Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

Manusia Hidup di Tanah yang Begitu Cemar

Kecepatan

Manusia Hidup di Tanah yang Begitu Cemar

I

Manusia makin jauh dan m'lawan Tuhan

kar'na m'reka lahir di tanah cemar,

dirusak oleh masyarakat.

terpengaruh etika feodal,

dilatih di "pendidikan tinggi",

hati nuraninya t'lah diserang

oleh pikiran, moralitas yang rusak,

filsafat tercela, hidup tanpa nilai,

kebiasaan buruk, cara pandang hidup yang salah.

M'reka yang dalam gelap

dengar keb'naran tapi tak lakukan,

tak mencari meski lihat penampakan-Nya.

Bagaimana mungkin manusia jahat dan rusak

dis'lamatkan dan hidup dalam t'rang?

dan hidup dalam t'rang?

II

Watak manusia makin hari makin jahat.

Tak seorang pun bersedia

serahkan apa pun bagi Tuhan,

atau taat, dan cari penampakan-Nya.

M'reka pilih kejar kesenangan

di bawah kuasa si Iblis,

menyerahkan diri m'reka pada kerusakan

daging di tanah lumpur.

M'reka yang dalam gelap

dengar keb'naran tapi tak lakukan,

tak mencari meski lihat penampakan-Nya.

Bagaimana mungkin manusia jahat dan rusak

dis'lamatkan dan hidup dalam t'rang?

dan hidup dalam t'rang?

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Niat Tercela di Balik Kepercayaan Manusia Kepada Tuhan

Selanjutnya:Tuhan Membenci Emosi di Antara Manusia

media terkait