Bab Tujuh: Mereka Jahat, Berbahaya, dan Licik (Bagian Dua) Pasal Tiga

Analisis tentang Bagaimana Antikristus Itu Jahat, Berbahaya, dan Licik

Terakhir kali, kita mempersekutukan perwujudan ketujuh dari antikristus—mereka jahat, berbahaya, dan licik. Aspek apa yang terutama kita persekutukan? Kita membahas tentang bagaimana antikristus itu jahat. Mengapa kita mengatakan bahwa mereka jahat? Watak, perwujudan, dan karakteristik khusus apa dalam esensi natur mereka yang dapat menggolongkan mereka sebagai orang yang jahat, berbahaya, dan licik? Apa saja ciri-ciri nyata yang membuktikan bahwa terdapat kejahatan dalam diri mereka, dan bahwa itu sesuai dengan keadaan mereka yang sebenarnya? Apa saja karakteristik utama dari esensi natur mereka yang memberi kita alasan untuk mengatakan bahwa orang-orang semacam ini jahat? Silakan bagikan pemikiranmu. (Ada banyak antikristus yang memahami kebenaran, tetapi mereka dengan lancang menentangnya. Mereka bersikeras memilih untuk menempuh jalan mereka sendiri meskipun mereka tahu dengan jelas apa yang benar. Kejahatan antikristus juga terwujud dalam permusuhan mereka yang tidak berdasar terhadap orang-orang yang dengan tulus mengejar kebenaran dan terhadap mereka yang positif.) (Antikristus tidak ingin melihat orang lain berada dalam keadaan yang baik. Mereka hanya ingin diri mereka sendiri yang menikmati keuntungan yang rumah Tuhan sediakan bagi saudara-saudari—mereka tidak ingin saudara-saudari menikmatinya, jadi mereka tidak menyalurkan keuntungan ini kepada saudara-saudari.) (Tuhan, persekutuan-Mu sebelumnya tentang bagaimana antikristus memanfaatkan Tuhan dan kebenaran sebagai alat bagi mereka untuk memperoleh status sangat berkesan bagiku, aku merasa bahwa ini sangat jahat.) Sebagian besar darimu mengingat beberapa hal, yaitu, beberapa contoh yang Kuberikan ketika mempersekutukan esensi jahat antikristus. Engkau semua hanya mengingat contoh-contohnya, tetapi telah melupakan isi dari persekutuan dan analisis-Ku tentang esensi jahat antikristus. Jadi, berapa banyak kebenaran yang Kubahas saat mempersekutukan dan menganalisis esensi natur jahat antikristus yang dapat engkau semua pahami? Karena engkau tidak dapat mengingat hal-hal ini, bukankah itu menunjukkan bahwa engkau tidak memahami satu pun dari hal-hal tersebut pada saat itu? Jika persekutuan-Ku sangat berkesan bagimu, bukankah engkau akan dapat mengingatnya sampai batas tertentu? Bukankah sesuatu yang langsung muncul dalam ingatanmu adalah hal yang engkau semua pahami? Bukankah sesuatu yang tidak dapat kauingat adalah hal yang kaudapati sangat sulit untuk kaupahami, atau yang sama sekali tidak dapat kaupahami? Ketika engkau mendengar kebenaran-kebenaran tersebut pada saat itu, engkau menganggap itu benar, dan engkau semua mengingatnya dalam hal doktrin, dan engkau harus berusaha keras untuk mengingatnya. Namun, setelah tidur semalam, engkau melupakannya. Sebulan kemudian, semuanya sama sekali hilang. Bukankah begitulah yang terjadi? Untuk mengetahui yang sebenarnya tentang esensi suatu masalah atau esensi seseorang, engkau perlu memahami kebenaran. Jika engkau masih berpaut pada sudut pandang orang tidak percaya, dan memandang serta mempertimbangkan segala sesuatu berdasarkan pernyataan orang tidak percaya, itu membuktikan bahwa engkau tidak memahami kebenaran. Jika engkau tidak memperoleh apa pun setelah beberapa tahun yang kauhabiskan untuk mendengarkan khotbah dan persekutuan, dan ketika orang mempersekutukan kebenaran kepadamu, engkau tidak dapat memahaminya, bagaimanapun cara mereka menjelaskannya kepadamu, ini menunjukkan kurangnya kemampuanmu untuk memahami kebenaran, itu disebut kualitas yang buruk. Bukankah benar begitu? (Ya.) Mengenai kejahatan antikristus, tak seorang pun di antaramu menyebutkan pernyataan yang paling penting. Mengapa engkau tidak menyebutkannya? Di satu sisi, itu karena sudah lama, dan engkau semua telah melupakannya. Di sisi lain, itu karena engkau semua tidak menyadari pentingnya pernyataan ini; engkau tidak tahu bahwa pernyataan ini adalah pernyataan terpenting yang menyingkapkan dan mengungkap esensi jahat antikristus. Apa pernyataan tersebut? Bahwa kejahatan antikristus yang terutama terwujud dalam permusuhan dan kebencian mereka terhadap semua hal yang positif dan segala sesuatu yang ada kaitannya dengan kebenaran. Mengapa antikristus memusuhi dan membenci hal-hal positif ini? Apakah hal-hal positif ini telah menyakiti mereka? Tidak. Apakah hal-hal positif ini menyinggung kepentingan mereka? Mungkin terkadang ya, terkadang sama sekali tidak. Jadi, mengapa antikristus tanpa alasan memusuhi dan membenci hal-hal positif? (Itu karena natur mereka.) Mereka memiliki natur seperti ini, mereka memusuhi dan membenci semua hal positif dan kebenaran. Ini menegaskan natur jahat antikristus. Apakah pernyataan ini penting atau tidak? Engkau semua tidak mengingat pernyataan sepenting ini; engkau hanya mengingat hal-hal yang tidak penting. Mengapa Aku mengajukan pertanyaan-pertanyaan itu kepadamu? Agar engkau semua berbicara, dan agar Aku dapat melihat sampai sejauh mana engkau semua memahami semua hal ini, seberapa banyak yang dapat kauingat dalam hatimu, dan seberapa banyak yang dapat kaupahami pada saat itu. Seperti yang diduga, engkau semua