Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

632 Empat Pepatah

1 Manusia "mengasihi" Aku bukan karena kasih mereka bagi-Ku merupakan pembawaan lahir mereka, tetapi karena mereka takut hajaran. Siapa di antara manusia yang terlahir mengasihi-Ku? Siapa yang memperlakukan-Ku seakan Aku adalah hati mereka sendiri? Jadi, Aku menyimpulkan semuanya dengan pepatah bagi dunia manusia: Di antara manusia, tidak ada yang mengasihi-Ku. Aku bisa mengasihi manusia selamanya, dan Aku juga bisa membencinya selamanya dan hal ini tidak akan pernah berubah, karena Aku memiliki ketetapan hati. Namun, manusia tidak memiliki ketetapan hati ini, ia selalu berubah-ubah terhadap-Ku, ia selalu hanya memberi-Ku sedikit perhatian ketika Aku membuka mulut-Ku, dan ketika Aku menutup mulut-Ku dan tidak mengatakan apa-apa, ia dengan segera menjadi tersesat di antara ombak dunia yang besar. Oleh karena itu, Aku memasukkan hal ini ke dalam peribahasa lain: Manusia tidak memiliki ketetapan hati, dan karenanya mereka tidak mampu memenuhi keinginan hati-Ku.

2 Hari ini, Aku masih tidak tahu mengapa manusia tidak melakukan tugasnya, mengapa ia tidak tahu betapa besar tingkat pertumbuhannya. Manusia bahkan tidak tahu apakah itu beberapa gram atau beberapa liang. Jadi, mereka masih menipu Aku. Seakan seluruh pekerjaan-Ku menjadi sia-sia, seakan firman-Ku hanyalah gema di pegunungan besar, dan tidak ada yang mengenali akar firman dan perkataan-Ku. Jadi, Aku menggunakan hal ini sebagai dasar untuk merangkum peribahasa ketiga: Manusia tidak mengenal-Ku, karena mereka tidak melihat-Ku.

3 Manusia menangis karena firman-Ku, dan permohonan mereka selalu mengandung keluhan tentang sifat-Ku yang tidak berperasaan. Seakan mereka semua mencari "kasih" sejati-Ku bagi manusia—tetapi bagaimana mereka bisa menemukan kasih-Ku dalam firman-Ku yang tegas? Sebagai hasilnya, mereka selalu kehilangan harapan karena firman-Ku. Mengapa, dalam apa yang mereka katakan, manusia selalu mengeluh tentang Aku? Oleh karena itu, Aku merangkum pepatah keempat bagi kehidupan manusia: Manusia hanya sedikit taat kepada-Ku, oleh karena itu mereka selalu membenci-Ku.

4 Ketika Aku membuat tuntutan terhadap manusia, mereka terkejut: Mereka tidak pernah mengira bahwa Tuhan, yang telah berbaik hati selama bertahun-tahun, bisa mengucapkan kata-kata seperti itu, kata-kata yang tidak berperasaan dan tidak dapat dibenarkan, sehingga mereka tidak bisa berkata-kata. Pada saat itu, Aku melihat bahwa rasa benci terhadap-Ku di hati manusia telah bertumbuh sekali lagi, karena mereka telah sekali lagi memulai keluhan mereka. Mereka selalu menuduh bumi dan mengutuki surga. Namun, dalam kata-kata mereka, Aku tidak menemukan apa pun yang mengutuki diri mereka sendiri karena kasih mereka terhadap diri sendiri sangat besar. Oleh karena itu Aku merangkum makna kehidupan manusia: Karena manusia terlalu mengasihi dirinya sendiri, seluruh hidup mereka kosong dan menyedihkan, dan selama ini mereka menderita kehancuran yang disebabkan diri sendiri karena kebencian mereka terhadap-Ku.

Diadaptasi dari "Firman Tuhan kepada Seluruh Alam Semesta" dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Mereka yang Tidak Mengejar Kebenaran Tidak Dapat Mengikuti Sampai Akhir

Selanjutnya:Manusia Tidak Tahu Keselamatan Tuhan

media terkait