Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Domba Tuhan Mendengar Suara-Nya (Seri Wajib bagi Orang Percaya Baru)

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

Bab 4 Engkau Harus Mengetahui Kebenaran tentang Pekerjaan Tuhan pada Akhir Zaman

1. Makna dari Pekerjaan Firman Tuhan

Firman Tuhan yang Relevan:

Di Zaman Kerajaan, Tuhan menggunakan firman untuk menghantarkan zaman yang baru, mengubah metode pekerjaan-Nya, dan melakukan pekerjaan untuk seluruh zaman itu. Inilah prinsip yang Tuhan gunakan untuk bekerja di Zaman Firman. Dia menjadi manusia untuk berbicara dari perspektif yang berbeda, memampukan manusia supaya sungguh-sungguh melihat Tuhan yaitu Firman yang menampakkan diri dalam rupa manusia, serta hikmat dan keajaiban-Nya. Pekerjaan semacam itu dilakukan agar lebih mencapai tujuan menaklukkan, menyempurnakan, dan menyingkirkan manusia. Inilah makna sebenarnya dari penggunaan firman untuk bekerja di Zaman Firman. Melalui firman, manusia menjadi tahu akan pekerjaan Tuhan, watak-Nya, esensi manusia, dan apa yang seharusnya manusia masuki. Melalui firman, pekerjaan yang hendak Tuhan kerjakan di Zaman Firman diwujudkan secara keseluruhan. Melalui firman, manusia diungkapkan, disingkirkan, dan diuji. Manusia telah menyaksikan firman, mendengar firman, dan menjadi sadar akan keberadaan firman. Akibatnya, ia percaya akan keberadaan Tuhan, dalam kemahakuasaan dan hikmat Tuhan, serta dalam kasih-Nya bagi manusia dan keinginan-Nya untuk menyelamatkan manusia. Meskipun kata "firman" itu sederhana dan lumrah, firman dari mulut Tuhan yang berinkarnasi mengguncang seluruh alam semesta. Firman mengubah hati, gagasan, dan watak lama manusia, serta cara seluruh dunia biasanya muncul. Selama berabad-abad, hanya Tuhan pada masa sekarang yang bekerja dengan cara ini, dan hanya Dia yang berbicara serta datang untuk menyelamatkan manusia dengan cara demikian. Mulai saat ini dan seterusnya, manusia hidup di bawah bimbingan firman, digembalakan dan dibekali oleh firman. Seluruh umat manusia telah hidup di dunia firman, di dalam kutuk dan berkat dari firman Tuhan, dan bahkan ada lebih banyak manusia yang telah hidup di bawah penghakiman dan hajaran firman. Firman dan pekerjaan ini semuanya demi keselamatan manusia, demi memenuhi kehendak Tuhan, dan demi mengubah penampakan asli dari dunia ciptaan lama. Tuhan menciptakan dunia dengan firman, menuntun manusia dari seluruh alam semesta dengan firman, serta kembali menaklukkan dan menyelamatkan mereka dengan firman. Akhirnya, Dia akan menggunakan firman untuk membawa seluruh dunia lama pada kesudahannya. Baru setelah itu rencana pengelolaan sepenuhnya tuntas. Di seluruh Zaman Kerajaan, Tuhan menggunakan firman untuk melakukan pekerjaan-Nya dan mencapai hasil pekerjaan-Nya. Dia tidak melakukan keajaiban atau mengadakan mukjizat; Dia hanya melakukan pekerjaan-Nya melalui firman. Karena firman, manusia dipelihara dan dibekali; karena firman pula, manusia mendapatkan pengetahuan dan pengalaman sejati. Manusia di Zaman Firman sesungguhnya telah menerima berkat yang luar biasa. Ia tidak menderita sakit fisik dan hanya menikmati pembekalan firman Tuhan yang melimpah; tanpa perlu pergi mencari atau melakukan perjalanan selanjutnya. Di tengah-tengah kemudahannya, manusia melihat penampakan Tuhan, mendengar Dia berfirman dengan mulut-Nya sendiri, menerima hal yang Dia sediakan, dan menyaksikan Dia sendiri melakukan pekerjaan-Nya. Hal-hal inilah yang tidak dapat dinikmati oleh manusia berabad-abad lampau, dan inilah berkat yang tidak pernah bisa mereka terima.