hanya mengingat beberapa hal kecil. Engkau semua menganggap semua hal yang Kubicarakan sebagai obrolan tak bermakna yang tidak masuk akal. Aku datang ke sini bukan untuk mengobrol—Aku datang ke sini untuk memberitahumu cara mengidentifikasi orang. Pernyataan yang Kuungkapkan adalah prinsip kebenaran tertinggi untuk mengidentifikasi natur jahat antikristus. Jika engkau tidak dapat menerapkan pernyataan ini, engkau tidak akan mampu mengidentifikasi atau mengetahui natur jahat antikristus. Sebagai contoh, ketika seseorang teridentifikasi sebagai antikristus, ada orang-orang yang mungkin berkata, "Dia baik kepada kami, dia penyayang, dan dia menolong kami. Mengapa mendefinisikan orang sebaik itu sebagai antikristus?" Mereka tidak memahami bahwa meskipun di luarnya antikristus itu mungkin terlihat penyayang terhadap orang lain, dia mengganggu dan mengacaukan pekerjaan Tuhan, dan secara khusus menentang Tuhan. Sisi berbahaya dan licik dalam dirinya ini adalah sesuatu yang tidak dapat dilihat oleh kebanyakan orang. Mereka sama sekali tidak dapat mengidentifikasi hal ini, dan mereka salah memahami Tuhan, mengembangkan gagasan tentang Tuhan, dan bahkan mengutuk dan mengeluh tentang Tuhan karena hal ini. Orang-orang seperti ini hanyalah bajingan dan mereka tidak dapat menerima keselamatan dari Tuhan. Ini karena mereka hanya melihat hal-hal yang dangkal, seperti bagaimana antikristus itu menjerat, membujuk, dan menjilat orang-orang, dan mereka tidak menyadari esensi jahat antikristus, mereka juga tidak melihat metode yang antikristus gunakan untuk menentang Tuhan dan membangun kerajaan mereka sendiri. Mengapa mereka tidak dapat melihat semua hal ini? Itu karena mereka tidak memahami kebenaran dan tidak memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi orang. Mereka selalu disesatkan oleh fenomena lahiriah dan tidak dapat mengetahui yang sebenarnya tentang esensi dan akibat dari masalah tersebut. Mereka juga selalu menggunakan gagasan tradisional manusia tentang moralitas dan cara-cara dunia untuk menilai orang dan mendefinisikan mereka. Akibatnya, mereka disesatkan oleh antikristus, mereka berpihak kepada antikristus, dan pertentangan serta pertikaian pun muncul di antara mereka dan Tuhan. Kesalahan siapakah ini? Bagaimana kesalahan ini terjadi? Ini adalah akibat mereka tidak memahami kebenaran, tidak mengetahui pekerjaan Tuhan, dan selalu memandang orang dan segala sesuatu berdasarkan gagasan dan imajinasi mereka.

II. Analisis tentang Kecintaan Antikristus terhadap Hal-Hal Negatif

Hari ini, kita akan lanjutkan persekutuan kita tentang perwujudan ketujuh dari antikristus: mereka jahat, berbahaya, dan licik. Fokus perwujudan ini adalah pada kejahatan mereka, karena kejahatan mencakup baik bahaya maupun kelicikan. Kejahatan mewakili esensi antikristus, sedangkan bahaya dan kelicikan merupakan unsur tambahan. Terakhir kali, kita mempersekutukan dan menyingkapkan esensi jahat antikristus. Kita mempersekutukan beberapa konsep umum dan beberapa isi yang memiliki definisi yang kuat, membahas beberapa firman tentang menyingkapkan aspek dari esensi antikristus ini. Hari ini, kita akan melanjutkan persekutuan kita tentang pokok bahasan ini. Ada yang mungkin bertanya, "Masih adakah yang perlu dipersekutukan tentang pokok bahasan ini?" Ya. Ada beberapa perincian yang masih perlu dipersekutukan di sini. Hari ini kita akan mempersekutukan pokok bahasan ini dengan cara yang berbeda dan dari sudut pandang yang berbeda. Apa karakteristik dan perwujudan utama dari natur jahat antikristus yang telah kita persekutukan terakhir kali? Orang-orang seperti antikristus memusuhi dan membenci semua hal positif dan kebenaran. Permusuhan dan kebencian mereka terhadap kebenaran dan hal-hal positif tidak memerlukan alasan, juga tidak terjadi sebagai akibat dari hasutan siapa pun, dan itu tentu saja bukan akibat mereka dirasuki oleh roh jahat. Sebaliknya, sudah menjadi bawaan mereka tidak menyukai hal-hal ini. Mereka memusuhi dan membenci semua hal ini; dalam kehidupan mereka, hingga ke sumsum tulang mereka, mereka merasa jijik ketika menjumpai hal-hal yang positif. Jika engkau memberi kesaksian bagi Tuhan atau mempersekutukan kebenaran kepada mereka, mereka akan mengembangkan kebencian terhadapmu, dan bahkan mungkin berpikiran untuk menyerangmu. Kita telah membahas aspek antikristus yang memusuhi dan membenci hal-hal positif dalam persekutuan terakhir kita, jadi kali ini kita tidak akan kembali membahasnya. Dalam persekutuan ini, kita akan membahas aspek lainnya. Apakah aspek lainnya itu? Antikristus memusuhi dan membenci hal-hal yang positif, jadi apa yang mereka sukai? Hari ini, kita akan menganalisis dan menelaah natur jahat antikristus dari sisi dan sudut pandang ini. Apakah ini perlu? (Ya.) Itu perlu. Dapatkah engkau semua menyadarinya sendiri? (Tidak.) Kebencian antikristus terhadap hal-hal positif dan kebenaran adalah natur jahat mereka. Jadi, atas dasar ini, pikirkan dengan saksama apa yang antikristus sukai, dan hal-hal apa yang mereka suka lakukan, serta metode dan cara apa yang mereka suka gunakan, serta orang seperti apa yang mereka sukai—bukankah ini sudut pandang dan sisi yang lebih baik untuk melihat natur jahat mereka? Ini memberikan pandangan yang lebih spesifik dan