Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

408 Rahasia di Dalam Hatimu

1 Ada rahasia yang sangat besar di dalam hatimu, yang belum pernah kausadari, karena selama ini engkau hidup dalam dunia tanpa cahaya. Hati dan rohmu telah direnggut oleh si jahat. Matamu dikaburkan oleh kegelapan, dan engkau tidak dapat melihat baik matahari di langit maupun bintang yang berkelap-kelip di malam hari. Telingamu tersumbat oleh kata-kata dusta dan engkau tidak mendengar suara Yahweh yang bergemuruh, maupun suara air terjun yang mengalir dari takhta.

2 Engkau telah kehilangan segala sesuatu yang seharusnya menjadi hak milikmu, semua hal yang telah dianugerahkan Yang Mahakuasa kepadamu. Engkau telah memasuki lautan penderitaan tak bertepi, tanpa kuasa pertolongan, tanpa harapan untuk kembali hidup-hidup, dan satu-satunya yang kaulakukan hanyalah berjuang dan senantiasa bergerak .... Sejak saat itu, engkau ditakdirkan untuk disengsarakan oleh si jahat, dijauhkan dari berkat-berkat Yang Mahakuasa, berada di luar jangkauan pembekalan Yang Mahakuasa, menapaki jalan tanpa bisa kembali. Jutaan panggilan pun sulit membangunkan hati dan rohmu. Engkau tertidur lelap di tangan si jahat, yang telah memikatmu ke dalam alam tanpa batas, tanpa tujuan, dan tanpa petunjuk jalan.

3 Selanjutnya, engkau kehilangan kemurnian dan kesucianmu yang mula-mula, dan mulai bersembunyi dari pemeliharaan Yang Mahakuasa. Di dalam hatimu, si jahat mengarahkanmu dalam segala hal dan ia telah menjadi hidupmu. Engkau tak lagi takut terhadapnya, atau menghindarinya, atau meragukannya; engkau justru memperlakukannya sebagai Tuhan dalam hatimu. Engkau mulai memuja dan menyembahnya, kalian berdua menjadi tidak terpisahkan, bagaikan tubuh dan bayangannya, saling berkomitmen sehidup semati. Engkau sama sekali tidak tahu dari mana asalmu, alasan engkau dilahirkan, atau alasan engkau akan mati.

4 Engkau memandang Yang Mahakuasa seperti sosok asing; engkau tidak mengenal asal-usul-Nya, apalagi segala sesuatu yang telah Dia lakukan untuk engkau. Semua hal yang berasal dari-Nya telah menjadi semakin memuakkan bagimu. Engkau tidak menghargainya maupun memahami nilainya. Engkau berjalan berdampingan dengan si jahat, semenjak hari engkau mulai menerima perbekalan Yang Mahakuasa. Engkau dan si jahat berjalan bersama-sama melewati ribuan tahun penuh angin ribut dan badai, dan bersama dengannya, engkau berdiri melawan Tuhan, yang merupakan sumber kehidupanmu. Engkau tidak mengetahui apa pun tentang pertobatan, apalagi mengetahui bahwa engkau telah tiba di ambang kebinasaan.

5 Engkau lupa bahwa si jahat telah mencobai engkau dan membuatmu sengsara; engkau telah melupakan asal-usulmu. Dengan demikian, si jahat telah menghancurkanmu, selangkah demi selangkah, bahkan sampai hari ini. Hati dan rohmu mati rasa dan membusuk. Engkau telah berhenti mengeluhkan tentang gangguan dunia manusia, dan tidak lagi percaya bahwa dunia ini tidak adil. Engkau bahkan lebih tidak memedulikan apakah Yang Mahakuasa itu ada. Ini terjadi karena engkau telah menganggap si jahat sebagai bapamu yang sejati, dan tidak dapat terpisah lagi darinya. Inilah rahasia di dalam hatimu.

Diadaptasi dari "Keluhan Yang Mahakuasa" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Umat Manusia Butuh Perbekalan Kehidupan Tuhan

Selanjutnya:Siapakah yang Dapat Mengenali Tuhan Saat Dia Datang?

media terkait