Aplikasi Seluler mengenai Gereja Tuhan Yang Mahakuasa

Mendengarkan suara Tuhan dan menyambut kedatangan Tuhan Yesus kembali!

Kami persilakan semua pencari kebenaran untuk menghubungi kami.

Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia

Warna yang Kuat

Tema

Font

Ukuran Font

Spasi Baris

Lebar laman

% Hasil Pencarian

Hasil tidak ditemukan

Penutup

Meskipun tidak semuanya merupakan perungkapan Tuhan, kata-kata ini cukup agar manusia mencapai tujuan mengenal Tuhan dan mencapai perubahan watak. Mungkin beberapa orang berpikir, bahwa karena pekerjaan Tuhan di daratan Tiongkok telah berakhir, ini membuktikan Dia telah selesai mengungkapkan semua firman yang harus diucapkan-Nya, dan Dia tidak mungkin memiliki ucapan baru karena hanya ini firman-firman yang diucapkan Tuhan. Selain itu, ada orang-orang yang percaya bahwa "Firman Menampakkan Diri dalam Rupa Manusia" memuat semua perungkapan Tuhan pada Zaman Kerajaan, dan menerima kitab ini sama artinya dengan menerima semua ucapan Tuhan, atau bahwa kitab ini akan memimpin umat manusia di masa yang akan datang sebagaimana yang dilakukan Alkitab. Aku yakin orang-orang yang menganut pandangan ini tidak sedikit jumlahnya, karena orang senantiasa ingin membatasi Tuhan. Meskipun mereka semua menyatakan Tuhan itu mahakuasa dan meliputi segala sesuatu, sifat manusia tetap membuat mereka gampang membatasi Tuhan dalam lingkup tertentu. Sejalan dengan pengenalan masing-masing orang akan Tuhan, mereka juga menentang dan membatasi-Nya.

Pekerjaan Tuhan di Zaman Kerajaan baru saja dimulai. Semua ucapan Tuhan dalam kitab ini hanya ditujukan bagi mereka yang mengikut Dia pada waktu itu, dan hanya merupakan sebagian dari perungkapan Tuhan dalam inkarnasi-Nya saat ini, dan tidak menyatakan segalanya tentang Tuhan. Selain itu, tidak dapat dikatakan bahwa inilah seluruh pekerjaan yang akan dilakukan Tuhan yang berinkarnasi sekarang ini. Tuhan akan menujukan firman-Nya kepada orang-orang dari berbagai etnis dan latar belakang, dan Dia akan menaklukkan seluruh umat manusia dan mengakhiri zaman lama, jadi bagaimana mungkin Dia menyudahinya setelah mengungkapkan hanya sebagian kecil dari firman-Nya? Masalahnya hanyalah pekerjaan Tuhan terbagi ke dalam jangka waktu dan tahap yang berbeda. Dia sedang bekerja sesuai dengan rencana-Nya dan mengungkapkan firman-Nya sesuai dengan tahap-tahap tersebut. Bagaimana mungkin manusia dapat memahami kemahakuasaan dan hikmat Tuhan? Kenyataan yang sedang Aku jelaskan di sini adalah sebagai berikut: Siapa Tuhan itu dan apa yang dimiliki-Nya tiada habisnya dan tak terbatas untuk selamanya. Tuhan adalah sumber kehidupan dan segala sesuatu. Tuhan tidak dapat dipahami oleh satu pun makhluk ciptaan-Nya. Akhirnya, Aku tetap harus mengingatkan semua orang: Jangan lagi membatasi Tuhan lewat kitab-kitab, firman, atau ucapan-ucapan-Nya di masa lalu. Hanya ada satu kata untuk karakteristik pekerjaan Tuhan—baru. Dia tidak suka mengambil jalan lama atau mengulang pekerjaan-Nya. Terlebih lagi Dia tidak ingin orang-orang menyembah-Nya dengan membatasi-Nya dalam lingkup tertentu. Inilah watak Tuhan.

Sebelumnya:Tuhan Sendiri, Tuhan yang Unik Kekudusan Tuhan (III)

Selanjutnya:Pandangan yang Harus Dimiliki Orang Percaya

Anda Mungkin Juga Menyukai