objektif. Pertama, antikristus tidak menyukai hal-hal positif, yang berarti bahwa mereka memusuhi hal-hal tersebut dan menyukai hal-hal negatif. Apa sajakah contoh hal-hal negatif? Kebohongan dan tipu daya—bukankah ini adalah hal-hal negatif? Ya, kebohongan dan tipu daya adalah hal-hal negatif. Jadi, apa hal positif yang merupakan kebalikan dari kebohongan dan tipu daya? (Kejujuran.) Tepat sekali, itu adalah kejujuran. Apakah Iblis menyukai kejujuran? (Tidak.) Dia menyukai tipu daya. Apa hal pertama yang Tuhan tuntut dari manusia? Tuhan berfirman, "Jika engkau ingin percaya kepada-Ku dan mengikuti-Ku, yang pertama dan terutama, harus menjadi orang seperti apakah engkau?" (Orang yang jujur.) Lalu, hal pertama apa yang Iblis ajarkan untuk orang lakukan? Berbohong. Apa hal pertama yang membuktikan bahwa antikristus memiliki natur yang jahat? (Tipu daya.) Ya, antikristus menyukai tipu daya, mereka menyukai kebohongan, dan mereka membenci dan menolak kejujuran. Meskipun kejujuran adalah hal yang positif, mereka tidak menyukainya, dan sebaliknya mereka merasa jijik dan benci terhadapnya. Sebaliknya, mereka menyukai tipu daya dan kebohongan. Jika seseorang sering berbicara jujur di depan antikristus, dengan mengatakan sesuatu seperti, "Engkau suka memanfaatkan statusmu dalam bekerja, dan terkadang engkau malas," bagaimana perasaan antikristus tentang hal itu? (Mereka tidak menerimanya.) Tidak menerimanya adalah salah satu sikap yang mereka miliki, tetapi apakah hanya itu? Bagaimana sikap mereka terhadap orang yang mengatakan yang sebenarnya tersebut? Mereka merasa jijik dan tidak menyukai orang itu. Seorang antikristus berkata kepada saudara-saudari, "Aku telah memimpin kalian selama beberapa waktu. Tolong semua orang memberitahuku pendapat kalian tentangku." Semua orang berpikir, "Karena engkau begitu tulus, kami akan memberimu masukan." Seseorang berkata, "Engkau cukup serius dan tekun dalam segala hal yang kaulakukan, dan engkau telah menanggung banyak penderitaan. Kami hampir tidak tahan melihatnya, dan kami merasa sangat sedih melihatmu. Rumah Tuhan membutuhkan lebih banyak pemimpin sepertimu! Jika kami harus menunjukkan satu kekurangan, maka kekuranganmu adalah engkau terlalu serius dan tekun. Jika engkau terlalu memaksakan diri dan kelelahan, engkau tidak akan dapat terus bekerja, dan bukankah kami akan tamat riwayatnya? Lalu, siapa yang akan memimpin kami?" Ketika antikristus mendengar perkataan ini, dia merasa senang. Dia tahu bahwa itu adalah kebohongan, bahwa orang ini sedang menyanjungnya, tetapi dia bersedia mendengarkannya. Sebenarnya, orang yang mengatakan ini sedang mempermainkan antikristus dengan memperlakukannya sebagai orang bodoh, tetapi antikristus ini lebih suka dipermainkan daripada mengungkapkan natur sebenarnya dari perkataan ini. Antikristus menyukai orang-orang yang menjilat mereka dengan cara seperti ini. Orang-orang ini tidak menyebutkan kesalahan, watak rusak, atau kekurangan antikristus. Sebaliknya, mereka dengan terselubung memuji dan meninggikan dirinya. Meskipun jelas bahwa perkataan mereka adalah kebohongan dan sanjungan, antikristus dengan senang hati menerima perkataan ini, menganggapnya menghibur dan menyenangkan. Bagi antikristus, perkataan ini terasa lebih nikmat daripada rasa makanan yang paling lezat. Setelah mendengar perkataan ini, mereka merasa puas. Hal ini menggambarkan apa? Ini memperlihatkan bahwa ada watak tertentu dalam diri antikristus yang menyukai kebohongan. Misalkan seseorang memberi tahu mereka, "Engkau terlalu congkak, dan engkau memperlakukan orang dengan tidak adil. Engkau baik kepada mereka yang mendukungmu, tetapi jika seseorang menjaga jarak darimu atau tidak menjilatmu, engkau meremehkan dan mengabaikan orang itu." Bukankah ini perkataan yang jujur? (Ya.) Bagaimana perasaan antikristus setelah mendengarnya? Mereka menjadi tidak senang. Mereka tidak ingin mendengarnya, dan mereka tidak dapat menerimanya. Mereka berusaha mencari dalih dan alasan untuk menjelaskan berbagai hal dan mengatakan hal tertentu agar mereka tidak terlihat seburuk itu. Mengenai orang-orang yang selalu menyanjung antikristus secara langsung, yang selalu mengucapkan perkataan yang enak didengar untuk memuji mereka secara terselubung, dan bahkan yang jelas-jelas menipu mereka dengan perkataan mereka, antikristus tidak pernah menyelidiki orang-orang ini. Sebaliknya, antikristus memanfaatkan mereka sebagai sosok yang penting. Mereka bahkan menempatkan orang yang terus-menerus berbohong pada posisi penting, menugaskan mereka untuk melaksanakan tugas-tugas tertentu yang penting dan bermartabat, sebaliknya mengatur agar mereka yang selalu berbicara jujur, dan sering melaporkan masalah, untuk melaksanakan tugas-tugas mereka pada posisi yang tidak terlalu mencolok, mencegah mereka agar tidak memiliki akses kepada pimpinan tingkat atas atau agar tidak dikenal ataupun dekat dengan kebanyakan orang. Betapa pun berbakatnya orang-orang ini atau tugas apa pun yang mampu mereka laksanakan di rumah Tuhan—antikristus mengabaikan semua itu. Mereka hanya memedulikan orang yang dapat melakukan tipu daya dan yang menguntungkan mereka; orang-orang inilah yang mereka tempatkan pada posisi-posisi penting, tanpa sedikit pun mempertimbangkan kepentingan rumah Tuhan.

