Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

Perkataan Keempat Puluh

Mengapa engkau begitu lambat? Mengapa engkau begitu mati rasa? Beberapa pengingat belum membangunkan engkau semua; ini menyedihkan bagi-Ku. Aku benar-benar tidak memiliki hati melihat anak-anak-Ku seperti ini. Bagaimana hati-Ku dapat m enanggung ini? Ah! Aku harus mengajari engkau semua dengan tangan-Ku sendiri. Kecepatan-Ku terus meningkat. Anak-anak-Ku! Cepat bangkit dan bekerja sama dengan-Ku. Siapa yang dengan tulus mengorbankan diri untuk-Ku sekarang? Siapa yang mampu mendedikasikan diri sepenuhnya tanpa keluhan sedikit pun? Engkau semua selalu mati rasa dan bodoh! Berapa banyak yang dapat memperhatikan perasaan-Ku, dan siapa yang dapat benar-benar memahami Roh dari firman-Ku? Yang bisa Aku lakukan adalah menunggu dan berharap dengan cemas; melihat bahwa masing-masing dan setiap gerakanmu semua tidak dapat memuaskan hati-Ku, apa yang bisa Aku katakan? Anak-anak-Ku! Segala sesuatu yang Bapa lakukan hari ini adalah untuk anak-anak-Ku. Mengapa anak-anak-Ku tidak pernah dapat memahami hati-Ku, dan mengapa anak-anak-Ku selalu membuat Aku, Bapamu, khawatir? Kapankah anak-anak-Ku akan tumbuh dewasa, tidak membuat Aku khawatir, dan membiarkan Aku mempercayai anak-anak-Ku? Kapankah anak-anak-Ku dapat hidup mandiri, berdiri, dan meringankan beban di pundak Bapa? Aku hanya dengan diam-diam mencucurkan air mata untuk anak-anak-Ku, dan Aku mencurahkan semuanya untuk menyelesaikan rencana pengelolaan Tuhan dan untuk menyelamatkan anak-anak-Ku, orang-orang yang Aku kasihi. Aku tidak punya pilihan lain.

Janji-Ku telah terwujud dan dimanifestasikan di depan matamu semua. Mengapa engkau tidak memperhatikan hati-Ku? Mengapa? Mengapa? Sampai sekarang, sudahkah engkau menghitung: berapa banyak hal yang engkau lakukan memuaskan hati-Ku, atau hal-hal yang memelihara dan memberi makan gereja? Renungkanlah ini dengan hati-hati dan jangan ceroboh. Jangan melepaskan satu pun situasi yang sebenarnya. Engkau tidak bisa hanya fokus pada penampilan dan mengabaikan esensinya. Setiap saat engkau harus memeriksa apakah setiap kata dan tindakanmu dan setiap langkahmu telah mengalami penghakiman di hadapan takhta Kristus, dan apakah engkau telah berubah menjadi gambar seorang pribadi yang baru—bukan dalam imitasi, melainkan memancar dari dalam dengan ekspresi kehidupan. Jangan menunda hidupmu agar terhindar dari menderita kerugian-kerugian. Cepat dan perbaiki situasi ini, puaskan hati-Ku, dan ingatlah prinsip-prinsip perilaku: Lakukan hal-hal dengan kebenaran dan kejujuran dan puaskan hati-Ku. Jangan ceroboh. Maukah engkau mengingat itu?

Sebelumnya:Perkataan Ketiga Puluh Sembilan

Selanjutnya:Perkataan Keempat Puluh Dua

Anda Mungkin Juga Menyukai