Dikutip dari "Zaman Kerajaan adalah Zaman Firman" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Pada masa itu, Yesus melakukan banyak pekerjaan yang tidak dapat dimengerti oleh murid-murid-Nya, dan mengatakan banyak perkara yang tidak dimengerti orang. Hal ini karena, pada masa itu, Dia tidak memberikan penjelasan. Jadi, beberapa tahun setelah Dia pergi, Matius menciptakan silsilah-Nya, dan orang-orang lainnya juga melakukan banyak pekerjaan yang berasal dari kehendak manusia. Yesus tidak datang untuk menyempurnakan dan mendapatkan manusia, tetapi untuk melakukan satu tahap pekerjaan: menyatakan Injil kerajaan surga dan menyelesaikan pekerjaan penyaliban—sehingga begitu Yesus disalibkan, pekerjaan-Nya pun benar-benar telah selesai. Namun pada tahap sekarang ini—pekerjaan penaklukan—lebih banyak firman harus diucapkan, lebih banyak pekerjaan harus dilakukan, dan banyak proses harus dilewati. Demikian pula misteri pekerjaan Yesus dan Yahweh harus disingkapkan, supaya semua orang dapat memiliki pemahaman dan kejelasan dalam iman mereka, karena inilah pekerjaan akhir zaman, dan akhir zaman adalah akhir pekerjaan Tuhan, saat diakhirinya pekerjaan ini. Tahap pekerjaan ini akan menjelaskan kepadamu hukum Yahweh dan penebusan Yesus, dan pada prinsipnya demikian agar engkau dapat memahami seluruh rencana pengelolaan pekerjaan Tuhan selama enam ribu tahun, dan menghargai seluruh makna dan hakikat rencana pengelolaan enam ribu tahun ini, serta memahami tujuan semua pekerjaan yang dilakukan Yesus dan firman yang diucapkan-Nya, bahkan memahami kepercayaanmu yang membabi-buta dan pemujaanmu terhadap Alkitab. Semua ini akan membuatmu mengerti. Engkau akan mulai memahami baik pekerjaan yang dilakukan Yesus, maupun pekerjaan Tuhan pada masa kini; engkau akan memahami dan memperhatikan semua jalan, kebenaran, dan hidup. Dalam tahap pekerjaan yang dilakukan-Nya, mengapa Yesus pergi tanpa menyelesaikan pekerjaan Tuhan? Karena tahap pekerjaan Yesus bukanlah pekerjaan penutup. Ketika Dia dipaku di atas kayu salib, firman-Nya juga berakhir; setelah penyaliban-Nya, pekerjaan-Nya benar-benar telah selesai. Tahap pekerjaan saat ini berbeda: ketika semua firman telah selesai diucapkan dan seluruh pekerjaan Tuhan diakhiri, barulah pekerjaan-Nya akan berakhir. Selama tahap pekerjaan Yesus, ada banyak firman yang tak terucapkan, atau tidak sepenuhnya dinyatakan dengan jelas. Namun Yesus tidak peduli apa yang Dia katakan atau tidak katakan, karena pelayanan-Nya bukanlah pelayanan firman, karena itu setelah Yesus dipaku di atas kayu salib, Dia pergi. Tahap pekerjaan itu terutama demi penyaliban, tidak seperti tahap pekerjaan saat ini. Tahap pekerjaan ini terutama demi penyempurnaan, pemberesan, dan untuk membawa seluruh pekerjaan sampai pada akhirnya. Jika firman itu tidak diucapkan sampai akhir, tidak akan ada jalan untuk menutup pekerjaan ini, karena dalam tahap pekerjaan ini semua pekerjaan diakhiri dan diselesaikan dengan firman. Pada masa itu, Yesus melakukan banyak pekerjaan yang tidak dapat dimengerti oleh manusia. Dia pergi secara diam-diam, dan hingga kini masih banyak orang yang belum mengerti firman-Nya, yang pemahamannya salah tetapi tetap yakin bahwa mereka benar, yang tidak menyadari bahwa mereka salah. Pada akhirnya, tahap pekerjaan saat ini akan menuntaskan pekerjaan Tuhan, dan akan menetapkan kesudahannya. Semua orang akan memahami dan mengenal rencana pengelolaan Tuhan. Gagasan dalam diri manusia, niat manusia, pemahamannya yang salah, gagasannya terhadap pekerjaan Yahweh dan Yesus, pandangannya tentang bangsa-bangsa bukan Yahudi, dan penyimpangan serta dan kesalahannya yang lain akan diperbaiki. Dan manusia akan memahami seluruh jalan kehidupan yang benar, dan seluruh pekerjaan yang dilakukan Tuhan, dan seluruh kebenaran. Ketika itu terjadi, tahap pekerjaan ini akan berakhir.