Antikristus menyukai tipu daya dan kebohongan. Sebagai contoh, katakanlah gereja-gereja yang mereka awasi tidak memperhatikan pekerjaan penginjilan, dan tidak berfokus membina orang untuk menyebarkan Injil, dan akibatnya, hasil pekerjaan penginjilan buruk, dan hanya sedikit orang yang didapatkan. Namun, antikristus takut bahwa orang akan melaporkan situasi yang sebenarnya. Mereka membenci siapa pun yang berbicara jujur, dan menyukai orang yang dapat berbohong, melakukan tipu daya, dan menyembunyikan dengan rapat semua informasi yang tidak menguntungkan. Dengan demikian, pembicaraan apa yang paling antikristus sukai? "Setiap orang yang menyebarkan Injil di gereja kita mampu bersaksi, dan masing-masing dari mereka adalah ahli dalam menyebarkan Injil." Bukankah perkataan ini dimaksudkan untuk menipu orang? Namun, antikristus senang mendengar hal-hal seperti ini. Bagaimana tanggapan antikristus setelah mendengarnya? Mereka berkata, "Bagus, hasil pekerjaan penginjilan di gereja kita terus membaik, jauh lebih baik daripada di gereja-gereja lain. Orang-orang yang menyebarkan Injil di gereja kita semuanya adalah ahli dalam hal itu." Antikristus dan orang-orang yang menyanjung mereka saling memuji dengan cara seperti ini, dan antikristus tidak menyingkapkan sanjungan mereka yang tidak tahu malu tersebut. Antikristus bekerja dengan cara berikut: ketika bawahan mereka menipu mereka, mereka rela ditipu. Antikristus hanya bermain-main dengan cara ini. Jika seseorang mengetahui situasi yang sebenarnya dan melakukan sesuatu dengan berkata, "Ini tidak akurat. Dari 10 orang yang kepadanya kami menyebarkan Injil, kami telah memastikan bahwa dua dari mereka tidak menerima kebenaran, dan mereka sudah tidak mau lagi menyelidiki. Hanya tiga dari delapan lainnya yang benar-benar percaya kepada Tuhan. Mari kita lakukan yang terbaik untuk membawa ketiganya masuk." Ketika situasi yang sebenarnya terungkap, bagaimana reaksi antikristus? Mereka berpikir, "Aku tidak tahu tentang hal-hal itu!" Ketika seseorang berbicara dengan jujur tentang situasi sebenarnya dari semua hal yang tidak antikristus ketahui, apakah mereka setuju atau tidak setuju dengannya, apakah mereka senang atau tidak senang? Mereka tidak senang. Mengapa mereka tidak senang? Mereka adalah pemimpin, tetapi mereka tidak menyadari dan tidak memahami perincian dan fakta mengenai pekerjaan gereja—mereka bahkan membutuhkan seseorang yang memahami apa yang sebenarnya terjadi untuk menjelaskan semuanya kepada mereka. Ketika seseorang yang memahami situasinya dan berbicara dengan jujur untuk menjelaskan masalah ini, bagaimana perasaan awal antikristus? Mereka merasa seperti telah kehilangan muka sepenuhnya, dan prestise mereka akan menurun. Mengingat natur jahat antikristus, apa yang akan mereka lakukan? Kebencian akan muncul dalam diri mereka, dan mereka akan berpikir, "Dasar cerewet! Kalau kau tidak angkat bicara, ini akan berlalu begitu saja tanpa ada yang mengetahuinya. Gara-gara kau, semua orang tahu tentang hal ini, dan mereka mungkin mulai mengagumimu dan bukan mengagumiku. Bukankah ini membuatku terlihat tidak mampu, seolah-olah aku tidak melakukan pekerjaan nyata? Aku akan terus mengingatmu. Kau mengatakan yang sebenarnya, menantang dan menentangku di setiap kesempatan. Akan kupastikan kau menyesalinya!" Coba bayangkan, bagaimana mereka memandang orang-orang yang bekerja dengan sungguh-sungguh, yang berbicara dengan jujur, dan yang melaksanakan tugas mereka dengan setia? Mereka akan menganggap orang-orang itu musuh. Bukankah ini memutarbalikkan fakta? Mereka tidak hanya gagal untuk segera bekerja sama dan menebus kesalahan yang berhubungan dengan pekerjaan mereka, tetapi mereka juga terus mengabaikan tugas mereka. Mereka bahkan memendam kebencian terhadap orang-orang yang berbicara dengan jujur dan yang berhati-hati serta bertanggung jawab dalam pekerjaan mereka. Mereka bahkan mungkin berusaha untuk menyiksa mereka. Bukankah ini perilaku antikristus? (Ya.) Watak macam apa ini? Ini adalah watak yang jahat. Watak jahat antikristus terungkap dengan cara seperti ini. Setiap kali orang yang jujur muncul, setiap kali seseorang berbicara jujur, mengatakan yang sebenarnya, dan setiap kali seseorang mematuhi prinsip-prinsip dan menyelidiki natur sebenarnya dari masalah tersebut, antikristus merasa jijik dan membenci mereka, dan natur jahat mereka meledak dan terlihat dengan sendirinya. Setiap kali terdapat tipu daya, dan setiap kali kebohongan diucapkan, antikristus menjadi senang, bersuka ria di dalamnya, dan bahkan sampai mereka lupa diri. Apakah ada di antaramu yang pernah membaca kisah "Pakaian Baru Sang Kaisar"? Perilaku antikristus memiliki natur yang agak mirip. Dalam kisah itu, sang kaisar berparade telanjang di jalan-jalan, dan ribuan orang berseru, "Pakaian baru sang kaisar sungguh indah! Kaisar tampak begitu mengagumkan! Kaisar begitu agung! Pakaian baru kaisar memang ajaib!" Semua orang berbohong. Apakah sang kaisar mengetahuinya? Dia benar-benar telanjang, bagaimana mungkin dia tidak menyadari fakta bahwa dia tidak mengenakan pakaian apa pun? Ini disebut kebodohan. Jadi, para antikristus yang jahat ini, meskipun berbahaya dan licik, tidak memiliki hikmat. Mengapa Kukatakan bahwa mereka tidak memiliki hikmat? Itu karena mereka seperti kaisar yang telanjang itu. Dia tidak mampu membedakan perkataan yang dimaksudkan untuk menipunya. Dia bahkan mampu berjalan-jalan tanpa busana, memperlihatkan keburukannya. Bukankah ini kebodohan? Jadi, kejahatan antikristus paling sering memperlihatkan hal apa? Memperlihatkan kebodohan mereka.

