Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

839 Apakah Penderitaan Terbesar yang Tuhan Derita?

1 Ada orang-orang yang sering bersimpati terhadap kesusahan Kristus karena ada ayat di Alkitab yang berbunyi: "Serigala punya lubang, dan burung di udara punya sarang; tetapi Anak Manusia tidak punya tempat untuk meletakkan kepala-Nya." Ketika orang-orang mendengar hal ini, mereka menelannya mentah-mentah dan percaya bahwa ini adalah penderitaan terbesar yang ditanggung Tuhan, dan penderitaan terbesar yang ditanggung Kristus. Sekarang, melihatnya dari sudut pandang fakta, benarkah demikian? Tuhan tidak merasa bahwa kesukaran-kesukaran ini adalah penderitaan. Ia tidak pernah menangisi ketidakadilan karena kesukaran dalam daging, dan Ia tidak pernah membuat manusia membalas jasa atau mengembalikan apa pun kepada-Nya. Akan tetapi, ketika Ia menyaksikan segalanya yang berkaitan dengan umat manusia, kehidupan mereka yang rusak dan kejahatan dari manusia yang rusak, ketika Ia menyaksikan betapa umat manusia berada dalam genggaman tangan Iblis dan dipenjara oleh Iblis dan tidak bisa melepaskan dirinya, ketika Ia menyaksikan bahwa orang-orang yang hidup dalam dosa tidak dapat melihat apa itu kebenaran—Ia tidak tahan dengan semua dosa ini. Kebencian-Nya terhadap umat manusia semakin bertambah hari demi hari, tetapi Ia mesti menanggung semua itu. Inilah penderitaan besar bagi Tuhan.

2 Tuhan tidak dapat sepenuhnya mengungkapkan bahkan suara dari hati-Nya atau perasaan-Nya di antara pengikut-Nya, dan tidak ada seorang pun dari antara pengikut-Nya yang dapat benar-benar memahami penderitaan-Nya. Bahkan tidak ada yang mencoba untuk mengerti atau menghibur hati-Nya—hati-Nya memikul penderitaan ini hari demi hari, tahun demi tahun, lagi dan lagi. Apa yang engkau semua lihat dari semuanya ini? Tuhan tidak membutuhkan apa pun sebagai imbalan dari manusia untuk apa yang telah Ia berikan, tetapi oleh karena esensi Tuhan, Ia sama sekali tidak bisa menolerir kejahatan, kerusakan, dan dosa umat manusia, tetapi Ia merasakan muak dan kebencian yang amat sangat, yang membuat hati Tuhan dan tubuh daging-Nya menanggung penderitaan tanpa akhir. Dapatkah engkau semua melihat semuanya ini? Kemungkinan besar, tidak seorang pun dari antaramu yang mampu melihat ini, karena tidak ada seorang pun dari engkau semua dapat benar-benar mengerti Tuhan. Seiring berjalannya waktu engkau semua bisa secara bertahap mengalaminya sendiri.

Diadaptasi dari "Pekerjaan Tuhan, Watak Tuhan, dan Tuhan itu Sendiri III"

dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Tuhan yang Berinkarnasi Telah Lama Hidup di Antara Manusia

Selanjutnya:Tuhan Berduka Karena Kejahatan dan Kerusakan Manusia

media terkait