertama, Dia melihat bagaimana sikap manusia terhadap amanat yang telah Dia berikan kepada mereka, apakah mereka mampu menunjukkan kesetiaan, dan apakah mereka dapat memberikan segenap hati dan kekuatan mereka. Singkatnya, Dia melihat apakah engkau mampu melaksanakan tugasmu sesuai standar yang dapat diterima. Inilah yang pertama.

2 Kedua, engkau harus memiliki sikap taat kepada Tuhan. Sebelum engkau dapat mencapai ketaatan penuh, engkau harus memiliki sikap taat. Dalam pendekatanmu terhadap amanat yang Tuhan berikan kepadamu, engkau juga—selain mendekatinya dengan hati nurani dan rasionalitas—harus mampu mencari kebenaran, untuk memahami kehendak Tuhan, dan engkau harus mampu memiliki sikap taat, di lingkungan seperti apa pun engkau berada, terlepas dari peristiwa apa pun yang menimpamu. Artinya, engkau menerima bahwa firman Tuhan adalah benar, engkau menganggap firman Tuhan sebagai kebenaran, engkau menganggap firman Tuhan sebagai prinsip dari penerapanmu, dan bahkan seandainya pemahamanmu tentang prinsip tersebut sedikit, engkau mampu menaatinya seakan-akan berpegang teguh pada doktrin. Ini adalah sejenis sikap.

3 Begitu engkau memiliki sikap taat, perubahan lebih lanjut dalam perkataan, tindakan, dan perilakumu akan segera menyusul. Dan akan menjadi apakah semua perubahan ini? Tuhan akan menganggapmu pada dasarnya jujur. Perkataan dan tindakanmu yang akan melibatkan kebohongan yang disengaja semakin berkurang; 80% dari apa yang engkau katakan akan benar. Terkadang, karena kebiasaan buruk, atau lingkungan tempatmu berada, atau alasan tertentu lainnya, engkau secara tidak sengaja berbohong, dan batinmu terasa tidak tenang, dan kemudian engkau akan bertobat dan mengaku di hadapan Tuhan, dan ketika hal-hal seperti itu kembali kaualami, itu tidaklah akan seburuk sebelumnya, keadaanmu semakin lama akan menjadi semakin baik, dan Tuhan akan memandangmu pada dasarnya jujur.

4 Tuhan menuntut agar manusia memiliki hati yang bertobat. Di setiap tahap—entah itu ketika Tuhan mendisiplin atau menghajarmu, atau ketika Dia mengingatkan dan menasihatimu—jika, ketika konflik terjadi antara engkau dan Tuhan, engkau terus berpegang teguh kepada gagasan dan sudut pandangmu sendiri, dan tidak ada pembetulan atas kesalahpahaman, kesalahan, dan ketidaktaatanmu kepada Tuhan—jika engkau tidak membalikkan dirimu sendiri—Tuhan akan mengingatmu. Ketika engkau membalikkan diri, dan menyingkirkan gagasan dan niatmu, ketika engkau memiliki hati yang demikian, maka ini secara alami juga akan menjadi sebuah sikap yang taat. Bahwa engkau dapat membalikkan dirimu membuktikan pengakuanmu akan identitas Sang Pencipta, pengakuanmu terhadap hakikat-Nya. Tuhan menganggap ini sangat penting.

5 Ketika engkau tidak hidup menurut perasaanmu sendiri, ketika engkau tidak hidup menurut falsafah hidupmu, tetapi hidup menurut firman yang Tuhan ucapkan, sesuai prinsip yang Tuhan berikan kepadamu, sesuai tugas yang Tuhan berikan kepadamu, dan jalan penerapan, jalan yang harus engkau tempuh, yang Tuhan beritahukan kepadamu, terlepas dari cara Tuhan memperlakukanmu atau apakah Tuhan memperhatikanmu, engkau melakukan apa yang seharusnya engkau lakukan, maka Tuhan akan mengakuimu. Begitu engkau telah memenuhi hal-hal ini—begitu engkau memberikan pengakuan terhadap identitas Sang Pencipta, sikapmu yang bertanggungjawab terhadap tugasmu sendiri, dan sikapmu yang mampu membalikkan dirimu sendiri dalam caramu melakukan pendekatan terhadap kebenaran—Tuhan akan melakukan pekerjaan penghakiman dan hajaran dalam dirimu, dan dari sinilah keselamatanmu dimulai.

Diadaptasi dari "Hanya Ketika Engkau Memperbaiki Pemahamanmu barulah Engkau Dapat Masuk ke Jalur yang Benar dalam Kepercayaanmu kepada Tuhan III" dalam "Rekaman Pembicaraan Kristus"

Sebelumnya:Sebuah Sungai Air Kehidupan

Selanjutnya:Tujuan Utama dari Karya Tuhan dalam Rupa Manusia

MediaTerkait

  • Nasihat Tuhan bagi Manusia

    I Tuhan dorong kau tak bicara teori, tapi apa yang asli dan penting. B'lajar "seni modern", berdedikasi. Berkata dan berbuat hal yang nyata. Berbicara…

  • Harapan Tuhan untuk Manusia Tidaklah Berubah

    I Saat persembahkan Ishak, Tuhan lihat k'tulusan, ketaatan Abraham, dia berhasil lalui ujian Tuhan. Tapi 'tuk jadi kepercayaan-Nya yang kenal Tuhan, d…

  • Arti Sejati Iman Pada Tuhan

    I Banyak orang percaya, namun s'dikit yang mengerti arti iman pada Tuhan, apa yang harus diperbuat 'tuk ikuti hati Tuhan. Banyak yang tahu "Tuhan", t…

  • Inikah Imanmu?

    I K'napa tak hormati Tuhan walau kau percaya Dia ada? K'napa tak takut Dia jika kau percaya Dia ada? Kristus inkarnasi Tuhan, itu fakta yang kau t'rim…