Dikutip dari "Visi Pekerjaan Tuhan (2)" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Di tahap akhir pekerjaan ini, hasil dicapai melalui perantaraan firman. Melalui firman, manusia memahami banyak misteri dan pekerjaan Tuhan di sepanjang generasi sebelumnya. Melalui firman, manusia diterangi oleh Roh Kudus. Melalui firman, manusia memahami misteri yang belum pernah terungkap oleh generasi sebelumnya, juga pekerjaan para nabi dan rasul di masa yang lalu, serta prinsip-prinsip pekerjaan yang mereka gunakan. Melalui firman, manusia mengenal watak Tuhan itu sendiri, juga pemberontakan dan penentangan manusia, juga hakikat mereka sendiri. Melalui langkah-langkah pekerjaan ini dan semua firman yang diucapkan, manusia menjadi paham pekerjaan Roh, pekerjaan Tuhan yang berinkarnasi dalam daging, dan terlebih lagi, seluruh watak-Nya. Pengetahuanmu tentang pekerjaan pengelolaan Tuhan selama enam ribu tahun juga diperoleh melalui firman. Bukankah pengetahuanmu tentang gagasan yang lama dan keberhasilanmu menyingkirkannya juga diperoleh melalui firman? Di tahap sebelumnya, Yesus melakukan tanda-tanda dan mukjizat, tetapi tidak begitu di tahap ini. Bukankah pemahamanmu tentang mengapa Ia tidak melakukannya lagi juga dicapai melalui firman? Oleh karena itu, firman yang diucapkan pada tahap ini melampaui pekerjaan yang dikerjakan oleh para rasul dan para nabi dari generasi sebelumnya. Bahkan nubuatan para nabi pun tidak dapat mencapai hasil-hasil semacam ini.

Dikutip dari "Misteri Inkarnasi (4)" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Pada akhir zaman, Tuhan datang terutama untuk mengucapkan firman-Nya. Ia berbicara dari sudut pandang Roh, dari sudut pandang manusia, dan dari sudut pandang orang ketiga. Ia berbicara dalam berbagai cara, menggunakan satu cara untuk satu masa tertentu, dan memakai cara bicara untuk mengubah konsep-konsep manusia dan menghapuskan gambaran Tuhan yang samar-samar dari hati manusia. Inilah pekerjaan utama yang dilakukan Tuhan. Karena manusia meyakini bahwa Tuhan datang untuk menyembuhkan orang sakit, mengusir setan, melakukan mukjizat, dan memberikan berkat materi atas manusia, Tuhan melakukan tahap pekerjaan ini—pekerjaan hajaran dan penghakiman—untuk menghapuskan hal-hal seperti itu dari konsep manusia, supaya manusia mengetahui kenyataan dan kenormalan Tuhan, dan supaya gambaran Yesus dapat dihilangkan dari hatinya dan digantikan dengan gambaran Tuhan yang baru. Begitu gambaran Tuhan dalam diri manusia menjadi usang, gambaran itu menjadi berhala. Waktu Yesus datang dan melakukan tahap pekerjaan itu, Ia tidak mewakili Tuhan secara keseluruhan. Ia melakukan sejumlah tanda dan keajaiban, mengucapkan beberapa kata, dan akhirnya disalibkan, dan Ia mewakili satu bagian Tuhan. Ia tidak dapat mewakili segala sesuatu tentang Tuhan, tetapi mewakili Tuhan dengan melakukan satu bagian pekerjaan Tuhan. Hal ini karena Tuhan begitu besar, begitu ajaib, dan tidak terselami, dan karena Tuhan hanya melakukan satu bagian pekerjaan-Nya di setiap zaman. Pekerjaan yang Tuhan lakukan di zaman ini terutama untuk penyediaan firman-Nya untuk hidup manusia, penyingkapan hakikat sifat manusia dan watak manusia yang rusak, penghapusan konsep-konsep agamawi, pemikiran yang membeda-bedakan, pemikiran yang ketinggalan zaman, serta pengetahuan dan budaya manusia. Semua ini harus ditelanjangi dan dibersihkan melalui firman Tuhan. Pada akhir zaman, Tuhan menggunakan firman, bukan tanda dan keajaiban, untuk menyempurnakan manusia. Ia menggunakan firman-Nya untuk menyingkapkan manusia, menghakimi manusia, menghajar manusia, dan menyempurnakan manusia, supaya dalam firman Tuhan, manusia dapat melihat hikmat dan keindahan Tuhan, dan dapat memahami watak Tuhan, supaya melalui firman Tuhan, manusia melihat perbuatan-perbuatan Tuhan.

