Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

190 Keinginan dari Hati untuk Bertobat

1

Melihat hari kemuliaan Tuhan yang semakin dekat,

hatiku tak dapat menahan rasa sedih dan khawatir.

Aku kembali memikirkan pemberontakan dan pertentanganku dengan Tuhan.

rasa bersalah, kegelisahan dan utang budi semakin besar dalam hatiku.

Tuhan memilihku, jadi aku berpaling kembali pada-Nya dan menghadiri perjamuan kerajaan.

Ia dengan sungguh-sungguh mengajarkan aku jalan yang harus kuambil, dan cara yang harus kupegang.

Ia menasihatiku lagi dan lagi tapi aku tidak mengindahkannya.

Aku belum memperoleh kebenaran, aku tidak layak menghadap Tuhan.

2

Selama bertahun-tahun dalam imanku, aku melihat doktrin sebagai kenyataan,

mempercayai bahwa bekerja keras adalah melakukan kebenaran.

Aku kurang setia dalam menunaikan tugasku, semuanya adalah kecerobohan dan tipu daya.

Saat aku dipangkas dan ditangani, aku membuat-buat alasan dan membenarkan diriku sendiri.

Tuhan mengatur manusia dan segala hal untuk menyempurnakanku dan membantuku memperoleh kebenaran,

tapi aku tidak tunduk, apalagi mencari kebenaran.

Aku dengan keras kepala menelusuri jalan kaum Farisi dan tidak tahu harus berpaling kembali.

Dibenci oleh Tuhan, aku hidup dalam kegelapan, dalam hidup yang lebih buruk dari kematian.

3

Setiap firman penghakiman Tuhan mengguncang hatiku.

Hatiku yang telah lama mati rasa baru mulai bangkit sekarang.

Aku membenci diriku sendiri karena begitu keras hati dan tidak mengejar kebenaran.

Hingga hari ini semua yang kujalani dalam hidup adalah watak yang seperti iblis.

Pekerjaan Tuhan ada di penghujung, Ia akan segera kembali ke Sion.

Beriman tetapi tidak mampu memuaskan Tuhan benar-benar disayangkan.

Aku benar-benar tidak layak menikmati firman-nya, aku benar-benar berutang kepada Tuhan.

Dapat mengabdikan jam-jam terakhir dalam hidupku kepada Tuhan adalah anugerah yang langka.

Aku membulatkan tekad untuk mengejar kebenaran dan menghabiskan hidupku membalas kasih karunia Tuhan.

Sebelumnya:Menjadi Manusia Baru

Selanjutnya:Bagaimana Mendapatkan Kembali Keselamatan yang Hilang

media terkait