Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

877 Tidak Ada Manusia atau Hal yang Melampaui Otoritas dan Kuasa Tuhan

1 Meski Iblis memandang Ayub dengan mata iri, tanpa izin Tuhan, ia tidak berani menyentuh sehelai rambut pun di tubuh Ayub. Meski pada dasarnya jahat dan kejam, setelah Tuhan mengeluarkan perintah-Nya kepadanya, Iblis tidak memiliki pilihan selain mematuhi titah Tuhan. Dapat dilihat bahwa Iblis tidak berani menentang satu pun firman Tuhan Yahweh. Bagi Iblis, setiap firman dari mulut Tuhan adalah sebuah perintah, dan hukum surgawi, dan ungkapan otoritas Tuhan—karena di balik setiap firman Tuhan tersirat hukuman Tuhan bagi mereka yang melanggar perintah Tuhan, dan mereka yang tidak taat serta menentang hukum surgawi.

2 Tindakan Iblis terhadap Ayub hanyalah mikrokosmos dari perusakan manusia olehnya, dan ketika Iblis melakukan semua tindakan ini, batas-batas yang ditetapkan oleh Tuhan dan perintah yang Dia berikan kepada Iblis hanyalah mikrokosmos dari prinsip-prinsip di balik semua yang dilakukannya. Selain itu, peran dan posisi Iblis dalam hal ini hanyalah mikrokosmos dari peran dan posisinya dalam pekerjaan pengelolaan Tuhan, dan ketaatan Iblis sepenuhnya kepada Tuhan dalam mencobai Ayub hanyalah sebuah mikrokosmos dari bagaimana Iblis tidak berani menentang Tuhan sedikit pun dalam pekerjaan pengelolaan Tuhan.

3 Di antara segala sesuatu, termasuk Iblis, tidak seorang atau satu benda pun yang dapat melanggar hukum dan aturan surgawi yang ditetapkan oleh Sang Pencipta, dan tidak seorang orang atau benda pun yang berani melanggar hukum dan aturan surgawi ini, karena tidak ada seorang atau satu objek pun yang dapat mengubah atau lolos dari hukuman yang Sang Pencipta berikan kepada mereka yang tidak taat terhadap-Nya. Hanya Sang Pencipta yang dapat menetapkan hukum dan aturan surgawi, hanya Sang Pencipta yang memiliki kuasa untuk mengerahkannya, dan hanya kuasa Sang Pencipta yang tidak dapat dilanggar oleh orang atau benda apa pun. Ini adalah otoritas unik Sang Pencipta, otoritas ini adalah yang tertinggi di antara segala sesuatu, sehingga tidak mungkin dikatakan bahwa "Tuhan adalah yang terbesar dan Iblis adalah nomor dua." Kecuali Sang Pencipta yang memiliki otoritas unik, tidak ada Tuhan yang lain!

Diadaptasi dari "Tuhan itu Sendiri, Tuhan yang Unik I" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Keberadaan Umat Manusia Bertumpu pada Tuhan

Selanjutnya:Simbol Murka Tuhan

MediaTerkait