Kesaksian Rohani Kristen 2021 - "Menghadapi Penyakit Lagi"

29 Oktober 2021

Setelah menjadi orang percaya, tokoh protagonis ini tanpa lelah menyebarkan Injil serta memberikan persembahan dan sedekah. Setelah ditangkap dan disiksa, dia tidak menyalahkan atau mengkhianati Tuhan. Dia merasa telah melakukan banyak pekerjaan baik serta setia dan taat kepada Tuhan. Kemudian, suatu hari, penyakit jantung dan hipertensinya kambuh, herniasi diskusnya bertambah parah, dia juga didiagnosis menderita diabetes. Dia benar-benar terbaring di tempat tidur dan tidak bisa mengurus dirinya sendiri. Terkadang dia sangat kesakitan sehingga hampir tidak bisa bernapas. Dia tenggelam dalam keputusasaan dan penderitaan, serta menyalahkan dan salah paham terhadap Tuhan. Dengan berdoa dan mencari, dia memperoleh pemahaman tentang motifnya yang tidak murni dalam kepercayaan dan wataknya yang rusak melalui penyingkapan dan penghakiman firman Tuhan. Dia juga mengerti apa artinya melakukan perbuatan baik dan menggenapi tugas. Setelah itu, dia tunduk pada penataan dan pengaturan Tuhan, serta tidak lagi dibatasi oleh penyakit dan ancaman kematian. Dia menggenapi tugasnya sebaik mungkin serta merasa membumi dan bebas. Firman Tuhan mana yang membimbingnya keluar dari kesengsaraan dan penderitaannya? Pelajaran berharga apa yang dia dapatkan? Tonton Menghadapi Penyakit Lagi untuk mengetahuinya!

Harap diperhatikan: semua video di kanal ini tersedia untuk ditonton secara gratis. Individu atau kelompok mana pun secara tegas dilarang mengunggah, memodifikasi, mengubah, atau mengutip video apa pun dari kanal YouTube Gereja Tuhan Yang Mahakuasa tanpa meminta izin sebelumnya. Gereja Tuhan Yang Mahakuasa berhak untuk mencari penyelesaian hukum jika terjadi pelanggaran terhadap persyaratan ini. Silakan hubungi kami terlebih dahulu dengan permohonan untuk menyebarkan video kepada publik.

Lihat lebih banyak

Pada tahun 2021 bencana semakin parah, apakah Anda ingin menemukan cara untuk dilindungi oleh Tuhan dan memasuki bahtera akhir zaman? Silakan hubungi kami sekarang.

Bagikan

Batalkan

Hubungi kami via WhatsApp