Karena antikristus memiliki natur jahat, karena mereka menyukai tipu daya dan kebohongan tetapi tidak menyukai kejujuran, dan karena mereka membenci ucapan yang jujur, maka di gereja-gereja yang berada di bawah kekuasaan antikristus, orang-orang yang jujur atau yang berusaha untuk jujur, orang-orang yang menerapkan kebenaran dan tidak ingin menipu atau berbohong, sering kali menjadi sasaran siksaan. Bukankah itulah yang terjadi? Makin engkau berbicara jujur, makin antikristus akan menyiksamu, dan makin engkau berbicara jujur, makin mereka tidak akan menyukaimu. Sebaliknya, mereka yang menyanjung dan menipu antikristus disukai dan sangat disenangi di mata mereka. Bukankah antikristus itu jahat? Apakah ada antikristus jahat seperti itu di sekitarmu? Pernahkah engkau semua bertemu dengan mereka? Mereka tidak mengizinkan orang berbicara jujur; siapa saja yang berbicara jujur dibungkam oleh mereka. Jika engkau bisa berbohong dan berkata sesuai dengan apa yang ingin mereka katakan, menjadi kaki tangan mereka, mereka tidak akan lagi menjadi musuhmu. Jika engkau bersikeras untuk berbicara jujur dan menangani masalah berdasarkan prinsip-prinsip kebenaran, cepat atau lambat, mereka akan menyiksamu. Apakah ada di antaramu yang pernah disiksa? Hanya karena engkau menyingkapkan perbuatan jahat para pemimpin palsu dan antikristus, engkau disiksa, dan pada akhirnya, engkau disiksa sampai-sampai tidak berani mengatakan apa pun sekalipun engkau ingin mengatakannya. Apakah ini pernah terjadi? Berbicara jujur dan melaporkan masalah menyebabkan engkau disiksa. Di berbagai gereja, apakah ada di antaramu yang pernah disiksa karena melaporkan masalah? Jika seseorang yang berbohong dan menipu gereja dipangkas, apakah dia sedang disiksa? (Tidak.) Ini adalah pendisiplinan yang normal; tidak sama dengan siksaan. Ini terjadi karena engkau lalai dalam tugasmu, engkau melanggar prinsip, dan engkau bertindak dengan maksud yang salah, berbohong dan menipu, yang menyebabkanmu dipangkas. Jadi, di hadapan Tuhan, engkau tidak akan pernah menanggung konsekuensi apa pun karena berbicara jujur. Sebaliknya, di hadapan Iblis dan antikristus, engkau harus lebih berhati-hati. Hal ini mencerminkan pepatah, "Berada di dekat raja sama berbahayanya dengan berbaring di samping harimau." Ketika engkau berbicara kepada mereka, engkau harus selalu mempertimbangkan suasana hati mereka, mengira-ngira apakah mereka akan merasa senang atau tidak dan apakah ekspresi mereka muram atau cerah, dan setelah itu memutuskan apa yang harus kaukatakan agar sesuai dengan pemikiran mereka. Sebagai contoh, jika seorang antikristus berkata, "Bukankah hari ini akan hujan?" engkau harus menjawab, "Ramalan cuaca mengatakan akan hujan hari ini." Sebenarnya, ketika antikristus berkata akan hujan hari ini, itu karena dia tidak ingin keluar dan melaksanakan tugasnya. Jika engkau berkata, "Ramalan cuaca mengatakan akan cerah hari ini," dia akan marah. Engkau harus segera berkata, "Oh, aku salah bicara. Hari ini akan hujan." Antikristus berkata, "Kau baru saja mengatakan tidak akan hujan. Mengapa kau bisa mengatakan sekarang bahwa hujan akan turun?" Engkau harus menjawab, "Hanya karena saat ini cuaca cerah bukan berarti akan terus seperti itu. Seperti orang zaman dahulu berkata, 'Tak seorang pun mampu memprediksi cuaca secara akurat.' Ramalan cuaca tidak selalu akurat, tetapi penilaianmu pasti tepat!" Ketika antikristus mendengar ini, dia menjadi senang dan memujimu karena bersikap bijaksana. Pernahkah engkau semua bersikap seperti ini? Pernah, bukan? Apakah engkau semua mampu melakukan apa yang sering antikristus lakukan, tidak membiarkan orang berbicara jujur dan menyiksa siapa pun yang berbicara jujur? Bukankah engkau semua pernah menonton drama istana? Apa hubungan antara kaisar dan para menterinya di istana? Hubungan mereka mungkin tidak mudah diungkapkan dalam satu kalimat, tetapi ada sebuah fenomena di antara mereka, yaitu kaisar tidak mendengar begitu saja perkataan harfiah siapa pun. Dia menganalisis dan memeriksa semua yang dikatakan para menterinya, tidak pernah menganggap mereka mengatakan yang sebenarnya. Inilah prinsip kaisar itu ketika mendengarkan para menterinya berbicara. Adapun para menteri, mereka harus pandai mendengarkan maksud sebenarnya yang tidak diucapkan. Sebagai contoh, ketika kaisar berkata, "Perdana Menteri Wang menyebutkan sesuatu hari ini," dan seterusnya, semua orang mendengarkan ini dan berpikir, "Kaisar tampaknya ingin mempromosikan Perdana Menteri Wang, tetapi dia paling takut orang-orang membentuk faksi, mencari keuntungan pribadi, dan memberontak, jadi aku tidak dapat secara terbuka mendukung Perdana Menteri Wang. Aku harus bersikap netral, tidak menentang, juga tidak mendukungnya, sehingga kaisar tidak dapat mengetahui niatku yang sebenarnya—tetapi aku juga tidak menentang keinginan kaisar." Jadi, di benak mereka, bahkan satu pernyataan saja sudah melibatkan begitu banyak pemikiran, dengan liku-liku yang bahkan lebih rumit daripada jalan yang dilalui ular. Makna inti dari apa yang mereka katakan tetap sulit dipahami, diselimuti ambiguitas. Diperlukan pengalaman yang dikumpulkan selama bertahun-tahun untuk dapat menganalisis pernyataan mana yang benar atau bohong, dan engkau harus menafsirkan makna yang dimaksudkan berdasarkan cara mereka biasanya berperilaku dan berbicara. Singkatnya, tidak ada satu pun pernyataan yang jujur dalam ucapan mereka, dan semua yang mereka katakan adalah kebohongan. Dialog setiap orang, baik yang berpangkat lebih rendah atau lebih tinggi, mengandung cara bicaranya masing-masing. Mereka berbicara dari sudut pandang mereka sendiri, tetapi apa yang mereka katakan tidak pernah merupakan makna harfiah yang kaudengar—itu hanyalah kebohongan. Bagaimana kebohongan muncul? Karena orang memiliki maksud, tujuan, dan motivasi tertentu dalam ucapan dan tindakan mereka, maka ketika berbicara, mereka berhati-hati dengan perkataan mereka dan dengan maksud sebenarnya dari perkataan mereka, mereka berbicara berputar-putar, dan mereka memiliki metode bicara mereka sendiri. Begitu mereka memiliki metode tertentu, apakah itu masih ucapan yang jujur? Tidak. Perkataan mereka mengandung banyak lapisan makna, gabungan