Firman Tuhan Harian - "Penafsiran Rahasia Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta: Bab 22 dan 23" - Kutipan 222

Firman Tuhan Harian - "Penafsiran Rahasia Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta: Bab 22 dan 23" - Kutipan 222

373 |30 Desember 2020

Ketika Sinim terwujud di bumi—ketika kerajaan terwujud—tidak akan ada lagi perang di bumi, tidak akan pernah ada lagi kelaparan, wabah, dan gempa bumi; manusia akan berhenti membuat senjata, semua orang akan hidup dalam damai dan kestabilan; dan akan ada interaksi yang normal di antara manusia, dan interaksi yang normal di antara negara-negara. Namun masa sekarang ini tidak sebanding dengan ini. Semua yang ada di bawah langit berada dalam kekacauan, dan kudeta secara berangsur-angsur mulai bermunculan di setiap negara. Saat Tuhan memperdengarkan suara-Nya, manusia secara berangsur-angsur berubah, dan setiap negara perlahan-lahan terpecah dari dalam. Fondasi Babel yang teguh mulai berguncang, seperti sebuah istana di atas pasir, dan, saat kehendak Tuhan berubah, perubahan yang dahsyat terjadi tanpa disadari di dunia, dan berbagai macam tanda muncul setiap saat, menunjukkan kepada manusia bahwa hari-hari terakhir dunia telah tiba! Ini adalah rencana Tuhan; semua ini adalah langkah-langkah yang Dia kerjakan, dan setiap negara pasti akan terpecah-pecah. Sodom yang lama akan dibinasakan untuk kedua kalinya, dan karena itulah Tuhan berkata: "Dunia sedang runtuh! Babel sedang lumpuh!" Tak seorang pun kecuali Tuhan sendiri yang mampu memahami hal ini sepenuhnya; bagaimanapun juga, ada batas bagi kesadaran manusia. Misalnya, para menteri urusan dalam negeri mungkin tahu bahwa keadaan saat ini tidak stabil dan kacau, tetapi mereka tidak mampu mengatasinya. Mereka hanya bisa mengikuti arus, berharap dalam hati mereka akan hari ketika mereka bisa mengangkat kepala tinggi-tinggi, berharap harinya akan datang di mana matahari akan terbit lagi di Timur, menyinari seluruh negeri ini dan membalikkan keadaan yang menyedihkan ini. Namun, mereka sama sekali tidak tahu, bahwa ketika matahari terbit untuk kedua kalinya, kemunculannya tidak dimaksudkan untuk memulihkan tatanan yang lama—kemunculannya adalah suatu kebangkitan, suatu perubahan yang menyeluruh. Begitulah rencana Tuhan bagi seluruh alam semesta. Dia akan membawa dunia yang baru, tetapi, di atas segalanya, Dia akan terlebih dahulu memperbarui manusia.

Dikutip dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Tampilkan lebih banyak
Alkitab menubuatkan bahwa Tuhan akan datang sebelum bencana. Sekarang ini, bencana sedang terjadi silih berganti. Bagaimana kita dapat menyambut Tuhan dan mendapatkan perlindungan Tuhan? Silakan hubungi kami untuk membahas hal ini dan menemukan jalannya.
Hubungi kami via Messenger
Hubungi kami via WhatsApp

Bagikan

Batalkan