Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

561 Apakah Kehendak Tuhan Engkau Hidup dalam Daging?

1 Aku tidak ingin memarahi manusia, tetapi mereka bermain-main dengan Tuhan; mereka semua tahu harus minum suplemen gizi, tetapi tidak merasa cemas karena Tuhan—dan apakah seperti ini melayani Tuhan? Apakah seperti ini mengasihi Tuhan? Tidak heran mereka menghabiskan waktu seharian tanpa peduli apa yang terjadi pada dunia, mengganggur, dan tidak bergerak. Tetapi walau begitu, sebagian orang tetap merasa tidak puas, dan menciptakan duka mereka sendiri. Mungkin Aku sedikit keras, tetapi inilah apa yang dikenal sebagai sentimental diri sendiri! Apakah Tuhan yang membuatmu merasa berduka? Bukankah ini kasus membawa kesusahan kepada diri sendiri? Apakah tidak satu pun dari kasih karunia Tuhan yang layak menjadi sumber kebahagiaanmu? Selama ini, engkau tidak memikirkan kehendak Tuhan dan engkau menjadi negatif, tertekan, dan penyakitan—mengapa demikian?

2 Apakah kehendak Tuhan membuatmu hidup dalam daging? Engkau tidak mengetahui kehendak Tuhan, merasa cemas dalam hatimu sendiri, engkau mengeluh dan menggerutu, dan menghabiskan seharian bermuram durja dan dagingmu sakit dan tersiksa—itu yang layak engkau dapatkan! Engkau meminta orang lain memuji Tuhan di tengah hajaran, karena mereka bangkit dari hajaran dan tidak dibatasi olehnya—tetapi engkau telah jatuh ke dalamnya dan tidak bisa meloloskan diri darinya. Butuh waktu bertahun-tahun untuk menyamai "semangat mengorbankan diri sendiri" seperti Dong Cunrui. Ketika engkau menyampaikan khotbah dan doktrin, apakah engkau tidak merasa malu? Apakah engkau mengenal dirimu sendiri? Sudahkah engkau mengesampingkan dirimu sendiri? Apakah engkau benar-benar mengasihi Tuhan? Apakah engkau sudah mengesampingkan masa depan dan takdirmu?

Diadaptasi dari "Bab 40, Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Apa Dunia Tempat Peristirahatanmu?

Selanjutnya:Engkau Hanya Tidak Hidup dalam Kebenaran

media terkait