antara yang sebenarnya dan yang bohong—ada yang benar, ada yang bohong—dan ada yang dimaksudkan untuk menipu. Dalam hal apa pun, perkataan mereka tidak jujur. Ambil contoh Perdana Menteri Wang yang baru saja disebutkan. Ada seseorang yang secara terbuka menentang Perdana Menteri Wang di istana. Penentangan yang diucapkannya tidak langsung terlihat apakah benar atau bohong. Engkau harus mencari tahu lebih jauh. Dalam adegan berikutnya, dia sedang minum di ruang tamu rahasia di rumah Perdana Menteri Wang. Ternyata mereka berdua bekerja sama. Jika engkau hanya menonton adegan di mana orang ini menentang Perdana Menteri Wang, bagaimana engkau bisa melihat bahwa keduanya sebenarnya bekerja sama? Mengapa dia menentangnya? Untuk menghindari kecurigaan dan menggunakan ini untuk membuat kaisar menurunkan kewaspadaannya, sehingga dia tidak curiga bahwa mereka bersekongkol. Bukankah ini sebuah taktik? (Ya.) Orang-orang ini hidup dalam lingkaran di mana mereka tidak berani mengucapkan satu pun perkataan yang sebenarnya. Jika berbohong setiap hari sangat melelahkan, mengapa mereka tidak keluar saja? Mereka bahkan mengunjungi makam lawan yang telah meninggal—ada niat apa melakukan hal itu? Mereka senang sekali bertarung dengan orang lain; tanpa bertarung, mereka merasa hidup ini membosankan. Jika tidak ada pertarungan, mereka menganggap hidup ini terlalu membosankan. Dengan memiliki semua rencana licik dan intrik ini di benak mereka tetapi tidak ada tempat untuk menggunakannya, mereka membutuhkan saingan untuk dilawan, untuk melihat siapa yang lebih unggul. Baru setelah itulah mereka merasa hidup mereka berharga. Jika lawan mereka mati, mereka merasa seperti hidup mereka sudah tidak lagi bermakna. Katakan kepada-Ku, dapatkah orang-orang seperti ini direformasi? (Tidak.) Ini adalah natur mereka. Antikristus memiliki natur seperti ini: mereka bertarung melawan orang lain dan melawan para pemimpin serta pekerja setiap hari. Mereka bahkan bertarung melawan Tuhan, berbohong dan menipu setiap hari, mengacaukan dan mengganggu pekerjaan rumah Tuhan. Mereka tidak bisa duduk tenang sejenak pun. Mereka tidak mampu menerima kebenaran, bagaimanapun caranya kebenaran itu dipersekutukan kepada mereka. Seperti naga merah yang sangat besar, mereka tidak akan beristirahat sampai mereka sepenuhnya dihancurkan.

Antikristus tidak menyukai orang yang berbicara jujur, mereka tidak menyukai orang yang jujur. Mereka menyukai tipu daya dan kebohongan. Jadi, bagaimana sikap mereka terhadap Tuhan? Sebagai contoh, bagaimana sikap mereka terhadap Tuhan yang menuntut orang untuk bersikap jujur? Pertama, mereka memandang rendah kebenaran ini. Kemampuan mereka untuk menghina hal-hal positif menunjukkan dengan sangat jelas masalah mereka, dan itu sudah membuktikan bahwa natur mereka jahat. Namun, ini bukanlah gambaran yang lengkap atau menyeluruh. Jika ditelusuri lebih dalam, bagaimana antikristus memahami tuntutan Tuhan terhadap manusia untuk bersikap jujur? Mereka mungkin berkata, "Menjadi orang jujur, berbicara kepada tuhan tentang segala hal, memberitahukan semuanya kepada tuhan, dan menceritakan segala sesuatu secara terbuka kepada saudara-saudari—bukankah itu berarti kehilangan martabatku? Itu berarti tidak memiliki martabat, tidak memiliki harga diri, dan tentu saja tidak memiliki privasi. Ini mengerikan; kebenaran macam apa ini?" Bukankah mereka memandang kebenaran dengan cara seperti ini? Di dalam hatinya, antikristus bukan saja merendahkan firman dan tuntutan Tuhan untuk bersikap jujur, tetapi mereka juga bahkan mungkin mengutuknya. Jika mereka sampai bisa mengutuknya, dapatkah mereka menjadi orang yang jujur? Sama sekali tidak, mereka sama sekali tidak bisa bersikap jujur. Bagaimana reaksi antikristus ketika mereka melihat ada orang-orang yang mengakui bahwa mereka telah berbohong? Di lubuk hatinya, mereka mencemooh dan mengejek perilaku seperti itu. Mereka yakin bahwa orang yang berusaha untuk bersikap jujur sangatlah bodoh. Bukankah jahat mendefinisikan orang jujur sebagai orang bodoh? (Ya.) Ini jahat. Mereka berpikir, "Adakah orang yang mengatakan yang sebenarnya di tengah masyarakat sekarang ini? Tuhan memintamu untuk bersikap jujur, dan kau benar-benar berusaha untuk bersikap jujur—kau bahkan berbicara dengan jujur tentang hal-hal seperti itu. Kau benar-benar sangat bodoh!" Sikap merendahkan yang mereka rasakan di lubuk hati mereka terhadap orang jujur membuktikan bahwa mereka mengutuk dan membenci kebenaran ini, dan mereka tidak menerimanya, juga tidak tunduk padanya. Bukankah ini adalah kejahatan antikristus? Kebenaran ini jelas merupakan hal yang positif, dan merupakan aspek menjalani kemanusiaan normal yang seharusnya orang miliki dalam cara mereka berperilaku, tetapi antikristus mengutuknya. Ini jahat. Di gereja, sering kali ada orang-orang yang akhirnya "dipangkas" oleh pemimpin tertentu karena mereka melaporkan masalah atau menggambarkan keadaan yang sebenarnya kepada Yang di Atas—mereka disiksa karenanya. Terkadang, ketika Yang di Atas menanyakan situasi di gereja, ada pemimpin yang hanya melaporkan hal-hal yang positif dan tidak melaporkan hal-hal yang negatif. Ketika seseorang mendengar bahwa laporan seorang pemimpin tidak dibuat berdasarkan fakta, dan memintanya untuk mengatakan yang sebenarnya, pemimpin tersebut menyingkirkan orang ini, dan menghalanginya agar tidak mengatakan yang sebenarnya. Ada seseorang yang tidak menerima cara bertindak antikristus tersebut. Dia berpikir, "Karena kau tidak mau berbicara dengan jujur, aku tidak akan memperlakukanmu sebagai pemimpin. Aku akan mengatakan yang sebenarnya kepada Yang di Atas. Aku tidak takut jika mereka memangkasku." Jadi, dia pun dengan setia melaporkan situasi yang sebenarnya kepada Yang di Atas. Ketika dia melakukan hal ini, situasi pun tersingkap sepenuhnya di gereja. Mengapa? Karena orang ini telah menyingkapkan fakta tentang antikristus tersebut—dia telah menyingkapkan keadaan yang sebenarnya. Apakah antikristus itu setuju dengan hal ini? Dapatkah dia menoleransi hal ini? Dia sama sekali tidak akan mengampuni orang yang melaporkan masalahnya. Apa yang antikristus itu lakukan? Segera setelah itu, dia mengadakan pertemuan tentang masalah ini, dia