Lagu Rohani | Tiada yang Mengerti Niat Tuhan yang Tekun untuk Menyelamatkan Manusia

08 Februari 2026

I

Tuhan ciptakan dunia ini dan menghadirkan manusia ke dalamnya, yakni makhluk hidup yang kepadanya Dia anugerahkan kehidupan. Pada gilirannya, manusia memiliki orang tua dan kerabat dan tidak sendirian lagi. Sejak pertama kali manusia melihat dunia lahiriah ini, mereka telah ditakdirkan 'tuk bertahan hidup dalam penentuan Tuhan. Napas kehidupan dari Tuhanlah yang menyokong setiap makhluk hidup sepanjang masa pertumbuhannya hingga dewasa. Selama proses ini, tak seorang pun merasa bahwa manusia bertahan hidup dan bertumbuh dewasa di bawah pemeliharaan Tuhan; sebaliknya mereka yakin bahwa manusia bertumbuh dewasa karena jasa pengasuhan orang tua, dan bahwa naluri kehidupan merekalah yang mengatur proses pertumbuhan mereka. Ini karena manusia tidak mengetahui siapa yang menganugerahkan kehidupan mereka dan dari mana kehidupan itu berasal, apalagi cara naluri kehidupan menciptakan keajaiban.

II

Mereka hanya tahu bahwa makanan adalah dasar keberlanjutan hidup mereka, bahwa kegigihan adalah sumber keberadaan hidupnya, dan bahwa keyakinan dalam benak mereka adalah modal yang menjadi sandaran kelangsungan hidup mereka. Tentang kasih karunia dan perbekalan Tuhan, manusia sama sekali tidak menyadarinya, dan dengan cara inilah manusia menyia-nyiakan kehidupan yang dianugerahkan kepada mereka oleh Tuhan .... Tak seorang pun, yang dipelihara Tuhan siang dan malam, mengambil inisiatif untuk menyembah-Nya. Tuhan hanya terus bekerja seperti yang telah direncanakan-Nya, dalam diri manusia yang darinya tak ada yang bisa diharapkan. Dia berbuat demikian dengan harapan bahwa, suatu hari, manusia 'kan terjaga dari mimpi mereka dan tiba-tiba memahami nilai dan makna kehidupan, harga yang Tuhan bayar untuk semua yang telah diberikan-Nya kepada manusia, dan kerinduan Tuhan yang sangat mendesak dan mendalam agar manusia kembali kepada-Nya.

Dikutip dari Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Tuhan adalah Sumber Kehidupan Manusia"

Lihat lebih banyak

Penderitaan akan berakhir dan air mata akan berhenti. Percayalah kepada Tuhan bahwa Dia mendengar permohonan kita dalam penderitaan kita, dan Dia ingin menyelamatkan kita dari penderitaan. Hubungi kami untuk memahami kabar baik tentang keselamatan Tuhan.

Bagikan

Batalkan

Hubungi kami via WhatsApp