Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

630 Tersadar Akan Kebenaran Saat Hampir Meninggal Sudah Terlambat

1 Di jalan ini, banyak orang dapat berbicara tentang banyak pengetahuan, tetapi pada saat kematian mereka, air mata mereka bercucuran, dan mereka membenci diri sendiri karena telah menyia-nyiakan masa hidupnya dan hidup dengan sia-sia sampai usia tua. Mereka hanya memahami doktrin tetapi tidak dapat melakukan kebenaran dan menjadi kesaksian bagi Tuhan, sebaliknya hanya berlarian ke sana ke mari, sibuk seperti lebah; begitu mereka di ambang kematian, mereka akhirnya melihat bahwa mereka tidak memiliki kesaksian yang benar, bahwa mereka tidak mengenal Tuhan sama sekali. Apakah ini belum terlambat? Mengapa engkau tidak menggunakan hari itu dengan baik dan mencari kebenaran yang engkau kasihi? Mengapa menunggu sampai besok? Jika dalam hidup ini engkau tidak menderita demi kebenaran atau berusaha mendapatkannya, mungkinkah engkau ingin merasa menyesal di masa sekaratmu? Jika demikian, lalu mengapa percaya kepada Tuhan?

2 Sebenarnya, ada banyak hal di mana, jika manusia hanya mengerahkan upaya sedikit saja, ia dapat melakukan kebenaran dan dengan demikian memuaskan Tuhan. Hati manusia senantiasa dikuasai oleh setan dan karenanya ia tidak bisa bertindak demi Tuhan. Sebaliknya, ia terus-menerus bepergian kian kemari demi daging, dan tidak beroleh keuntungan apa pun pada akhirnya. Karena alasan-alasan inilah manusia mengalami kesukaran dan kesengsaraan tiada hentinya. Bukankah ini siksaan Iblis? Bukankah ini kerusakan daging? Engkau tidak boleh menipu Tuhan hanya dengan mengumbar janji kosong. Sebaliknya, engkau harus mengambil tindakan nyata. Jangan membodohi dirimu sendiri; apa artinya itu? Apa yang bisa engkau peroleh dengan hidup demi daging dan bekerja keras demi ketenaran dan kekayaan? Jika demikian, lalu mengapa percaya kepada Tuhan?

Diadaptasi dari "Engkau Harus Hidup demi Kebenaran Karena Engkau Percaya kepada Tuhan"

dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Kehilangan Kesempatanmu untuk Disempurnakan Tuhan dan Engkau akan Menyesalinya Selamanya

Selanjutnya:Mereka yang Tidak Mengejar Kebenaran Tidak Dapat Mengikuti Sampai Akhir

media terkait