Dikutip dari "Mengenal Pekerjaan Tuhan Saat Ini" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Pada akhir zaman, Tuhan pada dasarnya menggunakan firman untuk menyempurnakan manusia. Dia tidak menggunakan tanda dan mukjizat untuk menekan atau meyakinkan manusia, ini tidak akan membuat kuasa Tuhan menjadi tampak jelas. Jika Tuhan hanya menunjukkan tanda dan mukjizat, tidak mungkin menunjukkan dengan jelas realitas Tuhan dan tidak mungkin menjadikan manusia sempurna. Tuhan tidak menjadikan manusia sempurna dengan tanda dan mukjizat, tetapi menggunakan firman untuk menyiram dan menggembalakan manusia, yang akan menghasilkan ketaatan mutlak dan pengenalan manusia akan Tuhan. Inilah tujuan pekerjaan-Nya dan firman yang disampaikan-Nya. Tuhan tidak menggunakan metode menunjukkan tanda dan mukjizat untuk menjadikan manusia sempurna—Dia menggunakan firman dan banyak metode kerja lain untuk menjadikan manusia sempurna. Apakah itu pemurnian, penanganan, pemangkasan atau pembekalan lewat firman, Tuhan berbicara dari banyak sudut pandang untuk menjadikan manusia sempurna dan memberi manusia pengertian lebih besar tentang pekerjaan, hikmat, dan keajaiban Tuhan.