meminta orang-orang untuk membahasnya dan mengamati reaksi mereka. Kebanyakan orang, yang mudah terpengaruh, mempertimbangkan masalah tersebut dan berpikir, "Seseorang telah melaporkan fakta-faktanya, dan sekarang pemimpin ini berada dalam bahaya. Kami tidak melaporkan apa yang sedang terjadi—jika Yang di Atas memutuskan untuk menghukum pemimpin ini, bukankah kami akan terlibat bersamanya?" Jadi, orang-orang ini mencari cara untuk membela pemimpin itu, dan sebagai akibatnya, orang yang melaporkan situasi sebenarnya dikucilkan. Dengan cara seperti ini, antikristus dapat berbuat sekehendak hatinya, karena kejahatan apa pun yang dia lakukan, tak seorang pun berani melaporkan situasi tersebut kepada Yang di Atas, dan dengan demikian dia telah mencapai tujuannya. Jadi, bagi sebagian orang, melaporkan situasi tersebut kepada Yang di Atas mendatangkan banyak kesulitan yang nyata. Mereka mengetahui fakta-faktanya, tetapi antikristus selalu ingin membungkam mereka. Karena takut dan segan, mereka berkompromi, dan dengan melakukannya, bukankah mereka telah menjadi korban pemaksaan yang antikristus lakukan? Pada akhirnya, setelah antikristus ini disingkapkan dan digantikan, bagaimana menurutmu perasaan orang-orang yang berkompromi? Apakah mereka menyesalinya? (Ya.) Mereka merasa senang sekaligus menyesal, berpikir, "Seandainya aku tahu ini akan berakhir seperti ini, aku tidak akan menyerah. Aku seharusnya terus menyingkapkan dirinya dan melaporkan masalahnya sampai dia digantikan." Namun, kebanyakan orang tidak dapat melakukan hal seperti itu; mereka terlalu pengecut.

Antikristus menyukai tipu daya dan kebohongan serta membenci kejujuran; ini merupakan perwujudan nyata pertama dari natur jahat mereka. Engkau bisa melihat bahwa ada orang-orang yang selalu berbicara dengan cara yang membuat orang lain sulit untuk memahaminya. Terkadang kalimat mereka ada awalnya tetapi tidak ada akhirnya, terkadang ada akhirnya tetapi tidak ada awalnya. Engkau sama sekali tidak tahu apa yang ingin mereka katakan, tak satu pun yang mereka katakan masuk akal bagimu, dan jika engkau meminta mereka menerangkan dengan jelas, mereka tidak akan menjelaskannya. Mereka sering menggunakan kata ganti orang dalam perkataan mereka. Misalnya, mereka melaporkan sesuatu, dan berkata, "Pria itu—um, dia berpikir seperti itu, dan kemudian saudara-saudari tidak terlalu ...." Mereka bisa terus berbicara selama berjam-jam dan tetap tidak mengungkapkan diri mereka dengan jelas, tergagap dan terbata-bata, tidak menyelesaikan kalimat mereka, hanya mengucapkan beberapa kata tunggal yang tidak ada hubungannya satu sama lain, membuatmu tidak lebih mengerti dari sebelumnya—bahkan membuatmu gelisah. Sebenarnya, mereka telah menempuh pendidikan yang memadai dan berpendidikan tinggi—jadi mengapa mereka tidak mampu mengucapkan kalimat yang sempurna? Ini adalah masalah watak. Mereka sangat licik sehingga memerlukan upaya keras bahkan untuk mengatakan yang sebenarnya. Tidak ada fokus dalam apa pun yang antikristus katakan, selalu ada awalnya tetapi tidak ada akhirnya; mereka mengucapkan sebagian kalimat kemudian tidak menyambung kalimat selanjutnya, dan mereka selalu menunggu reaksi orang, karena mereka tidak ingin engkau memahami maksud perkataannya, mereka ingin engkau menebaknya. Jika mereka memberitahumu secara langsung, engkau akan menyadari apa yang mereka katakan dan mengetahui yang sebenarnya, bukan? Mereka tidak menginginkan itu. Apa yang mereka inginkan? Mereka ingin engkau menebaknya sendiri, dan mereka dengan senang hati membiarkanmu yakin bahwa tebakanmu benar—dalam hal ini, karena mereka tidak mengatakannya, mereka tidak perlu bertanggung jawab. Selain itu, apa yang mereka dapatkan ketika engkau menebak maksud perkataan mereka? Tebakanmu persis seperti yang ingin mereka dengar, dan tebakanmu memberi tahu mereka gagasan dan pandanganmu tentang hal tersebut. Dari situlah, mereka akan berbicara secara selektif, memilih apa yang harus dikatakan dan tidak dikatakan, dan bagaimana mengatakannya, dan kemudian mereka akan mengambil langkah selanjutnya dalam rencana mereka. Setiap kalimat diakhiri dengan jebakan, dan saat engkau mendengarkannya, jika engkau terus menyambung kalimat mereka, engkau akan benar-benar terperangkap dalam jebakan tersebut. Apakah selalu berbicara seperti ini melelahkan bagi mereka? Watak mereka jahat—mereka tidak merasa lelah. Ini benar-benar alami bagi mereka. Mengapa mereka ingin membuat jebakan ini untukmu? Karena mereka tidak bisa mengetahui sudut pandangmu dengan jelas, dan mereka takut engkau akan mengetahui sudut pandang mereka yang sebenarnya. Di saat yang sama mereka mencoba menghentikanmu agar tidak memahami mereka, mereka mencoba memahamimu. Mereka ingin memperoleh pandangan, gagasan, dan metode darimu. Jika mereka berhasil, itu berarti jebakan mereka berhasil. Beberapa orang mengulur waktu dengan sering mengatakan "hmm" dan "hah"; mereka tidak mengungkapkan sudut pandang tertentu. Yang lain mengulur waktu dengan mengatakan "sepertinya" dan "ya begitulah ...," untuk menutupi apa yang sebenarnya mereka pikirkan, menggunakan ini menggantikan apa yang sebenarnya ingin mereka katakan. Ada banyak kata fungsi, kata keterangan, dan kata kerja bantu yang tidak berguna dalam setiap kalimat mereka. Jika engkau merekam perkataan mereka dan mencatatnya, engkau akan mendapati tidak satu pun dari perkataan itu mengungkapkan sudut pandang atau sikap mereka terhadap hal tersebut. Semua perkataan mereka mengandung jebakan, pencobaan, dan bujukan tersembunyi. Watak apakah ini? (Jahat.) Sangat jahat. Apakah ini termasuk tipu daya? Jebakan, pencobaan, dan bujukan yang mereka ciptakan ini disebut tipu daya. Ini merupakan karakteristik umum dari orang-orang yang memiliki esensi jahat antikristus. Bagaimana karakteristik umum ini terwujud? Mereka melaporkan kabar baik tetapi tidak melaporkan kabar buruk, mereka terutama berbicara dengan menggunakan istilah yang menyenangkan, berbicara terbata-bata, menyembunyikan sebagian dari maksud mereka yang sebenarnya, mereka berbicara secara membingungkan, berbicara samar-samar, dan perkataan mereka mengandung pencobaan. Semua hal ini adalah jebakan, dan semuanya adalah sarana tipu daya.

