Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Ikuti Anak Domba dan Nyanyikan Lagu Baru

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

708 Hanya Perubahan Watak adalah Perubahan Sejati

1 Watak rusak manusia berasal dari Iblis yang meracuni dan menginjak-injaknya, dari bahaya mengerikan yang telah Iblis timbulkan pada pemikiran, moralitas, wawasan, dan akalnya. Justru karena semua hal mendasar manusia ini telah dirusak oleh Iblis, dan sepenuhnya tidak lagi serupa dengan bagaimana Tuhan menciptakan mereka pada awalnya, sehingga manusia menentang Tuhan dan tidak memahami kebenaran. Jadi, perubahan dalam watak manusia harus dimulai dengan perubahan dalam pemikiran, wawasan, dan akalnya yang akan mengubah pengetahuannya tentang Tuhan dan pengetahuannya tentang kebenaran.

2 Sebelum dia dirusak oleh Iblis, manusia secara alami mengikuti Tuhan dan taat kepada firman Tuhan setelah mendengarkannya. Dia secara alami memiliki akal dan hati nurani yang sehat, juga kemanusiaan yang normal. Setelah dirusak oleh Iblis, akal, hati nurani, dan kemanusiaannya yang asli menjadi tumpul dan dilemahkan oleh Iblis. Jadi, dia telah kehilangan ketaatan dan kasihnya kepada Tuhan. Akal manusia telah menyimpang, wataknya telah menjadi serupa dengan binatang, dan pemberontakannya terhadap Tuhan semakin sering dan memilukan. Namun, manusia masih tidak tahu atau mengakui hal ini, dan hanya menentang dan memberontak tanpa berpikir.

3 Penyingkapan watak manusia adalah ungkapan dari akal, wawasan, dan hati nuraninya, dan karena akal dan wawasannya kurang sehat, dan hati nuraninya telah menjadi sangat tumpul, maka wataknya suka memberontak melawan Tuhan. Jika akal dan wawasan manusia tidak dapat berubah, perubahan dalam wataknya sangat tidak mungkin, sama tidak mungkinnya untuk jadi berkenan kepada Tuhan. Watak manusia harus diubah mulai dari pengetahuan tentang substansinya hingga perubahan dalam pemikiran, sifat, dan pandangan mentalnya—melalui perubahan fundamental. Hanya dengan cara ini perubahan sejati akan dicapai dalam watak manusia.

Diadaptasi dari "Memiliki Watak yang Tidak Berubah Berarti Memusuhi Tuhan"

dalam "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia"

Sebelumnya:Perubahan Watak Adalah Perubahan yang Terutama dalam Sifat

Selanjutnya:Mereka yang Tidak Dapat Menyelaraskan Diri dengan Pekerjaan Tuhan Akan Disingkirkan

media terkait