Dikutip dari "Segala Sesuatu Terlaksana oleh Firman Tuhan" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Jadi di akhir zaman, ketika Tuhan menjadi daging, Dia pada dasarnya menggunakan firman-Nya untuk menyelesaikan pekerjaan-Nya dan membuat segalanya menjadi jelas. Hanya dalam firman-Nya engkau bisa melihat siapa Dia; hanya dalam firman-Nya engkau bisa melihat bahwa Dia adalah Tuhan itu sendiri. Ketika Tuhan berinkarnasi datang ke bumi, Dia tidak melakukan pekerjaan lain selain menyampaikan firman—karena itulah tidak diperlukan fakta; firman saja sudah cukup. Ini karena Dia pada dasarnya datang untuk melakukan pekerjaan-Nya, untuk membiarkan manusia memandang kuasa dan kebesaran-Nya dalam firman-Nya, membiarkan manusia melihat dalam firman-Nya bagaimana Dia dengan rendah hati menyembunyikan diri-Nya dan membuat manusia tahu seluruh keberadaan-Nya dalam firman-Nya. Semua yang Dia miliki dan siapa Dia ada dalam firman-Nya, hikmat dan keajaiban-Nya ada dalam firman-Nya. Dengan demikian engkau dapat melihat banyak metode yang digunakan Tuhan untuk menyampaikan firman-Nya. Kebanyakan karya Tuhan di masa ini adalah pembekalan, pewahyuan, dan penanganan manusia. Dia tidak mengutuk manusia dengan mudah, bahkan jika Dia melakukannya, dilakukan lewat firman. Jadi, di zaman ini, ketika Tuhan menjadi daging, jangan coba melihat apakah Tuhan akan menyembuhkan orang sakit dan mengusir setan lagi, jangan selalu mencari tanda—tidak ada gunanya! Tanda tidak bisa membuat manusia sempurna! Lebih jelasnya: Hari ini, Tuhan yang nyata itu sendiri dalam daging hanya berfirman dan tidak bertindak. Inilah kebenaran! Dia menggunakan firman untuk menjadikan engkau sempurna, dan menggunakan firman untuk memberi engkau makan dan menyiramimu. Dia juga menggunakan firman untuk bekerja dan Dia menggunakan firman bukan fakta untuk membuat engkau tahu realitas-Nya. Jika engkau mampu mengenali jenis pekerjaan Tuhan ini; maka engkau tidak akan menjadi pasif. Daripada berfokus pada hal-hal negatif, berfokuslah pada apa yang positif—yaitu terlepas dari apakah firman Tuhan tergenapi atau tidak, atau apakah ada fakta atau tidak, Tuhan membuat manusia beroleh kehidupan dari firman-Nya, dan inilah tanda terbesar, bahkan itulah fakta yang tidak bisa dibantah. Ini merupakan bukti paling jelas yang melaluinya kita bisa mendapatkan pengenalan akan Tuhan, dan ini bahkan tanda yang lebih besar daripada tanda mana pun. Hanya firman yang bisa menjadikan manusia sempurna.

Dikutip dari "Segala Sesuatu Terlaksana oleh Firman Tuhan" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Meskipun firman-Ku mungkin keras, semuanya disampaikan untuk keselamatan manusia, karena Aku hanya menyampaikan firman dan tidak menghukum daging manusia. Firman ini menyebabkan manusia hidup dalam terang, supaya mereka tahu bahwa terang itu ada, bahwa terang itu berharga, terlebih lagi supaya manusia tahu bahwa firman ini mendatangkan keuntungan baginya, dan mengetahui bahwa Tuhan adalah keselamatan. Meskipun Aku telah menyampaikan banyak perkataan tentang hajaran dan penghakiman, semua itu belum dinyatakan kepadamu dalam perbuatan. Aku datang untuk melakukan pekerjaan-Ku, untuk menyampaikan firman-Ku. Sekalipun firman-Ku mungkin keras, firman itu disampaikan untuk menghakimi kerusakan dan pemberontakanmu. Tujuan-Ku melakukan ini tetaplah untuk menyelamatkan manusia dari wilayah kekuasaan Iblis, menggunakan firman-Ku untuk menyelamatkan manusia. Tujuan-Ku bukanlah untuk menyakiti manusia dengan firman-Ku. Firman-Ku keras sehingga ada hasil yang didapat dicapai dari pekerjaan-Ku. Hanya melalui bekerja dengan cara demikian, manusia dapat mengenal diri mereka sendiri dan melepaskan diri dari watak mereka yang membangkang. Makna terpenting dari pekerjaan firman adalah memungkinkan manusia melakukan kebenaran setelah memahaminya, mencapai perubahan dalam watak mereka, dan mendapatkan pengetahuan tentang diri mereka sendiri dan pekerjaan Tuhan. Hanya cara bekerja melalui berbicara yang dapat memungkinkan komunikasi antara Tuhan dan manusia, hanya firman yang dapat menjelaskan kebenaran. Bekerja demikian adalah cara terbaik untuk menaklukkan manusia; selain perkataan firman, tidak ada metode lain yang bisa memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada manusia tentang kebenaran dan pekerjaan Tuhan. Jadi, di tahap akhir pekerjaan-Nya, Tuhan berfirman kepada manusia untuk menyingkapkan semua kebenaran dan misteri yang tidak mereka pahami, memungkinkan mereka mendapatkan jalan yang benar dan kehidupan dari Tuhan, dan dengan demikian memuaskan kehendak Tuhan.

