Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

641 Siapa yang Pernah Mengerti Hati Tuhan?

1 Tuhan telah memberikan seluruh diri-Nya kepadamu tanpa menahan apa pun, tanpa pernah menikmati kemuliaan duniawi, kehangatan di antara manusia, kasih di antara manusia, atau semua berkat di antara manusia. Manusia sangat jahat kepada-Nya, Dia tidak pernah menikmati semua kekayaan di bumi, Dia mengabdikan seluruh hati-Nya yang tulus dan penuh gairah kepada manusia, Dia telah mengabdikan seluruh diri-Nya kepada umat manusia—tapi siapakah yang pernah memberi Dia kehangatan? Siapakah yang pernah memberi Dia kenyamanan? Manusia telah memberikan tekanan yang sangat besar kepada-Nya, ia telah memberikan semua kemalangan kepada-Nya, ia telah memaksakan pengalaman yang paling nahas di antara manusia bagi-Nya, ia menyalahkan Dia atas semua ketidakadilan, dan Dia menerimanya tanpa sepatah kata pun. Pernahkah Dia memprotes siapa pun? Pernahkah Dia meminta sedikit balasan dari siapa pun? Siapakah yang pernah menunjukkan simpati kepada-Nya?

2 Sebagai manusia normal, siapakah dari antaramu yang tidak memiliki masa kecil yang romantis? Siapakah yang tidak memiliki masa muda yang penuh warna? Siapakah yang tidak memiliki kehangatan dari orang-orang terkasih? Siapakah yang tanpa kasih dari kerabat dan teman? Siapakah yang tidak mendapatkan rasa hormat dari orang lain? Siapakah yang tanpa keluarga yang penuh kehangatan? Siapakah yang tidak mendapatkan kenyamanan dari orang kepercayaan mereka? Lalu pernahkah Tuhan menikmati semua ini? Siapakah yang pernah memberi-Nya sedikit kehangatan? Siapakah yang pernah memberi-Nya sedikit kenyamanan? Siapakah yang pernah menunjukkan sedikit moralitas manusia kepada-Nya? Siapakah yang pernah bertenggang rasa terhadap-Nya? Siapakah yang pernah bersama-Nya selama masa-masa yang sulit? Siapakah yang pernah melewati kehidupan yang sulit bersama-Nya? Manusia tidak pernah mengendurkan tuntutan mereka kepada-Nya; ia semata-mata mengajukan tuntutan kepada-Nya tanpa keraguan, seolah-olah, setelah datang ke dunia manusia, Dia harus menjadi lembu atau kudanya manusia, tawanan manusia, dan harus memberikan seluruh diri-Nya kepada manusia; jika tidak, manusia tidak akan pernah mengampuni-Nya, tidak akan bersikap lemah lembut kepada-Nya, tidak akan pernah menyebut-Nya Tuhan, dan tidak akan pernah memberikan penghargaan yang tinggi kepada-Nya. Bagaimana mungkin manusia, yang hidup dalam daging, memperlakukan Tuhan yang berinkarnasi dan berasal dari Roh sebagai Tuhan? Siapakah di antara manusia yang bisa mengenal Dia?

3 Di manakah kebenaran di antara manusia? Di manakah kebenaran yang sejati? Siapakah yang bisa mengetahui watak Tuhan? Siapakah yang mampu bersaing dengan Tuhan yang di surga? Tidak mengherankan bahwa, ketika Tuhan datang di antara manusia, tidak ada yang mengenal Dia, dan Dia ditolak. Bagaimana manusia dapat menerima keberadaan Tuhan? Bagaimana ia bisa membiarkan terang mengusir kegelapan dunia? Bukankah ini semua adalah tentang pengabdian manusia yang terhormat? Bukankah ini adalah jalan masuk manusia yang lurus? Tidakkah pekerjaan Tuhan terpusat di sekitar jalan masuk manusia? Tuhan ingin agar engkau menyatukan pekerjaan Tuhan dengan jalan masuk manusia, dan membangun hubungan yang baik antara manusia dan Tuhan, serta melakukan tugas yang seharusnya dilakukan oleh manusia dengan sebaik-baiknya. Dengan cara ini, pekerjaan Tuhan kemudian akan selesai, diakhiri dengan pemuliaan diri-Nya!

Diadaptasi dari "Pekerjaan dan Jalan Masuk (10)" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Engkau Terlalu Pemberontak

Selanjutnya:Bagaimana Umat Manusia yang Rusak Memperlakukan Tuhan

media terkait