Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

Perkataan Kelima Puluh Tujuh

Apakah engkau telah memeriksa setiap pikiran dan gagasanmu dan setiap tindakanmu? Apakah engkau tahu dengan jelas yang mana yang sesuai dengan kehendak-Ku dan yang mana yang tidak? Engkau tidak memiliki kemampuan untuk membedakannya! Mengapa engkau belum juga datang ke hadapan-Ku? Apakah karena Aku tidak mau memberi tahu engkau, atau apakah ada alasan lainnya? Engkau seharusnya tahu! Ketahuilah bahwa mereka yang lalai benar-benar tidak dapat memahami kehendak-Ku maupun menerima penerangan dan pengungkapan yang besar.

Apakah engkau sudah menemukan alasan mengapa gereja tidak dapat memperoleh makanan rohani dan tidak memiliki persekutuan yang tulus? Apa engkau menyadari berapa banyak faktor yang disebabkan olehmu? Aku memerintahkan engkau untuk menyediakan kehidupan dan mengumandangkan suara-Ku. Apa engkau telah melakukannya? Apa kau dapat bertanggung jawab karena telah menunda kemajuan saudara-saudarimu dalam hidup? Saat menghadapi masalah engkau berputus asa alih-alih bersikap tenang dan berkepala dingin. Kau benar-benar bebal! Suara-Ku harusnya dikumandangkan kepada orang-orang kudus. Jangan menekan pekerjaan Roh Kudus dan jangan menunda-nunda waktu bagi-Ku; semuanya itu tidak menguntungkan siapa pun. Aku ingin engkau mendedikasikan dirimu sepenuhnya bagi-Ku, baik jiwa mau pun raga, agar setiap pikiran dan gagasan-Mu adalah untuk-Ku, agar engkau dapat menginginkan apa yang Kuinginkan, memikirkan apa yang Kupikirkan, dan agar apa pun yang engkau lakukan adalah untuk kepentingan kerajaan di zaman sekarang dan pengelolaan-Ku, bukan untuk dirimu sendiri. Hanya itulah yang akan memuaskan hati-Ku.

Apa pun yang telah Kulakukan selalu memiliki bukti. Mengapa engkau belum mencontoh Aku? Mengapa engkau belum mencari bukti tentang apa yang kaulakukan? Apa lagi yang kau ingin Kukatakan? Aku menggenggam tanganmu untuk mengajar engkau, tetapi engkau tidak mampu belajar—engkau begitu bodoh! Apa engkau ingin memulai kembali dari nol? Jangan merasa putus asa. Engkau harus mengerahkan segenap kekuatan sekali lagi dan mendedikasikan dirimu sepenuhnya atas nama harapan dan keinginan bersama semua orang kudus. Ingatlah kata-kata itu: "Bagi mereka yang berkorban dengan tulus bagi-Ku, Aku pasti akan memberkati engkau dengan luar biasa."

Apa pun yang engkau lakukan harus dilakukan dengan cara yang teratur, bukan dengan sembarangan. Apa engkau berani berkata mengenal situasi orang-orang kudus sama seperti mengenal dirimu sendiri? Itu berarti engkau tidak cukup bijaksana dan sama sekali belum menganggap persoalan ini serius, dan belum menghabiskan sedikit pun waktu untuknya. Jika engkau benar-benar dapat menghabiskan seluruh waktu untuknya, lihatlah akan seperti apa kondisi batinmu jadinya. Engkau tidak berusaha melakukan upaya-upaya yang subjektif, melainkan hanya mencari alasan-alasan yang objektif dan tidak menunjukkan sedikit pun kepedulian terhadap kehendak-Ku—hal itu sangat menyakiti hati-Ku! Jangan terus hidup seperti ini! Apa mungkin engkau tidak menerima berkat-berkat yang telah Kuberikan kepadamu?

Ya Tuhan! Anak-Mu ini berutang budi kepada-Mu. Aku belum menganggap pekerjaan-Mu dengan serius, maupun menunjukkan kepedulian terhadap kehendak-Mu, maupun setia mengikuti nasihat-Mu. Anak-Mu ingin berbalik sepenuhnya. Semoga Engkau tidak meninggalkan aku, dan semoga Engkau terus melanjutkan karya-Mu melalui aku. Ya Tuhan! Jangan tinggalkan anak-Mu sendiri, melainkan temani aku setiap saat. Ya Tuhan! Anak-Mu tahu bahwa Engkau mengasihi aku, tetapi aku tidak dapat memahami kehendak-Mu, aku tidak tahu cara menunjukkan kepedulian terhadap beban-Mu, dan aku tidak tahu cara melaksanakan apa yang sudah Engkau percayakan kepadaku. Terlebih lagi, aku tidak tahu cara menggembalakan gereja. Engkau tahu bahwa aku putus asa dan tertekan karena hal ini. Ya Tuhan! Mohon bimbing aku di setiap waktu. Baru sekarang aku merasakan betapa banyaknya kekuranganku, terlalu banyak! Aku sungguh tak mampu menggambarkannya. Biarkan tangan-Mu yang Mahakuasa menunjukkan kasih karunia kepada anak-Mu, mendukung anak-Mu di setiap waktu dan memampukan anak-Mu untuk sepenuhnya bersujud di hadapan-Mu, tidak lagi membuat pilihan-pilihannya sendiri, tidak lagi memiliki pikiran atau gagasannya sendiri. Ya Tuhan! Engkau tahu bahwa anak-Mu ingin melakukan segala sesuatu sepenuhnya untuk kepentingan-Mu, sepenuhnya untuk kepentingan kerajaan di zaman sekarang. Engkau tahu apa yang sedang kupikirkan dan kulakukan saat ini. Ya Tuhan! Selidikilah diriku. Aku hanya meminta agar Engkau berjalan bersamaku dan tetap berada di sampingku semasa hidupku di setiap waktu, sehingga kekuatan-Mu menyertai segala tindakanku.

Sebelumnya:Perkataan Kelima Puluh Enam

Selanjutnya:Perkataan Kelima Puluh Delapan

Anda Mungkin Juga Menyukai