Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

Kasih Manusia Menjadi Murni Hanya Melalui Penderitaan Pemurnian

Kecepatan

Kasih Manusia Menjadi Murni Hanya Melalui Penderitaan Pemurnian

I

S'panjang hidup,

Petrus alami ratusan ujian.

Pemurnian itu menjadi dasar

kasihnya pada Tuhan.

Itulah pengalaman paling penting di dalam hidupnya.

Dia kasihi Tuhan kar'na tekadnya,

tapi lebih kar'na pemurnian.

Penderitaan buat dia kasihi Tuhan,

itu yang paling berkesan baginya.

Jika manusia tak alami sakit

pemurnian saat kasihi Dia,

kasih manusia alami,

penuh preferensi manusia.

Jika manusia tak alami sakit

pemurnian saat kasihi Dia,

kasih m'reka penuh pikiran Iblis

tak bisa puaskan kehendak-Nya.

II

Bertekad tak sama dengan sungguh mengasihi Tuhan.

Meski yang m'reka pikirkan ialah mengasihi-Nya,

memuaskan-Nya, seakan semua adalah demi Tuhan,

di hadapan Tuhan, semua itu tak mendapat berkat-Nya.

Meskipun paham dan tahu semua keb'naran,

itu bukanlah tanda mengasihi-Nya.

Walau orang mengerti

keb'naran tanpa pemurnian,

mereka tak bisa melakukan kebenaran ini.

Hanya bila dimurnikan orang dapat pahami

makna sejati kebenaran,

dan hargai makna mendalamnya.

III

Saat itu mereka mampu

lakukan keb'naran dengan tepat.

Gagasan, kealamian

kemanusiaan mereka

susut saat itu;

pula s'mua emosi manusiawinya.

Saat itulah mereka sungguh mampu kasihi Tuhan.

Mengasihi Tuhan

bukan hasil pengetahuan lisan,

atau pemahaman, tapi harus bayar harga.

Manusia harus menderita dalam pemurnian.

Agar kasih m'reka murni

dan puaskan hati Tuhan.

dari "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Nasihat Tuhan bagi Manusia

Selanjutnya:Kau Harus Menerima Pengamatan Tuhan dalam Semua yang Kau Lakukan

media terkait