Sebagian besar antikristus memperlihatkan perwujudan ini, serta berbicara dan bertindak dengan cara seperti ini. Dapatkah engkau semua mengidentifikasi perwujudan ini jika mulai berhubungan dengan mereka untuk waktu yang lama? Dapatkah engkau mengetahui yang sebenarnya tentang mereka? Pertama, engkau harus memastikan apakah mereka adalah orang yang jujur atau bukan. Sekalipun mereka sering menuntut orang lain untuk bersikap jujur dan mengatakan yang sebenarnya, engkau harus melihat apakah mereka sendiri orang yang jujur, apakah mereka berusaha untuk bersikap jujur, dan apa sudut pandang dan sikap mereka terhadap orang yang jujur. Lihatlah apakah mereka merasa jijik, benci, dan mendiskriminasi orang jujur di lubuk hati mereka, atau apakah di lubuk hatinya, mereka juga ingin menjadi orang jujur, tetapi merasa itu sulit dan berat, sehingga mereka tidak mampu melakukannya. Engkau perlu mencari tahu yang manakah dari hal-hal ini yang merupakan situasi mereka. Dapatkah engkau mengidentifikasi hal ini? Dalam waktu singkat, engkau mungkin tidak dapat melakukannya, karena jika cara-cara licik yang mereka gunakan itu cerdik, engkau mungkin tidak dapat mengetahui yang sebenarnya tentang mereka. Namun, seiring berjalannya waktu, semua orang akan mampu mengetahui diri mereka yang sebenarnya; mereka tidak dapat menyembunyikan kebenaran tentang diri mereka untuk selamanya. Ini sama seperti naga merah yang sangat besar, yang sering mengatakan bahwa mereka "melayani rakyat" dan "bertindak sebagai pelayan masyarakat". Namun, siapa yang sekarang ini masih percaya bahwa mereka adalah partai rakyat? Siapa yang masih percaya bahwa mereka membuat keputusan atas nama rakyat? Tidak ada seorang pun yang masih percaya akan perkataan tersebut, bukan? Awalnya, rakyat memiliki harapan yang optimistis, berpikir bahwa dengan adanya Partai Komunis, mereka dapat mengubah nasib mereka dan menjadi tuan, bahwa partai akan melayani rakyat dan bertindak sebagai pelayan masyarakat. Namun sekarang ini, siapa yang masih percaya pada perkataan setan yang mereka ucapkan? Bagaimana rakyat menilai mereka sekarang? Mereka telah menjadi musuh rakyat. Jadi, bagaimana mereka berubah dari pelayan masyarakat menjadi musuh masyarakat? Melalui tindakan mereka, dan dengan membandingkan tindakan mereka dengan perkataan mereka, rakyat mendapati bahwa semua hal yang mereka katakan hanyalah kebohongan, kepalsuan, dan perkataan yang dimaksudkan untuk menyembunyikan diri mereka yang sebenarnya. Mereka mengucapkan perkataan yang paling menyenangkan didengar tetapi melakukan hal-hal yang terburuk. Antikristus juga seperti ini. Sebagai contoh, mereka berkata kepada saudara-saudari, "Kalian harus melaksanakan tugas kalian dengan setia—jangan biarkan tugas-tugas itu tercemar oleh ketidakmurnian pribadi." Namun, pikirkanlah, apakah mereka sendiri bertindak seperti ini? Ketika engkau menyarankan sesuatu kepada mereka, begitu engkau mengungkapkan sedikit pendapatmu, mereka tidak akan setuju ataupun menerimanya. Ketika kepentingan pribadi mereka berbenturan dengan tugas mereka atau kepentingan rumah Tuhan, mereka akan berjuang demi setiap keuntungan dan tidak akan menyerah untuk mendapatkannya. Pikirkan tentang perilaku mereka, lalu bandingkan dengan apa yang mereka katakan. Apa yang kau perhatikan? Perkataan mereka enak didengar, tetapi semuanya adalah kepalsuan yang dimaksudkan untuk menipu orang. Sedangkan ketika mereka berencana licik dan berjuang demi kepentingan mereka, perilaku mereka, serta maksud, cara, dan metode tindakan mereka, semuanya asli—semuanya itu tidak palsu. Berdasarkan hal-hal ini, engkau bisa memperoleh sedikit kemampuan untuk mengidentifikasi antikristus.

Penderitaan akan berakhir dan air mata akan berhenti. Percayalah kepada Tuhan bahwa Dia mendengar permohonan kita dalam penderitaan kita, dan Dia ingin menyelamatkan kita dari penderitaan. Hubungi kami untuk memahami kabar baik tentang keselamatan Tuhan.

Hubungi kami via WhatsApp