Dikutip dari "Engkau Harus Mengesampingkan Berkat Status dan Memahami Kehendak Tuhan bagi Keselamatan Manusia" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Di zaman ini, Tuhan akan mewujudkan kenyataan ini di antaramu sekalian: bahwa setiap manusia akan hidup dalam firman Tuhan, akan dapat melakukan kebenaran, dan akan mengasihi Tuhan dengan sungguh-sungguh; bahwa semua manusia akan menggunakan firman Tuhan sebagai dasar dan realitas mereka, dan memiliki hati yang penuh rasa hormat kepada Tuhan; dan melalui pengamalan firman Tuhan, manusia kemudian akan menggunakan kekuasaan raja bersama-sama dengan Tuhan. Inilah pekerjaan yang akan Tuhan capai. Bisakah engkau bertahan tanpa membaca firman Tuhan? Sekarang banyak orang yang merasa bahwa mereka tidak tahan bahkan satu atau dua hari tanpa membaca firman Tuhan. Mereka harus membaca firman-Nya setiap hari, dan jika waktunya tidak memungkinkan, mendengarkan firman-Nya akan cukup. Inilah perasaan yang Roh Kudus berikan kepada manusia, dan inilah cara Dia mulai menggerakkan manusia. Artinya, Dia mengatur manusia melalui firman sehingga manusia dapat masuk ke dalam realitas firman Tuhan. Jika, setelah satu hari saja tanpa makan dan minum firman Tuhan, engkau merasakan kegelapan dan kehausan dan menyadari bahwa itu tidak dapat diterima, ini menunjukkan bahwa engkau telah digerakkan oleh Roh Kudus, dan bahwa Dia tidak berpaling darimu. Maka engkau adalah orang yang berada di aliran ini. Namun, jika setelah satu atau dua hari tanpa makan dan minum firman Tuhan, engkau tidak merasakan apa-apa, dan tidak haus, engkau juga sama sekali tidak tersentuh, ini menunjukkan bahwa Roh Kudus telah berpaling darimu. Maka ini berarti ada sesuatu yang tidak beres dengan kondisi batinmu; engkau belum masuk ke Zaman Firman, dan engkau adalah orang yang sudah jauh tertinggal. Tuhan menggunakan firman untuk memerintah manusia. Engkau merasa senang jika makan dan minum firman Tuhan, dan jika tidak melakukannya, engkau tidak akan memperoleh jalan yang harus diikuti. Firman Tuhan menjadi makanan manusia dan kekuatan yang menggerakkannya. Alkitab mengatakan bahwa "Manusia hidup bukan hanya dari roti, melainkan dari setiap firman yang keluar dari mulut Tuhan." Inilah pekerjaan yang akan diselesaikan oleh Tuhan sampai hari ini. Dia akan mewujudkan kebenaran ini di dalam engkau sekalian. Bagaimana mungkin manusia di masa lampau bisa tahan berhari-hari tanpa membaca firman Tuhan namun bisa makan dan bekerja seperti biasa? Dan mengapa ini tidak terjadi sekarang? Di zaman ini, Tuhan terutama menggunakan firman untuk mengatur segalanya. Melalui firman Tuhan, manusia dihakimi dan disempurnakan, lalu akhirnya dibawa ke dalam kerajaan. Hanya firman Tuhan yang dapat membekali kehidupan manusia, dan hanya firman Tuhan yang dapat memberi terang kepada manusia dan jalan kepada pengamalan, khususnya di Zaman Kerajaan. Selama engkau setiap hari makan dan minum firman-Nya tanpa menyimpang dari realitas firman Tuhan, Tuhan akan dapat menyempurnakanmu.

Dikutip dari "Zaman Kerajaan adalah Zaman Firman" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Mengapa Dikatakan Bahwa Mengetahui Tiga Tahap Pekerjaan Tuhan Adalah Jalan untuk Mengenal Tuhan? (Perikop Firman Tuhan Pilihan)

Selanjutnya:Makna dari Pekerjaan Penaklukan Tuhan.