Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

703 Penghakiman Tuhan Menyatakan Kebenaran dan Kekudusan-Nya

1 Apa yang Kufirmankan pada zaman sekarang adalah untuk menghakimi dosa manusia dan ketidakbenaran mereka, untuk mengutuk pemberontakan manusia. Kecurangan dan kebengkokan mereka, serta kata-kata dan tindakan mereka, segala sesuatu yang tidak sejalan dengan kehendak-Nya akan mengalami penghakiman, dan pemberontakan manusia dianggap sebagai dosa. Dia berfirman sesuai dengan prinsip-prinsip penghakiman, dan Dia mengungkapkan watak-Nya yang benar dengan menghakimi ketidakbenaran mereka, mengutuk pemberontakan mereka, dan membongkar semua wajah buruk mereka. Kekudusan merepresentasikan watak benar-Nya. Sesungguhnya, kekudusan-Nya adalah watak benar-Nya. Latar belakang firman-Ku pada zaman sekarang adalah berbicara, menghakimi, dan melakukan pekerjaan penaklukan karena mempertimbangkan watakmu sekalian yang rusak. Hanya inilah pekerjaan yang nyata, dan hanya inilah yang dapat sepenuhnya menempatkan kekudusan Tuhan menjadi jelas terlihat.

2 Oleh karena hal-hal ini ada di dalam dirimu, engkau semua dihakimi dan murka-Nya diturunkan atas engkau semua. Oleh karena penghakiman inilah, engkau semua dapat melihat bahwa Tuhan adalah Tuhan yang benar, bahwa Tuhan adalah Tuhan yang kudus. Karena kekudusan dan kebenaran-Nya, Dia telah menghakimimu dan mendatangkan murka-Nya atas dirimu. Karena Dia dapat mengungkapkan watak-Nya yang benar ketika melihat pemberontakan umat manusia, dan karena Dia dapat mengungkapkan kekudusan-Nya ketika melihat kecemaran umat manusia, ini saja sudah cukup untuk menunjukkan bahwa Dia adalah Tuhan itu sendiri yang kudus dan tanpa noda, tetapi yang juga dilahirkan di negeri kecemaran. Jika Dia adalah seorang manusia yang mencemari dirinya sendiri bersama orang lain dan jika Dia tidak memiliki unsur kekudusan atau watak yang benar, Dia tidak akan memenuhi syarat untuk menghakimi ketidakbenaran manusia atau menjadi hakim umat manusia. Bagaimana mungkin seseorang memiliki hak untuk menghakimi orang yang serupa, yang sama cemarnya dengan mereka? Satu-satunya yang bisa menghakimi semua umat manusia yang cemar adalah Tuhan yang kudus itu sendiri,

Diadaptasi dari "Cara Langkah Kedua dari Pekerjaan Penaklukan Menghasilkan Buah" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Engkau Dilindungi Karena Engkau Dihajar dan Dihakimi

Selanjutnya:Kebenaran Tentang Pekerjaan Tuhan Mengelola Manusia

media terkait