Firman Tuhan Harian: Mengenal Tuhan | Kutipan 118
Yunus 4 Tetapi hal itu sangat mengesalkan Yunus, sehingga ia sangat marah. Lalu ia berdoa kepada Yahweh dan berkata: "Aku berdoa kepada-Mu,...
Kami menyambut semua pencari yang merindukan penampakan Tuhan!
Mengenal Tuhan harus dilakukan dengan membaca firman Tuhan, menerapkan dan mengalami firman Tuhan, serta mengalami banyak ujian, pemurnian, dan pemangkasan; hanya dengan cara demikian, ada kemungkinan bagimu untuk memiliki pengetahuan yang benar tentang pekerjaan Tuhan dan watak Tuhan. Ada orang-orang yang berkata: "Aku belum pernah melihat Tuhan yang berinkarnasi, jadi bagaimana aku bisa mengenal Tuhan?" Sebenarnya, firman Tuhan adalah pengungkapan dari watak-Nya. Dari firman Tuhan, engkau dapat melihat kasih dan keselamatan-Nya bagi manusia, juga cara-Nya menyelamatkan mereka .... Ini karena firman-Nya diungkapkan oleh Tuhan itu sendiri, bukan ditulis oleh manusia. Firman-Nya telah diungkapkan secara pribadi oleh Tuhan; Tuhan itu sendiri sedang mengungkapkan perkataan-Nya sendiri dan suara hati-Nya, yang juga dapat disebut perkataan dari hati-Nya. Mengapa firman-Nya disebut perkataan dari hati-Nya? Karena perkataan itu dikeluarkan dari lubuk hati, dan mengungkapkan watak-Nya, maksud-Nya, gagasan dan pemikiran-Nya, kasih-Nya bagi umat manusia, penyelamatan-Nya atas umat manusia, dan apa yang diharapkan-Nya dari umat manusia .... Perkataan Tuhan terdiri dari perkataan yang keras, dan perkataan yang lembut dan penuh pengertian, juga beberapa perkataan yang menyingkapkan yang tidak memedulikan perasaan orang. Jika engkau hanya melihat pada perkataan yang menyingkapkan tersebut, engkau mungkin akan merasa bahwa Tuhan itu cukup keras. Jika engkau hanya melihat pada perkataan yang lembut, engkau mungkin akan merasa bahwa Tuhan itu tidak terlalu berotoritas. Oleh karena itu, engkau tidak boleh memaknai firman Tuhan di luar konteksnya; melainkan harus melihatnya dari setiap sudut. Terkadang Tuhan berbicara dari sudut pandang yang penuh belas kasih, dan kemudian orang melihat kasih-Nya bagi umat manusia; terkadang Dia berbicara dari sudut pandang yang sangat keras, dan kemudian orang melihat bahwa watak-Nya tidak dapat disinggung, bahwa manusia itu begitu menjijikkan, dan tidak layak memandang wajah Tuhan atau datang ke hadapan-Nya, dan semata-mata karena kasih karunia-Nya mereka sekarang diizinkan untuk datang ke hadapan-Nya. Hikmat Tuhan dapat terlihat dari cara-Nya bekerja dan dalam makna penting pekerjaan-Nya. Manusia tetap dapat melihat hal-hal ini di dalam firman Tuhan, bahkan tanpa bersentuhan secara langsung dengan Dia. Ketika seseorang yang sungguh-sungguh mengenal Tuhan bersentuhan dengan Kristus, perjumpaan mereka dengan Kristus itu dapat sesuai dengan pengetahuan yang sudah mereka miliki tentang Tuhan; tetapi, ketika orang yang hanya memiliki pemahaman teoretis berjumpa dengan Kristus, mereka tidak bisa melihat korelasinya. Kebenaran tentang inkarnasi Tuhan merupakan misteri yang paling mendalam; ini sulit untuk manusia pahami. Kumpulkan semua aspek firman Tuhan tentang misteri inkarnasi, lihatlah firman Tuhan dari semua sudut, lalu berdoalah bersama-sama, renungkan, dan bersekutulah lebih lanjut tentang aspek kebenaran ini. Dengan melakukannya, engkau akan memperoleh pencerahan dari Roh Kudus dan akan mulai memahami. Karena manusia tidak punya kesempatan untuk bersentuhan secara langsung dengan Tuhan, mereka harus mengandalkan pengalaman semacam ini untuk merasakan jalan masuk mereka dan masuk sedikit demi sedikit jika mereka akhirnya ingin mendapatkan pengenalan yang benar tentang Tuhan.
—Firman, Jilid 3, Pembicaraan Kristus Akhir Zaman, "Bagian Tiga"
Penderitaan akan berakhir dan air mata akan berhenti. Percayalah kepada Tuhan bahwa Dia mendengar permohonan kita dalam penderitaan kita, dan Dia ingin menyelamatkan kita dari penderitaan. Hubungi kami untuk memahami kabar baik tentang keselamatan Tuhan.
Yunus 4 Tetapi hal itu sangat mengesalkan Yunus, sehingga ia sangat marah. Lalu ia berdoa kepada Yahweh dan berkata: "Aku berdoa kepada-Mu,...
Untuk meloloskan diri dari pengaruh kegelapan, pertama-tama engkau harus setia kepada Tuhan dan bersemangat dalam hatimu untuk mengejar...
Kesetiaanmu hanya dalam perkataan, pengetahuanmu hanya bersifat intelektual dan konseptual, kerja kerasmu hanya demi mendapatkan berkat...
Seharusnya engkau sekalian mendalami pelajaran-pelajaran yang lebih realistis. Tidak perlu berbicara muluk dan kosong yang membuat orang...