399 Inkarnasi Sepenuhnya Disebabkan oleh Kebutuhan Umat Manusia yang Rusak
I
Tuhan yang berinkarnasi datang menjadi daging sepenuhnya karena kebutuhan manusia yang rusak. Bagi m'reka yang akan diselamatkan, nilai guna Roh jauh lebih rendah daripada nilai guna daging: Pekerjaan Roh dapat menjangkau seluruh alam semesta, melintasi gunung, sungai, danau, lautan, sedangkan pekerjaan daging dapat dengan lebih efektif menjangkau setiap orang yang berhubungan dengan-Nya. Terlebih lagi, daging Tuhan yang berwujud nyata dapat lebih dipahami manusia dan dipercaya manusia, serta dapat jauh lebih memperdalam pengetahuan manusia akan Tuhan, dan dapat meninggalkan kesan yang lebih mendalam akan perbuatan Tuhan yang nyata.
II
Pekerjaan Roh terselubung dalam misteri, hal itu sulit diprediksi oleh makhluk fana, apalagi untuk dilihat, sehingga mereka hanya dapat andalkan imajinasi tak berdasar. Sebaliknya, pekerjaan daging itu normal, nyata, kaya akan hikmat, serta merupakan fakta yang dapat dilihat sendiri oleh mata manusia yang fana; manusia dapat secara pribadi menghayati hikmat pekerjaan Tuhan, dan tak perlu menggunakan imajinasinya yang kaya. Inilah keakuratan dan nilai nyata dari pekerjaan Tuhan dalam daging.
III
Roh hanya dapat melakukan hal-hal yang tak terlihat dan yang sulit dibayangkan manusia, tetapi hal-hal ini tidak dapat memberikan makna yang jelas. Hal-hal ini hanya dapat memberikan suatu sentuhan, atau makna yang kurang lebih sama, dan hal-hal ini tak dapat memberikan petunjuk melalui kata-kata. Namun, pekerjaan Tuhan dalam daging jauh berbeda: itu melibatkan panduan firman yang akurat, dan ada maksud-maksud yang jelas serta tujuan yang jelas yang harus dicapai. Bagi manusia yang rusak, hanya pekerjaan yang memberi perkataan akurat, memberi sasaran yang jelas 'tuk dikejar, serta dapat dilihat dan berwujud, yang merupakan pekerjaan yang paling berharga. Hanya pekerjaan yang realistis dan bimbingan yang tepat waktu yang sesuai dengan selera manusia, hanya pekerjaan yang nyata yang dapat menyelamatkan manusia dari wataknya yang rusak dan bejat. Hal ini hanya dapat dicapai oleh Tuhan yang berinkarnasi; hanya Tuhan yang berinkarnasi yang dapat selamatkan manusia dari watak lamanya yang rusak dan bejat.
Dikutip dari Firman, Jilid 1, Penampakan dan Pekerjaan Tuhan, "Umat Manusia yang Rusak Jauh Lebih Membutuhkan Keselamatan dari Tuhan yang Berinkarnasi"