591  Bukti Kemenangan Ayub atas Iblis

I

Perkataan paling klasik yang Ayub ucapkan adalah bukti bahwa dia telah mengalahkan Iblis. Dia berkata, "Dengan telanjang aku keluar dari rahim ibuku, dengan telanjang aku juga 'kan kembali ke situ." Inilah sikap ketundukan Ayub kepada Tuhan. Selanjutnya, dia berkata, "Yahweh yang memberi, Yahweh juga yang mengambil; terpujilah nama Yahweh." Perkataan yang Ayub ucapkan ini membuktikan bahwa Tuhan memeriksa lubuk hati manusia, bahwa Dia mampu melihat ke dalam hati manusia, dan perkataan ini membuktikan bahwa tak salah Dia berkenan pada Ayub, orang yang diperkenan Tuhan ini adalah orang benar.

II

"Yahweh yang memberi, Yahweh juga yang mengambil; terpujilah nama Yahweh." Perkataan ini adalah kesaksian Ayub tentang Tuhan. Perkataan yang tampak biasa inilah yang membuat Iblis gemetar ketakutan, yang mempermalukan dia dan membuatnya lari dengan panik, dan terlebih lagi membuatnya terjebak dan kehabisan akal. Demikian pula perkataan ini membuat Iblis merasakan keajaiban dan kedahsyatan perbuatan Tuhan Yahweh, dan menyadari karisma luar biasa dari orang yang hatinya dikuasai oleh jalan Tuhan. Terlebih dari itu, perkataan ini menunjukkan kepada Iblis daya hidup yang kuat yang diperlihatkan oleh seorang manusia kecil dan tak berarti, yang memegang teguh jalan takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan.

Dikutip dari Firman, Jilid 2, Tentang Mengenal Tuhan, "Pekerjaan Tuhan, Watak Tuhan, dan Tuhan itu Sendiri II"

Sebelumnya: 590  Hanya Mereka yang Menghormati Tuhan Bisa Bersaksi dalam Ujian

Selanjutnya: 592  Tindakan Kebenaran Ayub Mengalahkan Iblis

Penderitaan akan berakhir dan air mata akan berhenti. Percayalah kepada Tuhan bahwa Dia mendengar permohonan kita dalam penderitaan kita, dan Dia ingin menyelamatkan kita dari penderitaan. Hubungi kami untuk memahami kabar baik tentang keselamatan Tuhan.

Konten Terkait

Pengaturan

  • Teks
  • Tema

Warna Solid

Tema

Jenis Huruf

Ukuran Huruf

Spasi Baris

Spasi Baris

Lebar laman

Isi

Cari

  • Cari Teks Ini
  • Cari Buku Ini

Hubungi kami via WhatsApp